Sabtu, 29 Agustus 2026
HUT INDONESIA KE 81

Pimwil BULOG Sumut: "Lebih dari Sekadar Cukup, Masyarakat Enggak Perlu Cemas!"

Hendrik Hutabarat - Senin, 02 Maret 2026 20:36 WIB
Pimwil BULOG Sumut: "Lebih dari Sekadar Cukup, Masyarakat Enggak Perlu Cemas!"
Dok. Asatupro
Pimwil BULOG Sumut Budi Cahyanto meyakinkan masyarakat kalau stok bahan pokok, terutama beras dan minyak goreng, lebih dari sekadar cukup menjelang dan saat Ramadhan serta memasuki Idul Fitri 1447 H.
Medan, asatupro.com - Stok bahan pangan di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) saat bulan Ramadhan dan memasuki Idul Fitri 1447 Hijriah atau di tahun 2026 ini dipastikan aman, sehingga masyarakat enggak perlu cemas atau pun panik.

"Aman, stok aman. Boleh dibilang lebih dari cukup, terutama dalam hal ini adalah beras dan minyak goreng merek Minyakita, serta stok jagung," kata Budi Cahyanto selaku Pimpinan Wilayah (Pimwil) Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (BULOG) Sumut.

Budi Cahyanto mengatakan hal itu kepada para wartawan dalam acara buka puasa bersama di Hub Draja Cafe, Jalan Amir Hamzah, Medan, Selasa (2/3/2026) sore .

Dia bilang, BULOG Sumut sejak awal sudah melakukan berbagai persiapan yang bisa memastikan ketersediaan stok pangan pokok menjelang dan saat Ramadan serta Idul Fitri 1447 Hijriah.

Baca Juga:

Dia menegaskan, hingga 2 Maret 2026, cadangan beras dan minyak goreng mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di seluruh kabupaten/kota di Sumut.




Dia bilang, stok beras dan minyak goreng, termasuk Minyakita, dalam kondisi aman dan cukup hingga akhir Ramadan.

Baca Juga:

"Kami memastikan distribusi berjalan lancar dan merata di seluruh wilayah Sumatera Utara," ujar Budi Cahyanto.

Dia mengungkapkan, berdasarkan data per 2 Maret 2026, stok komoditas yang tersedia meliputi beras medium (CBP) 51.350 ton, beras premium 275 ton.

"Kemudian minyak goreng premium sebanyak 150.000 liter, minyakita: 1,9 juta liter, dan
jagung sebanyak 2.789 ton," tutur Budi Cahyanto lebih lanjut.

Budi menjelaskan, stok tersebut diproyeksikan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga pasca-Lebaran.

Untuk program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), Bulog Sumut menargetkan penyaluran 43.620 ton beras. Hingga awal Maret, realisasi telah mencapai 11.147 ton.

Sementara itu, untuk program Bantuan Pangan periode Februari–Maret 2026, dialokasikan kepada 1,725 juta Penerima Bantuan Pangan (PBP).


Setiap PBP menerima 20 kilogram beras, sehingga total penyaluran mencapai 34.500 ton beras. Selain itu, bantuan minyak goreng sebanyak 4 liter per PBP dengan total distribusi 6,9 juta liter.

"Kami berkomitmen agar bantuan pangan tersalurkan tepat waktu dan tepat sasaran. Ini bagian dari upaya pemerintah menjaga daya beli masyarakat, khususnya menjelang Ramadan," tambahnya.

Dalam mendukung petani dan menjaga stabilitas harga di tingkat produsen, Bulog membeli gabah kering panen (GKP) dengan harga Rp 6.500 per Kg di tingkat petani dan maksimal Rp 6.700 per kilogram di tingkat penggilingan.

Target penyerapan tahun 2026 sebesar 70.000 ton gabah atau setara 35.000 ton beras. Hingga 1 Maret 2026, realisasi penyerapan telah mencapai 7.454 ton gabah atau sekitar 10,64 persen dari target.

"Kami mengajak para petani untuk menjual gabahnya ke BULOG. Pemerintah hadir untuk menjaga harga tetap stabil sekaligus memberikan kepastian pasar bagi petani," tegas Budi.




Selain beras, BULOG juga melakukan penyerapan jagung dengan harga Rp 5.400 per Kg di tingkat petani, dengan ketentuan kadar aflatoksin maksimal 50 PPb dan kadar air maksimal 18 persen. Harga di depan gudang BULOG sebesar Rp6.400 per kilogram dengan kadar air 14 persen.


"Realisasi serapan jagung hingga saat ini tercatat sebanyak 15 ton," ungkapnya.

Budi menegaskan BULOG Sumut akan terus memantau perkembangan pasokan dan harga pangan di pasar guna memastikan stabilitas tetap terjaga selama Ramadan hingga Idul Fitri 1447 Hijriah.

Sumber
:
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Nama Baik Dicemarkan, Amri Alias Nunung Bantah Tuduhan Buronan Polisi
Henry Dumanter Apresiasi Polda Sumut dan Kejati Sumut dalam Penanganan Perkara Tipu Gelap Rp5,5 Miliar
DPW A-PPI Sumut Desak Kapolda Usut Tuntas Oknum Pengacara Diduga Catut Nama Penyidik Rp200 Juta
Terendus Skema Ekspor Ilegal PFAD, Dirut PT Innabridge Selaras Energi Didesak Segera Diperiksa Polisi
PW MIO Indonesia Sumut Gelar Rapat Koordinasi Lanjutan, Matangkan Program Kerja dan Kepanitiaan
Perjudian Dadu dan Mesin Tembak Ikan Diduga Bebas Beroperasi di Barus Jahe, Warga Minta Aparat Bertindak
komentar
beritaTerbaru