Selasa, 02 Juni 2026
LEBARAN HAJI 1447 H

Kejaksaan Geledah Kantor Kemenag Deli Serdang Terkait Dugaan Korupsi Dana BOS

Redaksi - Senin, 03 November 2025 16:10 WIB
Kejaksaan Geledah Kantor Kemenag Deli Serdang Terkait Dugaan Korupsi Dana BOS
Tim Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Deli Serdang Saat Penyidikan di Kantor Kemenag Deli Serdang, Terkait Dugaan Korupsi Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Senin (3/11/2025).

Deli Serdang,asatupro.com-Tim Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Deli Serdang di Labuhan Deli, melakukan penggeledahan di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara.

"Hari ini tim penyidik melakukan penggeledahan di Kantor Kemenag Deli Serdang, terkait penyidikan dugaan korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS)," kata Kepala Cabjari Deli Serdang di Labuhan Deli Hamonangan Sidauruk, SH, MH, ketika dihubungi dari Medan, Senin (3/11/2025).

Ia menjelaskan, penggeledahan dilakukan dalam rangka penyidikan dugaan korupsi dana BOS di Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Yayasan Farhan Syarif Hidayah.

"Penggeledahan ini terkait dugaan korupsi dana BOS di MAS Yayasan Farhan Syarif Hidayah tahun anggaran 2022 sampai 2024," tegasnya.

Baca Juga:

Kasubsi Pidsus Cabjari Deli Serdang di Labuhan Deli, Putra Siregar, SH, menambahkan bahwa dana BOS yang bersumber dari anggaran Kementerian Agama tersebut diduga tidak sepenuhnya digunakan sesuai peruntukannya untuk kegiatan operasional pendidikan.

"Dana BOS tersebut diduga tidak digunakan sesuai peruntukannya untuk kegiatan operasional pendidikan," kata Putra.

Sebelumnya, tim penyidik juga telah melakukan penggeledahan di Yayasan Farhan Syarif Hidayah Madrasah Aliyah Swasta yang berlokasi di Jalan Orde Baru, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang.

Baca Juga:

Dalam penggeledahan di Kantor Kemenag Deli Serdang, lanjut dia, pihaknya memeriksa sejumlah ruangan, termasuk bagian pendidikan madrasah dan keuangan, serta mengamankan berbagai dokumen administrasi untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.

"Saat ini tim penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah dokumen," jelas Putra.

Terkait potensi kerugian negara, Putra menyebutkan bahwa perhitungannya masih dilakukan oleh tim ahli dari Kantor Akuntan Publik.

"Jika ada perkembangan mengenai nilai kerugian negara maupun jumlah pihak yang diperiksa, akan kami sampaikan ke publik," tutur Putra Siregar.

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Penyuluhan BINKOM, Mencegah Konflik Sosial di Wilayah Kodim 0206/Dairi
Terbongkar ! Rahmadsah Alias Mamat Ternyata Seorang Residivis Pelaku Penganiayaan dan Pembunuhan
Ketua Umum DPP GPIE Kukuhkan Muhammad Ari Al-Kasyfi Sebagai Ketua DPC Kota Medan Periode 2026–2030
Pertumbuhan Arus Peti Kemas Internasional Tembus 11%, Sinyal Positif bagi Ekonomi Indonesia
Rayakan Idul Adha 1447 H, Qurban Sapi Dari Presiden Prabowo Subianto diserahkan Wakil Bupati Dairi Di Masjid Istiqomah Desa Gunung Sitember
Kecamatan Medan Helvetia Didampingi Ketua LPM Arya Syahputra Bagikan SAGU KITA kepada Masyarakat
komentar
beritaTerbaru