ITSI Medan Wisuda 445 Mahasiswa, Rektor: Lulusannya Sudah Direkrut Industri Sawit Sebelum Wisuda
Medan, asatupro.com Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI) Medan yang berlokasi di kawasan Pancing, Deli Serdang, mewisuda 445 mahasisw
Perkebunan
Pertemuan tersebut membahas perkembangan terkini sejumlah komoditas pangan strategis, khususnya beras dan cabai, yang berpotensi mengalami tekanan harga akibat gangguan produksi dan distribusi pascabencana banjir dan longsor yang melanda beberapa wilayah sentra produksi di Sumatera Utara pada akhir November 2025.
Kepala Disperindag ESDM Sumut, Fitra Kurnia, menjelaskan bahwa bencana tersebut berdampak pada sejumlah wilayah penyangga pangan, termasuk daerah pemasok beras dari luar provinsi.
"Selama ini salah satu penyangga kebutuhan beras di Sumatera Utara berasal dari Aceh Tamiang. Bencana kemarin menyebabkan sebagian lahan sawah tertimbun lumpur," ujar Fitra.
Baca Juga:
Meski demikian, ia menegaskan bahwa kondisi Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di Sumatera Utara masih relatif aman, dengan stok sekitar 29 ribu ton.
Sementara itu, untuk komoditas cabai, Sumatera Utara tidak hanya berperan sebagai wilayah konsumsi, tetapi juga sebagai daerah pemasok bagi provinsi lain, seperti Riau, Kepulauan Riau, dan Bangka Belitung. Kondisi ini menjadikan pembentukan harga cabai di Sumatera Utara sangat dipengaruhi oleh dinamika pasar regional.
"Negosiasi antara pekebun cabai dan distributor terjadi setiap hari. Distributor dari Riau dan Batam umumnya berani menawar dengan harga lebih tinggi dibandingkan distributor lokal Sumatera Utara. Untuk menjaga keseimbangan pasar, setidaknya dibutuhkan pasokan sekitar 30 ton cabai setiap malam yang masuk ke pasar Sumut," ungkap Fitra.
Lebih lanjut, Disperindag ESDM Sumut menyampaikan rencana kebijakan pemerintah daerah untuk memperkuat tata kelola pasokan cabai melalui kerja sama antara Gapoktan cabai dan BUMD sebagai offtaker. Skema ini diharapkan dapat memberikan kepastian serapan bagi petani sekaligus memperkuat stabilitas pasokan. Seiring dengan rencana tersebut, Disperindag memandang perlu keterlibatan KPPU untuk memastikan kemitraan yang dibangun berjalan secara sehat dan tidak menimbulkan distorsi persaingan.
Baca Juga:
Dalam diskusi yang sama, turut disoroti kondisi perdagangan cabai di Pasar Induk Lau Cih Medan, sebagai pusat distribusi utama sayur dan buah di Sumatera Utara. Berdasarkan informasi lapangan, terdapat indikasi bahwa harga cabai di tingkat pedagang besar cenderung bergerak seragam setiap harinya, sehingga menarik untuk dikaji lebih mendalam dari perspektif struktur pasar dan perilaku pelaku usaha.
"Komoditas cabai ini menarik untuk kami jadikan Kajian KPPU Tahun 2026, terutama untuk melihat lebih jauh bagaimana struktur pasar, pola distribusi, serta keterkaitan pasar Sumatera Utara dengan wilayah lain memengaruhi fluktuasi harga. Rencana kami akan mengusulkan kajian kolaborasi terkait cabai antara KPPU, Bank Indonesia dan Pemerintah Provinsi Sumut.
Diharapkan, Kajian kolaboratif ini dapat menjadi fondasi bagi perbaikan tata kelola perdagangan cabai di Provinsi Sumatera Utara secara lebih berkelanjutan." ujar Ridho Pamungkas.
Selain beras dan cabai, pertemuan juga membahas perkembangan kebijakan terkait Minyakita, seiring diterbitkannya Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 43 Tahun 2025 tentang Minyak Goreng Sawit Kemasan dan Tata Kelola Minyak Goreng Rakyat. Regulasi tersebut mewajibkan distribusi Minyakita melalui Perum Bulog dan/atau BUMN pangan dengan porsi minimal 35 persen, yang diharapkan dapat memperbaiki tata kelola distribusi dan pengawasan.
Sebagai tindak lanjut, KPPU dan Disperindag ESDM Sumut sepakat untuk memperkuat koordinasi dalam pengawasan dan pemantauan komoditas beras, cabai, dan Minyakita di Sumatera Utara, khususnya dalam menghadapi potensi tekanan harga di awal tahun 2026.
Menutup pertemuan, Kepala Kantor Wilayah I KPPU menyerahkan hasil Kajian Minyakita Tahun 2025 kepada Kepala Disperindag ESDM Sumut sebagai bahan referensi dalam perumusan kebijakan pengendalian harga dan pengawasan distribusi ke depan.**
Medan, asatupro.com Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI) Medan yang berlokasi di kawasan Pancing, Deli Serdang, mewisuda 445 mahasisw
Perkebunan
Produktif di Balik Jeruji, Warga Binaan Rutan Dumai Kembangkan Tanaman Cabai
Daerah
Kelas IIA Bangkinang Gelar Coffee Morning dan Sarapan Pagi Bersama Insan PersKamis, 15 Oktober 2026 1017 WIB
Daerah
Ramces Pandiangan Seret Dugaan Pengerusakan ke Ranah Hukum, Laporan Resmi Masuk Polda Sumut
Peristiwa
Dugaan Jual Beli Jabatan Kasubbag TU Kemenag Medan Disorot, Forum Warga Bersatu Desak Klarifikasi dan Pemeriksaan
Peristiwa
Pangdam I/BB Terima Dir SDM Kuathan Kemhan, Bahas Aturan Status Gugur Prajurit TNI
Nasional
Selamat Ulang Tahun Yang Berbahagia, Bapak M. ARIP, S.H.Ketua DPD PEKAT IB Kota Pekanbaru
Sosok
DPC GMNI Jakarta Timur Meminta Pertanggungjawaban Moral Kementerian ATR/BPN DAN BPN Jakarta Timur Atas Dugaan Buruknya Pelayanan Publik
Nasional
LMND Sumut dan Binjai Geruduk Balai Kota, Lempar 81 Telur Busuk Desak Kejelasan CSR, Perbaikan Jalan, dan Evaluasi Pencopotan Kepling
Peristiwa
Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf (Mualem), melantik Taufik, ST, MSi, sebagai Pejabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh.
Daerah