Massa Hotma Dukung Mantan Jampidsus Karena Pernah Menyelamatkan Kerugian Negara Sekitar Rp 430 Triliun
Massa Hotma Dukung Mantan Jampidsus Karena Pernah Menyelamatkan Kerugian Negara Sekitar Rp 430 Triliun
Peristiwa
Karo,asatupro.com-Isu dugaan penebangan liar di kawasan Hutan Lindung Uruk Sipitu Merga, Kecamatan Juhar, Kabupaten Karo, yang belakangan viral di berbagai media sosial, akhirnya mendapat tanggapan resmi dari Pemerintah Desa Pernantin.
Kepala Desa Pernantin, Lukman Hakim Harahap, dengan tegas membantah kabar tersebut dan memastikan tidak ada aktivitas ilegal logging di wilayahnya.
"Saya pastikan tidak benar ada kegiatan penebangan liar di kawasan hutan lindung seperti yang ramai diberitakan. Lokasi yang disebut dalam pemberitaan itu sebenarnya merupakan area perladangan masyarakat yang sudah lama dikelola secara turun-temurun," ujar Lukman Hakim Harahap dalam keterangan persnya di Desa Pernantin, Selasa (21/10/2025).
Dalam keterangan resminya, Lukman didampingi Sekretaris Desa Jonson Kaban, Ketua BPD Sakom Sembiring, Kanit Polsek Juhar Rudi Sitinjak, Polmas Toni Surbakti, Bhabinsa Sulaiman, serta perwakilan masyarakat Alamta Tarigan dan Randy Tarigan.
Baca Juga:
Ia menjelaskan, sebagian besar warga Desa Pernantin menggantungkan hidupnya dari sektor pertanian dan perladangan. Kegiatan yang sempat tersebar di media sosial hanyalah proses pembersihan lahan warga untuk kebutuhan tanam musiman, bukan aktivitas penebangan kayu dalam kawasan hutan lindung.
"Kami sangat menghargai upaya pelestarian lingkungan terutama menjaga hutan lindung dari kegiatan ilegal khususnya penebangan liar. Jadi tidak ada tindakan perusakan hutan," tambahnya.
Pemerintah Desa, kata Lukman, bahkan siap membuka akses bagi siapa pun — baik aparat penegak hukum, instansi kehutanan, maupun media -- untuk melakukan pengecekan langsung ke lapangan.
Baca Juga:
"Silakan datang dan lihat langsung. Kami terbuka dan siap bersinergi menjaga kelestarian lingkungan tanpa mengabaikan hak hidup masyarakat," tegasnya lagi.
Sementara itu, Kanit Polsek Juhar Rudi Sitinjak yang turut hadir dalam kesempatan tersebut. membenarkan bahwa tidak ditemukan indikasi penebangan liar di wilayah Desa Pernantin. Berdasarkan hasil pemantauan petugas di lapangan, kegiatan warga masih dalam batas kewajaran dan tidak melanggar batas kawasan hutan lindung.
"Kami sudah turun langsung ke lokasi bersama perangkat desa dan tokoh masyarakat. Tidak ada aktivitas yang mengarah pada penebangan liar. Aktivitas warga murni pertanian," ujar Rudi Sitinjak.
Pihak kepolisian, TNI, dan pemerintah desa berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan bersama agar tidak ada pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan isu tersebut untuk kepentingan tertentu.
"Kami berharap masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas sumbernya. Isu-isu seperti ini harus ditelusuri dengan fakta di lapangan," kata Babinsa Sulaiman menambahkan.
Klarifikasi ini sekaligus menepis kabar yang sempat beredar luas di media sosial dan beberapa portal berita yang menyebut adanya kegiatan ilegal di kawasan Hutan Lindung Uruk Sipitu Merga.
Massa Hotma Dukung Mantan Jampidsus Karena Pernah Menyelamatkan Kerugian Negara Sekitar Rp 430 Triliun
Peristiwa
Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menerima silaturahmi Tim Panitia Penyelenggara Haji Daerah (PPHD) Aceh di Meuligoe Wakil Gubernur Aceh,
Daerah
Palembang, asatupro.com Didukung penuh oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Direktorat Jende
Perkebunan
DISPEMDES Dairi Siap Turun Tangan, Dana Ketahanan Pangan Desa Pangguruan Akan Dimonitoring
Daerah
Jenazah Calon Prajurit TNI Rindam I/BB Dipulangkan ke Nias Barat, Danrindam Penyebab Kematian Masih Diperiksa
Peristiwa
RezaFikri Gedor Kementerian, Dugaan Pencemaran PT Indofarm dan Kinerja DLH Jadi Sorotan Keras
Peristiwa
Gelar KRYD, Sat Reskrim Polres Simalungun Ajak Warga Bersatu Perangi Premanisme, Judi, Narkoba, dan Geng Motor
Peristiwa
Hotman Paris Minta Maaf Secara Terbuka, MIO Indonesia Batalkan Rencana Dumas ke Polda Metro Jaya
Nasional
Pemerintah Aceh terus berkomitmen menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing global
Daerah
Diduga Puluhan Siswa TK dan SD Swasta Bintang Pertiwi Mengalami Keracunan Usai Mengonsumsi Makanan Program MBG
Peristiwa