Komitmen Dukung Program Pemkab Dairi, Pengurus F.SPTI Siempat Nempu Pilih Kerja Nyata di Tengah Masyarakat
Komitmen Dukung Program Pemkab Dairi, Pengurus F.SPTI Siempat Nempu Pilih Kerja Nyata di Tengah Masyarakat
Daerah
Medan,asatupro.com-Ketua PD14 Sumatera Utara, Muhri Fauzi Hafiz, mendesak aparat penegak hukumkhususnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan kerjaksaan untuk segera turun tangan memeriksa seluruh jajaran direksi Bank Sumut. Desakan ini muncul setelah mencuatnya berbagai dugaan tindak pidana korupsi serta penyalahgunaan wewenang yang dinilai berpotensi menimbulkan kerugian keuangan negara.
Muhri menegaskan, berbagai persoalan hukum yang melibatkan bank milik daerah itu tak boleh dibiarkan mengambang tanpa kepastian. Terlebih, sejumlah temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) disebut mengarah pada adanya indikasi kuat penyimpangan dalam pengelolaan keuangan dan kebijakan manajemen.
"KPK harus segera mengambil langkah hukum memeriksa seluruh direksi Bank Sumut. Dugaan penyalahgunaan wewenang dalam berbagai kasus hukum dan temuan BPK harus diusut tuntas karena berpotensi merugikan keuangan negara," tegas Muhri.
Menurutnya, penyelidikan menyeluruh sangat diperlukan untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas di tubuh bank daerah tersebut. Ia juga menilai bahwa penanganan cepat oleh aparat hukum menjadi kunci memulihkan kepercayaan publik terhadap Bank Sumut yang belakangan terus diguncang isu hukum.
Baca Juga:
Muhri menambahkan, jika benar terbukti terdapat unsur perbuatan melawan hukum dalam kebijakan maupun pengelolaan internal Bank Sumut, maka seluruh pihak yang bertanggung jawab harus diproses sesuai ketentuan perundang-undangan.
Desakan ini memperkuat gelombang tuntutan publik yang sebelumnya juga meminta agar kasus-kasus hukum di Bank Sumut tidak lagi ditangani setengah hati.
Berikut beberapa catatan media terkait kasus Bank Sumut Terbaru (2024–2025)
Baca Juga:
Korupsi di Bank Sumut Syariah
Empat terdakwa kasus korupsi di Cabang Pembantu Kisaran (Bank Sumut Syariah) divonis oleh Pengadilan Tipikor Medan. Kerugian negara sebesar Rp 4,08 miliar.
Masalah Kredit di KC Tebingtinggi
BPK menemukan temuan kredit macet di Kantor Cabang Tebingtinggi senilai sekitar Rp 15,34 miliar, termasuk baki debet + bunga.
Korupsi Kredit di Cabang Seirampah
Kejari Serdang Bedagai menetapkan ZR (mantan Pimpinan Seksi Pemasaran Bank SumutCabang Seirampah) sebagai tersangka penyalahgunaan fasilitas kredit. Kerugian negara dari kasus ini diperkirakan Rp 1,33 miliar berdasarkan perhitungan oleh Kantor Akuntan Publik.
Korupsi Staf Humas Bank Sumut.
Staf Humas Bank Sumut, Rini Rafika Sari, disidangkan atas tuduhan korupsi senilai Rp 6,07 miliar.
Penahanan Analis Kredit Bank Sumut
Kejati Sumut menahan Lutfi Putra Lesmana, analis kredit Bank Sumut, KC Krakatau terkait dugaan korupsi senilai Rp 2,29 miliar.
Dugaan korupsi kredit macet Bank Sumut sebesar Rp 170 miliar (Data 2023).
Komitmen Dukung Program Pemkab Dairi, Pengurus F.SPTI Siempat Nempu Pilih Kerja Nyata di Tengah Masyarakat
Daerah
PT Pelindo Terminal Petikemas Tambah Alat Bongkar Muat di PMT Terminal Belawan
Medan
Kodaeral I Siap Menjawab Tantangan Tugas Masa Depan
Medan
Perkuat Keharmonisan dengan Masyarakat, Korem 022/PT Gelar Nobar Piala Dunia 2026 Bersama Warga
Olahraga
Bobby Sihite Ucapan Jaksa Agung Harus Dibuktikan dengan Penegakan Hukum yang Konsisten
Nasional
Viral Video Prajurit Bersenjata di Polda Metro Jaya, Mabes TNI Akhirnya Beri Penjelasan
Nasional
Indonesia Ukir Sejarah, Presiden Prabowo Resmikan Mandatori Biodiesel B50 Pertama di Dunia
Nasional
Perjudian Diduga Milik Berinisial AJU Beroperasi Terbuka di Wilayah Hukum Polres Binjai, Warga Pertanyakan Penegakan Hukum
Hukrim
Polresta Deli Serdang Bungkam, Ada Apa di Balik Beroperasinya Arena Bos Judi Sabung Ayam & Dadu &039AWI&039 Batang Kuis?
Hukrim
Dewan Pers dan KPPU Bahas Dominasi Platform Digital yang Ancam Ekosistem Pers
Nasional