Dikonfirmasi Temuan BPK, Kadis LH Karo Nius Ginting; Bingung Saya Jawabnya
Dikonfirmasi Temuan BPK, Kadis LH Karo Nius Ginting Bingung Saya Jawabnya
Daerah
Dalam orasinya, masa bahwa menyebutkan, telah terjadi dugaan korupsi Pembangunan Panti Sosial Tahap II yang saat ini di Kejaksaan Negeri Medan sudah memeriksa 10 orang lebih sebagai saksi, salah satunya mantan Kabid Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (PKPPR) berinisal HHP yang tengah mengikuti seleksi menjadi Kepala Dinas. 
"Hari ini kami dari Aliansi Aktivis Kota (AKTA ) Kota Medan menyoroti dugaan korupsi yang sedang berproses di Kejari Medan, atas pembangunan panti sosial Tahun 2022. Dari data yang kami terima bahwa dugaan mantan Kabid dinas PKPPR yang inisial (HHP) terlibat dalam dugaan Korupsi pembangunan panti sosial tahap II,"kata Thareq saat orasi penuh amarah.
Diketahui, Pekerjaan Pembangunan Panti Sosial Tahap II dengan nomor kontrak 09.04/PPK-PPBLAPBDDPKPPR/IV/2022, dikerjakan oleh PT Bethesda Mandiri (BM) sebagai pelaksana, dengan nilai anggaran Rp.51.551.137.318,09 atau Rp.51,5 Miliar lebih dan berakhir pekerjaan pada 22 Desember 2022.
Baca Juga:
"Akan tetapi fakta dilapangan yang kami peroleh bahwa PT (BM) tidak dapat menyiapkan sesuai kontrak dan Terdapat keterlambatan denda pekerjaan sebesar Rp.4,1 Miliar, ditambah uang jaminan pekerjaan putus kontrak Rp 2,5 miliar Denda beserta uang jaminan putus kontrak yang belum di setor PT BM," sambungnya.
Berdasarkan laporan hasil pemeriksaan, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap dokumen pertangungjawaban, kontrak pelaksanaan pekerjaan dan serah terima, diketahui pekerjaan tersebut mengalami keterlambatan sehingga putus kontrak.
"Seharusnya dalam hal ini Kejari Medan sudah menetapkan tersangka para oknum dalam dugaan korupsi ini yang sudah di tindaklanjuti OPD dan entitas terkait paling lama 60 hari sejak LHP diterima. Hal ini sesuai dengan pasal 3 dan pasal 5 Peraturan BPK Nomor 2 Tahun 2017," bebernya.
Baca Juga:
Aliansi Aktivis Kota (AKTA) Kota Medan pun menuntut kepada Kejaksaan Negeri Medan untuk segera menetapkan tersangka HHP ini dan mengagalkan seleksi yang akan mengisi Kepala Dinas di lingkungan Pemko Medan.
"Bagaimana bisa yang berkaitan si HHP ini dengan santai menjalani tes lelang jabatan Kepala Dinas di Dinas Perkim yang hari ini berganti nama PKPCTKR dan disebut – sebut menjadi kandidat terkuat , "bagaimana mungkin orang yang bermasalah seperti ini bisa di diberikan wewenang lebih ? Ada apa dengan drama ini" ???," sesal Thareq menyampaikan aspirasinya.
Tidak hanya HHP, puluhan massa aksi ini juga meminta kadis perkim ESL juga di periksa , karna kasus ini saat beliau sedang menjabat yang hari ini ESL sudah pensiun dugaan kami beliau ikut terlibat .
"Dengan tegas kami sampaikan kepada Walikota Medan, Rico Waas untuk segera mempertimbangkan pencalonan (HHP) dalam lelang jabatan ini, karena masyarakat tidak ingin di pemerintahan bapak walikota yang sekarang ada benalu – benalu yang akan mengrogoti Keuangan APBD kota medan,"tutup Thareq.
Ada pun tuntutan dari Aliansi Aktivis Kota (AKTA) Kota Medan diantaranya.
Dikonfirmasi Temuan BPK, Kadis LH Karo Nius Ginting Bingung Saya Jawabnya
Daerah
Tolak Laporan Korban Penganiayaan Oknum Pengusaha, Bandot CS
Peristiwa
Jakarta, asatupro.com Hanya dalam hitungan hari saja, batas auto rejection bawah (ARB) efek bersifat ekuitas kembali diubah oleh PT Burs
Keuangan
Keluarga Ibu Hamil di Belawan Pertanyakan Progres Laporan, Surat Polisi Memuat Dugaan Perkara Berbeda
Peristiwa
Viktor Silaen Instruksikan Seluruh Plt Kosgoro 1957 Sumut Percepat Konsolidasi dan Musda
Politik
PADANGSIDIMPUAN, Asatupro.com Wali Kota Padangsidimpuan, H. Letnan Dalimunthe, menyatakan akan menelusuri asalusul dua surat pernyataan
Daerah
HUT ke62 Golkar, Andar Amin Harahap Ajak Kader Lebih Dewasa dan ProRakyat, 17 Daerah Tunggu Diskresi Ketum
Politik
Golkar Sumut Siap Bersinergi dengan Kapolda Baru, Tegaskan Pemberantasan Narkoba Jadi Prioritas
Politik
Semarak HUT Partai Golkar ke62 di Sumatera Utara, DPD Golkar Sukses Gelar Syukuran dan Potong Tumpeng
Politik
Ziarah HUT ke62 Golkar, Andar Amin "Pengorbanan Pahlawan Harus Diwujudkan Lewat Karya Nyata"
Politik