Selasa, 17 Maret 2026
Menyambut Puasa

Operasi Keselamatan Toba 2026: Angka Kecelakaan Turun 20 Persen

Khairuddin Tanjung - Senin, 09 Februari 2026 15:18 WIB
Operasi Keselamatan Toba 2026: Angka Kecelakaan Turun 20 Persen
Petugas Lantas Jajaran Poldasu Melakukan OPS Keselamatan Toba 2026 Guna Menurunkan Angka Kecelakaan Lalin. (Humas Poldasu).
Medan,asatupro.com-Setelah berjalan selama 6 (enam) hari pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2026, Polda Sumatera Utara mencatat tren sangat positif, khususnya adanya penurunan angka kecelakaan lalu lintas dan korban jiwa (berdasarkan data laporan operasi keselamatan toba 7 Februari 2026).

Berdasarkan data perbandingan periode hari pertama hingga hari ke-6 tahun 2025 dan 2026, jumlah kejadian kecelakaan turun dari 84 kasus menjadi 67 kasus atau menurun sebesar 20,2 persen.

Penurunan paling signifikan terlihat pada angka korban kecelakaan lalulintas, diantaranya korban luka berat mengalami penurunan dari 26 orang menjadi 25 orang, sedangkan korban luka ringan turun dari 101 orang menjadi 92 orang.

Tren ini menjadi indikator bahwa pendekatan preventif, edukatif, dan humanis yang dikedepankan dalam operasi mulai memberikan dampak nyata terhadap keselamatan berlalu lintas di Sumatera Utara.

Baca Juga:

Dari sisi penegakan hukum, dihari ke-6 tercatat 975 tindakan pelanggaran. Angka ini turun signifikan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 2.701 kasus, atau mengalami penurunan sebesar 63,9 persen. Penindakan melalui ETLE tercatat 20 kasus dan non-ETLE sebanyak 56 kasus, sementara teguran yang diberikan secara humanis mencapai 894 kali.

Secara kumulatif dari hari pertama hingga hari keenam, total penindakan mencapai 7.089 tindakan, dengan dominasi teguran sebanyak 5.479 kali, menunjukkan bahwa pembinaan tetap menjadi prioritas utama dalam operasi ini.

Salah satu kegiatan yang menjadi perhatian publik dalam pelaksanaan enam hari adalah pemeriksaan kendaraan angkutan umum, travel, dan truk yang dilakukan melalui ramp check bersama instansi terkait. Pemeriksaan ini meliputi pengecekan kelayakan teknis kendaraan, kelengkapan surat-surat, hingga kondisi muatan untuk mencegah pelanggaran over dimension dan over loading.

Baca Juga:

Selain itu, para sopir juga menjalani tes urin guna memastikan mereka dalam kondisi sehat dan bebas dari penyalahgunaan narkoba, sebagai langkah pencegahan kecelakaan fatal di jalan raya.

Pada hari keenam, tercatat satu penindakan terhadap kendaraan travel yang tidak sesuai peruntukan serta empat penindakan terhadap pelanggaran over dimension dan over loading.

Secara kumulatif hingga hari keenam, pelanggaran over dimension dan over loading mencapai 11 kasus. Langkah ini menunjukkan komitmen Polda Sumut dalam menjaga keselamatan penumpang dan pengguna jalan lainnya.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menyampaikan bahwa penurunan angka kecelakaan dan korban jiwa menjadi capaian penting dalam Operasi Keselamatan Toba 2026.


Editor
: Jalaluddin Lase
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Poldasu Bongkar Peredaran 29 Kg Sabu Jaringan Thailand, Dikendalikan WNI dari Luar Negeri
Wakapolda Sumut Cek Pos Terpadu Operasi Ketupat Toba 2026 di Lapangan Merdeka Medan
Popon dan BI ditangkap Tim Gabungan Jatanras Poldasu Akibat Membacok JP Viral di Medsos
Sambut Idul Fitri 1447 H, Kodim 0203/Langkat Gelar Bazar Ramadhan TNI Serentak Secara Virtual
Polres Tanah Karo Gelar Operasi Ketupat Toba 2026, Amankan Arus Mudik dan Aktivitas Lebaran
Gunakan Vape Liquid Berisi Narkoba Selebgram DJ Ditangkap Polisi, TM alias K di Boyong ke Polrestabes Medan
komentar
beritaTerbaru