Polsek Kandis Bersama Satresnarkoba Polres Siak Gencarkan Razia, Tiga Tempat Hiburan Malam Jadi Sasaran
Polsek Kandis Bersama Satresnarkoba Polres Siak Gencarkan Razia, Tiga Tempat Hiburan Malam Jadi Sasaran
Hukrim
Medan,asatupro.com-Judi Las Vegas terbesar di Sumut yang berada di Jalan Veteran Pasar 7, Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang atau sering disebut Pasar 7 Marelan bebas beroperasi tanpa ada tindakan dari pihak aparat penegak hukum.
Berbagai macam permainan judi seperti dadu samkwan, roullete, tembak ikan dan baccarat semuanya ada di lokasi, bahkan tak tangung tangung, kali ini panitia dan beberapa bandar Judi bergabung untuk melancarkan bisnis haram tersebut.
Untuk masuk ke arena perjudian, pemain harus melewati 4 pos penjagaan yang dijaga berambut cepak berbadan tegap serta Ormas.
Setiap putaran jenis judi, mereka menyediakan tempat seperti kotak untuk infaq (duit) untuk membayar ketika petugas datang agar lokasi tersebut nyaman untuk bermain.
Baca Juga:
Informasi yang diperoleh awak media, untuk melancarkan bisnis perjudian itu, panitia dan bandar juga memberikan sembako kepada warga sekitar setiap bulannya, bahkan bandar judi yang disebut sebut berinisial AK ini juga diduga sudah melakukan kordinasi dengan para petinggi yang ada di Polda Sumut.
Terbukti hingga saat ini belum juga ada tindakan dari pihak aparat penegak hukum sehingga lokasi judi terbesar di Sumut itu lancar beroperasi tanpa ada hambatan bagaikan jalan di dalam tol.
Diduga Ada "Setoran Rutin" ke Oknum
Baca Juga:
Beberapa sumber menuding kuat keberlangsungan bisnis haram ini tidak lepas dari adanya "setoran rutin" kepada oknum aparat.
"Kalau tidak ada yang main belakang, tak mungkin bisa aman begini. Kadang tutup sebentar, terus buka lagi," ujar seorang sumber yang minta identitasnya dirahasiakan.
Ironisnya, lokasi-lokasi tersebut hanya berjarak sekitar satu kilometer dari Kantor Camat, Koramil, dan Pos Polisi Labuhan Deli, Hingga kini, belum terlihat langkah penindakan tegas dari aparat penegak hukum (APH) maupun pemerintah setempat.
Polresta Pelabuhan Belawan Bungkam
Plt. Kapolresta Pelabuhan Belawan, AKBP Wahyudi Rahman, S.H., S.I.K., M.M., CPHR., CBA., belum memberikan tanggapan meski telah dihubungi melalui pesan singkat dan telepon.
Sementara itu, masyarakat berharap Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H.turun langsung menindak dugaan pembiaran tersebut.
"Kalau Kapolda tidak turun, citra Polri makin rusak di mata masyarakat. Warga sudah muak," ucap tokoh masyarakat setempat.
Untuk memastikan informasi ini diketahui pimpinan Polda Sumut, awak media juga telah mengirimkan pesan konfirmasi langsung kepada Irjen Whisnu melalui WhatsApp.
Catatan Redaksi:
Fenomena maraknya perjudian di kawasan Medan Utara menjadi tamparan bagi aparat penegak hukum. Masyarakat menunggu langkah nyata — bukan sekadar operasi sesaat yang berakhir tanpa hasil.
Polsek Kandis Bersama Satresnarkoba Polres Siak Gencarkan Razia, Tiga Tempat Hiburan Malam Jadi Sasaran
Hukrim
Menguji Keberanian DPR Bola Panas Syarat Pendidikan Wapres Gibran PascaPutusan MK
Nasional
Jakarta,asatupro.comKomisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mengingatkan pelaku usaha agar memenuhi kewajiban notifikasi atas transaksi pen
Hukrim
"Dag Dig Dug" Suksesi Panglima TNI Pergeseran Posisi Strategis dan Konsolidasi Perwira Tinggi
Nasional
Polemik Arena Diduga sabung ayam di Galang Memanas, Publik Tantang Ketegasan Satreskrim Polresta Deli Serdang
Peristiwa
Perkuat Pembinaan Kerohaniaan, Lapas Bangkinang Tanamkan Nilai Keimanan dan Kebaikan
Daerah
Satresnarkoba Polres Rohul Amankan Tiga Pria di Bonai Darussalam, Sita 4,43 Gram Sabu
Hukrim
KPK Bersurat ke Panglima TNI Terkait Kasus Korupsi Dana Bencana BNPB yang Libatkan Prajurit Aktif
Nasional
Polsek Jajaran seRohul Gelar Subuh Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas
Daerah
Medan, asatupro.com Sebanyak 445 mahasiswa Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI) Medan telah diwisuda dan sah menjadi sarjana, termasu
Perkebunan