Anggota Komis XIII DPR RI Kunjungi Lapas Bangkinang, Tinjau Pembinaan dan Sarana Prasarana
Anggota Komis XIII DPR RI Kunjungi Lapas Bangkinang, Tinjau Pembinaan dan Sarana Prasarana
Nasional
Jakarta,asatupro.com-Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) menegaskan seorang pemimpin harus mampu menjadi teladan bagi prajuritnya, tidak hanya dalam kepemimpinan dan manajerial, tetapi juga dalam kesiapan fisik dan kemampuan dasar keprajuritan.
Penegasan tersebut tercermin dalam pelaksanaan Uji Kemampuan Jasmani dan Kemampuan Dasar Militer bagi Perwira Tinggi (Pati) hingga Komandan Batalyon (Danyon) yang digelar di Markas Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, selama tiga hari, sejak tanggal 2 hingga 4 Februari 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan personel TNI AD yang dilaksanakan secara berkelanjutan guna menjaga profesionalisme, kesiapan fisik, serta keteladanan para pimpinan satuan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai komandan.
Materi uji kemampuan meliputi kesegaran jasmani A dan B, menembak, serta renang militer. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan sesuai standar dan prosedur yang telah ditetapkan dengan mengutamakan faktor keamanan bagi seluruh peserta.
Baca Juga:
Pada uji kesegaran jasmani, para peserta menjalani serangkaian tes fisik untuk mengukur daya tahan dan tingkat kebugaran tubuh. Sementara itu, uji kemampuan menembak dilaksanakan untuk mengukur ketepatan, penguasaan senjata, serta kesiapsiagaan tempur.
Adapun renang militer bertujuan menguji kemampuan prajurit dalam menghadapi medan perairan yang menjadi bagian dari tuntutan tugas operasi.
Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, menegaskan bahwa uji kemampuan bagi komandan satuan merupakan kewajiban yang harus diikuti dan menjadi bagian penting dari pembinaan kepemimpinan di lingkungan TNI AD.
Baca Juga:
Selain menjadi contoh nyata bagi prajuritnya, keteladanan tersebut menjadi faktor kunci dalam membangun prajurit yang profesional dan siap melaksanakan tugas. "Komandan yang hebat harus bisa menghebatkan prajuritnya. Bagaimana dengan komandan yang tidak hebat, apakah bisa menghebatkan prajuritnya?" tegas Kasad.
Melalui uji kemampuan ini, TNI AD berharap para perwira dan komandan satuan senantiasa berada dalam kondisi prima, profesional, serta siap memimpin prajurit dalam melaksanakan tugas pokok menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Dispenad)
Anggota Komis XIII DPR RI Kunjungi Lapas Bangkinang, Tinjau Pembinaan dan Sarana Prasarana
Nasional
Dugaan Jaringan Judol Kamboja di Medan Diungkap Ditressiber Polda Sumut, Lima Orang Ditangkap
Hukrim
Munas APPI 2026 Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers
Nasional
Dikonfirmasi Temuan BPK, Kadis LH Karo Nius Ginting Bingung Saya Jawabnya
Daerah
Tolak Laporan Korban Penganiayaan Oknum Pengusaha, Bandot CS
Peristiwa
Saluran Parit di Sekitar CV Koranda Food Ditinjau Langsung Kasi Trantib Kecamatan Hamparan Perak, Ini Penjelasannya!
Peristiwa
Jakarta, asatupro.com Hanya dalam hitungan hari saja, batas auto rejection bawah (ARB) efek bersifat ekuitas kembali diubah oleh PT Burs
Keuangan
Keluarga Ibu Hamil di Belawan Pertanyakan Progres Laporan, Surat Polisi Memuat Dugaan Perkara Berbeda
Peristiwa
Viktor Silaen Instruksikan Seluruh Plt Kosgoro 1957 Sumut Percepat Konsolidasi dan Musda
Politik
PADANGSIDIMPUAN, Asatupro.com Wali Kota Padangsidimpuan, H. Letnan Dalimunthe, menyatakan akan menelusuri asalusul dua surat pernyataan
Daerah