Minggu, 11 Oktober 2026
HUT TNI KE 81

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

Zulhamdani Napitupulu - Kamis, 19 Maret 2026 21:21 WIB
Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026
Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia resmi menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan ini diambil dalam sidang isbat yang digelar pada Kamis, 19 Maret 2026, di kantor Kementerian Agama di Jakarta.

Jakarta,asatupro.com-Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia resmi menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan ini diambil dalam sidang isbat yang digelar pada Kamis, 19 Maret 2026, di kantor Kementerian Agama di Jakarta.

Penetapan tersebut diumumkan langsung oleh Menteri Agama, Nasaruddin Umar, setelah melalui rangkaian proses pemantauan hilal dan musyawarah bersama para ahli serta perwakilan organisasi masyarakat Islam.

Menurut Menteri Agama, keputusan ini didasarkan pada hasil rukyatul hilal yang dilakukan di 117 titik pemantauan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Dari hasil tersebut, posisi hilal dinyatakan telah memenuhi kriteria yang ditetapkan, sehingga awal bulan Syawal dapat dipastikan.

"Berdasarkan hasil sidang isbat serta laporan rukyatul hilal dari 117 titik di seluruh Indonesia, disepakati bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026," ujar Nasaruddin Umar.

Baca Juga:

Dengan penetapan ini, umat Islam di Indonesia akan merayakan Hari Raya Idulfitri secara serentak pada tanggal tersebut. Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk menyambut hari kemenangan dengan penuh suka cita serta tetap menjaga ketertiban dan kebersamaan.

Baca Juga:
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Istana Tegaskan Belum Kirim Surpres Pergantian Panglima TNI ke DPR
KPK Kembali Tetapkan 8 Tersangka, Sutrisno Pangaribuan: Siapa “Sutradara” di Balik Kasus Jalan BBPJN Sumut?
Presiden Prabowo Tekankan Kekompakan, Integritas, dan Kesiapsiagaan 800 Perwira Tinggi TNI-Polri di Istana
Gerindra Minta Polemik Ijazah Gibran Dihentikan Pasca-Putusan MK, Singgung Risiko Ekonomi dan Stabilitas Politik
Respons Santai KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak Masuk Bursa Calon Panglima TNI
Rumah Tumbuh KKN Desa Gajah Hadirkan Pembelajaran Kreatif dan Edukatif bagi Anak-Anak
komentar
beritaTerbaru