Kamis, 08 Oktober 2026
HUT TNI KE 81

Panglima TNI Hadiri Penambahan Alutsista TNI AU, Perkuat Kesiapan Pertahanan Udara Nasional

Zulhamdani Napitupulu - Rabu, 20 Mei 2026 07:07 WIB
Panglima TNI Hadiri Penambahan Alutsista TNI AU, Perkuat Kesiapan Pertahanan Udara Nasional
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri acara penerimaan alutsista baru TNI Angkatan Udara (AU) yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (18/5/2026).

Jakarta, asatupro.com–Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri acara penerimaan alutsista baru TNI Angkatan Udara (AU) yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (18/5/2026).

Kegiatan tersebut menandai penguatan kapasitas pertahanan udara nasional melalui penambahan sejumlah Alutsista berupa pesawat tempur Rafale, pesawat angkut A400 MRTT, Falcon 8X, Radar Ground Control Intercept (GCI), Smart Weapon Hammer, serta rudal Meteor.

Dalam kegiatan tersebut, Presiden Republik Indonesia secara simbolis menyerahkan kunci pesawat kepada Panglima TNI yang selanjutnya diteruskan kepada Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) sebagai bagian dari proses penguatan operasional TNI AU.

Selain prosesi penyerahan, Presiden RI juga melaksanakan peninjauan langsung terhadap alutsista yang baru diterima guna memastikan kesiapan sistem pertahanan udara tersebut.

Baca Juga:

Presiden RI menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang penguatan pertahanan sebagai deterrent.

"Kita harus terus tingkatkan kekuatan pertahanan kita sebagai penangkal. Kita tidak punya kepentingan selain untuk menjaga wilayah kita sendiri," ujar Presiden RI.

Kehadiran Panglima TNI merupakan bentuk komitmen TNI dalam mendukung program pemerintah untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kesiapan operasional pertahanan negara.

Baca Juga:

Penambahan Alutsista ini merupakan hasil dari perencanaan strategis jangka panjang yang telah diinisiasi sebelumnya, dengan tujuan memastikan TNI memiliki kemampuan yang unggul, modern, dan mampu menghadapi spektrum ancaman masa depan.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Istana Tegaskan Belum Kirim Surpres Pergantian Panglima TNI ke DPR
KPK Kembali Tetapkan 8 Tersangka, Sutrisno Pangaribuan: Siapa “Sutradara” di Balik Kasus Jalan BBPJN Sumut?
Presiden Prabowo Tekankan Kekompakan, Integritas, dan Kesiapsiagaan 800 Perwira Tinggi TNI-Polri di Istana
Gerindra Minta Polemik Ijazah Gibran Dihentikan Pasca-Putusan MK, Singgung Risiko Ekonomi dan Stabilitas Politik
Respons Santai KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak Masuk Bursa Calon Panglima TNI
Presiden Prabowo Resmi Bentuk 6 Kodam Baru dan Lantik Jenderal Pangdam di Puncak HUT ke-81 TNI
komentar
beritaTerbaru