Selasa, 21 Juli 2026
LEBARAN HAJI 1447 H

Barak Judi dan Narkoba di Sibolangit Hingga Kini Tetap Beroperasi, Aparat Kepolisian Diduga Tak Bernyali

Redaksi - Minggu, 16 November 2025 16:15 WIB
Barak Judi dan Narkoba di Sibolangit Hingga Kini Tetap Beroperasi, Aparat Kepolisian Diduga Tak Bernyali
Lokasi Perjudian dan Peredaran Narkoba di Kecamatan Sibolangit

Deli Serdang,asatupro.com-Maraknya aktivitas perjudian dan peredaran narkoba di Kecamatan Sibolangit memunculkan kecurigaan serius dari warga. Mereka menilai aparat kepolisian tak menunjukkan keberanian maupun komitmen tegas untuk memberantas dua kejahatan yang terus merusak lingkungan sosial tersebut.

Lokasi-lokasi perjudian dan barak narkoba disebut sudah lama beroperasi terang-terangan di wilayah Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang. Namun hingga kini, tidak ada penindakan menyeluruh yang mampu menutup total aktivitas tersebut.

Kondisi ini memunculkan dugaan kuat bahwa aparat menutup mata, dan dugaan setoran wajib sehingga sengaja membiarkan jaringan tersebut hidup bebas.

"Kalau masyarakat sudah tahu lokasinya, masa polisi tidak tahu? Jangan sampai ada permainan di balik pembiaran ini," ujar seorang tokoh masyarakat Sibolangit yang meminta identitasnya disembunyikan.

Warga juga menyoroti pola operasi jaringan narkoba dan judi di Sibolangit yang semakin terorganisir, menunjukkan bahwa para pelaku merasa aman dari jerat hukum. Diduga ada backing kuat sehingga aparat terlihat berhati-hati, atau bahkan enggan menyentuh para pengendali utamanya.

Baca Juga:

"Penindakan selalu hanya menyentuh pemain kecil. Bos-bosnya tidak pernah tersentuh. Kami mempertanyakan komitmen penegakan hukum di wilayah ini," ujar warga lainnya.

Pantauan dilapangan, lokasi judi dan barak narkoba di bandar baru berada di Dusun 3, Kecamatan Sibolangit Bunga Low Ateng bawah. Warga menyebutkan lokasi tersebut dikuasai oleh Jaya Purba.

Lokasi judi dan narkoba lainnya yaitu di Amoi, dikelola oleh Edy Tansil. Kemudian sebuah warung di area Pramuka dikuasai Palobar.

Baca Juga:

Masyarakat meminta Kapolda Sumut untuk turun langsung memonitor penanganan kasus di Sibolangit, sekaligus memastikan tidak ada oknum aparat yang bermain dua kaki atau menerima keuntungan dari aktivitas ilegal tersebut.

"Ini bukan lagi soal keresahan. Ini ancaman sosial. Kalau aparat benar-benar bersih dan berani, tutup semua itu sekarang. Jangan tunggu generasi muda rusak," tegas warga dengan nada kecewa.

Hingga kini, aktivitas perjudian dan peredaran narkoba di Sibolangit dilaporkan masih terus berlangsung tanpa hambatan. Dugaan kuat adanya setoran kepada oknum kepolisian.

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Reza-Fikri Gedor Kementerian, Dugaan Pencemaran PT Indofarm dan Kinerja DLH Jadi Sorotan Keras
LPA Deli Serdang Apresiasi Satresnarkoba Polresta Deli Serdang – Ungkap Kasus Narkoba Besar, Selamatkan 250 Ribu Jiwa
Wakil Bupati Dairi Melayat ke Rumah Duka Korban Kecelakaan Sibolangit, Sampaikan Belasungkawa Mendalam kepada Keluarga
Tragedi di Jalur Medan-Berastagi, Truk Fuso Diduga Rem Blong Libas 8 Kendaraan, 4 Orang Tewas dan 8 Luka-Luka
Demo di Mapolda Sumut, GEMPET-SU Desak Pencopotan Kalapas Padangsidimpuan Terkait Temuan 6,8 Kg Ganja
Perkuat Sinergi Penegakan Hukum, Kapolda Sumut Silaturahmi ke Kejati Sumut
komentar
beritaTerbaru