Rabu, 21 Oktober 2026
HUT TNI KE 81

ICDX Sebut Tingkat Literasi Keuangan di Usia Remaja Hanya 51,7%

Jalaluddin Lase - Kamis, 24 Oktober 2024 08:23 WIB
ICDX Sebut Tingkat Literasi Keuangan di Usia Remaja Hanya 51,7%
Fajar Wibhiyadi, Direktur Utama Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) bersama pelajar SMA.(ist)
Jakarta,asatupro.com-Tingkat literasi keuangan pada masyarakat Indonesia khususnya usia remaja antara 15 – 17 Tahun terbilang rendah. Hal ini terlihat pada Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2024 yang dirilis Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyebutkan bahwa tingkat literasi keuangan masyarakat Indonesia khususnya di usia 15-17 tahun hanya 51,70%.

Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan kelompok usia 18-25 tahun pada 70,19 persen, 26-35 tahun yang mencapai 74,82 persen, dan 36-50 tahun pada 71,72 persen.

Fajar Wibhiyadi, Direktur Utama Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) atau Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia mengatakan, "Masih rendahnya tingkat literasi keuangan khususnya terhadap masyarakat usia remaja, tentunya menjadi pekerjaan rumah semua pihak, khususnya para pemangku kepentingan di sektor keuangan dan investasi.

"Hal ini dalam upaya untuk memberikan pemahaman sejak dini kepada masyarakat tentang keuangan dan investasi, sehingga pada saat golongan remaja ini memasuki masa produktif telah memahami dengan baik," kata Fajar melalui siaran tertulis yang diterima wartawan, Kamis (24/10/2024).

Baca Juga:

Untuk itu sebut Fajar, ICDX sebagai salah satu Self-Regulatory Organization di industri Perdagangan Berjangka Komoditi, telah menjalankan program literasi secara berkelanjutan yang menyasar masyarakat sejak usia remaja.

Salah satu upaya yang kami jalankan adalah dengan memberikan literasi tentang investasi khususnya di sektor perdagangan berjangka komoditi bagi siswa sekolah tingkat SMA.

Baca Juga:

"Literasi ini sangat penting bagi generasi muda agar dapat memanfaatkan investasi yang tepat dan juga terhindar berbagai berbagai risiko keuangan, seperti penipuan dan investasi bodong", ungkap Fajar Wibhiyadi.

Sementara itu, Bayu Indah Susanti, Kepala Sekolah SMA Budi Cendekia Islamic School mengatakan, "Literasi tentang investasi di sektor perdagangan berjangka komoditi yang dilakukan ICDX ini tentunya sangat bermanfaat bagi siswa-siswa kami. Hal ini akan menjadi pembekalan terutama bagaimana siswa-siswa kami memahami lebih awal tentang investasi khususnya di perdagangan berjangka."

Terkait literasi kepada masyarakat usia remaja, ICDX telah menjalankan kegiatan literasi ini secara berkelanjutan yang dijalankan oleh ICDX Academy.

Terakhir, ICDX memberikan literasi kepada 57 siswa dari SMA Budi Cendekia Islamic School. Selain itu, terkait program literasi ICDX telah menjalankan secara berkelanjutan baik itu melalui kegiatan di Perguruan Tinggi, sekolah dan lain-lain.**

Editor
: Jalaluddin Lase
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Viktor Silaen Instruksikan Seluruh Plt Kosgoro 1957 Sumut Percepat Konsolidasi dan Musda
SDM Seratusan Petani Sawit Jambi Diperkuat BPDP,  Ditjen  Perkebunan, dan IPB Training
Semarak HUT ke-81 TNI, Ratusan Peserta Ikuti Open Turnamen Domino ORADO 101 Piala Panglima TNI di Siantar
Diduga Pukul 10 Murid karena PR, Guru SD Negeri di Medan Mengundurkan Diri
Bupati Dairi Vickner Sinaga tegaskan, Transaksi Non Tunai di Desa "Tidak Bisa Ditawar Lagi"
Keramba Jaring Apung Beroperasi Di Kawasan Desa Wisata, Tim Terpadu Penertiban Akan Lakukan Penindakan
komentar
beritaTerbaru