MARA CW Desak Evaluasi Pelayanan Perumda Tirtanadi, Soroti Minimnya Transparansi Tagihan Akibat Kebocoran
MARA CW Desak Evaluasi Pelayanan Perumda Tirtanadi, Soroti Minimnya Transparansi Tagihan Akibat Kebocoran
Peristiwa
Karo,asatupro.com-Pemerintah Kabupaten Karo memberikan klarifikasi terkait penggunaan kendaraan dinas operasional oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Karo yang belakangan menjadi sorotan publik dan DPR RI.
Sekretaris Daerah Kabupaten Karo, Gelora Kurnia Putra Ginting, menegaskan bahwa perpanjangan perjanjian pinjam pakai kendaraan dinas kepada Kejari Karo telah dilakukan pada 2024, berdasarkan surat permohonan resmi dari pihak kejaksaan.
Penjelasan itu disampaikan Gelora didampingi Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Karo, Sri Harmonista Br Kaban, di Karo Command Center, Kantor Bupati Karo, Jumat (3/4/2026).
"Pelaksanaan pinjam pakai tersebut telah sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2016 dan Peraturan Bupati Karo Nomor 3 Tahun 2021," ujarnya lewat video yang dilihat Hastara.id dari saluran YouTube pada Sabtu (4/3/2026) malam.
Baca Juga:
Ia menambahkan, klarifikasi ini penting untuk meluruskan persepsi publik agar tidak terjadi kesalahpahaman terkait penggunaan kendaraan dinas oleh Kejari Karo. Pemkab juga mengimbau masyarakat memahami kebijakan tersebut secara utuh sesuai aturan yang berlaku.
Disinggung di DPR RI
Isu pinjam pakai kendaraan ini mencuat setelah Anggota Komisi III DPR RI, Hinca Panjaitan, menyinggungnya dalam rapat dengar pendapat dan RDPU di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (2/4/2026).
Baca Juga:
Dalam rapat yang turut membahas kasus Amsal Sitepu, Hinca mempertanyakan dugaan pemberian fasilitas kendaraan dari Bupati Karo, Antonius Ginting, kepada Kejari Karo yang dipimpin Danke Rajagukguk.
"Harus Anda jawab ini, Saudara Kajari. Apakah benar Bupati Karo memberi bantuan mobil kepada Kejaksaan Negeri Tanah Karo?" ujar Hinca.
Ia juga menyinggung sejumlah kendaraan yang digunakan, di antaranya Toyota Kijang Innova berpelat BK 1094 S, Nissan Grand Livina BK 1089 S, serta Toyota Fortuner BK 1180 S.
Hinca bahkan melontarkan dugaan adanya potensi konflik kepentingan dalam penanganan perkara di daerah tersebut.
"Apakah gara-gara ini, sehingga hanya pelaku kreatif yang kalian kejar-kejar mencari kesalahannya? Penyelenggara negaranya tidak?" tegasnya.
Menanggapi sorotan tersebut, Pemkab Karo menegaskan bahwa mekanisme pinjam pakai aset daerah telah melalui prosedur dan aturan yang berlaku.
Melalui klarifikasi ini, pemerintah daerah berharap polemik tidak berkembang liar serta publik memperoleh informasi yang utuh dan berimbang terkait penggunaan kendaraan dinas di lingkungan Kejari Karo.
MARA CW Desak Evaluasi Pelayanan Perumda Tirtanadi, Soroti Minimnya Transparansi Tagihan Akibat Kebocoran
Peristiwa
Tak Kenal Ampun Kasat Narkoba Deli Serdang Gas Full Jaringan Narkoba Tanjung Morawa
Hukrim
GEMPAR! Warga Pematangsiantar Klaim Dimintai Ratusan Juta Terkait Kasus TPPO, Kapolda Sumut Ditantang Bongkar Dugaan &039Pengkondisian Perkara&039
Peristiwa
Kuasa Hukum Seferius Ndruru Apresiasi POLRES SIAK Respons Cepat, Restorative Justice Jadi Jalan Penyelasaian
Peristiwa
Pelindo Multi Terminal Belawan Catat Kinerja Positif hingga Agustus 2026
Medan
Pernah Apresiasi Kejari Medan, Kini Bobby Soroti Oknum Jaksa, Sutrisno Jangan Lupa Sejarah
Peristiwa
Pastikan Setiap Rupiah Berdampak, Pemkab Dairi Matangkan APBD 2027
Daerah
Istana Tegaskan Belum Kirim Surpres Pergantian Panglima TNI ke DPR
Medan
TAPANULI SELATAN, Asatupro.com Sebanyak lima kasus tindak pidana berhasil diungkap Satreskrim Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) sepanjang
Hukrim
KPK Kembali Tetapkan 8 Tersangka, Sutrisno Pangaribuan Siapa &ldquoSutradara&rdquo di Balik Kasus Jalan BBPJN Sumut?
Hukrim