Senin, 07 September 2026
HUT INDONESIA KE 81

Dari Wisata Alam ke Wisata Haram: Bandar Baru, Sibolangit Kini Penuh Barak Narkoba dan Mesin Judi

Redaksi - Jumat, 10 Oktober 2025 15:14 WIB
Dari Wisata Alam ke Wisata Haram: Bandar Baru, Sibolangit Kini Penuh Barak Narkoba dan Mesin Judi
Diduga Salah Satu Lokasi Barak Narkoba dan Mesin Judi Tembak Ikan, Jalan Jamin Ginting, khususnya di Wilayah Kecamatan Sibolangit.

Deli Serdang,asatupro.com-Sepanjang jalur wisata Jalan Jamin Ginting, khususnya di wilayah Kecamatan Sibolangit, kini berubah wajah. Bukan lagi sekadar jalur menuju puncak Brastagi yang sejuk, tapi deretan barak narkoba dan mesin judi tembak ikan yang berdiri tanpa rasa takut. Warga setempat resah, sementara aparat seakan memilih diam.

"Sudah biasa bang, tiap malam ramai orang keluar masuk. Polisi pun lewat aja," ujar seorang warga Desa Bandar Baru, Jumat (10/10), kepada wartawan.

Barak dan Mesin Judi di Mana-mana

Pantauan di lapangan menunjukkan, pusat peredaran narkoba dan arena judi tembak ikan tersebar di sejumlah titik strategis.

Baca Juga:

Beberapa lokasi yang disebut warga antara lain:

Samping Villa Lotus — diduga terdapat barak narkoba dan dua unit mesin tembak ikan, disebut-sebut milik seorang pria berinisial DO alias Man.

Hotel Ateng Atas — dua mesin tembak ikan dan aktivitas narkoba, diduga di bawah kendali JA alias Ya.

Sekitar Rumah Makan Palobar — dua mesin judi dan barak narkoba, disebut warga dikelola PA alias Lobar.

Baca Juga:

Tekongan Amoy (Batu Rontang) — lokasi lama yang masih aktif, juga diduga dikendalikan oleh DO alias Man.

Warga menyebut masih ada banyak titik lain yang beroperasi terang-terangan, tanpa pernah tersentuh aparat.

Aparat Diduga Tutup Mata

Ironisnya, aktivitas itu terus berjalan meski sudah berkali-kali diberitakan media. "Kami sudah capek lapor. Sepertinya sudah biasa mereka setoran," celetuk warga lain dengan nada kesal.

Kecurigaan pun merebak. Di kalangan warga, muncul isu bahwa ada aliran uang haram yang membuat aparat menutup mata. Walau belum terbukti, aroma "kongkalikong" itu sulit dibantah jika melihat kenyataan di lapangan.

Warga Minta Tindakan Nyata

Masyarakat berharap, aparat penegak hukum—baik Polresta Deli Serdang maupun Polda Sumut—tidak lagi berpura-pura buta terhadap penyakit sosial yang merajalela di Sibolangit.

"Kalau terus dibiarkan, daerah wisata ini bisa hancur. Anak-anak muda makin rusak," tegas tokoh masyarakat setempat.

Kini, bola panas berada di tangan aparat. Apakah hukum akan tegak di Sibolangit, atau kembali tunduk di bawah meja mesin tembak ikan?

SHARE:
Tags
beritaTerkait
FMPS Desak Kapolda Sumut Evaluasi Polsek Kotanopan, Dugaan PETI Diminta Diverifikasi
Polda Sumut Bongkar Scam Berbasis Telegram, Tiga Korban Rugi Rp19,79 Juta
Nyaris Terbang ke Jakarta, 928 Gram Sabu Diselipkan di Selangkangan Digagalkan di Bandara Kualanamu
"AMBON" Bernyanyi, Kasus 153 Gram Sabu Terbongkar: Ayah Ikut Terseret, Polisi Buru Rantai Pemasok
Warga Resah! Gudang Penampungan BBM Oplosan Diduga Milik 'AS' Bebas Beroperasi di Medan Utara dan Buang Limbah Minyak ke Parit
Polda Sumut Siagakan 100 Personel Brimob dan Peralatan Lengkap Pasca-Erupsi Gunung Sinabung
komentar
beritaTerbaru