Pernah Apresiasi Kejari Medan, Kini Bobby Soroti Oknum Jaksa, Sutrisno: Jangan Lupa Sejarah
Pernah Apresiasi Kejari Medan, Kini Bobby Soroti Oknum Jaksa, Sutrisno Jangan Lupa Sejarah
Peristiwa
Medan,asatupro.com-Pemerintah Kota (Pemko) Medan menyatakan kesiapan total Stadion Teladan menjadi salah satu venue Piala AFF 2026, bersama Stadion Mini Pancing dan Stadion Utama Sumut. PSSI bersama perwakilan AFF pun dikabarkan telah turun langsung melakukan peninjauan dan verifikasi ke stadion sejarah tersebut.
Peninjauan dilakukan Wali KotaMedan, Rico Waas, pada Selasa 19 Mei 2026, yang mengungkapkan optimismenya bahwa Stadion Teladan akan mendapat lampu hijau dari otoritas sepak bola Asia Tenggara tersebut. Dalam peninjauannya, Rico Waas menyebutkan bahwa sejumlah fasilitas utama Stadion Teladan sebenarnya sudah berada dalam kondisi prima.
"Area lapangan, kualitas rumput, lampu stadion, hingga bench pemain dinilai telah memenuhi standar yang diharapkan," ucap Rico Waas.
Menariknya, Rico memberikan instruksi khusus terkait kapasitas tribun penonton. Jika awalnya kursi penonton hanya ditargetkan terpasang setengah dari kapasitas, ia meminta agar seluruh fasilitas tempat duduk diselesaikan secara penuh (full).
Baca Juga:
"Pertama kursi ditargetkan itu mungkin masih setengah, tapi saya minta full kan. Saya minta biar kelihatan bagaimana kondisi Teladan secara menyeluruh, karena memang ini bisa jadi stadion kebanggaan kita," ujar Rico Waas.
Rico menambahkan bahwa fokus utama saat ini adalah memastikan aspek keselamatan (safety) dan kelayakan area-area vital yang menjadi syarat mutlak dari AFF terpenuhi dengan baik.
Tidak hanya fokus pada stadion utama, Pemko Medan juga bergerak cepat memastikan kesiapan infrastruktur penunjang. Dua lapangan latihan legendaris, yakni Lapangan Cadika dan Lapangan Kebun Bunga, telah disiapkan untuk menyambut tim-tim yang bertanding.
Baca Juga:
"Lapangan Cadika, kondisinya saat ini sudah sangat maksimal. Kualitas rumput dinilai mumpuni dan fasilitas esensial seperti kamar mandi pemain sudah siap digunakan (ready). Pemko Medan tinggal melakukan sedikit perapian estetika pada bagian luar lapangan agar terlihat lebih cantik," terang Rico Waas.
Sementara, Lapangan Kebun Bunga, kata Wali Kota saat ini sedang memasuki tahap akhir (finishing) perawatan rumput. Dalam waktu dekat, lapangan ini dipastikan sudah clear dan siap pakai.
"Kesiapan Pemko Medan harus maksimal, harus maksimal," tegas Rico mengenai komitmen jajarannya.
Rico Waas mengajak seluruh lapisan masyarakat Kota Medan untuk bersiap menyambut momentum besar ini. Jika Stadion Teladan resmi dipilih oleh AFF, ia berharap warga Medan dapat memadati stadion dan menunjukkan animo serta kecintaan yang tinggi terhadap sepak bola.
Menurutnya, kesuksesan Piala AFF yang akan menjadi kaga Timnas Indonesia di Medan akan menjadi batu loncatan besar bagi iklim olahraga di masa depan.
"Ayo kita ramaikan, kita tunjukkan bagaimana animo kita suka sama pertandingan bola ini. Kalau support bola kita di Medan ini menggaung kuat, harapannya ke depan akan makin banyak lagi event-event internasional serupa digelar di Stadion Teladan," pungkasnya.
Pernah Apresiasi Kejari Medan, Kini Bobby Soroti Oknum Jaksa, Sutrisno Jangan Lupa Sejarah
Peristiwa
Pastikan Setiap Rupiah Berdampak, Pemkab Dairi Matangkan APBD 2027
Daerah
Istana Tegaskan Belum Kirim Surpres Pergantian Panglima TNI ke DPR
Medan
TAPANULI SELATAN, Asatupro.com Sebanyak lima kasus tindak pidana berhasil diungkap Satreskrim Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) sepanjang
Hukrim
KPK Kembali Tetapkan 8 Tersangka, Sutrisno Pangaribuan Siapa &ldquoSutradara&rdquo di Balik Kasus Jalan BBPJN Sumut?
Hukrim
Presiden Prabowo Tekankan Kekompakan, Integritas, dan Kesiapsiagaan 800 Perwira Tinggi TNIPolri di Istana
Nasional
Aksi Jilid II PW KAMMI SUMUT Desak DPRD Buka Proses KPID, Minta RDP, dan Dorong Kejatisu Tindak Lanjuti Laporan
Peristiwa
Gerindra Minta Polemik Ijazah Gibran Dihentikan PascaPutusan MK, Singgung Risiko Ekonomi dan Stabilitas Politik
Nasional
Respons Santai KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak Masuk Bursa Calon Panglima TNI
Nasional
Ekoteologi dalam Aksi, Mahasiswa KKN UINSU Ajak Masyarakat Desa Gajah Kelola Sampah
Pendidikan