Diduga Diserang Usai Antar Doni Pacek ke Rumah Sakit, AS Nyaris Kehilangan Nyawa
Diduga Diserang Usai Antar Doni Pacek ke Rumah Sakit, AS Nyaris Kehilangan Nyawa
Peristiwa
Aksi GPM tersebut, berdasarkan sebuah keterangan resmi yang diterima media, Sabtu (19/7/2025), melibatkan empat badan usaha milik negara (BUMN) yaitu PT POS Indonesia, PTPN, PIHC dan RNI.
GPM dengan BUMN dilaksanakan di 17 outlet yaitu PT Pos 12 outlet, PTPN 3 outlet, PIHC 1 outlet,dan RNI 1 outlet serta di kantor dan gudang BULOG sebanyak 20 outlet.
Jumlah beras yang disediakan sebanyak 26 ton. Jumlah outlet ini dapat saja bertambah menyesuaikan dengan cabang dan kantor dari BUMN yang akan dipergunakan sebagai outlet SPHP ke depannya.
Baca Juga:
Dengan program SPHP ini diharapkan dapat menjadi alternatif masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan pokok beras, sekaligus sebagai upaya untuk meredam kenaikan harga beras.
Baca Juga:
Diduga Diserang Usai Antar Doni Pacek ke Rumah Sakit, AS Nyaris Kehilangan Nyawa
Peristiwa
Lapas Pasir Pangarayan Sambut Audit Kinerja Inspektorat Jenderal Terkait Penanganan Overcapacity dan Overcrowding
Daerah
Cek Jadwalnya! Penerimaan Bintara PK TNI AD Gelombang I TA 2027 Dibuka, Gratis dan Bisa Daftar Pakai KTP Mana Saja
Nasional
Jakarta,asatupro.comKetua Umum Ikatan Media Online (IMO) Indonesia, Yakub F. Ismail, menekankan pentingnya peran pers dalam mencerdaskan ke
Nasional
Ibu Rumah Tangga di Siak Ditemukan Tewas, Anak Kandung yang Merupakan Anggota Polri Diamankan
Hukrim
Operasi Perjudian Tembak Ikan Yepta Diduga Kebal Hukum Nekat Buka Kembali di Samping Sekolah Yapim Situngaling, Karo!
Hukrim
Lapas Pasir Pangarayan Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026
Daerah
Polres Karo Bungkam Judi Tembak Ikan Diduga Backing Oknum TNI Kian Berani Beroperasi TerangTerangan
Hukrim
AJUDAN Silaturahmi ke Kodim 0201 Medan, Perkuat Sinergi Berantas Judi dan Narkoba
Medan
Tujuh Tahun Beroperasi, SPBU Curang di Sergai Diungkap Polda Sumut Manajer dan Supervisor Ditahan
Hukrim