Cipayung Plus Sumut Gelar Rapat Rakyat Melawan Narkoba, Libatkan 500 Mahasiswa dan Pelajar
Cipayung Plus Sumut Gelar Rapat Rakyat Melawan Narkoba, Libatkan 500 Mahasiswa dan Pelajar
Nasional
Sejumlah warga mengaku geram dengan kondisi tersebut. Karena menganggu kenyamanan masyarakat setempat. "Ini sudah bukan jadi rahasia umum. Semua orang tahu, tapi herannya aman-aman saja. Seolah ada yang melindungi, apalagi lokasinya tak jauh dari Kantor Polres Tanah Karo," ujar seorang warga Kabanjahe yang namanya tak mau disebut. Selasa (19/8/2025).
Warga menilai keberadaan narkoba dan perjudian di pusat kota tidak hanya merusak moral generasi muda, tetapi juga mencoreng wajah Kabupaten Karo. Mereka mendesak aparat penegak hukum dan pemerintah daerah segera bertindak tegas menutup lokasi tersebut serta menyeret para pengelolanya ke meja hukum.
Baca Juga:
"Kalau aparat diam saja, berarti benar ada pembiaran. Jangan tunggu sampai Tanah Karo rusak karena narkoba dan judi," ungkapnya.
Berdasarkan informasi sumber terpercaya menyebutkan, lokasi tersebut tak hanya jadi tempat transaksi jual-beli narkoba. Sebagai service pelayanan sekaligus menjaga keamanan konsumen, sang bandar sudah menyediakan alat isap SS lengkap beserta tempat mengkomsumsi benda haram tersebut.
"Jadi disitu juga bisa langsung tempat pakai atau istilah gaulnya Pompa di tempat. Habis itu main tembak ikan." Ungkap sumber kepada media.
Baca Juga:
Sumber menambah, pengelola dari Narkoba merupakan oknum Aparatur Sipil Negara yang aktip dinas salah satu OPD di Kabupaten Karo, berinisial, "RG" yang sudah lama bisnis benda haram narkoba jenis SS. Sedangkan pemilik mesin tembak ikan merupakan milik warga sipil Berinisial, "CS" yang terkenal licin atau suka berpindah lokasi.
"Jadi si oknum ASN itu memang udah tau semua orang itu bisnis sampingannya bang. Kalau si CS ini sempat dulu buka di daerah Kecamatan Naman Teran, tapi sudah tutup karena diberitakan. Dia juga agak licin itu dan juga sering ngaku ngaku berprofesi sebagai wartawan." Terang sumber .
Terpisah, Kasat Narkoba Polres Tanah Karo, AKP Iptu Arjuna Bangun saat dikonfirmasi merespon dengan cepat informasi tersebut. Ia menyebutkan kepada media bahwa beberapa lalu sudah menurunkan anggotanya cek lokasi sesuai laporan masyarakat, dan hanya menemukan mesin judi ikan-ikan saja, namun untuk tidak menemukan adanya transaksi narkoba.bl.
"Ijin bang!! lokasi ini maksudnya bang, kemaren sudah kita cek juga ke TKP, nanti kami cek kembali ya bang," Kata Kasat Narkoba kepada media melalui pesan singkat WhatsApp. Rabu, (20/08/2025).
Cipayung Plus Sumut Gelar Rapat Rakyat Melawan Narkoba, Libatkan 500 Mahasiswa dan Pelajar
Nasional
SEKBER FAHMI Soroti Kejanggalan Kematian Winda Lorenza Gowasa, Dorong Polrestabes Medan Lebih Terbuka
Hukrim
Dana Desa Lau Bagot Rp595 Juta Tahun 2025 Jadi Sorotan, Kades Sunardi Bungkam dan Ingkari Janji Bertemu dengan Media
Daerah
Undhira Inisiasi SIMKES, Pengelolaan Data Kesehatan Siswa Kini Lebih Cepat dan Terintegrasi
Pendidikan
Gelorakan Semangat Kemerdekaan, Pemcam Berampu dan Warga Kerja Bakti Bersih Desa Jelang HUT RI ke81
Daerah
Ketua DPRD Wong Chun Sen Mendorong Polrestabes Medan Terapkan RJ dalam Kasus AT, Legislatif Nilai Syarat Perdamaian Telah Terpenuhi
Medan
Menyambut Dirgahayu RI ke81, Koordinator GPPMI DKI Jakarta Anggiat Andreas Purwanto Serukan Pesan Kedamaian dan Tangkal Hoaks Pemecah Belah
Nasional
Padangsidimpuan, Asatupro.com Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Sibolga menyatakan penanganan pe
Hukrim
Kejanggalan Kematian Winda Lorenza Gowasa, Keluarga Pertanyakan Kesimpulan Bunuh Diri "Ada Indikasi Tindak Pidana"
Peristiwa
Padangsidimpuan, Asatupro.com Sebanyak 75 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS) resmi dilepas untuk
Daerah