DPW PSI Sumut Serahkan 8 SK DPC Kota Pematang Siantar, Tegaskan Kesiapan Sukseskan HUT dan Rapimnas di Surabaya
DPW PSI Sumut Serahkan 8 SK DPC Kota Pematang Siantar, Tegaskan Kesiapan Sukseskan HUT dan Rapimnas di Surabaya
Politik
Sabang,asatupro.com-Mantan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Sabang, Zulkifli, PZ yang vokal berbicara kata politik nya, Mulai angkat bicara yang sudah sekian lama terpendam, kekecewaan nya melihat kinerja BPKS (Badan Pengusahaan Kawasan Sabang) yang sudah 25 tahun mengelola Daerah Pelabuhan dan Perdagangan Bebas Sabang, yang sudah dikenal dengan Free Port nya.
Sabang masih jauh tertinggal dengan daerah daerah lain di Indonesia, terkesan seperti nya free port Sabang tidak bertuan, kata nya kepada Asatupro.com, Kamis Malam (28/8/2025) jam 20.15 Wib.
Kalau kita melihat 25 tahun sudah BPKS mengelola free port Sabang bukan sedikit anggaran APBN yang terkuras Triliunan sudah, mengapa Free Port Sabangmasih terlihat seperti ini, kata nya.
Menurutnya, Triliunan sudah Dana APBN terkuras untuk membangun dan mengembangkan Daerah Pelabuhan dan Perdagangan Bebas Sabang, Bila dana sebesar itu di kelola dengan Management wawasan dan Pengalaman yang cukup, Mungkin free port Sabang sudah maju dan berkembang, hasil dari pengembangan free port tersebut dapat dirasakan dan dinikmati oleh seluruh masyarakat.
Baca Juga:
Ini yang ada terlihat Gonta ganti pimpinan dan yang lain nya, belum lagi terdengar diduga di BPKS ada kelompok kelompok yang mencari kepentingan yang bertujuan untuk memperkaya diri, bukan memikirkan bagai mana caranya kita mencerminkan Sabang kembali.
Sebenarnya, BPKS "Malu" dengan masyarakat Sabang, yang dipercaya oleh pemerintah Aceh untuk membangun dan mengembangkan free port Sabang, kenyataan nya diduga BPKS tidak mampu menghidupkan dan mengembangkan free port Sabang untuk dimasa depan Sabangatau Aceh ke depan yang lebih baik lagi menuju kesejahteraan dan kemakmuran rakyat, lebih bagus BPKS di tutup, itu lebih bagus, dengan bahasa politiknya.
Ia juga meminta kepada DKS (Dewan Kawasan Sabang) yang di ketuai, Gubernur Aceh - Anggota Wali kota Sabang dan Bupati Aceh Besar, Kinerja BPKS selama ini di duga tidak menguntungkan Daerah dan masyarakat Sabang.
Baca Juga:
Kini masyarakat Sabang sudah melihat kinerja BPKS tidak mampu menghidup kan dan mengembangkan Free Port Sabang untuk kembali mencerminkan kehidupan masyarakat, yang ada pada saat ini, pengangguran meningkat - lapangan kerja tertutup - ekonomi susah - masyarakat mengeluh, ini yang membuat berat nya kekecewaan dan tidak percaya kepada BPKS.
Kami tidak butuh ada BPKS di Sabang - kami tidak butuh bantuan Dari BPKS yang kami butuh kan saat ini terbuka luas nya lapangan pekerjaan di Sabang, kata tegas nya.
DPW PSI Sumut Serahkan 8 SK DPC Kota Pematang Siantar, Tegaskan Kesiapan Sukseskan HUT dan Rapimnas di Surabaya
Politik
Sijunjung Peringati Hari Santri Nasional 2026 Ribuan Santri dan Tokoh Berkumpul di Kamang Baru
Daerah
ALI YUSRAN GEA Perlihatkan Surat Persetujuan Relokasi RS KELAS D PRATAMA Dari Kemenkes di Hadapan Hakim
Hukrim
Anggota Komis XIII DPR RI Kunjungi Lapas Bangkinang, Tinjau Pembinaan dan Sarana Prasarana
Nasional
Dugaan Jaringan Judol Kamboja di Medan Diungkap Ditressiber Polda Sumut, Lima Orang Ditangkap
Hukrim
Munas APPI 2026 Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers
Nasional
Perkuat Sinergi Hukum! Tim Jampidmil Kejagung Audiensi dengan Pangdam I/BB di Medan
Nasional
Dikonfirmasi Temuan BPK, Kadis LH Karo Nius Ginting Bingung Saya Jawabnya
Daerah
Tolak Laporan Korban Penganiayaan Oknum Pengusaha, Bandot CS
Peristiwa
Bahlil Tegaskan Golkar Fokus Raih Kursi DPR, Bukan Posisi Presiden atau Wapres
Politik