Jumat, 09 Oktober 2026
HUT TNI KE 81

Peringati Hari Pangan Sedunia, Ini yang Dilakukan BPDPKS, PASPI, dan HMJ Agribisnis UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Hendrik Hutabarat - Selasa, 29 Oktober 2024 12:33 WIB
Peringati Hari Pangan Sedunia, Ini yang Dilakukan BPDPKS, PASPI, dan HMJ Agribisnis UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Hendrik
Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Agribisnis UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Palm Oil Agribusiness Strategic Policy Institute (PASPI) dan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), menggelar diskusi bertajuk "Mitos Vs Fakta Sawit: Industri Minyak Sawit Indonesia dalam Isu Sosial, Ekonomi, dan Lingkungan Global' edisi keempat.

Tidak hanya penting, Achmad Maulizal bilang minyak sawit yang kaya akan vitamin dan asam lemak esensial juga memainkan peran penting untuk penyediaan pangan bergizi bagi masyarakat.

Dalam keynote speech tersebut, Achmad Maulizal juga menyampaikan bahwa besarnya potensi minyak sawit dalam mencapai ketahanan energi nasional.

Komitmen itu, kata dia, juga semakin kuat seiring dengan arahan Presiden Prabowo Subianto terkait pengembangan biodiesel sawit yang akan terus ditingkatkan menjadi B40 hingga B50 di tahun depan.

Baca Juga:

Membuka sesi diskusi dan bedah buku, Dr. Ir. Tungkot Sipayung yang merupakan Direktur Eksekutif PASPI, mengutip pernyataan dari Henry Kissinger, seorang dplomat Amerika Serikat (AS) yang menyatakan bahwa siapa menguasai pangan, dia menguasai manusia.

"Dan siapa menguasai minyak, dia menguasai bangsa. Kutipan tersebut dapat diartikan bahwa Indonesia dengan minyak sawitnya berpotensi dapat menguasai dunia," ucap Tungkot Sipayung.

Interpretasi tersebut, ujar Tungkot Sipayung, sesuai dengan data saat ini yang menunjukkan bahwa minyak sawit menjadi minyak nabati utama dunia yang digunakan pada berbagai produk yang digunakan oleh seluruh konsumen di dunia.

Baca Juga:

"Mulai dari produk pangan, produk toiletries, produk kosmetik dan skin care, hingga produk energi," kata Ketua Tim Penyusun Buku Mitos Fakta Sawit ini.

Ia kembali menegaskan bahwa dominasi minyak sawit dalam pasar dunia tersebut tidak disukai oleh negara-negara maju yang juga menjadi produsen minyak nabati kompetitor.


Sumber
:
Editor
: Hendrik Hutabarat
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Upaya "Cerai" PT PSU vs Petani Sawit Madina Bikin Bingung KPPU
Ketimpangan Harga TBS di Pessel Sumbar Dipantau KPPU
PalmCo Manfaatkan Fasilitas Layanan Ekspor dari InaExport Kemendag
IPAL PKS Air Batu PTPN IV Regional 2 Beroperasi Normal
Masyarakat Percaya terhadap ITSI Medan, Ini Indikasinya
Belasan Juta Hektar Kebun Sawit Butuh SDM Unggul, ITSI Siap Berperan
komentar
beritaTerbaru