Polda Riau Bongkar Peredaran Pupuk Diduga Palsu, 45,8 Ton Disita dan Satu Tersangka Diamankan
Polda Riau Bongkar Peredaran Pupuk Diduga Palsu, 45,8 Ton Disita dan Satu Tersangka Diamankan
Hukrim
Kegiatan itu, seperti keterangan resmi yang diterima media, Jumat (26/12/2025), dilakukan BULOG dan pihak terkait di seluruh wilayah Indonesia, dari Sabang sampai Merauke.
Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan harga sembilan bahan pokok (sembako) tetap stabil, berada sesuai harga eceran tertinggi (HET), terjangkau oleh daya beli masyarakat, serta menjamin ketersediaan stok pangan di pasar hingga memasuki tahun 2026.
Sebagian dari rangkaian pemantauan nasional tersebut, pada Rabu (23/12/2025) itu diikuti oleh sejumlah tokoh yang dipimpin oleh Direktur Utama Perum BULOG, Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani.
Baca Juga:
Turut hadir Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), I Gusti Ketut Astawa, Deputi Bidang Koordinasi Tataniaga dan Distribusi Pangan Kementerian Koordinasi (Kemenko) Pangan Tatang Yuliono, serta Tim Satgas Pangan.

Baca Juga:
Polda Riau Bongkar Peredaran Pupuk Diduga Palsu, 45,8 Ton Disita dan Satu Tersangka Diamankan
Hukrim
Semarak Hari Bakti Kemenimipas ke2, Lapas Pasir Pangarayan Gotong Royong Bersihkan Lingkungan Kantor
Daerah
Medan,asatupro.comEkspektasi kenaikan harga barang menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi perilaku dan keputusan pembelian konsum
Ekonomi
Alunan Musik dari Balik Jeruji, Band Akustik Warga Binaan Rutan Dumai Hibur Pengunjung
Daerah
Diduga Diintimidasi Penyidik,Saksi Sengketa Tanah Rohani Minta Perlindungan Kapolri dan Kadiv Propam
Peristiwa
Dugaan Pelanggaran Berlapis di Tanjung Morawa Dari PHK Sepihak, Rekrutmen BHL Ilegal, hingga Pungli Sampah
Peristiwa
Pengadaan 41.816 Water Meter PDAM Tirtanadi Bernilai Puluhan Miliar Disorot, Nezar Djoeli Bongkar Dugaan Kejahatan Terstruktur!
Medan
Belum Ada Solusi bagi Warga, Pembangunan CCTV Center Dishub Medan di Belawan Terus Berjalan
Medan
Listyo Sigit Resmi Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo, Mahfud MD Sebut "Gilaaa" dan Berpotensi Makar
Nasional
Bareskrim Ungkap Sasaran Lain Dugaan Peretasan, Yusril Buka Suara Usai Nama Gibran Disebutsebut
Nasional