Teknologi Undhira Pangkas Waktu Produksi Kentang Mustofa dari 45 Menit Jadi 5 Menit
Teknologi Undhira Pangkas Waktu Produksi Kentang Mustofa dari 45 Menit Jadi 5 Menit
Pendidikan
Medan,asatupro.com-Gelombang protes datang dari para petani di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumut. Mereka mengaku gabah siap panen yang dijual ke Bulog Sumut hanya dihargai Rp 6.250–Rp 6.350 per kilogram, lebih rendah dari standar harga pemerintah sebesar Rp 6.500/Kg sesuai Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2025.
Zulpan, petani asal Desa Pematang Cermai, mengaku kecewa karena gabahnya dihargai lebih murah. Hal serupa disampaikan Darianto, petani Desa Nagur, yang hanya mendapat Rp 6.250/Kg. "Ada apa ini? Apakah beda harga gabah di Sumut dengan provinsi lain?" ucapnya dengan nada kesal.
Kabar ini memicu reaksi keras dari berbagai pihak. Mantan Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut, Abyadi Siregar, menilai praktik tersebut sebagai pelanggaran besar. "Kalau benar Bulog membeli di bawah harga standar, ini kesalahan serius. Masyarakat harus mengawasi," tegasnya.
Iqbal, Ketua Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Peduli Sumut, bahkan menyebutnya sebagai kejahatan. "Di saat rakyat susah, Bulog malah curang. Seharusnya Bulog membela petani, bukan menindas mereka," katanya.
Baca Juga:
Di sisi lain, Kepala Bulog Divre Sumut, Budi Cahyanto, membantah tudingan itu. Ia menyebut hingga 27 Agustus 2025, pihaknya telah menyerap 32 ribu ton gabah dari petani Sergai dengan harga Rp 6.500/Kg sesuai HPP. "Hari ini kami akan turun langsung ke lapangan bersama Dinas Pertanian dan Babinsa untuk menemui petani," jelasnya.
Meski begitu, keluhan petani tetap mencuat. Apalagi harga beras di pasaran kini melambung hingga Rp 15.000–Rp 17.000/Kg, jauh di atas HET Rp 13.100/Kg. Publik pun semakin menaruh curiga terhadap peran Bulog dalam persoalan mahalnya harga beras.
Baca Juga:
Teknologi Undhira Pangkas Waktu Produksi Kentang Mustofa dari 45 Menit Jadi 5 Menit
Pendidikan
Padangsidimpuan, Asatupro.com Sidang Paripurna DPRD Kota Padangsidimpuan mendadak memanas usai Wali Kota membacakan pengantar Rancangan
Daerah
BUPATI DAIRI DI RPP PEMUDA PANCASILA, JAUHI JUDI ONLINE DAN NARKOBA, JADI PELOPOR DI TENGAH MASYARAKAT
Daerah
SHM Diduga Terbit di Atas HGU Aktif, Kejatisu Terkesan Lamban Formapera Siap Turun Aksi dan Bawa ke Kejagung
Peristiwa
HARIMAU SUMATERA MUNCUL DI KUTA SAGA, CAMAT KERAJAAN BERSAMA BKSDA, TNI/POLRI PASANG KAMERA TRAP DAN SIAGA JAGA WARGA
Peristiwa
Ratusan Media Siber Sumut Siap Bergabung di SMSI
Nasional
Medan, asatupro.com Lebih 4.000 ton beras dari Provinsi Jawa Timur (Jatim) dikirim ke Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dan diterima oleh p
Nusantara
Tambang Dolomit PT Teratai Jaya Stone di Desa Pamah Diduga Ilegal, 4 Alat Berat Tetap Beroperasi, Warga Menjerit Hirup Debu dan Jalan Desa H
Daerah
Sambut HUT ke81 TNI, Kodim 0208/Asahan dan Polsek Talawi Gelar Bazar Murah di Batu Bara
Daerah
Bupati Dairi Vickner Sinaga Terima Audiensi DPC PIKI, Dukung Penuh Pelantikan dan Seminar UMKM 27 Oktober 2026
Daerah