Sijunjung Peringati Hari Santri Nasional 2026: Ribuan Santri dan Tokoh Berkumpul di Kamang Baru
Sijunjung Peringati Hari Santri Nasional 2026 Ribuan Santri dan Tokoh Berkumpul di Kamang Baru
Daerah
Deli Serdang,asatupro.com-Maraknya aktivitas perjudian dan peredaran narkoba di Kecamatan Sibolangit memunculkan kecurigaan serius dari warga. Mereka menilai aparat kepolisian tak menunjukkan keberanian maupun komitmen tegas untuk memberantas dua kejahatan yang terus merusak lingkungan sosial tersebut.
Lokasi-lokasi perjudian dan barak narkoba disebut sudah lama beroperasi terang-terangan di wilayah Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang. Namun hingga kini, tidak ada penindakan menyeluruh yang mampu menutup total aktivitas tersebut.
Kondisi ini memunculkan dugaan kuat bahwa aparat menutup mata, dan dugaan setoran wajib sehingga sengaja membiarkan jaringan tersebut hidup bebas.
"Kalau masyarakat sudah tahu lokasinya, masa polisi tidak tahu? Jangan sampai ada permainan di balik pembiaran ini," ujar seorang tokoh masyarakat Sibolangit yang meminta identitasnya disembunyikan.
Warga juga menyoroti pola operasi jaringan narkoba dan judi di Sibolangit yang semakin terorganisir, menunjukkan bahwa para pelaku merasa aman dari jerat hukum. Diduga ada backing kuat sehingga aparat terlihat berhati-hati, atau bahkan enggan menyentuh para pengendali utamanya.
Baca Juga:
"Penindakan selalu hanya menyentuh pemain kecil. Bos-bosnya tidak pernah tersentuh. Kami mempertanyakan komitmen penegakan hukum di wilayah ini," ujar warga lainnya.
Pantauan dilapangan, lokasi judi dan barak narkoba di bandar baru berada di Dusun 3, Kecamatan Sibolangit Bunga Low Ateng bawah. Warga menyebutkan lokasi tersebut dikuasai oleh Jaya Purba.
Lokasi judi dan narkoba lainnya yaitu di Amoi, dikelola oleh Edy Tansil. Kemudian sebuah warung di area Pramuka dikuasai Palobar.
Baca Juga:
Masyarakat meminta Kapolda Sumut untuk turun langsung memonitor penanganan kasus di Sibolangit, sekaligus memastikan tidak ada oknum aparat yang bermain dua kaki atau menerima keuntungan dari aktivitas ilegal tersebut.
"Ini bukan lagi soal keresahan. Ini ancaman sosial. Kalau aparat benar-benar bersih dan berani, tutup semua itu sekarang. Jangan tunggu generasi muda rusak," tegas warga dengan nada kecewa.
Hingga kini, aktivitas perjudian dan peredaran narkoba di Sibolangit dilaporkan masih terus berlangsung tanpa hambatan. Dugaan kuat adanya setoran kepada oknum kepolisian.
Sijunjung Peringati Hari Santri Nasional 2026 Ribuan Santri dan Tokoh Berkumpul di Kamang Baru
Daerah
ALI YUSRAN GEA Perlihatkan Surat Persetujuan Relokasi RS KELAS D PRATAMA Dari Kemenkes di Hadapan Hakim
Hukrim
Anggota Komis XIII DPR RI Kunjungi Lapas Bangkinang, Tinjau Pembinaan dan Sarana Prasarana
Nasional
Dugaan Jaringan Judol Kamboja di Medan Diungkap Ditressiber Polda Sumut, Lima Orang Ditangkap
Hukrim
Munas APPI 2026 Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers
Nasional
Dikonfirmasi Temuan BPK, Kadis LH Karo Nius Ginting Bingung Saya Jawabnya
Daerah
Tolak Laporan Korban Penganiayaan Oknum Pengusaha, Bandot CS
Peristiwa
Saluran Parit di Sekitar CV Koranda Food Ditinjau Langsung Kasi Trantib Kecamatan Hamparan Perak, Ini Penjelasannya!
Peristiwa
Jakarta, asatupro.com Hanya dalam hitungan hari saja, batas auto rejection bawah (ARB) efek bersifat ekuitas kembali diubah oleh PT Burs
Keuangan
Keluarga Ibu Hamil di Belawan Pertanyakan Progres Laporan, Surat Polisi Memuat Dugaan Perkara Berbeda
Peristiwa