Hakim PN Medan : "Absen Lagi Dalam Persidangan Ada Konsekuensi Hukum"
Hakim PN Medan "Absen Lagi Dalam Persidangan Ada Konsekuensi Hukum"
Hukrim
Aceh Besar,asatupro.com– Rapat Pimpinan (Rapim) Polda Aceh Tahun 2026 resmi ditutup pada hari kedua pelaksanaannya di Hotel The Pade, Aceh Besar, Rabu (25/2/2026).
Penutupan kegiatan dipimpin Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, S. I. K, mewakili Kapolda Aceh, didampingi para Pejabat Utama (PJU), serta diikuti para Kapolres dan pejabat satuan kerja jajaran sebagai peserta Rapim.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 24–25 Februari 2026 tersebut merupakan tindak lanjut dari Rapim TNI-Polri dan Rapim Polri Tahun 2026 di tingkat pusat. Melalui forum strategis ini, jajaran Polda Aceh menegaskan komitmen dan kesiapan penuh dalam mengamankan serta menyukseskan rencana kerja pemerintah tahun 2026, khususnya di wilayah Provinsi Aceh.
Wakapolda Aceh dalam arahannya menegaskan bahwa Rapim menjadi momentum strategis untuk menyelaraskan kebijakan dan langkah operasional di wilayah hukum Polda Aceh dengan arah kebijakan nasional yang telah ditetapkan pemerintah dan pimpinan Polri.
"Seluruh Kapolres dan jajaran agar melaksanakan pengawasan dan pembinaan anggota secara melekat, guna memastikan pelaksanaan tugas berjalan profesional, humanis, dan sesuai ketentuan yang berlaku," tegas Wakapolda Aceh.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga soliditas internal serta memperkuat sinergitas dengan TNI, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan.
Langkah tersebut dinilai krusial dalam memelihara stabilitas kamtibmas sekaligus mendukung program prioritas nasional di Aceh, sambung Wakapolda.
Selain itu, peningkatan profesionalisme, responsivitas, dan kualitas pelayanan publik menjadi atensi khusus dalam Rapim kali ini. Hal tersebut diyakini sebagai kunci utama dalam memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri, ujarnya.
Selama dua hari pelaksanaan, Rapim diisi dengan pemaparan program kerja, evaluasi pelaksanaan tugas tahun sebelumnya, serta penyusunan langkah-langkah strategis untuk tahun 2026. Untuk memperkaya perspektif kebijakan, kegiatan juga menghadirkan diskusi panel bersama praktisi hukum dan pakar penanganan bencana, lanjutnya.
Melalui Rapim Polda Aceh Tahun 2026 ini, seluruh jajaran diharapkan memiliki kesamaan visi, persepsi, dan langkah strategis dalam pelaksanaan tugas ke depan, guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif serta mendukung percepatan pembangunan di Provinsi Aceh, jelasnya lagi.
Kegiatan berlangsung sesuai jadwal yang telah ditetapkan dan menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis sebagai pedoman pelaksanaan tugas jajaran Polda Aceh ke depan, pungkas Wakapolda Aceh.rel.
Hakim PN Medan "Absen Lagi Dalam Persidangan Ada Konsekuensi Hukum"
Hukrim
Kapolri Jenderal Suyudi Tegaskan Tak Ada Kompromi bagi Pelaku Kejahatan dan Bekingnya
Nasional
Simalungun,asatupro.comKomisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) melakukan kunjungan dan diskusi dengan PT Kawasan Industri Nusantara (KINRA)
Ekonomi
Tingkatkan Kompetensi Petugas, Lapas Pasir Pangarayan Ikuti Bimtek Supervisi Asesor dan Sosialisasi Pembekalan Petugas Pos Bapas
Daerah
Kunjungan Kerohanian, Posbakumadin Fota dan Gereja Katolik ST. Fransiskus Xaverius Dumai Gelar Ibadah Bersama Warga Binaan Rutan Dumai
Daerah
Apel Pagi, Kalapas Pasir Pangarayan Sematkan Kenaikan Pangkat dan Berikan Penghargaan Pegawai Teladan
Daerah
HUT Humas Polri ke75, Polres Rohul Salurkan Bansos Berupa Sembako untuk Masyarakat Desa Koto Tinggi
Daerah
Pimpin Apel Pagi, Kalapas Bangkinang Perkuat Semangat Pengabdian dan Pelayanan Prima
Daerah
Jakarta,asatupro.com Didukung penuh oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengeluarkan kebijakan mengenai pe
Keuangan
Diduga Judi Tembak Ikan Bebas Beroperasi di Kawasan Pos 3 Batalyon 125/Simbisa Panglima TNI dan Pangdam I/BB Didesak Turun Tangan!
Hukrim