Nyaris Terbang ke Jakarta, 928 Gram Sabu Diselipkan di Selangkangan Digagalkan di Bandara Kualanamu
Nyaris Terbang ke Jakarta, 928 Gram Sabu Diselipkan di Selangkangan Digagalkan di Bandara Kualanamu
Hukrim
Poso,asatupro.com-Menghadapi pesatnya arus teknologi dan risiko kriminalitas di dunia maya, Kejaksaan Negeri Poso kembali turun ke lapangan melalui program unggulan Jaksa Masuk Sekolah (JMS). Kali ini, tim menyapa ratusan siswa di SMA Negeri 3 Poso pada Kamis (05/02/2026) untuk mengupas tuntas bahaya Cyber Bullying.
Kepala Kejaksaan Negeri Poso, Yos A Tarigan, S.H., M.H., M.IKOM, melalui Kepala Seksi Intelijen, Kendar Sudaryana, S.H., M.H., menegaskan bahwa edukasi hukum sejak dini adalah kunci utama dalam mencegah pelajar terjerumus dalam tindak pidana siber.
"Kami ingin para siswa tidak hanya cakap menggunakan teknologi, tetapi juga sadar akan konsekuensi hukumnya. Jangan sampai jempolmu harimaumu," ujar Kendar.
Sudaryana saat membuka materi. Mengupas Sisi Gelap Media Sosial
Baca Juga:
Dalam kegiatan yang berlangsung interaktif ini, tim narasumber dari Intelijen Kejari Poso yang terdiri dari Kendar Sudaryana, Jalu Ario Setyo Utomo, S.H., dan Angelia Mutiara Acerawati, S.H., memaparkan empat poin krusial bagi para siswa:
Mengenali Wajah Perundungan: Penjelasan mengenai bentuk-bentuk cyber bullying yang sering tidak disadari di platform digital.
Dampak Fatal: Mengulas sisi psikologis dan sosial yang dapat menghancurkan masa depan korban.
Baca Juga:
Jeratan UU ITE: Penegasan mengenai aspek hukum dan konsekuensi pidana bagi pelaku perundungan digital.
Langkah Preventif: Edukasi mengenai cara melaporkan tindakan perundungan serta tips aman bersosial media.
Antusiasme Tinggi dan Langkah Ke Depan
Suasana aula SMAN 3 Poso tampak hidup dengan banyaknya pertanyaan dari siswa mengenai batasan bercanda di media sosial hingga cara menyikapi akun-akun provokatif. Pihak sekolah pun memberikan apresiasi tinggi dan berharap program ini menjadi agenda rutin untuk membentengi karakter siswa.
Berdasarkan analisis intelijen, tren kejahatan siber di kalangan remaja diperkirakan akan terus berkembang. Oleh karena itu, Kejari Poso berkomitmen untuk:
Memperkuat Fungsi Intelijen: Melakukan pemetaan potensi gangguan kamtibmas di bidang teknologi informasi di lingkungan pendidikan.
Perluasan Jangkauan: Berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk menjangkau seluruh sekolah di Kabupaten Poso.
Materi Aplikatif: Menyusun konten edukasi yang lebih relevan dengan tren media sosial terkini.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan para pelajar di Poso dapat menjadi generasi yang cerdas secara digital dan taat secara hukum, menciptakan lingkungan sekolah yang aman dari intimidasi di dunia maya.
Nyaris Terbang ke Jakarta, 928 Gram Sabu Diselipkan di Selangkangan Digagalkan di Bandara Kualanamu
Hukrim
Diduga Gudang "Siong" Andre Sinaga Kebal Hukum!, Limbah Solar Cemari Parit Warga & Isu "Setoran" ke APH Mencuat
Hukrim
DPP HARI Soroti Keracunan Massal Siswa di Sidoarjo, Desak Kepala BGN Benahi Standar Higienitas Dapur SPPG
Nasional
Medan,asatupro.comKandidat Ketua Umum MD KAHMI Medan, Ansor Harahap mengatakan dirinya siap merawat nilainilai rumah besar KAHMI jika terp
Medan
Bobby Sihite Sampaikan Ucapan Selamat dan Sukses atas Amanah Baru AKBP Marganda Aritonang dan AKBP Sah Udur Sitinjak
Daerah
Diduga Pukul 10 Murid karena PR, Guru SD Negeri di Medan Mengundurkan Diri
Peristiwa
Medanasatupro.comKetua Umum HMI Komisariat FIB USU periode 20052006 Ansor Harahap, S.Sos menyatakan diri siap memimpin MD KAHMI Medan per
Medan
Aduan Asap Cerobong PT LSP, Anggota DPRD Siak Jondris Pakpahan Turun Langsung ke Lapangan
Daerah
Penanganan Bencana, Ombudsman RIKolaborasi dan Pengawasan Menjadi Kunci
Nasional
Wakil Bupati Dairi Evaluasi Ketat Dapur SPPG, Pastikan MBG Layak dan Aman untuk Siswa
Daerah