Selasa, 08 September 2026
HUT INDONESIA KE 81

Tim PKM Universitas Dhyana Pura Dorong Pemanfaatan Belimbing Wuluh Sebagai Produk Unggulan Desa Pecatu

Redaksi - Selasa, 28 Oktober 2025 16:41 WIB
Tim PKM Universitas Dhyana Pura Dorong Pemanfaatan Belimbing Wuluh Sebagai Produk Unggulan Desa Pecatu
Tim PKM Undhira, Dr. Ni Wayan Nursini, S.TP., MP., I Gusti Ayu Wita Kusumawati, S.Si., M.Sc., dan I Gusti Ayu Ika Monika Prastyandhari, S.Pd., M.Pd., Bersama Mahasiswa, Ni Komang Sulistiani dan Ni Kadek Ayu Sariwangi. Saat Kegiatan PKM Pemanfaatan Belimbing Wuluh sebagai Produk Unggulan Desa Pecatu.

Bali, Badung,asatupro.com-Potensi hasil pertanian di Desa Pecatu, Kabupaten Badung, kian mendapat perhatian akademisi. Salah satunya melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan oleh tim dosen Universitas Dhyana Pura (Undhira) Bali, Selasa, 28 Oktober 2025. Fokus kegiatan ini adalah mengoptimalkan pemanfaatan buah belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) menjadi berbagai produk olahan bernilai ekonomi.

Hasil observasi menunjukkan, hampir setiap rumah di Desa Pecatu memiliki pohon belimbing wuluh yang berbuah lebat sepanjang tahun. Sayangnya, sebagian besar buah tersebut belum dimanfaatkan secara maksimal dan sering kali dibiarkan membusuk di pohon atau jatuh ke tanah.

"Padahal, belimbing wuluh memiliki potensi besar untuk diolah menjadi manisan, sirup, dan produk olahan lainnya yang lebih awet serta bernilai jual," ujar Dr. Ni Wayan Nursini, S.TP., MP., ketua tim PKMUndhira.

Buah belimbing wuluh mengandung kadar air tinggi, sekitar 94%, sehingga tidak tahan lama jika dikonsumsi segar. Melalui proses pengolahan yang tepat, umur simpannya dapat diperpanjang dan memberi peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Baca Juga:

Tim dosen Undhira yang terdiri dari Dr. Ni Wayan Nursini, S.TP., MP., I Gusti Ayu Wita Kusumawati, S.Si., M.Sc., dan I Gusti Ayu Ika Monika Prastyandhari, S.Pd., M.Pd., serta dibantu mahasiswa Ni Komang Sulistiani dan Ni Kadek Ayu Sariwangi, memberikan pelatihan tentang higiene, sanitasi, keselamatan kerja, diversifikasi produkolahan, serta teknik pengemasan yang menarik dan higienis.

Untuk mendukung keberlanjutan kegiatan, tim PKM juga menyalurkan bantuan alat pengolahan kepada mitra Sari Boga Pecatu.

Ketua kelompok Sari Boga Pecatu, Anak Agung Sagung Bintang Sri Utami Dewi, menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang diberikan.

Baca Juga:

"Kami sangat berterima kasih kepada tim dosen Undhira atas pelatihan dan bantuan alatnya. Kini kami lebih memahami cara bekerja yang bersih, aman, serta mampu mengolah dan mengemas produk agar tahan lama," ujarnya.

Melalui kegiatan PKM ini, diharapkan masyarakat Desa Pecatu mampu mengembangkan produk olahan lokal berbasis belimbing wuluh yang tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga memperkuat daya tarik wisata kuliner di wilayah tersebut.

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bobby Sihite Sampaikan Ucapan Selamat dan Sukses atas Amanah Baru AKBP Marganda Aritonang dan AKBP Sah Udur Sitinjak
Empon-Empon dan Fisioterapi, Universitas Dhyana Pura Perkuat Kesehatan Lansia di Rumah Lansia Bahagia Jembrana
Dukung Pertanian Organik, Universitas Udayana Dampingi Petani Subak Timbul Produksi Pupuk Mandiri
Ini Reaksi Petani Sawit Sergai Melihat BrondoClean Persembahan Tim PKM ITSI Medan
Didukung Pemerintah, ITSI Medan Ciptakan BrondoClean untuk Petani Sawit
KPKM-RI Perkuat Pendampingan Hukum, Biro Hukum Tegaskan Hak Togu Ambarita dan Mariduk Pasaribu Wajib Dilindungi
komentar
beritaTerbaru