Misteri Mangkraknya Laporan Penganiayaan di Polsek Patumbak: Tiga Kali Ganti Kapolsek, Nasib Korban Tetap Menggantung
Misteri Mangkraknya Laporan Penganiayaan di Polsek Patumbak Tiga Kali Ganti Kapolsek, Nasib Korban Tetap Menggantung
Peristiwa
Kabanjahe, Karo,asatupro.com-Aktivitas perjudian jenis mesin tembak ikan di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, diduga semakin marak dan beroperasi secara terbuka di sejumlah titik strategis, khususnya di wilayah Kabanjahe dan Berastagi. Kondisi ini memicu sorotan serta keresahan masyarakat yang mempertanyakan kinerja aparat penegakan hukum di daerah tersebut.
Berdasarkan keterangan sejumlah warga, kemunculan lokasi-lokasi baru mesin tembak ikan disebut terjadi dalam waktu yang relatif berdekatan dengan pergantian pimpinan di Polres Karo.
Alih-alih menunjukkan tanda-tanda penurunan, praktik yang diduga melanggar hukum itu justru dinilai semakin berani tampil di ruang publik.
Di tengah perbincangan masyarakat, muncul nama seorang bandar besar ternama berinisial AK, yang dikenal dengan sebutan "Aseng Kayu", yang disebut-sebut sebagai pihak yang diduga mengelola jaringan mesin jvdi tembak ikan terbesar di Sumatera Utara.
Baca Juga:
Beberapa lokasi yang disebut warga sebagai titik aktivitas mesin tembak ikan antara lain:
Kordinator Perkumpulan Masyarakat Demokrasi Empat Belas (PD14) Tanah Karo Prayuda menilai keberadaan praktik tersebut di ruang publik dan dekat dengan fasilitas umum berpotensi menimbulkan dampak sosial, terutama bagi generasi muda.
"Ini bukan semata persoalan perjudian, tetapi juga menyangkut wibawa hukum dan rasa aman masyarakat. Kami berharap ada langkah konkret, bukan sekadar wacana," ujar Prayuda kepada media. Selasa, 27 Januari 2026.
Baca Juga:
Ia mendesak aparat kepolisian Polda Sumatera Utara khususnya Polres Karo untuk segera melakukan klarifikasi, pemantauan lapangan, serta penindakan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
"Kita berharap ini menjadi atensi Polres Tanah Karo, khususnya jajaran Satreskrim Polres Karo. Jangan sampai ada pembiaran dan nantinya memicu kemarahan masyarakat." ungkapnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polres Karo belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan aktivitas perjudian di lokasi-lokasi tersebut.
Media masih berupaya menghubungi pihak kepolisian guna memperoleh tanggapan dan klarifikasi lebih lanjut.
Misteri Mangkraknya Laporan Penganiayaan di Polsek Patumbak Tiga Kali Ganti Kapolsek, Nasib Korban Tetap Menggantung
Peristiwa
Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara Desak Investigasi Menyeluruh Atas Kebakaran PT EVYAP
Peristiwa
PBLKP Gelar Festival Cipta Lagu Pakpak 2026, Jaga Warisan Budaya Suku Pakpak
Daerah
Polda Sumut Bongkar Scam Berbasis Telegram, Tiga Korban Rugi Rp19,79 Juta
Medan
Perubahan KUAPPAS APBD 2026 Dairi Disepakati, Jadi Pedoman RKASKPD
Daerah
Jangan Takut Bermimpi Besar, Pesan Bupati Dairi Untuk Mahasiswa Rantau
Daerah
Nyaris Terbang ke Jakarta, 928 Gram Sabu Diselipkan di Selangkangan Digagalkan di Bandara Kualanamu
Hukrim
Diduga Gudang "Siong" Andre Sinaga Kebal Hukum!, Limbah Solar Cemari Parit Warga & Isu "Setoran" ke APH Mencuat
Hukrim
DPP HARI Soroti Keracunan Massal Siswa di Sidoarjo, Desak Kepala BGN Benahi Standar Higienitas Dapur SPPG
Nasional
Medan,asatupro.comKandidat Ketua Umum MD KAHMI Medan, Ansor Harahap mengatakan dirinya siap merawat nilainilai rumah besar KAHMI jika terp
Medan