EMN Diduga Lakukan Penipuan dan Penggelapan HP Dilaporkan ke Polres Nias
Gunung Sitoli,asatupro.comEMN Hura alias Ama Lien Hura warga Gunungsitoli Desa Mudik dilaporkan NZL Hulu ke Polres Nias, diduga menggelapk
Hukrim
Madina,asatupro.com-Aktivitas penambangan tanpa izin (PETI) di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) kian merajalela. Ironisnya, kegiatan ilegal ini seolah kebal hukum, padahal telah diatur tegas dalam Undang-Undang RI Nomor 3 Tahun 2020 tentang perubahan atas UU Nomor 4 Tahun 2009 mengenai Pertambangan Mineral dan Batubara.
Data Bareskrim Mabes Polri yang disampaikan Wadirtipiter Bareskrim Polri Kombes Pol Feby Dapot P. Hutagalung, SIK, MH mengungkap, terdapat 396 titik aktivitas PETI di Sumatera Utara, sebagaimana dilansir Media CNBC Indonesia, Kamis (16/10/2025).
Lebih mencengangkan lagi, Kombes Pol Feby mengakui banyak kegiatan PETI di daerah mendapat 'perlindungan' dari oknum tertentu - mulai dari aparat penegak hukum, partai politik, hingga tokoh masyarakat dan tokoh adat.
"Sebagian besar ada yang dibekingi oleh oknum. Ada dari oknum Polri, ada dari partai, bahkan ada dari tokoh masyarakat dan tokoh adat setempat," ungkapnya, dikutip dari Media CNBC Indonesia.
Baca Juga:
Dugaan paling kuat, dari ratusan aktivitas PETI itu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menjadi wilayah paling parah dan ironis.
Berdasarkan pantauan lapangan, aktivitas PETI di Madina tersebar di hampir seluruh kecamatan penghasil emas, antara lain Naga Juang, Huta Bargot, Kotanopan, Muara Sipongi, Pakantan, Ulu Pungkut, Batang Natal, Lingga Bayu, Batahan, Natal, Muara Batang Gadis, hingga Ranto Baek.
Sumber internal menilai, aparat penegak hukum di tingkat provinsi seolah tak berdaya melakukan penindakan, karena dugaan kuat adanya "backup" dari oknum-oknum berpengaruh. Situasi ini memunculkan desakan agar kasus PETI di Madina ditangani langsung oleh Mabes Polri.
Baca Juga:
Padahal, Presiden RI Prabowo Subianto dalam arahannya menegaskan, TNI, Polri, dan Kejaksaan Agung harus "turun gunung" memberantas pertambangan ilegal di seluruh Indonesia.
Namun kenyataannya, hingga kini, Mandailing Natal masih menjadi zona merah PETI. Arah kebijakan presiden belum diimplementasikan secara masif, sementara kerusakan lingkungan dan kerugian negara terus terjadi di depan mata.
Gunung Sitoli,asatupro.comEMN Hura alias Ama Lien Hura warga Gunungsitoli Desa Mudik dilaporkan NZL Hulu ke Polres Nias, diduga menggelapk
Hukrim
Koordinasi lintas sektor melalui Forum Komunikasi Pemerintah Daerah dalam upaya mempertahankan status Eliminasi Malaria
Daerah
Penyekapan Demi Uang di Perusahaan Kecil Maupun Perusahaan Raksasa, Mintarsih Ada Perbedaannya
Nasional
Medan, asatupro.com Merasa sudah tidak tahu lagi harus menyampaikan uneguneg ke siapa, sejumlah warga Kelurahan Sempakata, Kecamatan Med
Medan
Jakarta,asatupro.comKomisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untu
Ekonomi
Padangsidimpuan, Asatupro.com Sekretaris DPRD (Sekwan) Kota Padangsidimpuan, Roy Susanto Siagian, diduga asbun (asal bunyi) saat memberi
Daerah
Langkah BNNK Deli Serdang Tuai Dukungan Tokoh Agama dan Masyarakat, Pasca Operasi Gabungan di Cafe Kita Patumbak 1
Peristiwa
Jajaran Kodim 0208/Asahan Konsisten Gelar Nobar FIFA World Cup 2026 Bersama Masyarakat di Wilayah Binaan
Olahraga
Harga Beras Nasional Masih Stabil Tinggi, Cabai dan Daging Jadi Sorotan Pasar Hari Ini
Ekonomi
Tak Kenal Lelah Sat Narkoba Polres Deli Serdang Ringkus Pria Pengedar Sabu
Hukrim