Satreskrim Polrestabes Bireuen Diduga Rekayasa Kasus, Tetapkan Tersangka Pelaku Usaha Tak Sesuai Prosedur
Satreskrim Polrestabes Bireuen Diduga Rekayasa Kasus, Tetapkan Tersangka Pelaku Usaha Tak Sesuai Prosedur
Peristiwa
Medan,asatupro.com-Jaringan Pemuda Nusantara (JPN) menggelar aksi unjuk rasa damai di depan kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Jumat (13/2/2026). Aksi tersebut dilakukan untuk menyampaikan aspirasi terkait dugaan penyimpangan pada proyek renovasi Kantor Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Penataan Ruang (Disperkim Ciptakaru) Kota Medan.
Dalam aksinya, massa JPN mendesak aparat penegak hukum agar melakukan penyelidikan secara menyeluruh dan transparan terhadap proyek tersebut. Mereka menilai terdapat indikasi pekerjaan yang diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknis, meskipun proyek telah dinyatakan selesai dan menggunakan anggaran negara.
Koordinator aksi JPN, Maruli Harahap, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk kontrol sosial dan kepedulian terhadap penggunaan anggaran publik. Ia menyebutkan bahwa dugaan penyimpangan tersebut didasarkan pada temuan di lapangan serta informasi yang berkembang di masyarakat.
"Kami turun menyampaikan aspirasi agar dugaan ini tidak diabaikan. Kami meminta Kejatisu memanggil dan memeriksa pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam proyek renovasi Disperkim tersebut," ujar Maruli di sela-sela aksi.
Baca Juga:
Ia menegaskan, JPN berharap penanganan dugaan tersebut dilakukan secara profesional, objektif, dan tidak tebang pilih. Menurutnya, penegakan hukum yang transparan penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.
Menanggapi aspirasi massa aksi, salah satu staf Intelijen Kejatisu, Randi Hamonangan, menyampaikan bahwa pihaknya menerima dan mencatat seluruh tuntutan yang disampaikan JPN. Ia menyebutkan, Kejatisu berkomitmen untuk menindaklanjuti dugaan tersebut sesuai dengan ketentuan hukum dan mekanisme yang berlaku.
Selain mendesak aparat penegak hukum, Maruli juga meminta instansi terkait, khususnya Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Penataan Ruang Kota Medan, agar bersikap kooperatif apabila dimintai keterangan.
Baca Juga:
Menurutnya, keterbukaan informasi dari instansi teknis sangat dibutuhkan agar proses hukum berjalan secara objektif dan tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.
Maruli juga menekankan agar seluruh pihak yang terlibat, baik dalam perencanaan, pelaksanaan, maupun pengawasan proyek, tidak saling melempar tanggung jawab.
Ia menegaskan bahwa setiap instansi dan pejabat yang memiliki kewenangan harus siap mempertanggungjawabkan penggunaan anggaran negara secara transparan dan akuntabel.
JPN menyatakan akan terus mengawal perkembangan penanganan dugaan tersebut. Maruli menegaskan pihaknya tidak akan berhenti menyuarakan aspirasi masyarakat hingga ada kejelasan dan langkah nyata dari aparat penegak hukum.
Aksi unjuk rasa tersebut berlangsung tertib dengan pengawalan aparat kepolisian dan berakhir tanpa insiden.
Satreskrim Polrestabes Bireuen Diduga Rekayasa Kasus, Tetapkan Tersangka Pelaku Usaha Tak Sesuai Prosedur
Peristiwa
Medan, asatupro.com Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sumatera Utara (Sumut) mendorong percepatan hilirisasi komoditas dan peningkatan i
Ekonomi
Medan,asatupro.comKPPU Kanwil I melakukan kegiatan advokasi terkait Pelatihan Program Kepatuhan Persaingan Usaha Bagi Manajemen Grab Indone
Ekonomi
Jakarta, asatupro.com Pendekatan hukum adalah cara formal untuk mengatasi aksi ninja sawit atau aksi pencurian tandan buah segar (TBS) di
Perkebunan
TRAGIS! KEBAKARAN DI BELAKANG PENGINAPAN CENDRAWASIH SIDIKALANG, BALITA 4,5 TAHUN MENINGGAL DUNIA
Peristiwa
Medan, asatupro.com Ketimpangan pembangunan antara wilayah pantai timur dan wilayah pantai barat tetap menjadi persoalan bagi pemerintah p
Ekonomi
Kisaran, asatupro.com Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Air Batu PTPN IV Regional 2 di Kecamatan Air Batu
Perkebunan
Medan, asatupro.com Tingkat kepercayaan masyarakat dan kalangan orangtua terhadap Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI) Medan, baik ya
Perkebunan
Gelapkan Uang Perusahaan Hampir Rp 500 Juta, Mantan Karyawan Suruh Polisi Takuti Pengusaha
Peristiwa
Medan, asatupro.com Indonesia memiliki belasan juta hektar (Ha) perkebunan kelapa sawit dan harus dikelola secara baik dan berkelanjutan a
Perkebunan