PRSU 2026 RESMI DITUTUP, Wabup Dairi: Jadikan Momentum Evaluasi untuk Keikutsertaan yang Lebih Berkualitas
PRSU 2026 RESMI DITUTUP, Wabup Dairi Jadikan Momentum Evaluasi untuk Keikutsertaan yang Lebih Berkualitas
Medan
Medan,asatupro.com-Prof dr Ridha Dharmajaya dilantik sebagai Ketua Matahari Pagi Indonesia Kota Medan oleh Ketua Matahari Pagi Indonesia Sumatera Utara, dr Donald Anjar Simanjuntak di Tiara Convention Hall, Kota Medan, Jumat (4/7/2025).
Pelantikan tersebut dihadiri langsung Pendiri Matahari Pagi Indonesia, dr Dahnil Anzar Simanjuntak, dan segenap pengurus Matahari Pagi Indonesia tingkat Sumut maupun Kota Medan. Menariknya, pelantikan tersebut juga dihadiri Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas yang sempat berkompetisi dengan Prof Ridha Dharmajaya di Pilkada Medan 2024 lalu.
Pelantikan tersebut ditandai dengan pembacaan surat keputusan serta penyerahan pataka dari Ketua Matahari Pagi Sumut, dr Donald Anjar Simanjuntak kepada Ketua Matahari Pagi Kota Medan, Prof Ridha Dharmajaya.
Usai dilantik, Prof Ridha Dharmajaya mengaku siap untuk memimpin Matahari Pagi Indonesia Kota Medan sebagai organisasi yang akan membawa banyak manfaat bagi masyarakat Kota Medan.
Baca Juga:
Dikatakan Prof Ridha, kehadiran Matahari Pagi Indonesia bukan sebagai tanda kekurangan sinar. Akan tetapi, Matahari Pagi Indonesia akan menjadi reflektor bagi banyak pihak.
"Pada hakekatnya kita bukan kekurangan sinar, tetapi kita butuh lebih banyak reflektor, sehingga dapat memancarkan ke banyak tempat dan memberikan banyak manfaat," ucap Prof Ridha.
Dikatakan Ridha, Matahari Pagi Indonesia akan membangkitkan kesadaran masyarakat, khususnya di Kota Medan dalam membangkitkan kesadaran secara kolektif.
Baca Juga:
"Matahari Pagi Indonesia hadir untuk membangkitkan kesadaran kita secara kolektif," ujarnya.
Menurut Prof Ridha, Kota Medan tidak sedang kekurangan orang-orang baik. Akan tetapi, Kota Medan membutuhkan wadah untuk orang-orang baik.
"Kita tidak kekurangan orang-orang baik, tapi kita butuh wadah untuk orang-orang baik tersebut. Matahari Pagi Indonesia Kota Medan akan menjadi wadah bagi orang-orang baik di Kota Medan," pungkasnya.
Sementara itu, Pendiri Matahari Pagi Indonesia Pusat, Dahnil Anzar Simanjuntak, menjelaskan bahwa Matahari Pagi Indonesia telah berawal dari gerakan politik yang berubah menjadi gerakan organisasi masyarakat dan gerakan kebangsaan.
"Berbeda dengan sejumlah organisasi lainnya yang berawal dari gerakan politik dan berujung ke gerakan politik, Matahari Pagi Indonesia justru berawal dari gerakan politik dan berujung sebagai gerakan organisasi masyarakat dan gerakan kebangsaan," tuturnya.
Ia menjelaskan, dalam waktu dekat Matahari Pagi Indonesia juga akan menggelar program Makan Bahagia Gratis (MBG).
"Sasarannya juga akan diberikan kepada siswa sekolah," tutupnya.
Selanjutnya, Ketua Matahari Pagi Indonesia Sumatera Utara, dr Donald Anjar Simanjuntak, meyakini bahwa Prof Ridha Dharmajaya akan mampu memimpin Matahari Pagi Indonesia Kota Medan dalam memberikan banyak manfaat kepada masyarakat.
"Kita berharap, Matahari Pagi Indonesia Kota Medan dapat memberikan manfaat kepada masyarakat. Diharapkan, Matahari Pagi Indonesia Kota Medan juga dapat memberikan kontribusi kepada masyarakat luas," tutupnya.
PRSU 2026 RESMI DITUTUP, Wabup Dairi Jadikan Momentum Evaluasi untuk Keikutsertaan yang Lebih Berkualitas
Medan
Tertipu 1,1 M Saat Pengrusan Dokumen PBG Palsu, Lahan Disegel, Pengusaha Ternak Ayam Petelur Paluh Sibaji di Deli Serdang Laporkan Oknum Mak
Peristiwa
Pengacara Kondang Pitra Romadoni Nasution Resmi Buka PKPA Himpunan Advokat Karya Indonesia
Sosok
Ibu Korban Desak Kapolri Evaluasi Kapolres Dairi, Tangis Pecah Ceritakan Penahanan Putrinya 30 Hari
Peristiwa
Gula Kelapa Desa Besan Naik Kelas, PKM Kemdiktisaintek Hadirkan Diversifikasi Produk dan Digital Marketing
Pendidikan
Polemik Kasus Hotman Paris, Alfin Suherman Tegaskan Dasar Hukum MIO Sudah Tepat
Peristiwa
Fadhlullah pada acara Milad dan Tasyakkur XXVIII Dayah Terpadu Inshafuddin, Sabtu (1/8).
Daerah
Bekasi, asatupro.com Sebanyak 17 mahasiswa dari kampus Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi (CWE) Bekasi, Provinsi Jawa Barat (Jaba
Perkebunan
Tak Ada Penindakan, Diduga Lokasi Judi Tembak Ikan di Kolam Pancing Kerangan Boys Dapat Restu APH
Hukrim
Klarifikasi Naya Pilates Terkait Dugaan Pelatihan NonProsedural di Medan
Peristiwa