<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.asatupro.com/</link>
        <description>situs berita akurat dari sumber terpercaya</description>
        <lastBuildDate>Thu, 01 Oct 2026 23:47:51 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Presiden Prabowo Kembali Lakukan Reshuffle Kabinet Merah Putih, Ini Daftar Lengkap Pejabat yang Dilantik</guid>
            <pubDate>Thu, 01 Oct 2026 15:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Presiden Prabowo Kembali Lakukan Reshuffle Kabinet Merah Putih, Ini Daftar Lengkap Pejabat yang Dilantik]]></title>
            <description><![CDATA[Presiden Prabowo Kembali Lakukan Reshuffle Kabinet Merah Putih, Ini Daftar Lengkap Pejabat yang Dilantik]]></description>
            <content><![CDATA[<p></p><p><b><a href="https://www.asatupro.com/tag/jakarta/" target="_blank">Jakarta</a>,<a class="c_primary" href="https://www.asatupro.com">asatupro.com</a>-</b>Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi kembali melakukan perombakan (reshuffle) jajaran menteri dan pejabat tinggi negara dalam <a href="https://www.asatupro.com/tag/kabinet-merah-putih/" target="_blank">Kabinet Merah Putih</a> di Istana Kepresidenan, <a href="https://www.asatupro.com/tag/jakarta/" target="_blank">Jakarta</a>.</p><p>Pelantikan sejumlah posisi strategis ini mencakup jajaran menteri koordinator, menteri, kepala badan, hingga pimpinan tinggi Polri.</p><p>​Berikut adalah daftar lengkap pejabat negara yang dilantik oleh Presiden Prabowo:</p><p>​<b>Menteri Koordinator dan Menteri</b></p><ol><li><b>Bahlil Lahadalia </b>&ndash; Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi (merangkap sebagai Menteri ESDM)</li><li>​<b>Sugiono</b> &ndash; Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK)</li><li>​<b>Dudung Abdurachman</b> &ndash; Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Polkam)</li><li>​<b>Arrmanatha Nasir</b> &ndash; Menteri Luar Negeri (Menlu)</li><li>​<b>M. Sarmuji</b> &ndash; Menteri Perindustrian (Menperin)</li></ol><p><b>Wakil Menteri Koordinator dan Wakil Menteri</b></p><ol><li><b>Drajat Hari Wibowo</b> &ndash; Wakil Menteri Koordinator Perekonomian</li><li>​<b>Luky Alfirman</b> &ndash; Wakil Menteri Keuangan</li><li>​<b>Nurkholish Ibnu Amman</b> &ndash; Wakil Menteri Keuangan</li><li>​<b>Muhamad Soleh Mustofa</b> &ndash; Wakil Menteri Pertanian</li><li>​<b>Irwan Meilano</b> &ndash; Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP)</li></ol><p><b>Kepala Lembaga, Badan, dan Pimpinan Tinggi Polri</b></p><ol><li><b>Listyo Sigit Prabowo </b>&ndash; Kepala Staf Kepresidenan (KSP)</li><li>​<b>Komjen Pol Suyudi Ario Seto</b> &ndash; Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri)</li><li>​<b>Komjen Pol Wahyu Hadiningrat</b> &ndash; Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri)</li><li>​<b>Dedi Prasetyo </b>&ndash; Kepala Badan Reforma Agraria Nasional</li><li>​<b>Fadil Imran</b> &ndash; Wakil Kepala Badan Otorita Pantai Utara Jawa</li><li>​<b>Arianto Wibowo</b> &ndash; Wakil Kepala BPKP</li></ol><p><b>Ombudsman Republik Indonesia</b></p><ol><li><b>Nuzran Joher </b>&ndash; Ketua Ombudsman</li><li><b>Radyan Sam</b> &ndash; Anggota Ombudsman</li></ol><p>​Perombakan kabinet kali ini menghadirkan sejumlah dinamika penting, di antaranya pergeseran posisi tokoh-tokoh strategis serta masuknya nama Jenderal Polisi (Purn/Aktif) Listyo Sigit Prabowo menempati posisi baru sebagai Kepala Staf Kepresidenan (<a href="https://www.asatupro.com/tag/ksp/" target="_blank">KSP</a>), yang kepemimpinan di Korps Bhayangkara kini resmi diestafetkan kepada <a href="https://www.asatupro.com/tag/kapolri/" target="_blank">Kapolri</a> baru, Komjen Suyudi Ario Seto.</p><p></p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/10/_6320_Presiden-Prabowo-Kembali-Lakukan-Reshuffle-Kabinet-Merah-Putih--Ini-Daftar-Lengkap-Pejabat-yang-Dilantik.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.asatupro.com/nasional/3845/presiden-prabowo-kembali-lakukan-reshuffle-kabinet-merah-putih-ini-daftar-lengkap-pejabat-yang-dilantik/</link>
            <author><![CDATA[zulham]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Mafia BBM Bersubsidi Beraksi di KIM: Truk Tangki Siluman Masuk PT Medan Tropical Canning Diduga Bekingan Oknum Aparat</guid>
            <pubDate>Thu, 01 Oct 2026 14:14:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Mafia BBM Bersubsidi Beraksi di KIM: Truk Tangki Siluman Masuk PT Medan Tropical Canning Diduga Bekingan Oknum Aparat]]></title>
            <description><![CDATA[Mafia BBM Bersubsidi Beraksi di KIM Truk Tangki Siluman Masuk PT Medan Tropical Canning Diduga Bekingan Oknum Aparat]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>,<a class="c_primary" href="https://www.asatupro.com">asatupro.com</a>-</b>Praktik lancung penyelewengan bahan bakar minyak (<a href="https://www.asatupro.com/tag/bbm/" target="_blank">BBM</a>) bersubsidi jenis solar kembali mencoreng penegakan hukum di kawasan industri Sumatera Utara. Sebuah truk tangki industri berwarna biru-putih tanpa identitas perusahaan kedapatan bebas keluar-masuk ke area pabrik PT <a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> Tropical Canning yang berlokasi di <a href="https://www.asatupro.com/tag/kawasan-industri-medan/" target="_blank">Kawasan Industri </a><a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> (KIM), Jalan Pulau Kangean, Kecamatan <a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> Deli, Kota <a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>, Kamis (1/10/2026).</p><p>Aksi kebal hukum ini pertama kali terendus berkat laporan warga sekitar yang curiga dengan mobilitas kendaraan pengangkut bahan bakar tanpa logo maupun penanda resmi perusahaan tersebut. Berbekal informasi tersebut, tim media langsung turun ke lapangan untuk melakukan pemantauan investigatif.</p><p>​<b>Warga Ungkap Praktik Ilegal, Singgung "Bekingan" Oknum Aparat</b></p><p>Keberadaan truk tangki "siluman" pengangkut solar bersubsidi ini menuai keresahan mendalam di tengah masyarakat. Seorang warga setempat berinisial WH (39) mengungkapkan bahwa aktivitas ilegal tersebut sudah berlangsung berulang kali tanpa ada sentuhan hukum.</p><p>​"Mobil truk biru putih itu sudah sering keluar masuk ke dalam perusahaan itu, Bang. Bekingnya <a href="https://www.asatupro.com/tag/tni/" target="_blank">TNI</a> sama <a href="https://www.asatupro.com/tag/polisi/" target="_blank">Polisi</a>," ungkap WH dengan nada geram kepada awak media.</p><p>​Pernyataan ini mengindikasikan adanya dugaan keterlibatan oknum aparat penegak hukum yang sengaja memuluskan distribusi <a href="https://www.asatupro.com/tag/bbm/" target="_blank">BBM</a> bersubsidi ilegal demi meraup keuntungan pribadi di atas penderitaan rakyat kecil.</p><p>​<b>Perusahaan Bungkam, Manajemen PT <a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> Tropical Canning Tutup Mulut</b></p><p>​Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media di lokasi kejadian tidak membuahkan hasil. Pihak keamanan (security) yang berjaga di gerbang PT <a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> Tropical Canning memilih bungkam dan menolak memberikan keterangan resmi terkait aktivitas keluar-masuk truk tangki bermuatan solar tersebut.</p><p>​Hingga berita ini diterbitkan, manajemen PT <a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> Tropical Canning sama sekali belum memberikan klarifikasi terbuka terkait dugaan penggunaan <a href="https://www.asatupro.com/tag/bbm/" target="_blank">BBM</a> bersubsidi di lingkungan pabrik mereka. Sikap tertutup ini semakin memperkuat kecurigaan publik adanya praktik curang di balik operasional perusahaan.</p><p><b>Ancaman Pidana Berat: Maling Hak Rakyat Kecil</b></p><p>​Dugaan penggunaan solar subsidi oleh sektor industri merupakan kejahatan telak terhadap negara. Tindakan ini jelas melanggar ketentuan hukum tegas sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, sebagaimana telah diubah melalui Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang.</p><p>Dalam Pasal 55 jo. Pasal 40 angka 9 regulasi tersebut, ditegaskan bahwa:</p><p>​"Setiap orang yang menyalahgunakan pengangkutan dan/atau niaga bahan bakar minyak, bahan bakar gas, dan/atau liquefied petroleum gas yang disubsidi pemerintah dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan denda paling tinggi Rp60.000.000.000,00 (enam puluh miliar rupiah)."</p><p>​Masyarakat menilai, jika terbukti digunakan untuk kepentingan korporasi industri, tindakan ini tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga merampas hak-hak kelompok rentan seperti nelayan dan petani yang seharusnya menjadi sasaran utama subsidi energi.</p><p>​"Kalau benar digunakan industri, ini sangat merugikan negara dan masyarakat kecil seperti nelayan dan petani," ujar warga lainnya dengan nada kecewa.</p><p>​<b>Desakan Tegas: <a href="https://www.asatupro.com/tag/aph/" target="_blank">APH</a> dan Lembaga Terkait Jangan Tutup Mata!</b></p><p>​Publik kini menuntut ketegasan dari aparat penegak hukum (<a href="https://www.asatupro.com/tag/aph/" target="_blank">APH</a>) serta lembaga pengawas terkait, mulai dari Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Kementerian ESDM, <a href="https://www.asatupro.com/tag/pt-pertamina/" target="_blank">PT Pertamina</a> (Persero), hingga jajaran Kepolisian Republik Indonesia.</p><p>​Masyarakat mendesak agar segera dilakukan investigasi mendalam, penggerebekan, serta penindakan hukum tanpa pandang bulu terhadap manajemen PT <a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> Tropical Canning maupun pihak-pihak di balik layar yang berani membekingi mafia <a href="https://www.asatupro.com/tag/bbm/" target="_blank">BBM</a> bersubsidi ini. Negara tidak boleh kalah oleh sindikat pencatut solar rakyat!</p><p>Redaksi asatupro.com senantiasa menjunjung tinggi prinsip profesionalisme, keberimbangan, dan kode etik jurnalistik sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.</p><p>Terkait pemberitaan ini, redaksi membuka ruang seluas-luasnya dan siap menerima tanggapan, klarifikasi, maupun hak jawab dari manajemen PT <a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> Tropical Canning serta instansi berwenang terkait demi terciptanya informasi yang akurat dan berimbang bagi publik.</p><p><p></p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/10/_4297_Mafia-BBM-Bersubsidi-Beraksi-di-KIM--Truk-Tangki-Siluman-Masuk-PT-Medan-Tropical-Canning-Diduga-Bekingan-Oknum-Aparat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.asatupro.com/hukrim/3848/mafia-bbm-bersubsidi-beraksi-di-kim-truk-tangki-siluman-masuk-pt-medan-tropical-canning-diduga-bekingan-oknum-aparat/</link>
            <author><![CDATA[zulham]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dari JCS Hingga Ruang Aspirasi, KAMMI Sumut Apresiasi Langkah Kapolrestabes Medan</guid>
            <pubDate>Thu, 01 Oct 2026 13:13:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dari JCS Hingga Ruang Aspirasi, KAMMI Sumut Apresiasi Langkah Kapolrestabes Medan]]></title>
            <description><![CDATA[Dari JCS Hingga Ruang Aspirasi, KAMMI Sumut Apresiasi Langkah Kapolrestabes Medan]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>,<a class="c_primary" href="https://www.asatupro.com">asatupro.com</a>-</b>Pimpinan Wilayah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (<a href="https://www.asatupro.com/tag/pw-kammi/" target="_blank">PW KAMMI</a>) Sumatera Utara menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Kapolrestabes <a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> Kombes Pol. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H., bersama jajaran Polrestabes <a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta pelayanan kepada masyarakat Kota <a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>.</p><p>Ketua <a href="https://www.asatupro.com/tag/pw-kammi/" target="_blank">PW KAMMI</a> Sumatera Utara, Irham Sadani Rambe, S.H., mengatakan sejumlah kebijakan dan terobosan yang dilakukan Kapolrestabes <a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> menunjukkan adanya upaya menghadirkan kepolisian yang lebih responsif, dekat dengan masyarakat, serta mengedepankan pendekatan humanis.</p><p>"<a href="https://www.asatupro.com/tag/pw-kammi/" target="_blank">PW KAMMI</a> Sumatera Utara mengapresiasi seluruh kinerja Kapolrestabes <a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> Kombes Pol. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak bersama seluruh jajarannya. Kami melihat ada sejumlah terobosan yang memberikan dampak positif terhadap keamanan dan pelayanan masyarakat di Kota <a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>," ujar Irham Sadani Rambe.</p><p>Menurut Irham, salah satu terobosan yang patut diapresiasi adalah program <a href="https://www.asatupro.com/tag/jcs/" target="_blank">JCS</a> (Jaga, Cegah, Sigap) yang dibentuk untuk merespons dan menangani kejahatan jalanan.</p><p>Dalam kurun 36 hari, Tim <a href="https://www.asatupro.com/tag/jcs/" target="_blank">JCS</a> bersama jajaran Polrestabes <a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> dilaporkan mengungkap 123 kasus kejahatan jalanan dengan 145 tersangka serta membongkar sejumlah gudang penampungan kendaraan yang diduga berkaitan dengan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor.</p><p>"Program <a href="https://www.asatupro.com/tag/jcs/" target="_blank">JCS</a> menunjukkan bahwa Polrestabes <a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> berusaha menghadirkan respons yang cepat terhadap persoalan kejahatan jalanan. Bagi masyarakat, kecepatan polisi dalam mencegah dan menangani kejahatan tentu menjadi bagian penting dari rasa aman," kata Irham.</p><p>Selain penanganan kejahatan jalanan, <a href="https://www.asatupro.com/tag/pw-kammi/" target="_blank">PW KAMMI</a> Sumut juga menyoroti program "<a href="https://www.asatupro.com/tag/berkantor-di-polsek/" target="_blank">Berkantor di Polsek</a>"yang menjadi bagian dari kebijakan Commander Wish Kapolrestabes <a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>.</p><p>Program tersebut dilakukan dengan turun langsung ke tingkat Polsek untuk melihat kondisi personel, mengevaluasi pelaksanaan tugas, memperkuat soliditas internal, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.</p><p>"Kami menilai program <a href="https://www.asatupro.com/tag/berkantor-di-polsek/" target="_blank">Berkantor di Polsek</a> merupakan pendekatan yang baik. Pimpinan turun langsung melihat kondisi di lapangan, mendengar persoalan anggota dan memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan. Ini menunjukkan bahwa kepemimpinan tidak hanya berada di balik meja," ujar Irham.</p><p><b>Dinilai Membangun Pendekatan Kepolisian yang Humanis</b></p><p>Irham juga menilai kepemimpinan <a href="https://www.asatupro.com/tag/kombes-pol--jean-calvijn-simanjuntak/" target="_blank">Kombes Pol. Jean Calvijn Simanjuntak</a> telah mendorong terbentuknya pendekatan yang lebih humanis antara kepolisian dan masyarakat di Kota <a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>.</p><p>Menurutnya, pendekatan humanis bukan berarti mengurangi ketegasan dalam penegakan hukum. Polisi tetap harus tegas terhadap pelaku kejahatan, namun juga mampu membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat.</p><p>"Kami melihat Kapolrestabes <a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> berusaha membangun wajah kepolisian yang humanis di Kota <a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>. Humanis bukan berarti lembek dalam penegakan hukum. Polisi tetap harus tegas terhadap kejahatan, tetapi pada saat yang sama mampu berkomunikasi, mendengar aspirasi dan menghargai masyarakat," tegas Irham.</p><p>Pendekatan tersebut, lanjutnya, juga terlihat dalam pengamanan kegiatan penyampaian aspirasi mahasiswa. Dalam salah satu aksi mahasiswa di depan <a href="https://www.asatupro.com/tag/dprd/" target="_blank">DPRD</a> Kota <a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> pada Juni 2026, Kapolrestabes <a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> disebut turun langsung dan membantu menjembatani komunikasi antara massa aksi dengan pihak <a href="https://www.asatupro.com/tag/dprd/" target="_blank">DPRD</a> setelah sempat terjadi ketegangan.</p><p>"Bagi kami, ruang demokrasi harus tetap dijaga. Mahasiswa memiliki hak menyampaikan pendapat, sementara kepolisian memiliki tanggung jawab menjaga keamanan. Ketika kedua hal tersebut dapat dipertemukan melalui komunikasi yang baik, maka situasi dapat tetap kondusif tanpa menghilangkan substansi aspirasi masyarakat," katanya.</p><p><b>Pemberantasan <a href="https://www.asatupro.com/tag/narkoba/" target="_blank">Narkoba</a> dan Kejahatan Jalanan</b></p><p><a href="https://www.asatupro.com/tag/pw-kammi/" target="_blank">PW KAMMI</a> Sumut juga memberikan apresiasi terhadap langkah Polrestabes <a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> dalam pemberantasan narkoba, perjudian, serta berbagai bentuk kejahatan yang dinilai meresahkan masyarakat.</p><p>Irham menilai persoalan keamanan di Kota <a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> membutuhkan pendekatan yang menyeluruh, mulai dari pencegahan, patroli, penindakan, hingga membangun kesadaran masyarakat.</p><p>"Pemberantasan narkoba, perjudian dan kejahatan jalanan harus dilakukan secara konsisten. Kami berharap langkah-langkah yang sudah dilakukan Polrestabes <a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> dapat terus dilanjutkan dan diperkuat, terutama di wilayah yang selama ini menjadi titik rawan," ungkapnya.</p><p><b>Polisi Harus Terus Dekat dengan Masyarakat</b></p><p>Irham menegaskan, apresiasi yang disampaikan <a href="https://www.asatupro.com/tag/pw-kammi/" target="_blank">PW KAMMI</a> Sumut bukan berarti menghilangkan fungsi kontrol masyarakat sipil terhadap institusi kepolisian.</p><p>Menurutnya, organisasi mahasiswa tetap memiliki tanggung jawab memberikan kritik apabila terdapat kebijakan atau tindakan aparat yang perlu diperbaiki.</p><p>"Apresiasi dan kritik adalah dua hal yang tidak harus dipertentangkan. Ketika ada kinerja yang baik, tentu patut kita apresiasi. Ketika ada kekurangan, masyarakat sipil juga harus tetap memberikan kritik secara konstruktif," jelasnya.</p><p>Ia berharap kepemimpinan <a href="https://www.asatupro.com/tag/kombes-pol--jean-calvijn-simanjuntak/" target="_blank">Kombes Pol. Jean Calvijn Simanjuntak</a> dapat terus memperkuat hubungan antara Polrestabes <a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> dengan mahasiswa, pemuda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat sipil.</p><p>"Kami berharap Polrestabes <a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> terus mempertahankan pendekatan humanis, meningkatkan transparansi pelayanan, mempercepat respons terhadap laporan masyarakat dan tetap tegas terhadap pelaku kejahatan. Keamanan Kota <a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> adalah kepentingan bersama," tutup Irham Sadani Rambe.</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/10/_2609_Dari-JCS-hingga-Ruang-Aspirasi--KAMMI-Sumut-Apresiasi-Langkah-Kapolrestabes-Medan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.asatupro.com/medan/3847/dari-jcs-hingga-ruang-aspirasi-kammi-sumut-apresiasi-langkah-kapolrestabes-medan/</link>
            <author><![CDATA[zulham]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Hari Jadi ke-79 Dairi, Wabup Wahyu Daniel Sagala Ajak Warga Bangkit Bersama Wujudkan Dairi Semakin Tangguh</guid>
            <pubDate>Thu, 01 Oct 2026 10:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Hari Jadi ke-79 Dairi, Wabup Wahyu Daniel Sagala Ajak Warga Bangkit Bersama Wujudkan Dairi Semakin Tangguh]]></title>
            <description><![CDATA[Hari Jadi ke79 Dairi, Wabup Wahyu Daniel Sagala Ajak Warga Bangkit Bersama Wujudkan Dairi Semakin Tangguh]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Dairi,<a class="c_primary" href="https://www.asatupro.com">asatupro.com</a>&mdash;Suasana khidmat dan penuh semangat kebangsaan menyelimuti Lapangan Upacara <a href="https://www.asatupro.com/tag/kabupaten-dairi/" target="_blank">Kabupaten Dairi</a>, Kamis (1/10/2026). <a href="https://www.asatupro.com/tag/wakil-bupati/" target="_blank">Wakil Bupati</a> Dairi Wahyu Daniel Sagala tampil sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang dirangkai dengan Hari Jadi <a href="https://www.asatupro.com/tag/kabupaten-dairi/" target="_blank">Kabupaten Dairi</a> ke-79.</p><p>Dalam kesempatan tersebut, Wabup Wahyu membacakan sambutan resmi Bupati Dairi di hadapan jajaran Forkopimda, ASN, TNI/Polri, organisasi wanita, hingga pelajar dari SD hingga perguruan tinggi.</p><p>Peringatan tahun ini mengusung dua tema besar yang saling menguatkan. Untuk Hari Kesaktian Pancasila mengangkat tema "Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur". Tema ini menjadi pengingat bahwa Pancasila adalah landasan utama untuk menjaga persatuan dan kerukunan di tengah keberagaman masyarakat Dairi.</p><p>Sementara untuk Hari Jadi <a href="https://www.asatupro.com/tag/kabupaten-dairi/" target="_blank">Kabupaten Dairi</a> ke-79, tema yang diusung adalah "Bangkit Bersama, Semakin Tangguh".</p><p>Menurut Wahyu, kemajuan Dairi bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi dari semua pihak, mulai dari pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan.</p><p>"Bangkit Bersama dimaknai sebagai semangat membangun melalui gotong royong, sementara Semakin Tangguh berarti kesiapan kita menghadapi perubahan dan berbagai tantangan pembangunan," ujar Wahyu saat membacakan sambutan Bupati.</p><p>Pemerintah <a href="https://www.asatupro.com/tag/kabupaten-dairi/" target="_blank">Kabupaten Dairi</a>, lanjut Wahyu, berkomitmen memperkuat pelayanan publik yang transparan dan akuntabel. Pembangunan akan terus didorong di semua sektor strategis, mulai dari pertanian, UMKM, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.</p><p>Wahyu juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat dan mitra pembangunan yang telah berkontribusi bagi kemajuan <a href="https://www.asatupro.com/tag/kabupaten-dairi/" target="_blank">Kabupaten Dairi</a> selama 79 tahun perjalanannya.</p><p>Ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Pancasila sebagai landasan, gotong royong sebagai kekuatan, dan kesejahteraan masyarakat sebagai tujuan utama pembangunan.</p><p>"Dengan bangkit bersama, kita akan menjadi semakin tangguh dalam mewujudkan Dairi yang semakin maju, sejahtera, bermartabat dan berkelanjutan," demikian pesan Bupati Dairi yang disampaikan Wabup Wahyu.</p><p>Upacara berlangsung dengan khidmat. Wabup Wahyu yang tampil mengenakan pakaian adat Pakpak lengkap dengan oles dan topi adat, terlihat gagah memimpin penghormatan.</p><p>Turut hadir dalam upacara tersebut unsur Forkopimda, Anggota DPRD Fitrianto Berampu, mewakili Kapolres Dairi, mewakili Dandim 0206 Dairi, Kepala Kejaksaan Negeri Dairi Bima Yudha Asmara, S.H., M.H., mewakili Ketua Pengadilan Negeri Sidikalang, para Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Camat, para ASN, TNI/Polri, TP PKK, Persit, Bhayangkari, serta ribuan pelajar.</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/10/_8056_Hari-Jadi-ke-79-Dairi--Wabup-Wahyu-Daniel-Sagala-Ajak-Warga-Bangkit-Bersama-Wujudkan-Dairi-Semakin-Tangguh.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.asatupro.com/daerah/3843/hari-jadi-ke79-dairi-wabup-wahyu-daniel-sagala-ajak-warga-bangkit-bersama-wujudkan-dairi-semakin-tangguh/</link>
            <author><![CDATA[tumpal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pangdam I/BB: Kenaikan Pangkat Prajurit Harus Diiringi Rasa Syukur dan Rendah Hati</guid>
            <pubDate>Thu, 01 Oct 2026 10:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pangdam I/BB: Kenaikan Pangkat Prajurit Harus Diiringi Rasa Syukur dan Rendah Hati]]></title>
            <description><![CDATA[Pangdam I/BB Kenaikan Pangkat Prajurit Harus Diiringi Rasa Syukur dan Rendah Hati]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>,<a class="c_primary" href="https://www.asatupro.com">asatupro.com</a>-</b>Pangdam I/<a href="https://www.asatupro.com/tag/bukit-barisan/" target="_blank">Bukit Barisan</a> Mayjen TNI Hendy Antariksa menekankan kepada seluruh prajurit yang menerima kenaikan pangkat agar menjadikan momentum tersebut sebagai amanah untuk meningkatkan pengabdian dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas.</p><p>Pesan itu disampaikan dalam acara Tradisi Laporan Korps Kenaikan Pangkat Anggota <a href="https://www.asatupro.com/tag/kodam-i-bb/" target="_blank">Kodam I/BB</a> yang digelar di Aula Manunggal, Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 09.30 WIB.</p><p><img src="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/10/5f93f983524def3dca464469d2cf9f3e_Screenshot_20261001-220512_WhatsApp.jpg">Acara tersebut dihadiri oleh Kasdam I/BB, Irdam I/BB, Kapoksahli, Para Asisten Kodam, Para Kabalakdam dan Pamen yang naik pangkat, serta hadir juga Ketua Persit  Chandra Kirana  I/BB Serta Pengurus Daerah (PD) I/<a href="https://www.asatupro.com/tag/bukit-barisan/" target="_blank">Bukit Barisan</a>.</p><p>Kegiatan berlangsung sebagai bentuk penghormatan sekaligus tradisi satuan bagi prajurit yang memperoleh kenaikan pangkat. Dalam periode kali ini, sebanyak 299 personel <a href="https://www.asatupro.com/tag/kodam-i-bb/" target="_blank">Kodam I/BB</a> menerima kenaikan pangkat.</p><p>Dari jumlah tersebut, 33 personel merupakan Pamen, yang terdiri atas enam Kolonel, tiga Letnan Kolonel (Letkol), dan 24 Mayor. Pangdam menyampaikan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar perubahan status atau tanda kenaikan jabatan, melainkan amanah yang diberikan negara kepada setiap prajurit.</p><p><img src="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/10/0777d5c17d4066b82ab86dff8a46af6f_Screenshot_20261001-220447_WhatsApp.jpg">Kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi ini adalah amanat yang diberikan negara. Karena itu, kita sebagai prajurit harus tulus dalam melaksanakan tugas.</p><p>Pangdam I/BB mengatakan, kenaikan pangkat tersebut tidak diperoleh begitu saja, karena di baliknya terdapat proses, dedikasi, pengabdian, serta prestasi yang telah ditunjukkan selama menjalankan tugas, karena itu, Pangdam I/BB mengingatkan agar para prajurit senantiasa bersyukur.</p><p>Kenaikan pangkat dinilai sebagai nikmat dan kepercayaan yang patut diterima dengan penuh tanggung jawab. "Intinya, prajurit yang naik pangkat wajib bersyukur karena ini adalah nikmat yang diberikan Tuhan," Selain rasa syukur, Pangdam I/BB juga mengingatkan para prajurit untuk tetap menjaga sikap rendah hati.</p><p><img src="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/10/202cb962ac59075b964b07152d234b70_Screenshot_20261001-220501_WhatsApp.jpg">Pangkat dan kedudukan yang lebih tinggi tidak boleh membuat seorang prajurit menjadi sombong maupun angkuh. Ia juga berpesan agar prajurit tidak larut dalam kekhawatiran mengenai kehidupan maupun masa depan, melainkan tetap menjalankan tugas dengan sungguh-sungguh, pantang menyerah, dan percaya bahwa setiap pengabdian akan memiliki jalan terbaik.</p><p>"Seorang prajurit tidak perlu khawatir dengan hidup, tidak usah khawatir dengan masa depan.Tuhan akan memberikan yang terbaik bagi karier dan hidup kita. Kita tidak perlu mudah menyerah, harus tetap pantang menyerah," Pangdam I/BB berharap kenaikan pangkat tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan profesionalisme, dedikasi, dan kualitas pengabdian kepada bangsa dan negara.</p><p>Dengan pangkat yang semakin tinggi, tanggung jawab yang diemban juga semakin besar. Karena itu, setiap prajurit diharapkan mampu menjaga kepercayaan yang diberikan serta terus memberikan kontribusi terbaik bagi satuan dan masyarakat.</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/10/_2357_Pangdam-I-BB--Kenaikan-Pangkat-Prajurit-Harus-Diiringi-Rasa-Syukur-dan-Rendah-Hati.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.asatupro.com/medan/3849/pangdam-ibb-kenaikan-pangkat-prajurit-harus-diiringi-rasa-syukur-dan-rendah-hati/</link>
            <author><![CDATA[zulham]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Presiden Prabowo Tunjuk Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto Jadi Calon Tunggal Kapolri Gantikan Jenderal Listyo Sigit</guid>
            <pubDate>Thu, 01 Oct 2026 10:10:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Presiden Prabowo Tunjuk Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto Jadi Calon Tunggal Kapolri Gantikan Jenderal Listyo Sigit]]></title>
            <description><![CDATA[Presiden Prabowo Tunjuk Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto Jadi Calon Tunggal Kapolri Gantikan Jenderal Listyo Sigit]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.asatupro.com/tag/jakarta/" target="_blank">Jakarta</a>,<a class="c_primary" href="https://www.asatupro.com">asatupro.com</a>-</b>Peta kepemimpinan di tubuh Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengalami pergantian signifikan. Presiden Republik Indonesia, <a href="https://www.asatupro.com/tag/prabowo-subianto/" target="_blank">Prabowo Subianto</a>, secara resmi mengirimkan Surat Presiden (Surpres) ke Dewan Perwakilan Rakyat (<a href="https://www.asatupro.com/tag/dpr/" target="_blank">DPR</a>) yang berisi usulan pemberhentian Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dari jabatannya sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (<a href="https://www.asatupro.com/tag/kapolri/" target="_blank">Kapolri</a>).</p><p>Bersamaan dengan itu, Kepala Negara menunjuk Kepala Badan Narkotika Nasional (<a href="https://www.asatupro.com/tag/bnn/" target="_blank">BNN</a>), Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, sebagai calon tunggal pengganti <a href="https://www.asatupro.com/tag/kapolri/" target="_blank">Kapolri</a>.</p><p>​<b>Kronologi Penyerahan Surpres dan Gerak Cepat <a href="https://www.asatupro.com/tag/dpr/" target="_blank">DPR</a></b></p><p>Ketua Komisi III <a href="https://www.asatupro.com/tag/dpr/" target="_blank">DPR</a> RI, Habiburokhman, dalam keterangannya di Kompleks Parlemen, Senayan, <a href="https://www.asatupro.com/tag/jakarta/" target="_blank">Jakarta</a>, mengungkapkan bahwa pimpinan <a href="https://www.asatupro.com/tag/dpr/" target="_blank">DPR</a> telah menerima Surpres dengan nomor R57/Surpres/09/2026 bertanggal 30 September 2026.</p><p>​"Pagi ini pimpinan <a href="https://www.asatupro.com/tag/dpr/" target="_blank">DPR</a> mendapat Surpres kepada Ketua <a href="https://www.asatupro.com/tag/dpr/" target="_blank">DPR</a> Nomor R57/Surpres/09/2026 tertanggal 30 September 2026 perihal usulan pemberhentian dari jabatan <a href="https://www.asatupro.com/tag/kapolri/" target="_blank">Kapolri</a> dan pengangkatan dalam jabatan <a href="https://www.asatupro.com/tag/kapolri/" target="_blank">Kapolri</a>," ujar Habiburokhman, Kamis (1/10/2026).</p><p>​Menindaklanjuti surat tersebut, Badan Musyawarah (Bamus) <a href="https://www.asatupro.com/tag/dpr/" target="_blank">DPR</a> langsung menggelar rapat internal pada Kamis pagi (1/10/2026) untuk memberikan mandat penuh kepada Komisi III agar segera melaksanakan proses seleksi.</p><p><b>Komisi III Setujui Komjen Suyudi Secara Aklamasi</b></p><p>​Didampingi oleh pimpinan <a href="https://www.asatupro.com/tag/dpr/" target="_blank">DPR</a>, Komjen Pol. Suyudi Ario Seto langsung menjalani rangkaian uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di ruang rapat Komisi III <a href="https://www.asatupro.com/tag/dpr/" target="_blank">DPR</a> RI.</p><p>​Dalam proses sidang yang dipimpin oleh Komisi III tersebut, seluruh perwakilan fraksi secara mufakat menyatakan persetujuannya terhadap penunjukan Komjen Suyudi.</p><p>​"Apakah disepakati? Setuju," seru para anggota Komisi III dalam sidang aklamasi tersebut.</p><p>​Dengan disetujuinya penunjukan ini di tingkat komisi, hasil uji kelayakan tersebut selanjutnya akan segera dibawa ke Rapat Paripurna <a href="https://www.asatupro.com/tag/dpr/" target="_blank">DPR</a> RI untuk disahkan secara resmi sebelum dilanjutkan ke tahap pelantikan oleh Presiden <a href="https://www.asatupro.com/tag/prabowo-subianto/" target="_blank">Prabowo Subianto</a>.</p><p>​<b>Profil Singkat <a href="https://www.asatupro.com/tag/komjen-suyudi-ario-seto/" target="_blank">Komjen Suyudi Ario Seto</a></b></p><p>​Komjen Pol. Suyudi Ario Seto merupakan perwira tinggi Polri yang memiliki rekam jejak karier yang cemerlang di bidang reserse maupun kepemimpinan strategis. Sebelum ditunjuk sebagai calon <a href="https://www.asatupro.com/tag/kapolri/" target="_blank">Kapolri</a>, ia dipercaya mengemban amanah sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (<a href="https://www.asatupro.com/tag/bnn/" target="_blank">BNN</a>) sejak Agustus 2025.</p><p>​Sepanjang kariernya di Korps Bhayangkara, jenderal bintang tiga ini juga pernah menduduki sejumlah posisi penting, di antaranya sebagai Wakapolda Metro Jaya serta Kapolda Banten.</p><p>Penunjukannya sebagai orang nomor satu di kepolisian diharapkan mampu membawa semangat baru dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta penegakan hukum yang profesional di bawah pemerintahan Presiden <a href="https://www.asatupro.com/tag/prabowo-subianto/" target="_blank">Prabowo Subianto</a>.</p><p><p></p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/10/_4815_Presiden-Prabowo-Tunjuk-Kepala-BNN-Komjen-Suyudi-Ario-Seto-Jadi-Calon-Tunggal-Kapolri-Gantikan-Jenderal-Listyo-Sigit.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.asatupro.com/nasional/3844/presiden-prabowo-tunjuk-kepala-bnn-komjen-suyudi-ario-seto-jadi-calon-tunggal-kapolri-gantikan-jenderal-listyo-sigit/</link>
            <author><![CDATA[zulham]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Viral Oknum Polisi Asahan Tawar Menawar Pasal Narkotika, Propam Berdalih Kasus Lama</guid>
            <pubDate>Thu, 01 Oct 2026 09:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Viral Oknum Polisi Asahan Tawar Menawar Pasal Narkotika, Propam Berdalih Kasus Lama]]></title>
            <description><![CDATA[Viral Oknum Polisi Asahan Tawar Menawar Pasal Narkotika, Propam Berdalih Kasus Lama]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.asatupro.com/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>,<a class="c_primary" href="https://www.asatupro.com">asatupro.com</a>-</b>Kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum kembali diuji. Sebuah rekaman suara berdurasi sekitar 7 menit mendadak viral di media sosial setelah mengungkap praktik lancung yang diduga dilakukan oleh oknum anggota Polres <a href="https://www.asatupro.com/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>.</p><p>Dalam rekaman tersebut, aparat penegak hukum diduga terang-terangan meminta uang hingga ratusan juta rupiah dan melakukan tawar-menawar demi mengubah pasal sangkaan dalam perkara <a href="https://www.asatupro.com/tag/narkotika/" target="_blank">narkotika</a>.</p><p>Rekaman yang mencoreng institusi kepolisian ini pertama kali diunggah oleh akun <a href="https://www.asatupro.com/tag/facebook-winda-arum/" target="_blank">Facebook Winda Arum</a> dan langsung memantik reaksi keras warganet, Kamis (1/10/2026).</p><p>​Dalam percakapan yang beredar luas, terdengar suara seorang pria yang diduga keluarga tersangka <a href="https://www.asatupro.com/tag/narkotika/" target="_blank">narkotika</a> tengah bernegosiasi alot dengan pihak yang disebut sebagai oknum polisi. Nilai tawar yang diminta pun fantastis.</p><p>​"Kita tadi disuruh rembuk sama saudara, nanti kesepakatannya gimana, sanggupnya berapa. Awalnya kan kata Bang Agus gini, kalau kau tanya aku, ku minta cepek, sanggup kau. Ya enggaklah, ku bilang kan. Dari mana uang cepek, tapi kalau misalkan 20 atau berapa masih bisa dirembukkan di keluarga," demikian bunyi transkrip percakapan yang mencerminkan dugaan pemerasan terselubung di balik penegakan hukum.</p><p>​<b>Publik Pertanyakan Transparansi Sanksi Internal</b></p><p>​Alih-alih memberikan penjelasan terbuka terkait langkah pembenahan di internal institusi, tanggapan yang diberikan Polres <a href="https://www.asatupro.com/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> justru terkesan defensif. Melalui Kasi Propam, IPTU P. Sahala Naibaho, kepolisian berdalih bahwa rekaman suara tersebut merupakan kasus usang yang didaur ulang dari kejadian pada 20 Januari 2023 silam.</p><p>​"Rekaman yang beredar tersebut memang berkaitan dengan kejadian yang pernah terjadi, namun merupakan video lama yang terjadi pada 20 Januari 2023 dan kembali disebarluaskan di media sosial," kilah Sahala.</p><p>​Meski pihak kepolisian berkedok bahwa personel yang terlibat&mdash;yakni Brigadir Reza Alwi Hasibuan dan Bripka Agus Irawan&mdash;telah dijatuhi sanksi melalui Sidang Komisi Kode Etik Polri (<a href="https://www.asatupro.com/tag/kkep/" target="_blank">KKEP</a>), publik menilai penyelesaian internal tersebut kerap minim transparansi.</p><p>Kasus-kasus serupa yang kembali mencuat ke permukaan menunjukkan bahwa efek jera di tubuh Korps Bhayangkara masih patut dipertanyakan, dan pengawasan terhadap praktik "permainan pasal" di tingkat penyidikan masih jauh dari kata bersih.</p><p>​<b>Lemahnya Pengawasan Berulang Kali Berulang</b></p><p>​Kembalinya rekaman ini beredar di ruang publik membuktikan bahwa luka lama atas buruknya integritas oknum penegak hukum masih membekas di hati masyarakat.</p><p>Alih-alih sekadar mengimbau warga agar bijak bermedia sosial dan memfilter informasi, publik mendesak agar kepolisian membuktikan komitmen reformasi kultural secara nyata, bukan sekadar berlindung di balik dalih "kejadian masa lalu" setiap kali borok institusi kembali terbuka di hadapan publik.</p><p>Redaksi asatupro.com senantiasa menjunjung tinggi prinsip profesionalisme, keberimbangan, dan kode etik jurnalistik sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Terkait pemberitaan ini, redaksi membuka ruang seluas-luasnya dan siap menerima tanggapan, klarifikasi, maupun hak jawab dari pihak Polres Asahan atau pihak-pihak terkait lainnya demi terciptanya informasi yang akurat dan berimbang bagi publik.</p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/10/_4846_Viral-Oknum-Polisi-Asahan-Tawar-Menawar-Pasal-Narkotika--Propam-Berdalih-Kasus-Lama.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.asatupro.com/peristiwa/3846/viral-oknum-polisi-asahan-tawar-menawar-pasal-narkotika-propam-berdalih-kasus-lama/</link>
            <author><![CDATA[zulham]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Presiden Prabowo Kirim Surpres Pemberhentian Kapolri, Komjen Suyudi Ario Seto Ditunjuk Jadi Calon Pengganti</guid>
            <pubDate>Thu, 01 Oct 2026 08:08:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Presiden Prabowo Kirim Surpres Pemberhentian Kapolri, Komjen Suyudi Ario Seto Ditunjuk Jadi Calon Pengganti]]></title>
            <description><![CDATA[Presiden Prabowo Kirim Surpres Pemberhentian Kapolri, Komjen Suyudi Ario Seto Ditunjuk Jadi Calon Pengganti]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.asatupro.com/tag/jakarta/" target="_blank">Jakarta</a>,<a class="c_primary" href="https://www.asatupro.com">asatupro.com</a>-</b>Dinamika politik dan keamanan nasional mendadak bergerak cepat. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi mengirimkan <a href="https://www.asatupro.com/tag/surat-presiden/" target="_blank">Surat Presiden</a> (Surpres) kepada Dewan Perwakilan Rakyat (<a href="https://www.asatupro.com/tag/dpr/" target="_blank">DPR</a>) terkait usulan pemberhentian Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dari jabatannya sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (<a href="https://www.asatupro.com/tag/kapolri/" target="_blank">Kapolri</a>).</p><p>Surat penting tersebut diserahkan dan diumumkan langsung oleh pimpinan <a href="https://www.asatupro.com/tag/dpr/" target="_blank">DPR</a> pada Kamis pagi, 1 Oktober 2026.</p><p>Ketua Komisi III <a href="https://www.asatupro.com/tag/dpr/" target="_blank">DPR</a> RI, Habiburokhman, dalam keterangan persnya di Gedung <a href="https://www.asatupro.com/tag/dpr/" target="_blank">DPR</a>, Senayan, <a href="https://www.asatupro.com/tag/jakarta/" target="_blank">Jakarta</a>, mengungkapkan bahwa pimpinan <a href="https://www.asatupro.com/tag/dpr/" target="_blank">DPR</a> telah menerima Surpres dengan nomor R57/Surpres/09/2026 tertanggal 30 September 2026.</p><p>​"Pagi ini pimpinan <a href="https://www.asatupro.com/tag/dpr/" target="_blank">DPR</a> mendapat Surpres kepada Ketua Ketua <a href="https://www.asatupro.com/tag/dpr/" target="_blank">DPR</a> Nomor R57/Surpres/09/2026 tertanggal 30 September 2026 perihal usulan pemberhentian dari jabatan <a href="https://www.asatupro.com/tag/kapolri/" target="_blank">Kapolri</a> dan pengangkatan dalam jabatan <a href="https://www.asatupro.com/tag/kapolri/" target="_blank">Kapolri</a>," ujar Habiburokhman, Kamis (1/10/2026).</p><p>​<b><a href="https://www.asatupro.com/tag/komjen-suyudi-ario-seto/" target="_blank">Komjen Suyudi Ario Seto</a> Disiapkan Jadi Calon Tunggal <a href="https://www.asatupro.com/tag/kapolri/" target="_blank">Kapolri</a></b></p><p>​Dalam Surpres yang sama, <a href="https://www.asatupro.com/tag/presiden-prabowo-subianto/" target="_blank">Presiden Prabowo Subianto</a> tidak hanya mengusulkan pemberhentian Jenderal Listyo Sigit Prabowo, tetapi juga secara resmi menunjuk Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, sebagai calon tunggal pengganti <a href="https://www.asatupro.com/tag/kapolri/" target="_blank">Kapolri</a>.</p><p>Menindaklanjuti surat dari kepala negara tersebut, <a href="https://www.asatupro.com/tag/dpr/" target="_blank">DPR</a> RI langsung bergerak cepat melalui mekanisme internal. Badan Musyawarah (<a href="https://www.asatupro.com/tag/bamus/" target="_blank">Bamus</a>) <a href="https://www.asatupro.com/tag/dpr/" target="_blank">DPR</a> langsung menggelar rapat pagi ini untuk memberikan penugasan resmi kepada Komisi III.</p><p>​"Maka sesuai dengan barusan digelar Badan Musyawarah <a href="https://www.asatupro.com/tag/dpr/" target="_blank">DPR</a>, hari ini 1 Oktober pagi, menugaskan Komisi III <a href="https://www.asatupro.com/tag/dpr/" target="_blank">DPR</a> melaksanakan uji kelayakan terhadap Komjen Suyudi, calon <a href="https://www.asatupro.com/tag/kapolri/" target="_blank">Kapolri</a>," kata Habiburokhman. "Apakah disepakati? Setuju," imbuhnya menirukan persetujuan dalam rapat.</p><p>​Dengan disepakatinya penugasan tersebut, Komisi III <a href="https://www.asatupro.com/tag/dpr/" target="_blank">DPR</a> langsung menjadwalkan rangkaian uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) bagi <a href="https://www.asatupro.com/tag/komjen-suyudi-ario-seto/" target="_blank">Komjen Suyudi Ario Seto</a> untuk segera memegang kendali kepemimpinan di Korps Bhayangkara.</p><p>​Proses uji kepatutan ini menjadi sorotan luas publik mengingat posisi strategis Polri dalam menjaga stabilitas keamanan nasional di bawah pemerintahan <a href="https://www.asatupro.com/tag/presiden-prabowo-subianto/" target="_blank">Presiden Prabowo Subianto</a>.<p></p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/10/_5663_Presiden-Prabowo-Kirim-Surpres-Pemberhentian-Kapolri--Komjen-Suyudi-Ario-Seto-Ditunjuk-Jadi-Calon-Pengganti.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.asatupro.com/nasional/3842/presiden-prabowo-kirim-surpres-pemberhentian-kapolri-komjen-suyudi-ario-seto-ditunjuk-jadi-calon-pengganti/</link>
            <author><![CDATA[zulham]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rela &quot;Meracuni&quot; Warga Demi Keuntungan, DPP FROMPER Desak Cabut Izin Operasional PT Kreasi Kotak Megah!</guid>
            <pubDate>Thu, 01 Oct 2026 07:07:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rela "Meracuni" Warga Demi Keuntungan, DPP FROMPER Desak Cabut Izin Operasional PT Kreasi Kotak Megah!]]></title>
            <description><![CDATA[Rela &quotMeracuni&quot Warga Demi Keuntungan, DPP FROMPER Desak Cabut Izin Operasional PT Kreasi Kotak Megah!]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.asatupro.com/tag/jakarta/" target="_blank">Jakarta</a>,<a class="c_primary" href="https://www.asatupro.com">asatupro.com</a>-</b>Arogansi korporasi kembali mencoreng Kabupaten Deli Serdang. Aktivitas operasional PT Kreasi Kotak Megah (<a href="https://www.asatupro.com/tag/pt-kkm/" target="_blank">PT KKM</a>), anak perusahaan raksasa Sinar Mas Group yang berlokasi di Desa Bangun Sari, Kecamatan <a href="https://www.asatupro.com/tag/tanjung-morawa/" target="_blank">Tanjung Morawa</a>, diduga kuat secara sengaja meracuni udara dan mengabaikan keselamatan warga.</p><p>Berdasarkan investigasi lapangan pada Minggu, 27 September 2026, cerobong pabrik <a href="https://www.asatupro.com/tag/pt-kkm/" target="_blank">PT KKM</a> tertangkap basah memuntahkan asap hitam pekat beracun yang mengepung kawasan pemukiman padat penduduk.</p><p>Tak hanya buruknya kualitas emisi, spesifikasi teknis ketinggian cerobong pabrik ini juga diduga kuat cacat hukum dan melanggar aturan baku AMDAL/lingkungan hidup.</p><p>Alih-alih memberikan klarifikasi yang transparan demi meredakan kekhawatiran publik, manajemen <a href="https://www.asatupro.com/tag/pt-kkm/" target="_blank">PT KKM</a> melalui sang Manager Perusahaan, Sucipto, justru menunjukkan sikap arogan, tertutup, serta memblokir akses komunikasi awak media dan tim investigasi.</p><p>​⚡ <b>Kecaman Keras: "Sinar Mas Jangan Kebal Hukum!"</b></p><p>​Dewan Pimpinan Pusat Front Mahasiswa Pejuang Reformasi (<a href="https://www.asatupro.com/tag/dpp-fromper/" target="_blank">DPP FROMPER</a>) bereaksi keras dan mengecam tindakan semena-mena <a href="https://www.asatupro.com/tag/pt-kkm/" target="_blank">PT KKM</a> yang, menurut mereka, telah merampas hak hidup sehat masyarakat demi mengeruk keuntungan korporasi semata.</p><p>​Ketua Umum <a href="https://www.asatupro.com/tag/dpp-fromper/" target="_blank">DPP FROMPER</a>, Zulhamdani Napitupulu, M.Kom., menyatakan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam melihat perusahaan besar di bawah panji Sinar Mas Group bertindak sewenang-wenang di tanah Deli Serdang.</p><p>​"Ini bentuk kejahatan lingkungan yang nyata dan terstruktur! <a href="https://www.asatupro.com/tag/pt-kkm/" target="_blank">PT KKM</a> melalui manajemennya jelas-jelas menantang negara dengan membiarkan limbah udara mencemari paru-paru anak cucu kita. Sikap manajer mereka yang bungkam dan memblokir komunikasi membuktikan bahwa perusahaan ini sedang mencoba menutupi borok pelanggarannya. Kami tegaskan, Sinar Mas Group tidak kebal hukum!" &mdash; tegas Zulhamdani.</p><p>Senada dengan Ketua Umum, Ketua Harian <a href="https://www.asatupro.com/tag/dpp-fromper/" target="_blank">DPP FROMPER</a>, Andika Pratama, melayangkan ultimatum keras kepada pihak manajemen dan aparat penegak hukum agar tidak bermain-main dengan nyawa rakyat.</p><p>"Kami dari <a href="https://www.asatupro.com/tag/dpp-fromper/" target="_blank">DPP FROMPER</a> mendesak instansi terkait untuk tidak masuk angin. Asap hitam pekat yang dimuntahkan <a href="https://www.asatupro.com/tag/pt-kkm/" target="_blank">PT KKM</a> adalah ancaman serius terhadap wabah <a href="https://www.asatupro.com/tag/ispa/" target="_blank">ISPA</a> bagi warga sekitar. Jika dalam waktu dekat Dinas Lingkungan Hidup dan aparat penegak hukum tidak segera menyegel pabrik ini, maka kami pastikan <a href="https://www.asatupro.com/tag/dpp-fromper/" target="_blank">DPP FROMPER</a> akan turun ke jalan, memimpin gelombang massa, dan mengepung gerbang <a href="https://www.asatupro.com/tag/pt-kkm/" target="_blank">PT KKM</a> sampai izin operasionalnya dicabut permanen!" &mdash; tandasnya dengan lantang.</p><p>​⚖️ <b>Sederet Pelanggaran Hukum Berat yang Diduga Dilanggar <a href="https://www.asatupro.com/tag/pt-kkm/" target="_blank">PT KKM</a></b></p><p>​Tindakan biadab korporasi yang mencemari udara publik ini telah melanggar berbagai instrumen hukum positif di Indonesia secara telak:</p><p>​<b>Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup:</b></p><p>​<b>Pasal 10 &amp; Pasal 22 ayat (1): </b>Kewajiban mutlak memiliki izin lingkungan dan melakukan pencegahan pencemaran, di mana <a href="https://www.asatupro.com/tag/pt-kkm/" target="_blank">PT KKM</a> diduga kuat membuang limbah emisi secara liar tanpa kontrol.</p><p>​<b>Pasal 24: </b>Standar teknis ketinggian cerobong dan baku mutu udara yang diabaikan.</p><p>​<b>Pasal 98:</b> Ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp10 Miliar bagi penanggung jawab usaha pencemar lingkungan.</p><p>​<b>Peraturan Pemerintah No. 22 Tahun 2021:</b></p><p>​<b>Pasal 148&ndash;150:</b> Pelanggaran batas konsentrasi polutan serta kewajiban pelaporan emisi secara berkala yang transparan kepada publik.</p><p>​<b>Undang-Undang No. 17 Tahun 2023</b> tentang Kesehatan:</p><p><b>Pasal 5 ayat (1), Pasal 116 ayat (1), Pasal 120, &amp; Pasal 283: </b>Hak masyarakat atas lingkungan sehat yang dirampas, di mana pencemaran yang membahayakan kesehatan publik merupakan tindak pidana murni.</p><p>​🛑 <b>Ultimatum Dan Desakan Aksi Nyata <a href="https://www.asatupro.com/tag/dpp-fromper/" target="_blank">DPP FROMPER</a></b></p><p>​Melihat ancaman nyata di depan mata, <a href="https://www.asatupro.com/tag/dpp-fromper/" target="_blank">DPP FROMPER</a> mendesak secara tegas kepada pihak-pihak berwenang untuk segera mengambil tindakan tanpa tawar-menawar:</p><ol><li>Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Deli Serdang harus segera turun melakukan sidak mendadak, menguji laboratorium kualitas udara, dan memeriksa total seluruh dokumen amdal/izin lingkungan <a href="https://www.asatupro.com/tag/pt-kkm/" target="_blank">PT KKM</a>.</li><li>​Desakan pencabutan izin dan pemberian sanksi tegas hingga penghentian operasional sementara bagi pabrik yang membandel.</li><li>​Meminta aparat penegak hukum (<a href="https://www.asatupro.com/tag/aph/" target="_blank">APH</a>) memanggil dan memeriksa Sucipto selaku Manager Perusahaan beserta jajaran direksi <a href="https://www.asatupro.com/tag/pt-kkm/" target="_blank">PT KKM</a> atas indikasi tindak pidana lingkungan hidup.</li><li>​<a href="https://www.asatupro.com/tag/dpp-fromper/" target="_blank">DPP FROMPER</a> siap menurunkan barisan massa aksi besar-besaran ke lokasi pabrik dan instansi terkait jika dalam tempo sesingkat-singkatnya tidak ada tindakan tegas yang diambil oleh pemerintah daerah.</li></ol><p></p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/10/_7506_Rela--quot-Meracuni-quot--Warga-Demi-Keuntungan--DPP-FROMPER-Desak-Cabut-Izin-Operasional-PT-Kreasi-Kotak-Megah-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.asatupro.com/peristiwa/3841/rela-quotmeracuniquot-warga-demi-keuntungan-dpp-fromper-desak-cabut-izin-operasional-pt-kreasi-kotak-megah/</link>
            <author><![CDATA[zulham]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Enam Bulan Berlalu, Korban Kecelakaan BMW BK 333 Masih Terbaring: &ldquo;Kami Menunggu Keadilan&rdquo;</guid>
            <pubDate>Wed, 30 Sep 2026 19:40:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Enam Bulan Berlalu, Korban Kecelakaan BMW BK 333 Masih Terbaring: “Kami Menunggu Keadilan”]]></title>
            <description><![CDATA[Medan,asatupro.comIngat Kasus BMW. Pasti ingat, sebab berita kecelakaan tunggal tersebut sempat viral dan menjadi bahan perbincangan di kal]]></description>
            <content><![CDATA[<b>Medan,<a class="c_primary" href="https://www.asatupro.com">asatupro.com</a>-</b>Ingat Kasus <a href="https://www.asatupro.com/tag/bmw/" target="_blank">BMW</a>. Pasti ingat, sebab berita kecelakaan tunggal tersebut sempat viral dan menjadi bahan perbincangan di kalangan pers dan kepolisian, khususnya Polrestabes Kota Medan. Kalau sudah disebut Kasus <a href="https://www.asatupro.com/tag/bmw/" target="_blank">BMW</a>, yang mendengar pasti paham, mengetahui dan mengerti. Bahwa hal tersebut termasuk kasus besar tapi sesungguhnya kerdil. Kerdil dalam arti penegakan hukumnya dan kerdil dalam pertanggungjawabannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tak semua peristiwa atau kasus yang dilakoni pelaku karena salah, lalu bisa dibungkam dengan kekuasaan dan finansial. Kebenaran akan datang dan menindas kebatilan, bunyi ayat suci Alquran. Demikianlah juga hendaknya Kasus <a href="https://www.asatupro.com/tag/bmw/" target="_blank">BMW</a> yang melibatkan diduga pihak penabrak Melvern Chandra (MC), putra Direktur Utama PT IPI sekaligus cucu kandung dari pemilik perusahaan tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Enam bulan sudah berlalu, sejak kecelakaan lalu lintas yang melibatkan mobil <a href="https://www.asatupro.com/tag/bmw/" target="_blank">BMW</a> 320i <a href="https://www.asatupro.com/tag/bk-333/" target="_blank">BK 333</a> berwarna hitam yang dikemudikan Melvern Chandra dengan sepeda motor Honda Beat H 5193 BMG dikendarai Mustafa dan Riandi Ahmad pada 28 Februari 2026 sekitar pukul 01.00 WIB. Namun persoalan yang dialami korban hingga kini disebut belum menemukan penyelesaian yang jelas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami dibohongi pak, janji mau ditanggung biaya perobatan termasuk biaya operasi suami saya, namun tak kunjung datang dan pihak penabrak terkesan menyepelekan," ungkap istri korban Fiah Qalilah Kamaliah (FQ) kepada wartawan di kediamannya Kompleka Pinang Mas, Pinang Baris Sunggal pada Senin 28 September 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.asatupro.com/tag/korban/" target="_blank">Korban</a>, Riandi Ahmad (37), yang saat kejadian dibonceng Mustafa Pulungan (37), masih menjalani pemulihan akibat cedera serius yang dialaminya. Riandi disebut mengalami patah tulang pada tangan dan kaki sebelah kiri sehingga aktivitas sehari-hari dan pekerjaannya ikut terdampak.</p>Berdasarkan keterangan korban, kecelakaan terjadi ketika Mustafa Pulungan mengendarai sepeda motor Beat berboncengan dengan Riandi Ahmad dari arah Jalan Ir. Juanda menuju kawasan Imam Bonjol untuk pulang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat berada di persimpangan tersebut, sepeda motor yang mereka kendarai terlibat kecelakaan dengan mobil mewah <a href="https://www.asatupro.com/tag/bmw/" target="_blank">BMW</a> 320i <a href="https://www.asatupro.com/tag/bk-333/" target="_blank">BK 333</a> yang dikemudikan seorang pria diketahui bernama Melvern Chandra (MC), putra Direktur Utama PT IPI sekaligus cucu kandung dari pemilik perusahaan tersebut&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Akibat kecelakaan itu, Riandi mengalami cedera serius dan harus menjalani serangkaian tindakan medis. Sementara Mustafa mengalami luka lecet pada jari kaki dan mata kaki sebelah kanan serta memar pada paha kanan.</p><br></p><hr>Peristiwa tersebut sudah dilaporkan korban ke Polrestabes Medan tercatat dalam Laporan Polisi Nomor LP/A/252/III/2026/SPKT/Satlantas Polrestabes Medan/Polda Sumut tertanggal 2 Maret 2026. Namun  tidak jalan dan terkesan tidak diproses.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, persoalan tidak berhenti pada kecelakaan. Keluarga korban kini mempertanyakan kelanjutan penanganan perkara sekaligus tanggung jawab terhadap kondisi korban yang masih membutuhkan perawatan, saat diwawancarai wartawan di rumahnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Riandi yang terbaring di kasur kamarnya didampingi istri dan Mustafa, mengatakan pada awalnya pihak pengemudi <a href="https://www.asatupro.com/tag/bmw/" target="_blank">BMW</a> disebut menunjukkan itikad untuk membantu biaya pengobatan. Namun, menurut pengakuannya, ketika dirinya menjalani operasi lanjutan, bantuan yang sebelumnya diharapkan tidak kunjung terealisasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Awalnya mereka mau bertanggung jawab. Tetapi saat operasi lanjutan, tidak datang lagi sampai sekarang," ujar Riandi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia mengaku sangat kecewa karena sampai saat ini kondisi kesehatannya belum pulih dan masih membutuhkan penanganan lanjutan. Bahkan, berdasarkan keterangan medis yang diterima korban, masa pemulihan disebut dapat berlangsung cukup panjang dan masih membutuhkan sejumlah tindakan operasi lanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Setelah enam bulan saya masih terbaring. Saya tidak bisa bekerja untuk mencari nafkah. Kami bukan hanya meminta pemulihan kesehatan, tetapi bagaimana kehidupan keluarga kami setelah saya tidak bisa bekerja,&quot; kata Riandi dengan nada haru.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, persoalan tersebut sebenarnya tidak ingin diperpanjang apabila sejak awal terdapat penyelesaian dan pertanggungjawaban yang jelas. Namun, karena waktu terus berjalan sementara kondisi kesehatannya belum pulih, korban dan keluarga memilih meminta kepastian mengenai penyelesaian perkara tersebut.</p><br></p><hr>Minta Penanganan Perkara Transparan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain persoalan biaya pengobatan, korban juga meminta proses penanganan perkara dilakukan secara transparan dan berdasarkan fakta di lapangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mustafa mendampingi Riandi berharap pihak kepolisian dapat memastikan seluruh aspek kecelakaan diperiksa secara objektif, mulai dari posisi kendaraan, kondisi lampu lalu lintas ketika kejadian, tanda-tanda di lokasi, keterangan saksi, hingga dokumen administrasi perkara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Yang kami harapkan adalah semuanya diperiksa berdasarkan fakta. Kami hanya ingin persoalan ini terang dan ada kepastian,&quot; ujar Mustafa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keluarga korban mengaku memiliki sejumlah bukti pendukung, antara lain dokumentasi medis, foto kondisi luka, hasil operasi serta rekaman percakapan yang menurut mereka berkaitan dengan komunikasi mengenai tanggung jawab pasca kecelakaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk menjalani sejumlah tindakan medis lanjutan, korban juga mengaku harus mencari jalan sendiri. Sebagian tindakan medis yang memenuhi ketentuan kemudian dijalani dengan memanfaatkan fasilitas BPJS.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kondisi tersebut membuat keluarga korban merasa semakin terbebani, terlebih Riandi hingga kini belum dapat kembali bekerja seperti sebelumnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Enam Bulan Menunggu Kepastian&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keluarga korban menyebut sempat menagih kembali janji mengenai bantuan biaya pengobatan kepada pihak yang disebut sebagai pengemudi <a href="https://www.asatupro.com/tag/bmw/" target="_blank">BMW</a>. Namun, menurut pihak keluarga, penyelesaian yang mereka harapkan belum terealisasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sisi lain, proses hukum juga disebut belum memberikan kepastian penyelesaian yang diharapkan korban.<br>Kini, setelah enam bulan berlalu, Riandi masih menjalani masa pemulihan dan harus menghadapi dampak kecelakaan yang tidak hanya menyangkut kondisi fisik, tetapi juga kemampuan mencari nafkah bagi keluarganya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami hanya menunggu keadilan. Kami ingin ada tanggung jawab yang jelas dan penyelesaian berdasarkan fakta. Jangan kami dibohongi seperti ini dan hukum pun tidak tegak dan tidak berkeadilan,&quot; tegas Riandi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasus ini kini menjadi perhatian publik dan keluarga korban, yang berharap proses penanganan perkara tidak berhenti tanpa kepastian dan seluruh fakta kecelakaan dapat diuji secara objektif sesuai ketentuan hukum yang berlaku.tim**</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/09/_6216_Enam-Bulan-Berlalu--Korban-Kecelakaan-BMW-BK-333-Masih-Terbaring---ldquo-Kami-Menunggu-Keadilan-rdquo-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.asatupro.com/hukrim/3836/enam-bulan-berlalu-korban-kecelakaan-bmw-bk-333-masih-terbaring-ldquokami-menunggu-keadilanrdquo/</link>
            <author><![CDATA[lase]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Aldoni Sinaga Naik ke Panggung Nasional, Eks Ketua PMKRI Medan Dipercaya Jadi Sekjen PP PMKRI 2026&ndash;2028</guid>
            <pubDate>Wed, 30 Sep 2026 17:17:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Aldoni Sinaga Naik ke Panggung Nasional, Eks Ketua PMKRI Medan Dipercaya Jadi Sekjen PP PMKRI 2026–2028]]></title>
            <description><![CDATA[Aldoni Sinaga Naik ke Panggung Nasional, Eks Ketua PMKRI Medan Dipercaya Jadi Sekjen PP PMKRI 2026&ampndash2028]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.asatupro.com/tag/jakarta/" target="_blank">Jakarta</a>,<a class="c_primary" href="https://www.asatupro.com">asatupro.com</a>-</b>Perjalanan kaderisasi <a href="https://www.asatupro.com/tag/aldoni/" target="_blank">Aldoni</a> Sinaga di Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik <a href="https://www.asatupro.com/tag/indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> (PMKRI) memasuki babak baru. Mantan Ketua <a href="https://www.asatupro.com/tag/pmkri-cabang-medan/" target="_blank">PMKRI Cabang Medan</a> Santo Bonaventura itu resmi dilantik sebagai <a href="https://www.asatupro.com/tag/sekretaris-jenderal/" target="_blank">Sekretaris Jenderal</a> Pengurus Pusat (PP) <a href="https://www.asatupro.com/tag/pmkri-santo-thomas/" target="_blank">PMKRI Santo Thomas</a> Aquinas periode 2026&ndash;2028.</p><p><a href="https://www.asatupro.com/tag/aldoni/" target="_blank">Aldoni</a> dilantik oleh Ketua Presidium PP <a href="https://www.asatupro.com/tag/pmkri-santo-thomas/" target="_blank">PMKRI Santo Thomas</a> Aquinas, Delvis Rettob, dalam prosesi pelantikan yang berlangsung di Margasiswa I, Jalan Sam Ratulangi I, Menteng, <a href="https://www.asatupro.com/tag/jakarta/" target="_blank">Jakarta</a> Pusat.</p><p>Pelantikan tersebut menjadi bagian dari perjalanan kaderisasi PMKRI yang menempatkan kader bukan sekadar sebagai pengurus organisasi, tetapi juga sebagai bagian dari kelompok intelektual yang dituntut mampu membaca persoalan masyarakat serta menerjemahkan nilai-nilai perjuangan ke dalam tindakan nyata.</p><p>Amanah yang kini diemban <a href="https://www.asatupro.com/tag/aldoni/" target="_blank">Aldoni</a> semakin besar. Sebagai <a href="https://www.asatupro.com/tag/sekretaris-jenderal/" target="_blank">Sekretaris Jenderal</a> di tingkat nasional, pengalaman yang diperolehnya selama memimpin <a href="https://www.asatupro.com/tag/pmkri-cabang-medan/" target="_blank">PMKRI Cabang Medan</a> diharapkan menjadi modal untuk membawa berbagai persoalan daerah ke dalam ruang perjuangan PMKRI di tingkat nasional.</p><p><b>Membawa Persoalan Lokal ke Tingkat Nasional</b></p><p>Salah satu tantangan kepengurusan baru <a href="https://www.asatupro.com/tag/pp-pmkri/" target="_blank">PP PMKRI</a> adalah memastikan agenda organisasi di tingkat nasional tetap terhubung dengan realitas yang dihadapi masyarakat di berbagai daerah.</p><p>Persoalan pendidikan, ketimpangan pembangunan, kemiskinan, korupsi, lingkungan hidup, konflik agraria, ketidakadilan sosial, persoalan kelompok marginal, hingga tata kelola pemerintahan merupakan isu yang tidak selalu bermula di <a href="https://www.asatupro.com/tag/jakarta/" target="_blank">Jakarta</a>.</p><p>Sebaliknya, banyak persoalan nasional justru dapat dibaca dari berbagai persoalan yang muncul di tingkat lokal.</p><p>Karena itu, pengalaman kader yang tumbuh dan berproses di daerah menjadi penting. <a href="https://www.asatupro.com/tag/aldoni/" target="_blank">Aldoni</a> membawa pengalaman organisatoris dari Medan ke tingkat nasional dengan tanggung jawab untuk ikut memastikan suara dan persoalan daerah mendapatkan ruang dalam agenda perjuangan PMKRI.</p><p>PMKRI tidak cukup hanya menjadi ruang diskusi mahasiswa. Organisasi dituntut mampu menjadikan pengetahuan sebagai kekuatan untuk membaca persoalan, menyusun sikap, serta menghadirkan gagasan dan advokasi yang berpihak pada kepentingan masyarakat.</p><p><b>Kristianitas dan Intelektualitas Harus Berbuah Perjuangan</b></p><p>Nilai perjuangan PMKRI menempatkan kristianitas, intelektualitas, persaudaraan, dan pengabdian sebagai bagian yang harus diwujudkan dalam kehidupan nyata.</p><p>Kristianitas tidak berhenti pada identitas keagamaan, tetapi diharapkan tercermin melalui penghormatan terhadap martabat manusia serta keberpihakan kepada mereka yang menghadapi ketidakadilan.</p><p>Demikian pula intelektualitas tidak semestinya berhenti di ruang akademik. Pengetahuan perlu digunakan untuk membaca persoalan secara kritis, memahami akar masalah, sekaligus menawarkan gagasan dan jalan keluar.</p><p>Dalam konteks tersebut, posisi <a href="https://www.asatupro.com/tag/aldoni/" target="_blank">Aldoni</a> sebagai <a href="https://www.asatupro.com/tag/sekretaris-jenderal/" target="_blank">Sekretaris Jenderal</a> memiliki tanggung jawab strategis. Selain memastikan roda administrasi dan organisasi berjalan, Sekjen juga menjadi bagian penting dalam konsolidasi gerakan PMKRI di tingkat nasional.</p><p>Kader PMKRI diharapkan mampu mendengar suara masyarakat di daerah, mengolahnya menjadi pengetahuan dan sikap organisasi, kemudian membawanya ke ruang nasional.</p><p>Dengan demikian, <a href="https://www.asatupro.com/tag/jakarta/" target="_blank">Jakarta</a> tidak menjadi tempat berhentinya suara daerah, melainkan ruang untuk memperjuangkan agar berbagai persoalan tersebut memperoleh perhatian yang lebih luas.</p><p><b>Dari Medan, Membawa Suara Daerah</b></p><p>Pengalaman <a href="https://www.asatupro.com/tag/aldoni/" target="_blank">Aldoni</a> sebagai mantan Ketua <a href="https://www.asatupro.com/tag/pmkri-cabang-medan/" target="_blank">PMKRI Cabang Medan</a> menjadi salah satu konteks penting dalam menjalankan amanah barunya.</p><p>Medan dan Sumatera Utara memiliki dinamika sosial, ekonomi, pendidikan, lingkungan, politik, dan kebudayaan yang kompleks. Pengalaman bersentuhan langsung dengan berbagai dinamika tersebut menjadi bekal untuk memahami bahwa kebijakan di tingkat nasional pada akhirnya memiliki dampak terhadap kehidupan masyarakat di daerah.</p><p>Karena itu, kepemimpinan di tingkat pusat perlu tetap memiliki akar yang kuat di daerah.</p><p><a href="https://www.asatupro.com/tag/pp-pmkri/" target="_blank">PP PMKRI</a> tidak hanya berbicara mengenai daerah dari <a href="https://www.asatupro.com/tag/jakarta/" target="_blank">Jakarta</a>. Sebaliknya, persoalan daerah perlu dibawa ke tingkat pusat untuk dibicarakan, dikaji, dan diperjuangkan sebagai bagian dari persoalan kebangsaan.</p><p>Di titik inilah <a href="https://www.asatupro.com/tag/aldoni/" target="_blank">Aldoni</a> memiliki tanggung jawab penting selama masa kepengurusan 2026&ndash;2028.</p><p><b>Sekjen Bukan Sekadar Jabatan, tetapi Mandat Perjuangan</b></p><p>Pelantikan yang dipimpin Delvis Rettob menjadi awal bagi kepengurusan baru <a href="https://www.asatupro.com/tag/pp-pmkri/" target="_blank">PP PMKRI</a> untuk menjalankan agenda organisasi sekaligus menjawab berbagai tantangan yang berkembang di tengah masyarakat.</p><p>Sebagai <a href="https://www.asatupro.com/tag/sekretaris-jenderal/" target="_blank">Sekretaris Jenderal</a>, <a href="https://www.asatupro.com/tag/aldoni/" target="_blank">Aldoni</a> memiliki tanggung jawab untuk memperkuat komunikasi antara Pengurus Pusat dan cabang-cabang PMKRI di seluruh <a href="https://www.asatupro.com/tag/indonesia/" target="_blank">Indonesia</a>.</p><p>Konsolidasi tersebut tidak hanya berkaitan dengan struktur organisasi, tetapi juga menyangkut gagasan dan agenda perjuangan. Setiap cabang memiliki persoalan serta pengalaman yang berbeda. Tantangan bagi organisasi tingkat pusat adalah memastikan pengalaman tersebut menjadi bagian dari pengetahuan bersama dan dapat diterjemahkan ke dalam agenda nasional.</p><p>Dengan demikian, kaderisasi PMKRI tidak berhenti pada siapa yang menjadi pengurus, tetapi juga menyangkut apa yang diperjuangkan dan untuk siapa perjuangan tersebut dilakukan.</p><p><a href="https://www.asatupro.com/tag/aldoni/" target="_blank">Aldoni</a> Sinaga kini membawa mandat baru untuk memperkuat organisasi, menghidupkan kaderisasi, menjaga nilai-nilai perjuangan PMKRI, serta membuka ruang yang lebih luas agar berbagai persoalan masyarakat di daerah dapat diperjuangkan pada tingkat nasional.</p><p>Dari Medan ke <a href="https://www.asatupro.com/tag/jakarta/" target="_blank">Jakarta</a>, perjalanan tersebut bukan sekadar perpindahan panggung organisasi. Perjalanan itu juga membawa perubahan tanggung jawab, dari memimpin cabang menuju keterlibatan dalam menentukan arah gerakan organisasi di tingkat nasional.</p><p>Sebagai Sekretatis Jenderal PP PMKRI Periode 2026&ndash;2028, <a href="https://www.asatupro.com/tag/aldoni/" target="_blank">Aldoni</a> dihadapkan pada tanggung jawab untuk memperkuat hubungan antara cabang dan pusat, menjaga agar persoalan lokal tetap terhubung dengan agenda nasional, serta menerjemahkan nilai-nilai perjuangan PMKRI melalui kerja nyata kader.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/09/_4519_Aldoni-Sinaga-Naik-ke-Panggung-Nasional--Eks-Ketua-PMKRI-Medan-Dipercaya-Jadi-Sekjen-PP-PMKRI-2026-ndash-2028.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.asatupro.com/nasional/3837/aldoni-sinaga-naik-ke-panggung-nasional-eks-ketua-pmkri-medan-dipercaya-jadi-sekjen-pp-pmkri-2026ndash2028/</link>
            <author><![CDATA[zulham]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Resmi Diumumkan, Ini Susunan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Periode 2026&ndash;2031</guid>
            <pubDate>Wed, 30 Sep 2026 16:16:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Resmi Diumumkan, Ini Susunan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Periode 2026–2031]]></title>
            <description><![CDATA[Resmi Diumumkan, Ini Susunan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Periode 2026 Sampai Periode 2031]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.asatupro.com/tag/jakarta/" target="_blank">Jakarta</a>,<a class="c_primary" href="https://www.asatupro.com">asatupro.com</a>-</b>Pengurus Besar <a href="https://www.asatupro.com/tag/nahdlatul-ulama/" target="_blank">Nahdlatul Ulama</a> (<a href="https://www.asatupro.com/tag/pbnu/" target="_blank">PBNU</a>) periode 2026-2031 resmi diumumkan dengan jumlah pengurus mencapai 210 orang. Jumlah tersebut bertambah 21 orang dibandingkan susunan kepengurusan hasil <a href="https://www.asatupro.com/tag/muktamar-nu/" target="_blank">Muktamar NU</a> di Lampung yang berjumlah 189 orang.</p><p>Ketua Umum <a href="https://www.asatupro.com/tag/pbnu/" target="_blank">PBNU</a> KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin mengatakan, penambahan jumlah pengurus dilakukan untuk mewujudkan pemerataan dalam struktur organisasi, baik berdasarkan generasi maupun keterwakilan unsur organisasi di lingkungan <a href="https://www.asatupro.com/tag/nahdlatul-ulama/" target="_blank">Nahdlatul Ulama</a>.</p><p>Pengumuman susunan pengurus tersebut disampaikan di Kantor Pusat <a href="https://www.asatupro.com/tag/pbnu/" target="_blank">PBNU</a>, Senen, <a href="https://www.asatupro.com/tag/jakarta/" target="_blank">Jakarta</a> Pusat, Rabu (30/9/2026).</p><p>"Sehingga secara keseluruhan, hasil Muktamar di Lampung seluruh jajaran pengurus <a href="https://www.asatupro.com/tag/pbnu/" target="_blank">PBNU</a> 189 orang dan yang sekarang total semuanya 210 orang, dengan mengalami kenaikan sebesar 21 orang," ucap Gus Kikin di Kantor Pusat <a href="https://www.asatupro.com/tag/pbnu/" target="_blank">PBNU</a>.</p><p>Menurut Gus Kikin, penambahan tersebut bukan sekadar memperbesar struktur kepengurusan, tetapi ditujukan untuk menciptakan pemerataan antargenerasi.</p><p>"Ini dimaksudkan kita ingin ada pemerataan. Pemerataan dari semua jajaran, dari generasi-generasi yang awal sampai akhir," ungkapnya.</p><p>Pemerataan juga dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai unsur organisasi yang berada di lingkungan NU. Di antaranya Ikatan Pelajar <a href="https://www.asatupro.com/tag/nahdlatul-ulama/" target="_blank">Nahdlatul Ulama</a> (<a href="https://www.asatupro.com/tag/ipnu/" target="_blank">IPNU</a>), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (<a href="https://www.asatupro.com/tag/pmii/" target="_blank">PMII</a>), serta Gerakan Pemuda Ansor.</p><p>"Kemudian dari seluruh jajaran lembaga-lembaga yang ada di lingkungan <a href="https://www.asatupro.com/tag/nahdlatul-ulama/" target="_blank">Nahdlatul Ulama</a>, itu ada <a href="https://www.asatupro.com/tag/ipnu/" target="_blank">IPNU</a>, <a href="https://www.asatupro.com/tag/pmii/" target="_blank">PMII</a>, maupun Ansor, itu kita seimbangkan," ujarnya.</p><p>Susunan tersebut diumumkan langsung oleh mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan <a href="https://www.asatupro.com/tag/republik-indonesia/" target="_blank">Republik Indonesia</a>, Mohammad Nuh.</p><p>Sejumlah tokoh masuk dalam jajaran kepengurusan baru. Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul tercantum sebagai Wakil Ketua Umum. Sementara itu, mantan Wakil Presiden ke-13 Ma&#039;ruf Amin dan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla masuk dalam jajaran Mustasyar.</p><p>Berikut susunan lengkap Pengurus Besar <a href="https://www.asatupro.com/tag/nahdlatul-ulama/" target="_blank">Nahdlatul Ulama</a> masa khidmat 2026-2031:<p></p><b>MUSTASYAR</b><br>1. KH. Ahmad Mustofa Bisri<br>2. Prof. Dr. KH. Ma&#039;ruf Amin<br>3. H. M. Jusuf Kalla<br>4. KH. M. Anwar Manshur<br>5. TGK. KH. Nuruzzahir Yahya<br>6. AGH. Dr. Baharuddin HS, MA.<br>7. TGH. LM Turmudzi Badaruddin<br>8. KH. Taufiqurrahman Subki<br>9. Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj, MA.<br>10. Nyai Hj. Shinta Nuriyah A. Wahid<br>11. Nyai Hj. Machfudhoh Aly Ubaid<br>12. dr. KH. Umar Wahid<br>13. KH. Abd. Matin Djawaher<br>14. KH. Fuad Nurhasan<br>15. KH. Muhtadi Dimyathi<br>16. KH. Ulin Nuha Arwani<br>17. Dr. KH. Irfan Yusuf<br>18. KH. Idris Hamid<br>19. KH. Abdul Ghofur<br>20. KH. Wildan Salman<br>21. KH. Jirjis Ali Maksum<br>22. KH. As&#039;ad Said Ali<br>23. KH. Ali Akbar Marbun<br>24. Prof. Dr. KH. Artani Hasbi<br>25. AGH Habib Abdurrahim Assegaf<br>26. KH. Muhammad Nuh Ad-Dawami<br>27. KH. Abdullah Ubab Maimoen<br>28. KH. Zakky Mubarok<br>29. KH. Mustafa Bakri Nasution<br>30. Dr. Muhammad A.S Hikam, MA., APU.<br>31. Prof. Dr. KH. Masykuri Abdillah<br>32. Prof. Dr. Moh. Mahfud MD<br>33. Nyai Hj. Hizbiyah Rochim, M.A.<p></p><p><b>A&#039;WAN</b><br>1. Prof. Dr. TGH. Masnun Tahir<br>2. Ny. Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, MA.<br>3. Habib Ahmad Edrus Al Habsyi<br>4. KH. Fatahillah, S.Pd.I<br>5. KH. Yusuf Chudori<br>6. Dr. KH. Mu&#039;tashim Billah, M.Pd.I.<br>7. KH. Abdussalam Shohib<br>8. Dr. KH. Nur Taufiq Sanusi, MA.<br>9. Dra. Hj. Badriyah Fayumi, Lc., MA.<br>10. Nyai Hj. Ida Fatimah Zainal<br>11. H. Nusron Wahid, S.S., M.Si.<br>12. KH. Ahmad Ma&#039;sum Abror, M.Pd.I.<br>13. H. Masduki Baidlowi<br>14. H. Misbahul Ulum, SE.<br>15. KH. Abdul Muhaimin<br>16. H. Herman Deru<br>17. H. Agustiar Sabran, S.Ikom.<br>18. KH. Hambali Ilyas<br>19. Dr. H. Ahmad Roziqi<br>20. H. Sahribin Noor<br>21. H. Hilmi Ali Yafie<br>22. KH. Masyhur Syilab<br>23. Dr. KH. Muhajirin Yanis<br>24. Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, ST., M.T.<br>25. Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si.<br>26. Prof. Dr. H. Muhammad Madyan, S.E., M.Si., M. Fin.<br>27. Dr. H. Endin A.J. Soefihara<br>28. KH. Musyaffa&#039; Fauzi, SH<br>29. H. Nasyirul Falah Amru<br>30. H. Andi Sahibuddin<br>31. H. Robikin Emhas<br>32. Prof. Dr. H. Sumper Mulia Harahap, M.Ag.<br>33. Prof. Dr. Asasriwarni, SH., M.H.<br>34. H. Adib Fuad, SH.</p><p><b>RAIS AAM DAN JAJARAN SYURIAH</b><br><b>Rais Aam</b><br>KH. Miftachul Akhyar</p><p><b>Wakil Rais Aam</b><br>1. KH. Nurul Huda Jazuli<br>2. KH. Anwar Iskandar<br>3. KH. Afifuddin Muhajir<br>4. KH. Muhammad Musthofa Aqiel Sirodj<br>5. KH. Bahauddin Nur Salim (Gus Baha)</p><p><b>Rais</b><br>1. KH. Aniq Muhammadun<br>2. Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA.<br>3. KH. Ubaidillah Faqih<br>4. KH. Mudatsir Badruddin<br>5. KH. Ahmad Sadid Jauhari<br>6. KH. Abun Bunyamin<br>7. KH. Abdullah Kafabihi Mahrus<br>8. Prof. Dr. KH. Machasin<br>9. Dr. KH. Abdul Ghafur Maimoen, MA.<br>10. Prof. Dr. KH. Zainal Abidin<br>11. KH. Muhammad Cholil Nafis, Lc., MA., Ph.D.<br>12. Dr. (H.C.) KH. Zulfa Mustofa<br>13. KH. Mahfudz Asirun<br>14. KH. Ahmad Azaim Ibrohimy, Ph.D.<br>15. KH. Sholahudin Al-Aiyub, M.Si.<br>16. KH. Abdul Moqsith Ghazali, MA.<br>17. Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa<br>18. KH. Ubaidillah Ruhiyat<br>19. KH. Imam Buchori Cholil<br>20. KH. Thontowi Djauhari Musaddad, Lc., MA<br>21. KH. Ahmad Tajul Mafakhir<br>22. KH. Sayyid Muhammad Hilal Al Aidid<br>23. Prof. Dr. HM. Asrorun Ni&#039;am Sholeh, MA.<br>24. KH. Abdul Wahid Zamas<br>25. KH. Abdurrahman Al-Kautsar<br>26. Dr. KH. M. Afifudin Dimyathi, Lc., MA.<br>27. Habib Ibrahim Luthfi bin Ahmad Al-Attas<br>28. Dr. KH. Ahmad Fahrurrozi<br>29. KH. Imam Jazuli, Lc., M.A.<br>30. Prof. H. Nadirsyah Hosen, Ph.D.<br>31. KH. Moch. Chozien Adenan</p><p><b>Katib Aam</b><br>Prof. Dr. Ir. KH. Mohammad Nuh, DEA.</p><p><b>Katib</b><br>1. KH. Sarmidi Husna, M.A.<br>2. Prof. Dr. H. Kamaruddin Amin<br>3. KH. Taj Yasin Maimoen<br>4. KH. Hilmy Muhammad, MA.<br>5. KH. Subhan Makmun<br>6. Dr. KH. Reza Ahmad Zahid, Lc., MA.<br>7. KH. Hasan Nuri Hidayatullah<br>8. Dr. H. Ikhsan Abdullah, SH., MH.<br>9. KH. Abdurrozaq Sholeh<br>10. Dr. KH. Abdullah Syamsul Arifin<br>11. KH. Kholid Dawam Anwar, Lc., MA.<br>12. Dr. KH. Muhammad Adnan, Lc., MA.<br>13. KH. Zuhrul Anam Hisyam<br>14. KH. Jejen Zarnuji<br>15. KH. Fahim Royani<br>16. KH. Abdul Latif Malik, Lc.<br>17. KH. Ahmad Sudrajat, Lc., MA.<br>18. KH. Moh. Abdullah Rif&#039;an Nashir, Lc., M.Pd.I.<br>19. Dr. H. Ismail Cawidu, M.Si.<br>20. Prof. Dr. H. Idrus Alhamid, S.Ag., M.Si.<br>21. Dr. KH. Mujib Qulyubi, S.Ag., M.H.<br>22. KH. Syarif Chumas Asy-Syawali<br>23. KH. Mas Achmad Sa&#039;dullah Abdul Alim<br>24. KH. Mujiburrohman Ma&#039;mun<br>25. KH. Mahbub Ma&#039;afi Ramdlan, M.Hum.<br>26. Dr. H. Mohsen Alaydrus, M.M.<br>27. KH. Salman Fuad Zain<br>28. KH. Muhammad Yusron Siddiq, Lc., M.Ag.<br>29. KH. Atok Romli Mustofha, M.Si.<br>30. Dr. Ahmad Ubaidy Hasbillah, S.Th.I, M.A.<br>31. K. Khairuddin Habziz, M.HI.</p><p><b>KETUA UMUM DAN JAJARAN TANFIDZIYAH</b></p><p><b>Ketua Umum</b><br>KH. Kikin Abdul Hakim Mahfudz</p><p><b>Wakil Ketua Umum</b><br>1. Drs. H. Saifullah Yusuf<br>2. Dr. KH. Muhammad Faiz Syukron<br>3. Prof. H. Ganefri, Ph.D.<br>4. Dr. Ir. H. Muhammad Lukman Edy<br>5. KH. Abdul Ghoffar Rozin<br>6. H. Irfan Asy&#039;ari Sudirman Wahid (Gus Ipang)<br>7. H. Juri Ardiantoro</p><p><b>Ketua</b><br>1. KH. Hasib Wahab Chasbullah<br>2. KH. Ma&#039;shum Faqih<br>3. Prof. Dr. KH. Moh. Mukri, M.Ag.<br>4. Prof. Dr. H. Nizar Ali, M.Ag.<br>5. H. Umarsyah, S.IP.<br>6. KH. Miftah Maulana Habiburrahman<br>7. H. Ahmad Rafiuddin<br>8. Dr. H. Puji Raharjo<br>9. Prof. Dr. KH. Noor Achmad<br>10. Dr. H. Imron Rosyadi Hamid, SE., M.Si.<br>11. Dr. KH. Syamsul Ma&#039;arif, M.A.<br>12. Prof. Dr. KH. Zaidi Abdad, M.Ag.<br>13. Dr. H. Eman Suryaman, SE., MM.<br>14. H. Abdullah Azwar Anas, M.Si.<br>15. Dr. dr. H. Chamim, Sp.OG.<br>16. Prof. H. Kacung Marijan, Ph.D.<br>17. Dr. H. Basnang Said, M.Ag.<br>18. KH. Lukman Harits Dimyathi<br>19. H. Iskandar Zulkarnanen, S.E., M.Si., Ph.D<br>20. Dr. KH. Khoirul Huda Basyir, Lc., S.Ag., M.S.i<br>21. H. Teguh Dartanto, Ph.D<br>22. Drs. Gufroni Sakaril, M.M.<br>23. Dr.rer.pol. H.M. Faishal Aminuddin<br>24. KH. M. Syarbani Haira, M.Si.<br>25. H. Moch Choirur Rofiq<br>26. H. A. Saifullah Naji</p><p><b>Sekretaris Jenderal</b><br>H. Gudfan Arif, S.IP.</p><p><b>Wakil Sekretaris Jenderal</b><br>1. H. Nur Hidayat<br>2. H. M. Silahuddin, MH.<br>3. H. S. Suleman Tanjung, M.Pd.<br>4. H. A. Syarif Munawi, ME., M.Sc.<br>5. Drs. H. Lukman Khakim, M.Si.<br>6. KH. Muhyidin Thohir, M.Pd.I.<br>7. H. Lukman Umafagur, S.Hut., M.Si.<br>8. Hari Usmayadi, M.Kom.<br>9. H. Saiful Munir, S.H., M.Kn.<br>10. H. Abdul Malik Haramain, M.Si.<br>11. Dr. KH. Muhammad Shalahuddin A. Warits<br>12. H. Faisal Saimima, S.E.<br>13. Muhammad Khoironi, S.H., M.H.<br>14. Dr. Itkonul Hakim<br>15. Dr. KH. Muhammad Nur Hayid<br>16. H. Fathurrohman Taufiq<br>17. Dr. KH. Najiburrahman Wahid, M.A.<br>18. Wahyudi Djafar, SH.<br>19. H. Ali Yusuf, M.Si.<br>20. KH. Zainul Umam Nur Salim<br>21. H. Aminuddin Ma&#039;ruf<br>22. Dr. Ahmad Ali Fahmi, S.H., M.H.<br>23. H. Idy Muzayyad, M.Si.<br>24. Drs. H. Abdullah Latopada, MA.<br>25. Dr. Bahrul Fuad, M.A.<br>26. H. Ghozi Al-Fatih<br>27. H. Shofwan Erce<br>28. H. Abdur Rohim Hasan<br>29. H. Iwan Alamsyah, S.E.<br>30. Aditya Wardhana<br>31. H. Moh. Arwani Thomafi</p><p><b>Bendahara Umum</b><br>Prof. Dr. H. Ainun Naim</p><p><b>Bendahara</b><br>1. Dr. H. Agus Rofiudin<br>2. Kawendra Lukistian<br>3. dr. H. Dimas Wibowo<br>4. Dr. H. Faisal Ali Hasyim, SE.<br>5. Dr. H. Rahmat Hidayat<br>6. Aris Ariyanto, S.T<br>7. TGH. Ibnu Halil, S.Ag., M.Pd.I.<br></p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/10/_6607_Resmi-Diumumkan--Ini-Susunan-Pengurus-Besar-Nahdlatul-Ulama--PBNU--Periode-2026-ndash-2031.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.asatupro.com/nasional/3839/resmi-diumumkan-ini-susunan-pengurus-besar-nahdlatul-ulama-pbnu-periode-2026ndash2031/</link>
            <author><![CDATA[zulham]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polda Aceh Perkuat Sinergi Pulihkan Kawasan Rawan Tanaman Terlarang</guid>
            <pubDate>Wed, 30 Sep 2026 07:07:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polda Aceh Perkuat Sinergi Pulihkan Kawasan Rawan Tanaman Terlarang]]></title>
            <description><![CDATA[Polda Aceh bersama BNN RI dan pemangku kepentingan terkait memperkuat sinergi dalam menangani kawasan rawan tanaman terlarang di Aceh Besar.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Kota Jantho,asatupro.com</b> &mdash; Polda Aceh bersama BNN RI dan pemangku kepentingan terkait memperkuat sinergi dalam menangani kawasan rawan tanaman terlarang di Aceh Besar. Upaya dilakukan melalui pencegahan, edukasi, serta pemberdayaan ekonomi agar masyarakat memiliki alternatif mata pencaharian yang legal dan produktif.</p><p>Komitmen tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja Sinergi Program Stakeholder pada Kawasan Rawan Tanaman Terlarang di Aula BGTK Provinsi Aceh, Lubuk Sukon, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Selasa (29/9/2026).</p><p>Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo hadir bersama Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat BNN RI Irjen Pol. Dr. Aldrin MP Hutabarat, Kepala BNNP Aceh Brigjen Pol. Dedy Tabrani, Kapolres Aceh Besar AKBP Chairul Ikhsan, Wakil Bupati Aceh Besar Drs. Syukri A. Jalil, serta unsur TNI dan OPD terkait.</p><p>Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto mengatakan, penanganan kawasan rawan tanaman terlarang tidak cukup melalui penegakan hukum, tetapi juga membutuhkan edukasi, penguatan keluarga, pemberdayaan ekonomi, dan penyediaan mata pencaharian alternatif.</p><p>"Polda Aceh siap bersinergi melalui pendekatan yang humanis, terukur, dan berkelanjutan. Penanganannya harus dibarengi pemberdayaan masyarakat agar tercipta lingkungan yang aman dan produktif," ujar Joko.</p><p>Sementara itu, Deputi BNN RI Irjen Pol. Dr. Aldrin MP Hutabarat menekankan pentingnya kolaborasi antarpemangku kepentingan agar penanganan kawasan rawan berjalan terpadu dan berkelanjutan.</p><p>Ia berharap rapat kerja tersebut menghasilkan langkah konkret untuk mendorong pemulihan kawasan rawan serta melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.rel.</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/09/_9464_Polda-Aceh-Perkuat-Sinergi-Pulihkan-Kawasan-Rawan-Tanaman-Terlarang.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.asatupro.com/daerah/3835/polda-aceh-perkuat-sinergi-pulihkan-kawasan-rawan-tanaman-terlarang/</link>
            <author><![CDATA[kasmanudin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Respons Aspirasi DPRD, Wabup Dairi Wahyu Daniel Sagala Kumpulkan Seluruh Penyuluh Pertanian Se-Kabupaten Dairi</guid>
            <pubDate>Tue, 29 Sep 2026 17:17:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Respons Aspirasi DPRD, Wabup Dairi Wahyu Daniel Sagala Kumpulkan Seluruh Penyuluh Pertanian Se-Kabupaten Dairi]]></title>
            <description><![CDATA[Respons Aspirasi DPRD, Wabup Dairi Wahyu Daniel Sagala Kumpulkan Seluruh Penyuluh Pertanian SeKabupaten Dairi]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Dairi,<a class="c_primary" href="https://www.asatupro.com">asatupro.com</a>&mdash;<a href="https://www.asatupro.com/tag/wakil-bupati-dairi/" target="_blank">Wakil Bupati Dairi</a> Wahyu Daniel Sagala secara resmi membuka Rapat Koordinasi (Rakor) dan Sinergitas <a href="https://www.asatupro.com/tag/penyuluh-pertanian/" target="_blank">Penyuluh Pertanian</a> se-<a href="https://www.asatupro.com/tag/kabupaten-dairi/" target="_blank">Kabupaten Dairi</a> yang digelar di Aula <a href="https://www.asatupro.com/tag/dinas-pertanian/" target="_blank">Dinas Pertanian</a><a href="https://www.asatupro.com/tag/ketahanan-pangan/" target="_blank">Ketahanan Pangan</a> dan Perikanan, Selasa (29/09/2026).</p><p>Rakor ini menjadi jawaban dan wujud nyata komitmen Pemerintah <a href="https://www.asatupro.com/tag/kabupaten-dairi/" target="_blank">Kabupaten Dairi</a> dalam membangun ketahanan pangan, pasca adanya aspirasi masyarakat melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) <a href="https://www.asatupro.com/tag/kabupaten-dairi/" target="_blank">Kabupaten Dairi</a> yang menyoroti kurang optimalnya pendampingan dan penyuluhan kepada petani di lapangan.</p><p>Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapoksi Pendampingan Modernisasi Pertanian, Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sumut Dr. Khadijah El Ramija Lubis, S.Pi, MP, Sekretaris Daerah Surung Charles L. Bantjin, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Junihardi Siregar, Kepala <a href="https://www.asatupro.com/tag/dinas-pertanian/" target="_blank">Dinas Pertanian</a><a href="https://www.asatupro.com/tag/ketahanan-pangan/" target="_blank">Ketahanan Pangan</a> dan Perikanan Kesti Rusda Angkat, para penyuluh dan tim verpal.</p><p>Dalam sambutannya, Wabup Wahyu Sagala menegaskan bahwa kehadiran seluruh penyuluh pada kesempatan tersebut merupakan wujud komitmen nyata dan semangat kebersamaan dalam membangun ketahanan pangan serta pengelolaan pangan di <a href="https://www.asatupro.com/tag/kabupaten-dairi/" target="_blank">Kabupaten Dairi</a> sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) penyuluh pertanian kepada masyarakat.</p><p>"Kehadiran kita pada kesempatan ini merupakan wujud komitmen nyata dan semangat kebersamaan dalam membangun ketahanan pangan serta pengelolaan pangan di <a href="https://www.asatupro.com/tag/kabupaten-dairi/" target="_blank">Kabupaten Dairi</a> sesuai tupoksi, penyuluh pertanian kepada masyarakat," kata Wabup Wahyu Sagala sebelum membuka rakor tersebut.</p><p>Ia menyampaikan tiga arahan penting yang harus menjadi perhatian bersama.</p><p>Pertama, penguatan peran penyuluh pertanian yang sejak 01 Januari 2026 secara resmi ditarik ke Kementerian Pertanian berdasarkan Inpres No. 3 Tahun 2026. Di era modern ini, penyuluh dituntut menjadi agen transformasi dan inovasi pertanian.</p><p>Wahyu menekankan, penyuluh harus bersinergi dalam hal keakuratan data yang terintegrasi. Data yang akurat di lapangan harus menjadi dasar utama dalam menentukan kebijakan program pertanian, bantuan, hingga peningkatan produksi.</p><p>"Penyuluh harus menjadi agent of change, yaitu agen perubahan yang menguasai teknologi modern, mekanisasi pertanian, pemanfaatan data, hingga digitalisasi pertanian," tegasnya.</p><p>Isu kedua yang menjadi sorotan tajam adalah pupuk subsidi. Wakil Bupati memastikan bahwa penyusunan kebutuhan dan penyalurannya benar-benar berdasarkan data serta kebutuhan riil petani di lapangan.</p><p>Ia tidak ingin ada ketimpangan distribusi di beberapa wilayah. Pupuk harus merata dan tersalurkan tepat waktu.</p><p>Wabup berharap dalam pendistribusian pupuk bersubsidi, seluruh penyuluh pertanian dan pihak terkait untuk memperkuat koordinasi dan pengawasan yang intensif.</p><p>"Kepentingan utama kita adalah memastikan petani mendapatkan pupuk bersubsidi dan sarana pertanian lainnya sesuai yang dibutuhkan tepat sasaran, tepat jumlah, tepat waktu sesuai ketentuan yang berlaku," ucapnya.</p><p>Hal ketiga adalah memperkuat kolaborasi dengan penyuluh pertanian dan lintas sektor. Pemerintah <a href="https://www.asatupro.com/tag/kabupaten-dairi/" target="_blank">Kabupaten Dairi</a> berkomitmen untuk dapat berkolaborasi dan bersinergi untuk mendukung program strategis Nasional untuk peningkatan swasembada pangan.</p><p>Para penyuluh pertanian diharapkan berada di barisan paling depan untuk mengawal pembangunan sektor pangan, sehingga pengelolaan lahan produktif dapat berjalan optimal dan dimanfaatkan secara berkelanjutan.</p><p>Menurut Wahyu, koordinasi, kolaborasi dan sinergi lintas sektor merupakan kunci agar setiap program dapat berjalan secara efektif, efisien, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.</p><p>Di akhir sambutannya, Wahyu memberikan penekanan keras agar rakor ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial semata.</p><p>"Saya sangat berharap agar rakor tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata. Rakor ini harus mampu menghasilkan rencana aksi yang konkret, terukur, dan operasional serta dapat dilaksanakan di lapangan! Mari kita samakan langkah, rapatkan barisan, dan perkuat koordinasi dan sinergitas. Mari kita buktikan dapat memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan swasembada pangan," tutupnya dengan semangat.</p><p>Rakor kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan pemaparan materi terkait modernisasi pertanian oleh narasumber dari BRMP Sumut.</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/09/_1328_Respons-Aspirasi-DPRD--Wabup-Dairi-Wahyu-Daniel-Sagala-Kumpulkan-Seluruh-Penyuluh-Pertanian-Se-Kabupaten-Dairi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.asatupro.com/daerah/3833/respons-aspirasi-dprd-wabup-dairi-wahyu-daniel-sagala-kumpulkan-seluruh-penyuluh-pertanian-sekabupaten-dairi/</link>
            <author><![CDATA[tumpal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Upaya &quot;Cerai&quot; PT PSU vs Petani Sawit Madina Bikin Bingung KPPU</guid>
            <pubDate>Tue, 29 Sep 2026 16:06:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Upaya "Cerai" PT PSU vs Petani Sawit Madina Bikin Bingung KPPU]]></title>
            <description><![CDATA[Medan, asatupro.com  Upaya perceraian antara PT Perkebunan Sumatera Utara (PSU) dengan para petani sawit plasma yang menjadi mitra di Kab]]></description>
            <content><![CDATA[<b>Medan, asatupro.com</b> - Upaya "perceraian" <br>antara PT Perkebunan Sumatera Utara (PSU) dengan para petani sawit plasma yang menjadi mitra di Kabupaten <a href="https://www.asatupro.com/tag/mandailing-natal/" target="_blank">Mandailing Natal</a> (Madina) bikin bingung Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kantor Wilayah (Kanwil) Medan.</p><p>Pasalnya, KPPU Kanwil Medan yang memiliki wilayah kerja di kawasan Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) yang mencakup lima provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara (Sumut), Sumbar, Riau, dan Kepulauan Riau (Kepri) itu justru ingin memperbaiki hubungan yang ada.</p><p>"Kami ingin memperbaiki kemitraan antara petani sawit dengan <a href="https://www.asatupro.com/tag/pt-psu/" target="_blank">PT PSU</a>," kata <a href="https://www.asatupro.com/tag/ridho-pamungkas/" target="_blank">Ridho Pamungkas</a> selaku Kepala KPPU Kanwil Medan kepada para wartawan di Aula Sri Deli, Gedung Keuangan Negara (GKN), Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Wilayah Sumut, Selasa (29/9/2026) pagi.</p><p>Saat itu <a href="https://www.asatupro.com/tag/ridho-pamungkas/" target="_blank">Ridho Pamungkas</a> didampingi sejumlah pejabat terkait di KPPU Kanwil Medan seperti Hardianto sebagai Kepala Bidang (Kabid) Penegakan Hukum, Kabid Kajian dan Advokasi Shobi Kurnia, Dewi Sibarani dari Kehumasan, dan lainnya.</p><p><a href="https://www.asatupro.com/tag/ridho-pamungkas/" target="_blank">Ridho Pamungkas</a> menjelaskan, pihak petani sawit yang tergabung dalam Koperasi Unit Desa (KUD) Anugerah Lestari sudah berupaya keras ingin berpisah dari program kemitraan dengan pihak <a href="https://www.asatupro.com/tag/pt-psu/" target="_blank">PT PSU</a>.</p><br><img src="https://www.asatupro.com/cdn/uploads/images/202609/_4506_.jpg"><br></p><br>"Untuk kemudian menjalin kemitraan dengan perusahaan sawit lainnya. Upaya "cerai" ini karena petani sawit merasa kecewa dengan <a href="https://www.asatupro.com/tag/pt-psu/" target="_blank">PT PSU</a> yang dinilai tidak maksimal dalam menjalankan kemitraan," ujar <a href="https://www.asatupro.com/tag/ridho-pamungkas/" target="_blank">Ridho Pamungkas</a> lagi.<br></p><hr><br>Di sisi lainnya, Ridho bilang ada persoalan lain yang membuat kedua belah pihak bertikai, yakni soal siapa hutang-piutang ke Bank Mandiri dan siapa yang paling bertanggungjawab terhadap hal itu.</p><p>KPPU Kanwil Medan, ujar <a href="https://www.asatupro.com/tag/ridho-pamungkas/" target="_blank">Ridho Pamungkas</a>, berupaya mendalami konflik tersebut dan akan mencari solusi agar program kemitraan tetap bisa berjalan dengan sehat.</p><p>"Kalau pun program kemitraan di antara kedua belah pihak harus berakhir, diupayakan ada penyelesaian bersama seperti yang pernah kita lakukan terhadap petani sawit di Madina dengan perusahaan sawit swasta beberapa tahun yang lalu," ucap <a href="https://www.asatupro.com/tag/ridho-pamungkas/" target="_blank">Ridho Pamungkas</a>.</p>Perlu diketahui bahwa <a href="https://www.asatupro.com/tag/pt-psu/" target="_blank">PT PSU</a> adalah salah satu dari beberapa badan usaha milik daerah (BUMD) pemerintah provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut).</p>BUMD ini sudah beberapa kali harus bersentuhan dengan kasus hukum, baik yang terkait pengelolaan perkebunan maupun dugaan praktik korupsi.</p><p>Sekadar mengingatkan, penyelesaian kemitraan beberapa waktu lalu yang dimaksud <a href="https://www.asatupro.com/tag/ridho-pamungkas/" target="_blank">Ridho Pamungkas</a> adalah konflik antara petani sawit di Madina yang tergabung dalam sebuah koperasi dengan PT <a href="https://www.asatupro.com/tag/sago-nauli/" target="_blank">Sago Nauli</a>.</p><br><img src="https://www.asatupro.com/cdn/uploads/images/202609/_6398_.jpg"><br></p><br><a href="https://www.asatupro.com/tag/kemitraan/" target="_blank">Kemitraan</a> di antara keduanya harus berakhir dengan konflik dan akhirnya dibantuselesaikan oleh KPPU, termasuk ditangani langsung oleh Komisioner KPPU Pusat, di kantor Dinas Perkebunan (Disbun) Sumut.</p><hr>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/09/_2148_Upaya--quot-Cerai-quot-PT-PSU-vs-Petani-Sawit-Madina-Bikin-Bingung-KPPU.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.asatupro.com/perkebunan/3831/upaya-quotceraiquot-pt-psu-vs-petani-sawit-madina-bikin-bingung-kppu/</link>
            <author><![CDATA[hendrik]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kodim 0212/TS : Jembatan Simadihon Dibangun, Akses Warga di Dolok Sigompulon Segera Lebih Mudah</guid>
            <pubDate>Tue, 29 Sep 2026 15:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kodim 0212/TS : Jembatan Simadihon Dibangun, Akses Warga di Dolok Sigompulon Segera Lebih Mudah]]></title>
            <description><![CDATA[Kodim 0212/TS  Jembatan Simadihon Dibangun, Akses Warga di Dolok Sigompulon Segera Lebih Mudah]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Padang Lawas Utara</a>,<a class="c_primary" href="https://www.asatupro.com">asatupro.com</a>-</b>Pembangunan jembatan beton di Desa Simadihon, Kecamatan Dolok Sigompulon, Kabupaten Padang Lawas Utara, terus dikebut. Memasuki hari keempat, Selasa (29/9/2026), pekerjaan difokuskan pada pengecoran pondasi di sisi kiri dan kanan jembatan.</p><p>Hingga hari ini, progres pembangunan telah mencapai 14,5 persen. Pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan personel Kodim 0212/Tapanuli Selatan bersama masyarakat.</p><p><img src="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/10/02522a2b2726fb0a03bb19f2d8d9524d_IMG-20261001-WA0101.jpg">Pembangunan jembatan tersebut diharapkan dapat membuka akses yang lebih mudah bagi warga. Selama ini, kondisi akses menjadi salah satu kendala masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk mobilitas dan pengangkutan hasil pertanian.</p><p>Kapendam I/BB Kol Inf Sandy S.I.P., M.Han., mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program pemerintah Presiden Prabowo Subianto untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat dalam mendapatkan akses transportasi dan infrastruktur yang memadai.</p><p>Pembangunan jembatan ini untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, terutama dalam melintasi akses yang selama ini menjadi kendala. Pembangunan infrastruktur tersebut diharapkan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, bukan hanya dari sisi akses, tetapi juga terhadap aktivitas sosial dan perekonomian warga.</p><p><img src="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/10/65ded5353c5ee48d0b7d48c591b8f430_IMG-20261001-WA0096.jpg">Dengan selesainya jembatan ini dibangun, masyarakat dapat lebih mudah beraktivitas, baik untuk bekerja, mengangkut hasil pertanian maupun memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ini merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat.</p><p>Pembangunan akan terus dilanjutkan sesuai tahapan pekerjaan hingga jembatan rampung dan dapat dimanfaatkan masyarakat Desa Simadihon serta warga di wilayah sekitarnya.</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/10/_7850_Kodim-0212-TS---Jembatan-Simadihon-Dibangun--Akses-Warga-di-Dolok-Sigompulon-Segera-Lebih-Mudah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.asatupro.com/daerah/3838/kodim-0212ts-jembatan-simadihon-dibangun-akses-warga-di-dolok-sigompulon-segera-lebih-mudah/</link>
            <author><![CDATA[zulham]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Disnaker Labura Didesak Verifikasi Dugaan Iuran BPJS Pekerja PT Umada</guid>
            <pubDate>Tue, 29 Sep 2026 14:14:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Disnaker Labura Didesak Verifikasi Dugaan Iuran BPJS Pekerja PT Umada]]></title>
            <description><![CDATA[Disnaker Labura Didesak Verifikasi Dugaan Iuran BPJS Pekerja PT Umada]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Lqbuhanbatu Utara,<a class="c_primary" href="https://www.asatupro.com">asatupro.com</a>-</b>Dugaan belum dibayarkannya iuran <a href="https://www.asatupro.com/tag/bpjs/" target="_blank">BPJS</a> pekerja di <a href="https://www.asatupro.com/tag/pt-umada/" target="_blank">PT Umada</a>, Perkebunan Pernantian, Kecamatan Marbau, Kabupaten <a href="https://www.asatupro.com/tag/labuhanbatu-utara/" target="_blank">Labuhanbatu Utara</a>, diminta segera diverifikasi oleh Dinas Ketenagakerjaan (<a href="https://www.asatupro.com/tag/disnaker/" target="_blank">Disnaker</a>) Kabupaten <a href="https://www.asatupro.com/tag/labuhanbatu-utara/" target="_blank">Labuhanbatu Utara</a>.</p><p>Desakan tersebut disampaikan Kuasa Hukum Pekerja, <a href="https://www.asatupro.com/tag/saddam-husein-ritonga/" target="_blank">Saddam Husein Ritonga</a>,<a href="https://www.asatupro.com/tag/-s-h-/" target="_blank"> S.H.</a>, Selasa (29/09/2026). Ia meminta <a href="https://www.asatupro.com/tag/disnaker/" target="_blank">Disnaker</a> Labura menggunakan kewenangannya untuk memeriksa administrasi perusahaan serta memastikan status pembayaran iuran <a href="https://www.asatupro.com/tag/bpjs/" target="_blank">BPJS</a> para pekerja.</p><p>"Kami selaku Kuasa Hukum Pekerja mendesak Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten <a href="https://www.asatupro.com/tag/labuhanbatu-utara/" target="_blank">Labuhanbatu Utara</a> untuk segera melakukan pemeriksaan dan mengambil tindakan sesuai kewenangannya terhadap <a href="https://www.asatupro.com/tag/pt-umada/" target="_blank">PT Umada</a> atas dugaan tidak dibayarkannya atau tidak disetorkannya iuran <a href="https://www.asatupro.com/tag/bpjs/" target="_blank">BPJS</a> pekerja sebagaimana mestinya," ujar Saddam.</p><p>Menurut Saddam, persoalan tersebut berkaitan langsung dengan hak pekerja atas perlindungan jaminan sosial sehingga perlu dipastikan melalui pemeriksaan resmi.</p><p>"Apabila berdasarkan hasil pemeriksaan ditemukan bahwa perusahaan tidak melaksanakan kewajibannya dalam membayar dan menyetorkan iuran <a href="https://www.asatupro.com/tag/bpjs/" target="_blank">BPJS</a> sesuai ketentuan, maka harus ada tindakan sesuai peraturan perundang-undangan," tegasnya.</p><p><b>Minta Administrasi dan Pembayaran Iuran Diperiksa</b></p><p>Saddam meminta <a href="https://www.asatupro.com/tag/disnaker/" target="_blank">Disnaker</a> Labura tidak hanya memeriksa status kepesertaan pekerja, tetapi juga menelusuri administrasi serta bukti pembayaran iuran <a href="https://www.asatupro.com/tag/bpjs/" target="_blank">BPJS</a>.</p><p>Menurutnya, pemeriksaan perlu mencakup kemungkinan adanya iuran yang telah dipotong dari upah pekerja, namun diduga belum disetorkan kepada <a href="https://www.asatupro.com/tag/bpjs/" target="_blank">BPJS</a>.</p><p>Adapun tuntutan yang disampaikan kepada <a href="https://www.asatupro.com/tag/disnaker/" target="_blank">Disnaker</a> Labura meliputi:<p></p><ol><li>Segera memanggil dan memeriksa pihak <a href="https://www.asatupro.com/tag/pt-umada/" target="_blank">PT Umada</a>;</li><li>Memeriksa administrasi dan bukti pembayaran iuran <a href="https://www.asatupro.com/tag/bpjs/" target="_blank">BPJS</a> pekerja;</li><li>Memastikan status kepesertaan dan pembayaran iuran para pekerja;</li><li>Memeriksa apakah terdapat iuran yang telah dipotong dari upah pekerja tetapi belum disetorkan kepada <a href="https://www.asatupro.com/tag/bpjs/" target="_blank">BPJS</a>;</li><li>Memeriksa jumlah dan periode apabila ditemukan tunggakan;</li><li>Meminta perusahaan memenuhi seluruh kewajibannya apabila ditemukan pelanggaran; dan</li><li>Mengambil tindakan sesuai kewenangan serta meneruskan kepada aparat penegak hukum apabila ditemukan indikasi tindak pidana.</li></ol><p><b>Singgung Ketentuan Pidana UU <a href="https://www.asatupro.com/tag/bpjs/" target="_blank">BPJS</a></b></p><p>Saddam juga menyinggung ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang <a href="https://www.asatupro.com/tag/bpjs/" target="_blank">BPJS</a> yang mengatur kewajiban pemberi kerja dalam pembayaran dan penyetoran iuran <a href="https://www.asatupro.com/tag/bpjs/" target="_blank">BPJS</a>.</p><p>Ia menjelaskan, Pasal 55 UU <a href="https://www.asatupro.com/tag/bpjs/" target="_blank">BPJS</a> mengatur bahwa pemberi kerja yang melanggar ketentuan Pasal 19 ayat (1) atau ayat (2) dapat dikenai pidana penjara paling lama 8 tahun atau pidana denda paling banyak Rp1.000.000.000.</p><p>"Ketentuan tersebut menjadi salah satu dasar penting agar kewajiban pembayaran dan penyetoran iuran <a href="https://www.asatupro.com/tag/bpjs/" target="_blank">BPJS</a> tidak diabaikan oleh pemberi kerja," katanya.</p><p>Selain meminta pemeriksaan kepada <a href="https://www.asatupro.com/tag/disnaker/" target="_blank">Disnaker</a>, Saddam juga meminta pihak <a href="https://www.asatupro.com/tag/bpjs/" target="_blank">BPJS</a> terkait memberikan klarifikasi mengenai status pembayaran iuran pekerja berdasarkan data resmi.</p><p><b>Kuasa Hukum: Dugaan Harus Diverifikasi</b></p><p>Saddam menegaskan, persoalan tersebut masih berupa dugaan dan harus dibuktikan melalui pemeriksaan serta proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.</p><p>"Kami tidak mendahului kewenangan aparat penegak hukum dalam menentukan ada atau tidaknya tindak pidana. Namun, apabila berdasarkan pemeriksaan ditemukan bukti adanya pelanggaran, kami meminta agar persoalan tersebut ditindaklanjuti secara tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Hak pekerja atas jaminan sosial harus dilindungi dan kewajiban perusahaan terhadap pekerja harus dipenuhi," pungkasnya.</p><p>Hingga berita ini diturunkan, pihak <a href="https://www.asatupro.com/tag/pt-umada/" target="_blank">PT Umada</a> belum memberikan keterangan resmi mengenai dugaan pelanggaran tersebut. (Red/Tim)</p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/09/_250_Disnaker-Labura-Didesak-Verifikasi-Dugaan-Iuran-BPJS-Pekerja-PT-Umada.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.asatupro.com/peristiwa/3834/disnaker-labura-didesak-verifikasi-dugaan-iuran-bpjs-pekerja-pt-umada/</link>
            <author><![CDATA[zulham]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pakai Mobil Patroli Satpol PP, Puluhan Anak TK Aisyiyah Bustanul Athfal Kunjungi Mako Damkarmat Medan</guid>
            <pubDate>Tue, 29 Sep 2026 13:13:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pakai Mobil Patroli Satpol PP, Puluhan Anak TK Aisyiyah Bustanul Athfal Kunjungi Mako Damkarmat Medan]]></title>
            <description><![CDATA[Pakai Mobil Patroli Satpol PP, Puluhan Anak TK Aisyiyah Bustanul Athfal Kunjungi Mako Damkarmat Medan]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>,<a class="c_primary" href="https://www.asatupro.com">asatupro.com</a>-</b>Suasana ceria terlihat di Markas Komando (Mako) <a href="https://www.asatupro.com/tag/pemadam-kebakaran/" target="_blank">Pemadam Kebakaran</a> dan Penyelamatan (<a href="https://www.asatupro.com/tag/damkarmat/" target="_blank">Damkarmat</a>) Kota <a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>, Selasa (29/9/2026). Puluhan anak <a href="https://www.asatupro.com/tag/tk-aisyiyah-bustanul-athfal/" target="_blank">TK Aisyiyah Bustanul Athfal</a> diajak outing class/ belajar diluar kelas. menggunakan mobil patroli Satuan Polisi Pamong Praja (<a href="https://www.asatupro.com/tag/satpol-pp/" target="_blank">Satpol PP</a>) Kota <a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>.</p><p>Program <a href="https://www.asatupro.com/tag/satpol-pp/" target="_blank">Satpol PP</a> Peduli Pendidikan  ini kembali digelar untuk memberikan edukasi kebencanaan sejak usia dini.</p><p>Rombongan anak TK yang berseragam itu dijemput langsung dari sekolah di Jalan Raya Menteng Gg. Rahayu No.65, Kelurahan Binjai, Kecamatan <a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> Denai, dan dikawal personel <a href="https://www.asatupro.com/tag/satpol-pp/" target="_blank">Satpol PP</a> menuju Mako <a href="https://www.asatupro.com/tag/damkarmat/" target="_blank">Damkarmat</a> di Jalan Candi Borobudur No.2 <a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>.</p><p><a href="https://www.asatupro.com/tag/satpol-pp/" target="_blank">Satpol PP</a> Humanis, Sahabat Anak Kasat Pol PP Kota <a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>, Muhammad Yunus,  mengatakan kegiatan ini merupakan inovasi <a href="https://www.asatupro.com/tag/satpol-pp/" target="_blank">Satpol PP</a> untuk lebih dekat dengan dunia pendidikan.</p><p>"<a href="https://www.asatupro.com/tag/satpol-pp/" target="_blank">Satpol PP</a> tidak hanya sebagai penegak Perda. Kami juga punya peran sosial dan edukasi. Hari ini kami fasilitasi anak-anak naik mobil patroli <a href="https://www.asatupro.com/tag/satpol-pp/" target="_blank">Satpol PP</a> untuk belajar tentang kebencanaan di Kantor <a href="https://www.asatupro.com/tag/damkarmat/" target="_blank">Damkarmat</a>. Biar mereka tahu, <a href="https://www.asatupro.com/tag/satpol-pp/" target="_blank">Satpol PP</a> itu humanis dan sahabat anak," ujar Yunus.</p><p>Senada dengan itu, Kepala Dinas <a href="https://www.asatupro.com/tag/pemadam-kebakaran/" target="_blank">Pemadam Kebakaran</a> dan Penyelamatan Kota <a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>,  Wandro Malau, menyambut baik kolaborasi tersebut. Ia menyebut edukasi sejak dini sangat penting agar anak-anak mengenal tugas <a href="https://www.asatupro.com/tag/damkarmat/" target="_blank">Damkarmat</a> bukan hanya memadamkan api, tapi juga penyelamatan.</p><p>Setibanya di Mako, puluhan anak disambut langsung personel <a href="https://www.asatupro.com/tag/satpol-pp/" target="_blank">Satpol PP</a> dan <a href="https://www.asatupro.com/tag/damkarmat/" target="_blank">Damkarmat</a>. Mereka dikenalkan dengan tugas pokok <a href="https://www.asatupro.com/tag/satpol-pp/" target="_blank">Satpol PP</a> dalam menjaga ketertiban umum, serta tugas <a href="https://www.asatupro.com/tag/damkarmat/" target="_blank">Damkarmat</a> dalam penyelamatan dan penanggulangan kebakaran.</p><p><b>Anak-Anak Antusias Coba Semprot Air</b></p><p>Momen paling seru saat anak-anak diajak berkeliling melihat armada pemadam, mencoba baju pelindung tahan panas, dan belajar menyemprotkan air menggunakan selang <a href="https://www.asatupro.com/tag/damkarmat/" target="_blank">Damkarmat</a>.</p><p>"Senang kali bisa naik mobil pemadam kebakaran. Tadi diajarin semprot air, seru!" teriak salah satu siswa sambil tertawa lepas, disambut gelak tawa guru dan petugas.</p><p>Selain itu, personel juga memberikan edukasi ringan tentang menjaga kebersihan, tidak membuang sampah sembarangan, dan pentingnya tertib di sekolah.</p><p><b>Kepsek Apresiasi Satpol PP dan Damkarmat</b></p><p>Kepala <a href="https://www.asatupro.com/tag/tk-aisyiyah-bustanul-athfal/" target="_blank">TK Aisyiyah Bustanul Athfal</a>, Cici Wahyuni, yang turut mendampingi mengaku sangat mengapresiasi kegiatan tersebut.</p><p>"Anak-anak sangat senang. Ini pengalaman pertama mereka diantar pakai mobil patroli <a href="https://www.asatupro.com/tag/satpol-pp/" target="_blank">Satpol PP</a>. Pembelajaran di luar kelas seperti ini jauh lebih melekat dibanding hanya di kelas. Kami berharap kegiatan <a href="https://www.asatupro.com/tag/satpol-pp/" target="_blank">Satpol PP</a> dan <a href="https://www.asatupro.com/tag/damkarmat/" target="_blank">Damkarmat</a> Peduli Pendidikan bisa terus berlanjut," ujar Cici.</p><p>Kegiatan ditutup dengan foto bersama personel <a href="https://www.asatupro.com/tag/satpol-pp/" target="_blank">Satpol PP</a> dan <a href="https://www.asatupro.com/tag/damkarmat/" target="_blank">Damkarmat</a> di depan mobil pemadam.</p><p>"<a href="https://www.asatupro.com/tag/satpol-pp/" target="_blank">Satpol PP</a> Humanis, Damkar Tangguh, <a href="https://www.asatupro.com/tag/anak-medan-cerdas/" target="_blank">Anak </a><a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> Cerdas!" pekik anak-anak bersama petugas. (Red/Tim)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/09/_230_Pakai-Mobil-Patroli-Satpol-PP--Puluhan-Anak-TK-Aisyiyah-Bustanul-Athfal-Kunjungi-Mako-Damkarmat-Medan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.asatupro.com/medan/3830/pakai-mobil-patroli-satpol-pp-puluhan-anak-tk-aisyiyah-bustanul-athfal-kunjungi-mako-damkarmat-medan/</link>
            <author><![CDATA[zulham]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ketimpangan Harga TBS di Pessel Sumbar Dipantau KPPU</guid>
            <pubDate>Tue, 29 Sep 2026 13:01:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ketimpangan Harga TBS di Pessel Sumbar Dipantau KPPU]]></title>
            <description><![CDATA[Medan, asatupro.com  Ketimpangan harga pembelian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumat]]></description>
            <content><![CDATA[<b>Medan, asatupro.com</b> - Ketimpangan harga pembelian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten <a href="https://www.asatupro.com/tag/pesisir-selatan/" target="_blank">Pesisir Selatan</a> (Pessel), Provinsi <a href="https://www.asatupro.com/tag/sumatera-barat/" target="_blank">Sumatera Barat</a> (Sumbar), diperhatikan dan dipantau secara seksama oleh Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kantor Wilayah (Kanwil) Medan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perlu diketahui bahwa KPPU Kanwil Medan memiliki wilayah kerja di kawasan Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) yang mencakup lima provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara (Sumut), Sumbar, Riau, dan Kepulauan Riau (Kepri).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Harga pembelian TBS di Pessel juh lebih rendah bila dibandingkan di kabupaten lain di Sumbar," kata Ridho Pamungkas selaku Kepala KPPU Kanwil Medan kepada para wartawan di Aula Sri Deli, Gedung Keuangan Negara (GKN), Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Wilayah Sumut, Selasa (29/9/2026) pagi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat itu Ridho Pamungkas didampingi sejumlah pejabat terkait di KPPU Kanwil Medan seperti Hardianto sebagai Kepala Bidang (Kabid) Penegakan Hukum, Kabid Kajian dan Advokasi Shobi Kurnia, Dewi Sibarani dari Kehumasan, dan lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kata Ridho Pamungkas, ketimpangan harga pembelian TBS yang terjadi di Pessel dimulai dari tingkat pabrik kelapa sawit (PKS)  dan merembet ke petani sawit selaku produsen.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Berdasarkan data yang kami dapatkan dari laporan masyarakat, ada enam PKS di Pessel dan menampung buah sawit dari petani," sambung Ridho Pamungkas kembali.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tetapi dirinya belum mendapatkan informasi apakah PKS yang ada di Pessel membeli TBS langsung dari petani sawit atau kah melalui middle man atau pedagang perantara.</p><br><img src="https://www.asatupro.com/cdn/uploads/images/202609/_6398_.jpg"><br></p><br>Pihaknya belum bisa mengambil keputusan apapun karena sejauh ini KPPU Kanwil Medan masih membutuhkan pendalaman agar memiliki informasi yang cukup untuk memutuskan kasus ini nantinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<b>Sumatera Utara </b><br>Disinggung tentang situasi yang sama  terjadi di Provinsi Sumut, Ridho Pamungkas bilang tidak menutup kemungkinan mengenai hal itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tetapi dirinya mengaku sejauh ini belum ada laporan apapun dari masyarakat, khususnya petani sawit, mengenai praktek curang terkait pembelian harga TBS dari PKS yang beroperasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami belum mendapatkan informasi apa pun mengenai hal ini di dari masyarakat. Sejauh ini tidak ada laporan soal kecurangan harga pembelian TBS di berbagai kabupaten sentra sawit di Sumut," bebernya &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sekedar mengingatkan, beberapa bulan yang lalu pemerintah pusat melalui Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, berkali-kali mengingatkan industri sawit untuk tidak bersikap curang dalam pembelian harga TBS parani.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apalagi, kata dia, di saat yang sama harga penjualan minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dari Indonesia di pasar global naik secara signifikan, dan sudah seharusnya hal itu mampu mendongkrak harga pembelian TBS petani di PKS</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/09/_6484_Ketimpangan-Harga-TBS-di-Pessel-Sumbar-Dipantau-KPPU.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.asatupro.com/perkebunan/3829/ketimpangan-harga-tbs-di-pessel-sumbar-dipantau-kppu/</link>
            <author><![CDATA[hendrik]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sepanjang 2026, KPPU Kanwil I Catat 21 Laporan Masuk, Pengadaan Pemerintah Masih Jadi Perhatian</guid>
            <pubDate>Tue, 29 Sep 2026 12:29:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sepanjang 2026, KPPU Kanwil I Catat 21 Laporan Masuk, Pengadaan Pemerintah Masih Jadi Perhatian]]></title>
            <description><![CDATA[Medan,asatupro.comKomisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kantor Wilayah I mencatat sebanyak 21 laporan masuk sepanjang tahun 2026, yang te]]></description>
            <content><![CDATA[<b>Medan,<a class="c_primary" href="https://www.asatupro.com">asatupro.com</a>-</b>Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kantor Wilayah I mencatat sebanyak <a href="https://www.asatupro.com/tag/21-laporan/" target="_blank">21 laporan</a> masuk sepanjang tahun 2026, yang terdiri atas 20 laporan dugaan pelanggaran persaingan usaha dan 1 laporan terkait kemitraan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Laporan tersebut berasal dari lima wilayah kerja KPPU Kanwil I, yaitu Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau. Isu yang dilaporkan cukup beragam, mulai dari dugaan persekongkolan dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah, dugaan kartel harga komoditas, praktik monopoli, hingga perjanjian tertutup dalam pemasaran produk telekomunikasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari 20 laporan persaingan usaha tersebut, 14 laporan berkaitan dengan dugaan persekongkolan tender, sementara dua laporan terkait dugaan kartel harga, dua laporan dugaan praktik monopoli, dan dua laporan dugaan penyalahgunaan posisi dominan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Laporan yang masuk menunjukkan bahwa persoalan persaingan usaha di wilayah kerja Kanwil I cukup beragam. Namun, pengadaan barang dan jasa pemerintah masih menjadi salah satu area yang banyak mendapat perhatian masyarakat," ujar Kepala KPPU Kanwil I, Ridho Pamungkas, Selasa (29/9/2026) di Medan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penegakan Hukum Tetap Menjadi Fokus&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam penanganan perkara, KPPU Kanwil I mencatat 11 perkara berada dalam tahap penyelidikan. berdasarkan posisi Semester 12026. Perkara-perkara tersebut terutama berkaitan dengan dugaan pelanggaran dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah di wilayah kerja Kanwil I.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain pengadaan, laporan yang di<a href="https://www.asatupro.com/tag/terima/" target="_blank">terima</a> KPPU juga mencakup sejumlah isu strategis, antara lain dugaan kesepakatan harga pembelian Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Pesisir Selatan, dugaan praktik monopoli jasa Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di Pelabuhan Dumai, serta dugaan perjanjian tertutup dalam pemasaran produktelekomunikasi di Aceh dan Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"KPPU tidak hanya melihat ada atau tidaknya laporan, tetapi juga bagaimana laporan tersebut dapat ditindaklanjuti berdasarkan alat bukti dan ketentuan hukum persaingan usaha. Karena itu, setiap laporan perlu melalui proses penanganan sesuai ketentuan," jelas Ridho.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kajian untuk Membaca Persoalan Persaingan di Wilayah&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain penegakan hukum, KPPU Kanwil I sepanjang 2026 juga melaksanakan empat kajian yang mencakup wilayah kerja Kanwil I. Kajian tersebut antara lain mengenai Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di pelabuhan, struktur pasar jasa transportasi distribusi BBM regional Sumbagut, struktur pasar distribusi semen di Sumatera Utara, serta kebijakan terkait kewajiban dukungan galian C di Aceh Tenggara. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kajian dilakukan untuk memberikan masukan kebijakan berbasis analisis pasar dan mendorong terciptanya pasar yang lebih terbuka, kompetitif, dan berkeadilan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;KPPU Kawal Persaingan dalam Implementasi Kebijakan Pemerintah&lt;/p&gt; &lt;p&gt;KPPU Kanwil I juga menjalankan fungsi advokasi dan pemberian saran serta pertimbangan kepada pemerintah. Salah satunya melalui pengawalan implementasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah kerja Kanwil I.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Langkah tersebut merupakan bagian dari tindak lanjut Saran dan Pertimbangan KPPU kepada Presiden RI Nomor 99/K/S/VII/2026 tanggal 21 Juli 2026 mengenai KDKMP. KPPU mendorong agar pengembangan KDKMP tetap berjalan seiring dengan prinsip persaingan usaha yang sehat, terbuka, dan inklusif, termasuk dengan memberikan ruang bagi UMKM dan koperasi yang telah ada.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami ingin memastikan kebijakan pemerintah dapat berjalan efektif sekaligus tetap memberikan kesempatan berusaha yang adil bagi pelaku usaha. Ini yang akan terus kami kawal di tingkat wilayah," tambah Ridho.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Monitoring Pasar untuk Menjaga Persaingan yang Sehat&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sektor pangan, KPPU Kanwil I juga melakukan monitoring harga dan ketersediaan komoditas serta sidak pasar di sejumlah wilayah. Pada September 2026, monitoring antara lain dilakukan terkait kenaikan harga daging ayam potong dan kelangkaan beras premium.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Monitoring tersebut dilakukan untuk memperoleh gambaran kondisi pasar sekaligus. mengidentifikasi potensi persoalan persaingan dalam rantai pasok dan distribusi komoditas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"KPPU Kanwil I akan terus hadir di wilayah untuk memastikan persaingan usaha yang sehat. Kami membutuhkan dukungan media untuk mengedukasi masyarakat sekaligus menyampaikan berbagai persoalan persaingan usaha yang terjadi di lapangan," tutup Ridho.**<br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/09/_2718_Sepanjang-2026--KPPU-Kanwil-I-Catat-21-Laporan-Masuk--Pengadaan-Pemerintah-Masih-Jadi-Perhatian.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.asatupro.com/ekonomi/3828/sepanjang-2026-kppu-kanwil-i-catat-21-laporan-masuk-pengadaan-pemerintah-masih-jadi-perhatian/</link>
            <author><![CDATA[lase]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>