Presiden Prabowo Tekankan Kekompakan, Integritas, dan Kesiapsiagaan 800 Perwira Tinggi TNI-Polri di Istana
Presiden Prabowo Tekankan Kekompakan, Integritas, dan Kesiapsiagaan 800 Perwira Tinggi TNIPolri di Istana
Nasional
Medan,asatupro.com-Kabid Humas Poldasu Kombes Pol.Dr.Ferry Walintukan begitu menerima laporan pengaduan masyarakat melalui telepon dinasnya mobil mau ditarik paksa tim Debt Collector dari ACC beralamat dikawasan Jalan H. Adam Malik Medan menyarankan kepada korban agar segera meminta bantuan hukum ke Polsek terdekat.
Korban diketahui bernama Bahri (32) warga Medan segera melarikan mobil yang hendak ditarik paksa ditengah jalan oleh tim debet collector diketahui bernama Marudut Nainggolan CS dari PT. ACC ke Polsek Parapat.
Setibanya di Polsekta Parapat Bahri didampingi orang tuanya Udin beserta keluarga lainnya menceritakan kronologis kejadian yang dialaminya.
Dalam laporan Bahri kepada petugas dihadapan Kanit Reskrim Polsek Parapat AKP Girsang Sinaga menceritakan awalnya dia beserta keluarga berangkat dari Medan menuju Sibolga untuk menghadiri pesta keluarganya. Usai pesta Bahri dan keluarganya kembali ke Medan.
Setibanya di kawasan Balige Bahri dan keluarga turun sejenak istirahat disalah satu Mesjid sekaligus melaksanakan sholat Zuhur. Usai sholat Zuhur Bahri kembali ke mobil. Ketika mobil mau dijalankan tiba-tiba datang dua pria berbadan tegap menanyakan apakah bapak atas nama Ricardo pemilik mobil ini, dijawab Bahri bukan saya bernama Bahri dan saya tidak mengenal Ricardo.
Baca Juga:
Bahri disuruh turun dari mobil, namun Bahri tidak mengindahkan perintah kedua pria mengaku dari debt collector tersebut apalagi orang tua Bahri (Pak Udin) menyuruh Bahri segera jalankan mobil jangan indahkan ucapan kedua orang ini, takutnya kedua orang ini mau merampok mobil kita, ujar Udin kepada Bahri.
Karena tidak mau disuruh turun salah seorang debt collector berusaha mencabut kunci kontak mobil namun dihalangi Bahri sambil menutup kaca pintu depan sekaligus membawa mobil menuju arah kantor polisi terdekat.
Mengetahui mobil yang mau ditarik paksa melarikan diri secara tiba tiba dua mobil lainnya teman debt collector tersebut berusaha menghalang halangi jalan mobil dikemudikan Bahri. Satu mobil di depan dua mobil lainnya di belakang tepat dibelakang mobil Bahri.
Baca Juga:
Karena terus dipepet Bahri berusaha menghindar, kemudian mengalihkan mobilnya masuk ke Polsek Parapat sekaligus meminta bantuan kepada polisi yang ada di Polsek Parapat.
Penarikan paksa mobil ditengah jalan oleh debt collector di Sumut dialami keluarga Udin saat mereka sedang merental satu unit mobil tujuan dari Medan menuju kampung halamannya di daerah Sorkam.
Karena terus dikejar kejar tim debt collector mengendarai tiga mobil berisi tujuh orang dua diantaranya diduga oknum TNI dan Oknum Polri dan satu lagi mengaku dari oknum LSM Penjara. Bahri berusaha melarikan mobil masuk ke Polsek Parapat setibanya di Polsek Parapat Udin beserta keluarganya meminta perlindungan hukum ke Polsek Parapat.
Kepada Kanit Reskrim Polsek Parapat AKP Girsang Sinaga diceritakan Bahri beserta Udin kronologis kejadiannya. Demi keamanan mobil agar tidak ditarik paksa tim debt collector mobil dititipkan Udin beserta keluarganya ke Polsekta Parapat sementara tujuh oknum debt collector dua diantaranya diduga oknum berusaha menghindar saat dikumpulkan di Mako Polsekta Parapat sementara tiga oknum debt collector lainnya berada di Polsek Parapat untuk dimintai keterangan.
Karena hari sudah menjelang malam Udin beserta keluarganya kembali ke Medan menggunakan mobil rental lainnya, sementara mobil yang dirental di Medan dititipkan di Polsek Parapat agar terhindar dari penarikan paksa tim debt collector Marudut Nainggolan dari ACC beralamat di Jalan H. Adam Malik Medan.**
Presiden Prabowo Tekankan Kekompakan, Integritas, dan Kesiapsiagaan 800 Perwira Tinggi TNIPolri di Istana
Nasional
Aksi Jilid II PW KAMMI SUMUT Desak DPRD Buka Proses KPID, Minta RDP, dan Dorong Kejatisu Tindak Lanjuti Laporan
Peristiwa
Dana Desa Suka Julu Rp1,7 Miliar Disorot, Sejumlah Kegiatan Diduga Fiktif dan Tak Sesuai Pelaksanaan
Hukrim
Gerindra Minta Polemik Ijazah Gibran Dihentikan PascaPutusan MK, Singgung Risiko Ekonomi dan Stabilitas Politik
Nasional
Respons Santai KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak Masuk Bursa Calon Panglima TNI
Nasional
Ekoteologi dalam Aksi, Mahasiswa KKN UINSU Ajak Masyarakat Desa Gajah Kelola Sampah
Pendidikan
Rumah Tumbuh KKN Desa Gajah Hadirkan Pembelajaran Kreatif dan Edukatif bagi AnakAnak
Pendidikan
Uji komitmen "No Viral, No Justice", Kapolri Baru di Desak Segera Tolak Upaya Banding dan Jatuhkan PTDH Final Kepada Kompol DK
Peristiwa
Mahasiswa Soroti Dugaan Ketidakberesan LLTT, Tirtanadi Diminta Buka Data
Peristiwa
Gerak Cepat Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Tindak Aduan Warga, Dua Lokasi Diduga Sarang Sabu Ternyata Nihil
Hukrim