Dairi,asatupro.com—Komitmen Pemkab Dairi memperkuat layanan kesehatan dasar berbuah apresiasi. Empat Posyandu terbaik yang telah berhasil menjalankan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) Siklus Hidup mendapat penghargaan berupa tenda dan baju posyandu.
Pemberian apresiasi tersebut dilaksanakan dalam Rapat Koordinasi Tim Pembina Posyandu Kabupaten Dairi Tahun 2026 yang digelar di Sapo The Hotel Sasta, Jl. Sisingamangaraja No.80 Batang Beruh, Senin (19/10/2026).
Rakor dibuka oleh Sekretaris Daerah Surung Charles Bantjin yang diwakili Asisten Administrasi Umum Dapot Tamba.
Adapun 4 Posyandu terbaik tersebut adalah:
Baca Juga:
- Posyandu Tekwa, Desa Karing, Kec. Berampu
- Posyandu Anggrek, Desa Lae Hole, Kec. Parbuluan
- Posyandu Mawar, Desa Lau Kersik, Kec. Gunung Sitember
- Posyandu Pea Sanggar, Desa Ujung Teran, Kec. Tigalingga
Ketua Tim Pembina Posyandu Dairi Rita Puspita Vickner Sinaga yang diwakili Wakil Ketua Sri Dewi Wahyu Sagala menegaskan, Posyandu merupakan pilar utama dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Posyandu adalah garda terdepan pelayanan publik di tingkat desa yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar warga.
"Posyandu memiliki tugas membantu kepala desa dalam pemberdayaan masyarakat, perencanaan pembangunan, serta meningkatkan kualitas pelayanan di desa dan kelurahan," ujarnya.
Ia menambahkan, pada Mei hingga Juni 2026, Tim Pembina Posyandu bersama Dinas Kesehatan telah melaksanakan Bimtek di 15 kecamatan, dengan menekankan pentingnya Posyandu berbasis 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) termasuk penyusunan SK Posyandu 6 SPM.
Baca Juga:
Namun hingga kini masih ada desa yang belum menyampaikan SK tersebut. Untuk itu, ia meminta dukungan Camat dan Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan untuk terus mendorong pemerintah desa segera menyelesaikan SK sesuai ketentuan.
Sementara itu, Sekda melalui Asisten Administrasi Umum menyampaikan, Rakor ini sangat penting untuk menyamakan persepsi, memperkuat sinergi, dan koordinasi lintas sektor. Kerja sama yang erat diperlukan agar fungsi Posyandu benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Ia juga meminta seluruh tim pembina meningkatkan koordinasi intensif, mencari solusi bersama atas kendala di lapangan, mensinergikan program OPD dalam mendukung Posyandu, serta meningkatkan kapasitas para kader yang menjadi ujung tombak pelayanan.
Turut hadir Kadis Kesehatan Henry Manik, Kadis PMD Simon Tony Malau, Kepala Bappeda Romedi Bangun, Kadis Sosial Tumpal Daud Pasaribu, para Camat, Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan, Kepala Desa, serta TP PKK Dairi.
Tags
beritaTerkait
komentar