SDM Seratusan Petani Sawit Jambi Diperkuat BPDP, Ditjen Perkebunan, dan IPB Training
Jambi, asatupro.com Seratusan Petani sawit swadaya dari tiga kabupaten di Provinsi Jambi mendapatkan penguatan kapasitas, kompetensi, dan
Perkebunan
Medan,asatupro.com-Gelombang mutasi kembali mengguncang jajaran Kejaksaan Republik Indonesia. Di Sumatera Utara, pergantian pejabat berlangsung besar-besaran, mencakup level strategis mulai dari Wakil Kepala Kejati (Wakajati), empat asisten, hingga lima belas Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari).
Langkah ini tertuang dalam Keputusan Jaksa Agung RI Nomor 854 Tahun 2025 untuk pejabat eselon II dan Nomor KEP-IV-1425/10/2025 untuk pejabat eselon III. Keputusan tersebut ditandatangani langsung oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin pada 13 Oktober 2025.
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, membenarkan perombakan besar tersebut.
"Benar, ada mutasi, rotasi, dan promosi di lingkungan Kejaksaan," ujarnya, Kamis (16/10/2025).
Baca Juga:
Perombakan ini menimbulkan beragam tafsir, terutama di internal penegak hukum Sumut. Sejumlah sumber menyebutkan bahwa rotasi ini bukan sekadar penyegaran birokrasi, tetapi juga bagian dari konsolidasi internal dan penguatan pengawasan terhadap kinerja aparat penegak hukum daerah.
Beberapa Pejabat Kunci Yang Mengalami Perubahan Posisi di Antaranya:
Sofyan S., dari Wakajati Sumut menjadi Kepala Pusat Penyelesaian Aset pada Badan Pemulihan Aset Kejagung, digantikan oleh Abdullah Noer Deny, eks Wakajati Maluku.
Baca Juga:
Dr. Darmukrit, Asisten Pengawasan Kejati Sumut, dipromosikan menjadi Koordinator pada JAM Pidum, digantikan Agung Ardyanto dari JAM Intelijen.
Datuk Rosihan Anwar, Asdatun Kejati Sumut, naik menjadi Koordinator pada JAM Pidmil.
Andri Ridwan, Asintel Kejati Sumut, menjadi Koordinator pada JAM Pidum, posisinya kini diisi Nauli Rahim Siregar, mantan Kajari Makassar.
I Nyoman Sucitrawan, Aspidum Kejati Sumut, ditarik ke pusat sebagai Koordinator pada JAM Intelijen, dan digantikan oleh Herlina Setyorini, sebelumnya Kabag Keuangan Sesjamdatun.
Tidak berhenti di situ, sebanyak 15 Kajari di wilayah Sumut turut diganti. Sumber internal menyebut, beberapa di antaranya terkait dengan evaluasi kinerja dan penyesuaian pola kepemimpinan baru.
Perombakan ini menandai babak baru bagi Kejati Sumut. Publik menantikan apakah mutasi besar ini akan memperkuat integritas dan efektivitas penegakan hukum, atau justru menjadi bentuk reposisi kekuasaan di tengah dinamika politik dan ekonomi daerah.
Sinyal pembenahan kinerja Kejati Sumut telah lama disuarakan berbagai kalangan, terutama terkait penanganan kasus korupsi daerah, pengawasan aset negara, dan sinergi lintas aparat hukum. Dengan wajah baru di pucuk pimpinan, publik berharap langkah ini bukan sekadar seremonial birokrasi, melainkan awal dari reformasi substantif dalam tubuh kejaksaan. (Indira Krista Ryanka Br Sembiring)
Jambi, asatupro.com Seratusan Petani sawit swadaya dari tiga kabupaten di Provinsi Jambi mendapatkan penguatan kapasitas, kompetensi, dan
Perkebunan
Buat Rumit Pelapor, Pelapor Minta Kapolri Evaluasi Kinerja Kasat Reskrim Polrestabes Medan
Peristiwa
Judi Tembak Ikan Marak di Kecamatan Merek, Nama &ldquoLundu&rdquo dan "Yepta" Disebut Warga Pengelolanya
Hukrim
Judi Tembak Ikan Marak di Kecamatan Merek, Nama &ldquoLundu&rdquo Disebut Warga, Polres Tanah Karo Didesak Bertindak!
Hukrim
GEBRAKAN BESAR DI JERMAL! Polda Sumut, TNI, dan BNN Turun Bersama, Lima Orang Diamankan
Hukrim
MARA CW Desak Evaluasi Pelayanan Perumda Tirtanadi, Soroti Minimnya Transparansi Tagihan Akibat Kebocoran
Peristiwa
Tak Kenal Ampun Kasat Narkoba Deli Serdang Gas Full Jaringan Narkoba Tanjung Morawa
Hukrim
GEMPAR! Warga Pematangsiantar Klaim Dimintai Ratusan Juta Terkait Kasus TPPO, Kapolda Sumut Ditantang Bongkar Dugaan &039Pengkondisian Perkara&039
Peristiwa
Kuasa Hukum Seferius Ndruru Apresiasi POLRES SIAK Respons Cepat, Restorative Justice Jadi Jalan Penyelasaian
Peristiwa
Pelindo Multi Terminal Belawan Catat Kinerja Positif hingga Agustus 2026
Medan