Komitmen Dukung Program Pemkab Dairi, Pengurus F.SPTI Siempat Nempu Pilih Kerja Nyata di Tengah Masyarakat
Komitmen Dukung Program Pemkab Dairi, Pengurus F.SPTI Siempat Nempu Pilih Kerja Nyata di Tengah Masyarakat
Daerah
Pasalnya, para pelaku pengerusakan rumah dan pengancaman warga tersebut belum ada satupun ditangkap oleh petugas Kepolisian Polsek Medan Labuhan walaupun LP (Laporan Polisi) warga telah dilaporkan sejak Sabtu 2 Agustus 2025 lalu.
Parahnya lagi, walaupun bukti-bukti dari warga berupa vidio rekaman saat para pelaku pengerusakan dan pengancaman kepada warga telah diperlihatkan kepada petugas dan diperlihatkan saat digelar RDP (Rapat Dengar Pendapat), di DPRD Medan pada Selasa (19/8/2025) lalu.
Bahkan saat digelarnya RDP, dengan lantang warga menyebut para pelaku dengan sebutan preman itu diduga kuat merupakan suruhan PT KIM.
Baca Juga:
"Iya benar dalam rekaman vidio milik warga itu, para pelaku pengerusakan rumah warga itu mengaku mereka disuruh oleh PT KIM bahkan ada beberapa orang petugas security yang ikut melakukan pengerusakan. Seharusnya inikan sudah bisa menjadi bukti awal buat petugas Kepolisian untuk memanggil para pelaku dan PT KIM, sebab dalam vidio itu wajah-wajah mereka semua nampak dengan jelas, " ucap Guntur Turnip Ketua PAC PDIP Medan Deli itu ketika dikonfirmasi wartawan, Rabu (10/09/2025).
Dari sekitar 13 Rumah, ucap Guntur Turnip lebih lanjut, yang berada di dalam tembok PT. KIM, setidaknya ada 9 rumah warga yang dirusak oleh sekelompok orang yang di duga adalah suruhan oleh Pihak PT. KIM.
"Saya akan terus mengawal permasalahan yang di hadapi oleh 13 warga ini, sebab beberapa warga diantaranya adalah kader partai saya. " Tegasnya.
Baca Juga:
Niko humas PT KIM ketika dikonfirmasi terkait tudingan warga dan pengakuan para pelaku pengerusakan yang mengaku suruhan perusahaan plat merah itu (seperti rekaman dalam vidio milik warga-red), melalui pesan singkat whatsapp, hingga berita ini diturunkan ke meja redaksi, Kamis (11/09/2025) belum memberikan jawaban.
Sebelumnya, Kapolsek Medan Labuhan Kompol Tohap Sibuea ketika dikonfirmasi melalui panggilan telepon terkait apakah Polsek Medan Labuhan telah melakukan pemanggilan ke PT KIM sebagaimana tudingan warga dan sesuai vidio rekaman milik warga, Kapolsek Medan Labuhan itu mengatakan mengapa harus memanggil merekamereka, "kenapa saya harus memanggil mereka," ucapnya dari balik telepon.
Ketika Medan Pos kembali menanyakan, bukankah LP warga berada di Polsek Medan Labuhan. Kembali orang nomor satu di Polsek Medan Labuhan itu mengatakan pihaknya tidak ada kewenangan untuk memanggil mereka, kami tidak ada kewenangan untuk memanggil mereka.' ujarnya.**
Komitmen Dukung Program Pemkab Dairi, Pengurus F.SPTI Siempat Nempu Pilih Kerja Nyata di Tengah Masyarakat
Daerah
PT Pelindo Terminal Petikemas Tambah Alat Bongkar Muat di PMT Terminal Belawan
Medan
Kodaeral I Siap Menjawab Tantangan Tugas Masa Depan
Medan
Perkuat Keharmonisan dengan Masyarakat, Korem 022/PT Gelar Nobar Piala Dunia 2026 Bersama Warga
Olahraga
Bobby Sihite Ucapan Jaksa Agung Harus Dibuktikan dengan Penegakan Hukum yang Konsisten
Nasional
Viral Video Prajurit Bersenjata di Polda Metro Jaya, Mabes TNI Akhirnya Beri Penjelasan
Nasional
Indonesia Ukir Sejarah, Presiden Prabowo Resmikan Mandatori Biodiesel B50 Pertama di Dunia
Nasional
Perjudian Diduga Milik Berinisial AJU Beroperasi Terbuka di Wilayah Hukum Polres Binjai, Warga Pertanyakan Penegakan Hukum
Hukrim
Polresta Deli Serdang Bungkam, Ada Apa di Balik Beroperasinya Arena Bos Judi Sabung Ayam & Dadu &039AWI&039 Batang Kuis?
Hukrim
Dewan Pers dan KPPU Bahas Dominasi Platform Digital yang Ancam Ekosistem Pers
Nasional