<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.asatupro.com/</link>
        <description>situs berita akurat dari sumber terpercaya</description>
        <lastBuildDate>Fri, 25 Sep 2026 19:40:36 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Satreskrim Polrestabes Bireuen Diduga Rekayasa Kasus, Tetapkan Tersangka Pelaku Usaha Tak Sesuai Prosedur</guid>
            <pubDate>Fri, 25 Sep 2026 17:17:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Satreskrim Polrestabes Bireuen Diduga Rekayasa Kasus, Tetapkan Tersangka Pelaku Usaha Tak Sesuai Prosedur]]></title>
            <description><![CDATA[Satreskrim Polrestabes Bireuen Diduga Rekayasa Kasus, Tetapkan Tersangka Pelaku Usaha Tak Sesuai Prosedur]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.asatupro.com/tag/bireuen/" target="_blank">Bireuen</a>,<a class="c_primary" href="https://www.asatupro.com">asatupro.com</a>-</b>Kinerja <a href="https://www.asatupro.com/tag/polri/" target="_blank">Polri</a> kembali mendapat sorotan. Kali ini, dugaan ketidakprofesionalan yang dilakukan penyidik Satreskrim Polrestabes <a href="https://www.asatupro.com/tag/bireuen/" target="_blank">Bireuen</a> yang tiba-tiba menetapkan pelaku usaha, <a href="https://www.asatupro.com/tag/herizal/" target="_blank">Herizal</a> sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana penculikan dan/atau perampasan dan/atau penganiayaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 450 dan/atau Pasal 482 ayat (1) huruf (a) dan/atau Pasal 466 ayat (1) Undang-Undang No.1 Tahun 2023 tentang Hukum Pidana yang dilaporkan mantan karyawannya sendiri, <a href="https://www.asatupro.com/tag/sayuti/" target="_blank">Sayuti</a>.</p><p>Dikatakan <a href="https://www.asatupro.com/tag/herizal/" target="_blank">Herizal</a>, Jumat (25/9/2026), proses penetapan tersangka terhadap dirinya dinilai cacat hukum. Karena sebelumnya dia (<a href="https://www.asatupro.com/tag/herizal/" target="_blank">Herizal</a>) belum pernah mendapat surat panggilan dari penyidik. Bahkan dimintai keterangannya dalam berita acara pemeriksaan (<a href="https://www.asatupro.com/tag/bap/" target="_blank">BAP</a>) baik sebagai saksi terlapor maupun sebagai tersangka.</p><p>"Kapolres <a href="https://www.asatupro.com/tag/bireuen/" target="_blank">Bireuen</a> melalui Kasat Reskrim diduga telah merekayasa kasus saya ini. Saya tidak pernah sekalipun dimintai keterangan baik sebagai saksi maupun terlapor. Begitu juga dengan gelar perkara, tidak pernah ada undangan pemanggilan gelar perkara,"ungkapnya.</p><p>Atas ketidak profesionalan kinerja Satreskrim Polres <a href="https://www.asatupro.com/tag/bireuen/" target="_blank">Bireuen</a>, <a href="https://www.asatupro.com/tag/herizal/" target="_blank">Herizal</a> berencana bakal mengadukan tindakan kriminalisasi terhadap dirinya ke Bid Propam Polda Aceh. Dan akan melaporkan Kapolres <a href="https://www.asatupro.com/tag/bireuen/" target="_blank">Bireuen</a>  beserta Kasat Reskrim ke Bid Propam Polda Aceh.</p><p>"Sekarang eranya <a href="https://www.asatupro.com/tag/polri/" target="_blank">Polri</a> Presisi. Jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap <a href="https://www.asatupro.com/tag/polri/" target="_blank">Polri</a> karena ulah oknum <a href="https://www.asatupro.com/tag/polri/" target="_blank">Polri</a> yang tidak profesional dan terkesan mengkriminalisasi masyarakat" ungkapnya.</p><p>Sebelumnya, pelaku usaha pembibitan benur asal <a href="https://www.asatupro.com/tag/bireuen/" target="_blank">Bireuen</a>, <a href="https://www.asatupro.com/tag/herizal/" target="_blank">Herizal</a>, mengaku mendapat perlakuan yang dinilainya berlebihan dari sejumlah personel Satreskrim Polres <a href="https://www.asatupro.com/tag/bireuen/" target="_blank">Bireuen</a> terkait laporan yang dibuat mantan pekerjanya, <a href="https://www.asatupro.com/tag/sayuti/" target="_blank">Sayuti</a>.</p><p><a href="https://www.asatupro.com/tag/herizal/" target="_blank">Herizal</a> menyebut persoalan tersebut bermula ketika pada 15 September 2026, keponakannya berinisial RN memberitahukan bahwa sejumlah polisi mendatanginya untuk mencari keberadaan <a href="https://www.asatupro.com/tag/herizal/" target="_blank">Herizal</a>.</p><p>Menurutnya,  polisi tersebut menyampaikan bahwa mereka mencari dirinya terkait laporan <a href="https://www.asatupro.com/tag/sayuti/" target="_blank">Sayuti</a>. Ia kemudian sempat berkomunikasi melalui telepon dengan seorang anggota Polres <a href="https://www.asatupro.com/tag/bireuen/" target="_blank">Bireuen</a> bernama Aipda Aprianto yang disebut bertugas di Satreskrim.</p><p>Dalam percakapan tersebut, <a href="https://www.asatupro.com/tag/herizal/" target="_blank">Herizal</a> mengaku diminta datang ke Polres <a href="https://www.asatupro.com/tag/bireuen/" target="_blank">Bireuen</a> untuk menemui <a href="https://www.asatupro.com/tag/sayuti/" target="_blank">Sayuti</a>. Namun, ia mempertanyakan maksud pemanggilan tersebut karena mengaku tidak menerima surat panggilan resmi.</p><p>"Saya sempat bertanya tujuan pemanggilan saya untuk menemui <a href="https://www.asatupro.com/tag/sayuti/" target="_blank">Sayuti</a> dalam urusan apa. Saat itu dikatakan untuk membuat laporan kembali terkait penggelapan dana. Saya menolak," kata <a href="https://www.asatupro.com/tag/herizal/" target="_blank">Herizal</a> berdasarkan keterangannya.</p><p><a href="https://www.asatupro.com/tag/herizal/" target="_blank">Herizal</a> juga mengaku mendapat ancaman dan intimidasi  dari Aprianto yang  akan melakukan penjemputan paksa apabila dirinya tidak datang ke Polres <a href="https://www.asatupro.com/tag/bireuen/" target="_blank">Bireuen</a>. Ia mengaku merasa tertekan karena anggota kepolisian disebut terus menghubungi keponakannya agar dirinya segera datang ke kantor polisi.</p><p>Kondisi tersebut, kata <a href="https://www.asatupro.com/tag/herizal/" target="_blank">Herizal</a>, membuat aktivitas dan pekerjaannya di Medan terganggu. Ia akhirnya kembali ke <a href="https://www.asatupro.com/tag/bireuen/" target="_blank">Bireuen</a> pada 17 September 2026.</p><p>Persoalan kemudian memuncak pada 23 September 2026. <a href="https://www.asatupro.com/tag/herizal/" target="_blank">Herizal</a> mengaku sekitar delapan orang yang mengaku sebagai anggota kepolisian mendatangi lokasi peternakan sapi miliknya sebelum kemudian menuju rumah sekaligus kantor pribadinya.</p><p>Menurut <a href="https://www.asatupro.com/tag/herizal/" target="_blank">Herizal</a>, sejumlah orang tersebut memeriksa kendaraan karyawan yang berada di depan rumah serta melakukan pemeriksaan terhadap kantor dan kendaraan tersebut.</p><p>"Saya saat itu tidak berada di lokasi karena sedang mengantar rekan bisnis dari perusahaan pembibitan asal Tangerang ke tempat penginapannya," ujarnya.</p><p><a href="https://www.asatupro.com/tag/herizal/" target="_blank">Herizal</a> mengatakan dirinya kemudian dihubungi karyawan yang berada di lokasi. Dalam komunikasi tersebut, ia mengaku sempat berbicara dengan seorang polisi bernama Azhari yang disebut sebagai Kanit di Satreskrim.</p><p><a href="https://www.asatupro.com/tag/herizal/" target="_blank">Herizal</a> mengklaim Azhari meminta dirinya datang ke Polres <a href="https://www.asatupro.com/tag/bireuen/" target="_blank">Bireuen</a> dan menyebut akan dilakukan penangkapan secara paksa apabila tidak memenuhi permintaan tersebut.</p><p>Ia juga mempertanyakan surat penangkapan yang menurutnya memiliki sejumlah kejanggalan. <a href="https://www.asatupro.com/tag/herizal/" target="_blank">Herizal</a> mengaku meminta izin untuk merekam percakapan tersebut.</p><p>"Dia mengatakan silakan merekam karena surat penangkapan itu sudah ditandatangani Kanit dan Kasat Reskrim Polres <a href="https://www.asatupro.com/tag/bireuen/" target="_blank">Bireuen</a>," kata <a href="https://www.asatupro.com/tag/herizal/" target="_blank">Herizal</a>.</p><p><a href="https://www.asatupro.com/tag/herizal/" target="_blank">Herizal</a> juga mengaku melihat rekaman CCTV yang memperlihatkan sejumlah orang berupaya masuk ke rumahnya. Upaya tersebut, menurut dia, dicegah oleh karyawannya.</p><p>Kejadian itu disebut membuat anggota keluarganya ketakutan. Bahkan, <a href="https://www.asatupro.com/tag/herizal/" target="_blank">Herizal</a> mengatakan anaknya sempat menangis ketika menghubunginya melalui telepon karena melihat sejumlah orang datang mencari ayahnya. <a href="https://www.asatupro.com/tag/herizal/" target="_blank">Herizal</a> mengaku kemudian diminta menyerahkan diri dalam waktu tiga hari.</p><p>Di sisi lain, <a href="https://www.asatupro.com/tag/herizal/" target="_blank">Herizal</a> menyatakan dirinya justru merupakan pihak yang dirugikan dalam perkara dugaan penggelapan dana perusahaan yang melibatkan <a href="https://www.asatupro.com/tag/sayuti/" target="_blank">Sayuti</a>.</p><p>Ia menyebut memiliki dokumen berupa surat pernyataan, somasi dan perjanjian pelunasan dana yang menurutnya menjadi bukti adanya kewajiban <a href="https://www.asatupro.com/tag/sayuti/" target="_blank">Sayuti</a> kepada perusahaan. Dalam surat somasi yang ditunjukkan <a href="https://www.asatupro.com/tag/herizal/" target="_blank">Herizal</a>, perusahaan mencantumkan nilai kewajiban <a href="https://www.asatupro.com/tag/sayuti/" target="_blank">Sayuti</a> sebesar hampir Rp 500 juta.</p><p>Surat tersebut menyebut <a href="https://www.asatupro.com/tag/sayuti/" target="_blank">Sayuti</a> sebelumnya telah membuat surat pernyataan terkait penagihan hasil penjualan benur atau bibit udang vaname kepada konsumen serta hutang pribadi kepada perusahaan.</p><p>Dalam somasi itu, perusahaan menyatakan <a href="https://www.asatupro.com/tag/sayuti/" target="_blank">Sayuti</a> telah melakukan wanprestasi karena tidak menyelesaikan kewajibannya sesuai pernyataan yang telah dibuat.</p><p>Perusahaan kemudian memberikan waktu paling lambat 20 hari sejak somasi diterima untuk melakukan pelunasan. Apabila kewajiban tersebut tidak dipenuhi, perusahaan menyatakan akan menempuh proses hukum pidana maupun perdata serta menuntut ganti rugi materiil dan immateriil.</p><p>Selain surat somasi, terdapat pula surat pernyataan yang disebut dibuat dan ditandatangani <a href="https://www.asatupro.com/tag/sayuti/" target="_blank">Sayuti</a>. Dalam dokumen tersebut tercantum pengakuan mengenai kewajiban pembayaran kepada perusahaan dengan nilai yang berbeda, yakni Rp969.746.320.</p><p>Dalam surat pernyataan itu juga disebutkan bahwa <a href="https://www.asatupro.com/tag/sayuti/" target="_blank">Sayuti</a> menyerahkan satu unit mobil <a href="https://www.asatupro.com/tag/toyota-avanza/" target="_blank">Toyota Avanza</a> nomor polisi BL 7674 tahun 2013 kepada <a href="https://www.asatupro.com/tag/herizal/" target="_blank">Herizal</a> selaku pemilik perusahaan sebagai jaminan sampai seluruh kewajibannya kepada perusahaan dilunasi.</p><p><a href="https://www.asatupro.com/tag/herizal/" target="_blank">Herizal</a> menilai dokumen-dokumen tersebut semestinya menjadi bagian dari penanganan perkara yang lebih menyeluruh.</p><p>Ia juga membantah pernah melakukan pelanggaran hukum terhadap <a href="https://www.asatupro.com/tag/sayuti/" target="_blank">Sayuti</a> dan mengatakan dirinya tidak pernah menerima pemanggilan secara langsung maupun tertulis sebagai saksi atau terlapor atas laporan yang dibuat <a href="https://www.asatupro.com/tag/sayuti/" target="_blank">Sayuti</a>. Atas dugaan penculikan sampai penganiayaan.</p><p>Meski <a href="https://www.asatupro.com/tag/herizal/" target="_blank">Herizal</a> sempat emosi, namun ia tak pernah melakukan penganiayaan atau penculikan seperti yang dituduhkan <a href="https://www.asatupro.com/tag/sayuti/" target="_blank">Sayuti</a>. <a href="https://www.asatupro.com/tag/herizal/" target="_blank">Herizal</a> menduga, laporan yang dibuat <a href="https://www.asatupro.com/tag/sayuti/" target="_blank">Sayuti</a> di Polres <a href="https://www.asatupro.com/tag/bireuen/" target="_blank">Bireuen</a> tak berdasar dan tak jelas. Ia menduga itu hanya akal-akalan <a href="https://www.asatupro.com/tag/sayuti/" target="_blank">Sayuti</a> untuk menakut-nakuti dirinya saja.</p><p>Atas kejadian tersebut, <a href="https://www.asatupro.com/tag/herizal/" target="_blank">Herizal</a> meminta Kapolda Aceh Irjen Pol Rudi Setiawan dan <a href="https://www.asatupro.com/tag/kapolri-jenderal-polisi-listyo-sigit-prabowo/" target="_blank">Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo</a> memberikan perhatian serta menindaklanjuti dugaan tindakan yang menurutnya dilakukan sejumlah oknum anggota Polres <a href="https://www.asatupro.com/tag/bireuen/" target="_blank">Bireuen</a>. (Red/Tim)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.asatupro.com/" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.asatupro.com/peristiwa/3813/satreskrim-polrestabes-bireuen-diduga-rekayasa-kasus-tetapkan-tersangka-pelaku-usaha-tak-sesuai-prosedur/</link>
            <author><![CDATA[zulham]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">KADIN Sumut: Hilirisasi dan Investasi Jadi Kunci Percepatan Ekonomi 2027</guid>
            <pubDate>Fri, 25 Sep 2026 16:14:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[KADIN Sumut: Hilirisasi dan Investasi Jadi Kunci Percepatan Ekonomi 2027]]></title>
            <description><![CDATA[Medan, asatupro.com  Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sumatera Utara (Sumut) mendorong percepatan hilirisasi komoditas dan peningkatan i]]></description>
            <content><![CDATA[<b>Medan, asatupro.com</b> &mdash; Kamar Dagang dan Industri (<a href="https://www.asatupro.com/tag/kadin/" target="_blank">KADIN</a>) <a href="https://www.asatupro.com/tag/sumatera-utara/" target="_blank">Sumatera Utara</a> (Sumut) mendorong percepatan hilirisasi komoditas dan peningkatan investasi sebagai bagian dari strategi memperkuat pertumbuhan ekonomi <a href="https://www.asatupro.com/tag/sumatera-utara/" target="_blank">Sumatera Utara</a> pada 2027.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua Umum <a href="https://www.asatupro.com/tag/kadin/" target="_blank">KADIN</a> Sumut, <a href="https://www.asatupro.com/tag/firsal-dida-mutyara/" target="_blank">Firsal Dida Mutyara</a>, mengatakan Sumut memiliki modal ekonomi yang besar, mulai dari perkebunan sawit, karet, kopi dan hortikultura hingga kawasan industri, pelabuhan, bandara, jaringan jalan tol dan destinasi pariwisata.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, menurut Dida, besarnya potensi tersebut belum sepenuhnya diterjemahkan menjadi nilai tambah dan pemerataan ekonomi di seluruh wilayah Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal itu disampaikan Dida dalam sambutannya saat membuka Rapat Pimpinan Provinsi (<a href="https://www.asatupro.com/tag/rapimprov/" target="_blank">Rapimprov</a>) <a href="https://www.asatupro.com/tag/kadin/" target="_blank">KADIN</a> Sumut 2026 di Adimulia Hotel Medan, Kamis (24/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;<a href="https://www.asatupro.com/tag/rapimprov/" target="_blank">Rapimprov</a> bukan sekadar agenda organisasi. Ini adalah forum untuk menyatukan langkah dunia usaha dari 33 kabupaten dan kota, agar kita tidak hanya menjadi penonton pembangunan, tetapi menjadi penggeraknya,&quot; kata Dida.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<b>Pertumbuhan Ekonomi Belum Merata</b><br>Dida menyebut pertumbuhan ekonomi <a href="https://www.asatupro.com/tag/sumatera-utara/" target="_blank">Sumatera Utara</a> pada Triwulan II 2026 mencapai sekitar 5,06 persen secara tahunan, meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya sebesar 4,98 persen.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Meski mengalami peningkatan, ia menilai pertumbuhan tersebut masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama dalam penyerapan tenaga kerja, pengurangan kemiskinan dan pemerataan pembangunan antardaerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, pertumbuhan ekonomi masih terkonsentrasi di kawasan Mebidangro dan Pantai Timur. Sementara itu, sejumlah wilayah Pantai Barat, Tapanuli dan Kepulauan Nias masih menghadapi persoalan infrastruktur, konektivitas dan akses pasar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Persoalan lain yang disoroti adalah ketergantungan sejumlah daerah terhadap komoditas mentah.</p><br><img src="https://www.asatupro.com/cdn/uploads/images/202609/_648_.jpg"><br></p><br>Ketika harga sawit dan karet mengalami tekanan, kata Dida, dampaknya dapat langsung dirasakan terhadap daya beli masyarakat. <br></p><hr><br>Di sisi lain, produktivitas perkebunan rakyat masih perlu ditingkatkan dan proses hilirisasi belum sepenuhnya menjangkau tingkat daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<b>Lima Agenda Ekonomi <a href="https://www.asatupro.com/tag/kadin/" target="_blank">KADIN</a></b><br>Menghadapi berbagai persoalan tersebut, <a href="https://www.asatupro.com/tag/kadin/" target="_blank">KADIN</a> Sumut menawarkan lima agenda bersama untuk menyongsong 2027.<br></p><br>Agenda pertama adalah hilirisasi berbasis daerah.<br>Dida mendorong setiap kabupaten/kota memiliki sedikitnya satu komoditas unggulan yang dapat diolah di daerah masing-masing. </p><br></p>Dengan demikian, nilai tambah dari komoditas seperti kopi, kakao, hortikultura, perikanan maupun turunan sawit tidak seluruhnya keluar dari Sumut.</p><br>Agenda kedua adalah investasi berbasis kemitraan.<br><a href="https://www.asatupro.com/tag/kadin/" target="_blank">KADIN</a> Sumut akan mendorong perannya sebagai penghubung antara pemerintah daerah dan investor, termasuk melalui skema kerja sama pemerintah dan badan usaha, optimalisasi BUMD serta penyusunan daftar proyek yang siap ditawarkan kepada investor.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketiga, memperluas pembiayaan produktif di daerah.<br><a href="https://www.asatupro.com/tag/kadin/" target="_blank">KADIN</a> mendorong sinergi dengan sektor perbankan untuk memperluas akses kredit produktif, Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan pembiayaan rantai pasok bagi UMKM serta petani.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keempat, memperkuat konektivitas dan logistik.<br>Dida menekankan agar keberadaan Kuala Tanjung, KEK Sei Mangkei dan jaringan Tol Trans Sumatera tidak hanya menjadi infrastruktur yang berdiri sendiri, tetapi terhubung dengan sentra produksi di berbagai daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kelima, penguatan SDM dan kewirausahaan.<br><a href="https://www.asatupro.com/tag/kadin/" target="_blank">KADIN</a> kabupaten/kota didorong menjadi pusat pembinaan pengusaha muda, pengembangan vokasi dan digitalisasi usaha yang disesuaikan dengan kebutuhan industri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<b>Minta <a href="https://www.asatupro.com/tag/kadin/" target="_blank">KADIN</a> Daerah Lebih Aktif</b><br>Dida juga meminta seluruh jajaran <a href="https://www.asatupro.com/tag/kadin/" target="_blank">KADIN</a> kabupaten/kota melakukan pemetaan potensi dan persoalan ekonomi di wilayah masing-masing.</p><br><img src="https://www.asatupro.com/cdn/uploads/images/202609/_2838_.jpg"><br></p><br>Menurut dia, <a href="https://www.asatupro.com/tag/kadin/" target="_blank">KADIN</a> daerah perlu membangun komunikasi yang lebih intensif dengan bupati dan wali kota agar dunia usaha dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan.<br></p><hr><br>&quot;Kita hadirkan <a href="https://www.asatupro.com/tag/kadin/" target="_blank">KADIN</a> sebagai mitra strategis pemerintah daerah, bukan sekadar pelengkap seremonial,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepada pemerintah daerah, Dida menyampaikan bahwa dunia usaha <a href="https://www.asatupro.com/tag/sumatera-utara/" target="_blank">Sumatera Utara</a> siap bekerja sama. Namun, dunia usaha membutuhkan kepastian regulasi, kemudahan perizinan dan ruang dialog yang terbuka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Jika pemerintah dan dunia usaha berjalan seiring, saya yakin <a href="https://www.asatupro.com/tag/sumatera-utara/" target="_blank">Sumatera Utara</a> mampu tumbuh di atas rata-rata nasional pada tahun 2027,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dida menegaskan pembangunan ekonomi <a href="https://www.asatupro.com/tag/sumatera-utara/" target="_blank">Sumatera Utara</a> tidak dapat dilakukan secara parsial. Kemajuan satu kawasan, menurutnya, harus berjalan bersama dengan kemajuan wilayah lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Medan tidak akan maju jika Nias tertinggal. Pantai Timur tidak akan kokoh jika Pantai Barat rapuh. Kemajuan kita adalah kemajuan bersama,&quot; ujar Dida.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.asatupro.com/tag/rapimprov/" target="_blank">Rapimprov</a> <a href="https://www.asatupro.com/tag/kadin/" target="_blank">KADIN</a> <a href="https://www.asatupro.com/tag/sumatera-utara/" target="_blank">Sumatera Utara</a> 2026 kemudian diarahkan untuk menghasilkan rekomendasi yang konkret dan terukur, yang selanjutnya dapat dikawal bersama oleh dunia usaha dan pemerintah daerah.</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/09/_5550_KADIN-Sumut--Hilirisasi-dan-Investasi-Jadi-Kunci-Percepatan-Ekonomi-2027.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.asatupro.com/ekonomi/3812/kadin-sumut-hilirisasi-dan-investasi-jadi-kunci-percepatan-ekonomi-2027/</link>
            <author><![CDATA[hendrik]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">KPPU Bersinergi dengan Manajemen Grab Indonesia Dalam Program Kepatuhan Persaingan Usaha</guid>
            <pubDate>Fri, 25 Sep 2026 15:28:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[KPPU Bersinergi dengan Manajemen Grab Indonesia Dalam Program Kepatuhan Persaingan Usaha]]></title>
            <description><![CDATA[Medan,asatupro.comKPPU Kanwil I melakukan kegiatan advokasi terkait Pelatihan Program Kepatuhan Persaingan Usaha Bagi Manajemen Grab Indone]]></description>
            <content><![CDATA[<b>Medan,<a class="c_primary" href="https://www.asatupro.com">asatupro.com</a>-</b>KPPU Kanwil I melakukan kegiatan advokasi terkait Pelatihan Program Kepatuhan Persaingan Usaha Bagi Manajemen Grab Indonesia di Regional Sumatera Utara dan sekitarnya. Kegiatan ini dihadiri oleh beberapa pejabat Grab Indonesia yaitu Chief of Public Affairs Tirza Munusamy, Director of West Indonesia Richard Aditya, dan Deputy Director Territory Strategy &amp; Social Impact Clarina Andreny juga dihadiri oleh Komisioner KPPU Budi Joyo Santoso, Kepala Kanwil I KPPU Ridho Pamungkas beserta tim.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan ini dibuka melalui sambutan  Chief of Public Affairs Tirza Munusamy yg mengatakan bahwa manajemen Grab sudah mengikuti program <a href="https://www.asatupro.com/tag/kepatuhan/" target="_blank">kepatuhan</a> sejak Tahun 2021. Selain itu sering melakukan penyuluhan melalui kegiatan sosialisasi dan workshop baik secara online dan offline kepada seluruh karyawan. Grab kemudian memperoleh penetapan Program Kepatuhan Persaingan Usaha pada 14 Desember 2023 dan menerima sertifikat penetapan tersebut  pada 25 Maret 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Budi Joyo Santoso Komisioner KPPU RI dalam sambutannya menyampaikan bahwa KPPU mempunyai peran strategis dalam menjaga iklim <a href="https://www.asatupro.com/tag/persaingan/" target="_blank">persaingan</a> <a href="https://www.asatupro.com/tag/usaha/" target="_blank">usaha</a> yang sehat, serta memberi kepastian hukum serta mendorong kebijakan pemerintah yang pro terhadap kempetisi sesuai dengan tugas dan wewenangnya dalam mengemban UU No. 5 Tahun 1999 tentang larangan praktek monopoli dan <a href="https://www.asatupro.com/tag/persaingan/" target="_blank">persaingan</a> <a href="https://www.asatupro.com/tag/usaha/" target="_blank">usaha</a> tidak sehat. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu KPPU juga diberikan mandat untuk memastikan hubungan kemitraan antara pelaku <a href="https://www.asatupro.com/tag/usaha/" target="_blank">usaha</a> besar, menengah dengan UMKM berjalan secara adil, setara dan saling menguntungkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Budi menyampaikan perkembangan ekononi digital Indonesia juga menunjukkan pertumbuhan yang sangat signifikan. Hal ini terlihat dari nilai transaksi e-commerce yang terus meningkat. Pertumbuhan juga terjadi pada layanan digital, termasuk transportasi daring dan pembayaran digital, yang semakin terintegrasi dalam aktifitas sehari-hari  masyarakat. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi transportasi daring, perkembangan tersebut menunjukan bahwa platform digital bukan sekedar layanan tetapi menjadi bagian penting dari ekosistem ekonomi dan mobilatas masyarakat dan membuka banyak peluang, bagi per<a href="https://www.asatupro.com/tag/usaha/" target="_blank">usaha</a>an, mitra pengemudi, UMKM, maupun masyarakat sebagai pengguna layanan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Budi menjelaskan bahwa Perpres No. 27 Tahun 2026 mengatur tentang penyesuaian pembagian pendapatan antara per<a href="https://www.asatupro.com/tag/usaha/" target="_blank">usaha</a>an aplikasi dengan pengemudi. Yang mana pengemudi merupakan peng<a href="https://www.asatupro.com/tag/usaha/" target="_blank">usaha</a> mikro dalam ekosistem UMKM. Perkembangan ini akan mendorong industri transportasi online untuk beradaptasi dan melakukan penyesuaian dari sisi hubungan antara platform dan pengemudi maupun dari sisi model bisnis per<a href="https://www.asatupro.com/tag/usaha/" target="_blank">usaha</a>an sehingga sejalan dengan prinsip <a href="https://www.asatupro.com/tag/persaingan/" target="_blank">persaingan</a> <a href="https://www.asatupro.com/tag/usaha/" target="_blank">usaha</a> yang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ridho Pamungkas dalam paparannya menyampaikan bahwa dalam pasal 5 UU No. 5 Tahun 1999 dilarang untuk melakukan penetapan harga. Dalam ekosistem digital disampaikan bahwa larangan penetapan harga pada prinsipnya berkaitan dengan adanya perjanjian dengan pelaku <a href="https://www.asatupro.com/tag/usaha/" target="_blank">usaha</a> pesaing untuk menetapkan harga. Oleh karena itu, kesamaan atau kemiripan harga yang ditemukan di pasar tidak serta merta dapat dipandang sebagai pelanggaran. Akan tetapi apabila terdapat perjanjian, kesepakatan, komunikasi, atau koordinasi dengan pesaing untuk menetapkan harga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Langkah strategis yang dapat dilakukan manajemen untuk mencegah risiko pelanggaran yaitu meningkatkan pemahaman internal mengenai ketentuan <a href="https://www.asatupro.com/tag/persaingan/" target="_blank">persaingan</a> <a href="https://www.asatupro.com/tag/usaha/" target="_blank">usaha</a>, memastikan komunikasi dengan pesaing agar tidak mengarah pada pertukaran informasi sensitif mengenai harga dan  strategi bisnis, melakukan review terhadap mekanisme penetapan harga dan pricing, dan evaluasi terhadap pengguna algoritma dalam keputusan harga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ridho juga memberikan penjelasan terkait  pasal 25 tentang penyalahgunaan posisi dominan. Dalam materi disampaikan bahwa perkembangan platform digital telah mengubah model bisnis  dari sektor ride -hailing menjadi ekosistem digital dengan berbagai layanan. Kondisi tersebut menimbulkan kebutuhan untuk melihat market power dan posisi pelaku <a href="https://www.asatupro.com/tag/usaha/" target="_blank">usaha</a> berdasarkan pasar bersangkutan tertentu. Pangsa pasar merupakan salah satu indikator dalam menilai posisi dominan, namun penilaian tetap perlu ditempatkan dalam kerangka ketentuan Pasal 25 UU No. 5 Tahun 1999.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ridho menjelaskan bahwa algoritma dan pricing adalah bagian penting dalam pengelolahan platform digital. Penggunaan teknologi dalam penentuan harga perlu tetap memperhatikan prinsip <a href="https://www.asatupro.com/tag/persaingan/" target="_blank">persaingan</a> <a href="https://www.asatupro.com/tag/usaha/" target="_blank">usaha</a> agar keputusan bisnis yang diambil secara otomatis maupun melalui sistem tidak menimbulkan resiko.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui kegiatan advokasi ini, KPPU mendorong manajemen Grab Indonesia Regional Sumut dan sekitarnya untuk terus menjaga pertumbuhan bisnis sekaligus memastikan  penggunaan market power dan kebijakan platform tetap sejalan degan prinsip <a href="https://www.asatupro.com/tag/persaingan/" target="_blank">persaingan</a> <a href="https://www.asatupro.com/tag/usaha/" target="_blank">usaha</a> sehat.**<br>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/09/_8683_KPPU-Bersinergi-dengan-Manajemen-Grab-Indonesia-Dalam-Program-Kepatuhan-Persaingan-Usaha.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.asatupro.com/ekonomi/3811/kppu-bersinergi-dengan-manajemen-grab-indonesia-dalam-program-kepatuhan-persaingan-usaha/</link>
            <author><![CDATA[lase]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">TJSL Jadi Cara Baru PalmCo Atasi Ninja Sawit</guid>
            <pubDate>Fri, 25 Sep 2026 14:27:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[TJSL Jadi Cara Baru PalmCo Atasi Ninja Sawit]]></title>
            <description><![CDATA[Jakarta, asatupro.com  Pendekatan hukum adalah cara formal untuk mengatasi aksi ninja sawit atau aksi pencurian tandan buah segar (TBS) di ]]></description>
            <content><![CDATA[<b>Jakarta, asatupro.com</b> - Pendekatan hukum adalah cara formal untuk mengatasi aksi ninja sawit atau aksi pencurian tandan buah segar (TBS) di setiap perusahaan perkebunan, termasuk  milik <a href="https://www.asatupro.com/tag/ptpn-iv/" target="_blank">PTPN IV</a> <a href="https://www.asatupro.com/tag/palmco/" target="_blank">PalmCo</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Itu adalah langkah wajar dan normal. Namun ternyata ada langkah lain di luar jalur hukum yang dinilai berpotensi mencegah praktik ninja sawit tersebut, yakni dengan jalan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar perkebunan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Oleh <a href="https://www.asatupro.com/tag/palmco/" target="_blank">PalmCo</a>, pendekatan sosial dan ekonomi ini dirancang melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (<a href="https://www.asatupro.com/tag/tjsl/" target="_blank">TJSL</a>) yang hingga Agustus 2026 ini penyalurannya telah mencapai Rp 26,67 miliar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Lebih dari 64 persen dari sana itu dialokasikan untuk pembangunan fasilitas dan pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan," ucap Direktur Utama <a href="https://www.asatupro.com/tag/ptpn-iv/" target="_blank">PTPN IV</a> <a href="https://www.asatupro.com/tag/palmco/" target="_blank">PalmCo</a>, <a href="https://www.asatupro.com/tag/jatmiko-krisna-santosa/" target="_blank">Jatmiko Krisna Santosa</a>, dalam keterangan resmi yang diterima media, Jumat (25/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Dia menyebutkan, sejatinya pencurian TBS  bukan sekadar persoalan hilangnya komoditas dari kebun, melainkan juga  menggerus hasil jerih payah petani dan perusahaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Juga menghilangkan potensi penghasilan pekerja dan karyawan perusahaan perkebunan, serta menimbulkan kerugian terhadap aset negara," ujar <a href="https://www.asatupro.com/tag/jatmiko-krisna-santosa/" target="_blank">Jatmiko Krisna Santosa</a> <br></p><hr><br>Apabila dilakukan secara berulang, terorganisasi, dan sistematis, dia mengingatkan kalau dampaknya dapat mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor perkebunan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Karena itulah <a href="https://www.asatupro.com/tag/ptpn-iv/" target="_blank">PTPN IV</a> <a href="https://www.asatupro.com/tag/palmco/" target="_blank">PalmCo</a> terus memperkuat peran sosialnya di tengah masyarakat sekitar wilayah operasional perkebunan," sambung mantan Direktur Utama (Dirut) PTPN V Riau ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui program <a href="https://www.asatupro.com/tag/tjsl/" target="_blank">TJSL</a>, kata dia lagi, <a href="https://www.asatupro.com/tag/palmco/" target="_blank">PalmCo</a> tidak hanya menyalurkan bantuan sosial, tetapi juga mendorong peningkatan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari upaya membangun hubungan yang harmonis dan produktif di sekitar areal perkebunan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dia menguraikan, program <a href="https://www.asatupro.com/tag/tjsl/" target="_blank">TJSL</a> <a href="https://www.asatupro.com/tag/palmco/" target="_blank">PalmCo</a>  mencakup berbagai bidang, mulai dari pengembangan ekonomi masyarakat, pendidikan, kesehatan, pembangunan fasilitas sosial dan keagamaan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Hingga pemberdayaan pelaku usaha lokal antara lain membina enam industri kecil dan menengah (IKM) di wilayah Sumut dan Riau," kata dia. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hingga Juni 2026, bilang Jatmiko, <a href="https://www.asatupro.com/tag/palmco/" target="_blank">PalmCo</a> telah memberikan bantuan kepada lebih dari 1.000 anak yatim dan dhuafa serta mendukung perbaikan 16 rumah ibadah dan mushala di berbagai wilayah operasional perusahaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pendekatan ini, ucapnya, menjadi bagian dari komitmen perusahaan agar keberadaan perkebunan memberikan manfaat ekonomi dan sosial yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar.</p><hr>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/09/_8650_TJSL-Jadi-Cara-Baru-PalmCo-Atasi-Ninja-Sawit.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.asatupro.com/perkebunan/3810/tjsl-jadi-cara-baru-palmco-atasi-ninja-sawit/</link>
            <author><![CDATA[hendrik]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">TRAGIS! KEBAKARAN DI BELAKANG PENGINAPAN CENDRAWASIH SIDIKALANG, BALITA 4,5 TAHUN MENINGGAL DUNIA</guid>
            <pubDate>Fri, 25 Sep 2026 13:13:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[TRAGIS! KEBAKARAN DI BELAKANG PENGINAPAN CENDRAWASIH SIDIKALANG, BALITA 4,5 TAHUN MENINGGAL DUNIA]]></title>
            <description><![CDATA[TRAGIS! KEBAKARAN DI BELAKANG PENGINAPAN CENDRAWASIH SIDIKALANG, BALITA 4,5 TAHUN MENINGGAL DUNIA]]></description>
            <content><![CDATA[<p><a href="https://www.asatupro.com/tag/dairi/" target="_blank">Dairi</a>,<a class="c_primary" href="https://www.asatupro.com">asatupro.com</a><b>&mdash;</b>Duka mendalam menyelimuti Kabupaten <a href="https://www.asatupro.com/tag/dairi/" target="_blank">Dairi</a>. <a href="https://www.asatupro.com/tag/kebakaran/" target="_blank">Kebakaran</a> hebat melanda satu unit rumah yang berada di belakang <a href="https://www.asatupro.com/tag/penginapan-cendrawasih/" target="_blank">Penginapan Cendrawasih</a>, Batang Beruh Kecamatan <a href="https://www.asatupro.com/tag/sidikalang/" target="_blank">Sidikalang</a>, Jumat (hari ini) sekitar pukul 12.30 WIB. Seorang anak Laki-laki berusia 4,5 tahun menjadi korban dan meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.</p><p>Informasi yang dihimpun dari lokasi, saat kejadian rumah dalam keadaan kosong ditinggal orang tuanya. Sang ibu pergi berjualan, sementara sang ayah pergi melaksanakan Sholat Jumat.</p><p>Api dengan cepat membesar dan menghanguskan seluruh bangunan. Petugas Pemadam <a href="https://www.asatupro.com/tag/kebakaran/" target="_blank">Kebakaran</a> (<a href="https://www.asatupro.com/tag/damkar/" target="_blank">Damkar</a>) yang mendapat laporan langsung bergerak cepat ke lokasi dibantu <a href="https://www.asatupro.com/tag/tni/" target="_blank">TNI</a>, <a href="https://www.asatupro.com/tag/polri/" target="_blank">Polri</a> dan warga sekitar untuk melakukan pemadaman.</p><p>Di tengah upaya pemadaman, petugas dikejutkan dengan informasi bahwa ada seorang anak kecil yang masih tertinggal di dalam rumah yang terbakar.</p><p>Mendengar informasi tersebut, petugas <a href="https://www.asatupro.com/tag/damkar/" target="_blank">Damkar</a>, <a href="https://www.asatupro.com/tag/tni/" target="_blank">TNI</a>, <a href="https://www.asatupro.com/tag/polri/" target="_blank">Polri</a> bersama warga berupaya melakukan penyelamatan dengan memecahkan tembok menggunakan kayu broti untuk bisa masuk ke dalam rumah yang sudah terkepung api.</p><p>"Petugas sudah berusaha maksimal, tembok dijebol pakai kayu broti karena pintu tidak bisa diakses, api sudah besar," ujar salah seorang warga di lokasi.</p><p>Namun takdir berkata lain. Setelah berhasil masuk, anak tersebut ditemukan dalam kondisi kritis. Untuk memastikan kondisinya, petugas langsung melarikan korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) <a href="https://www.asatupro.com/tag/sidikalang/" target="_blank">Sidikalang</a>. Namun nyawanya tidak terselamatkan.</p><p>Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Kerugian materiil ditaksir mencapai puluhan juta rupiah karena seluruh bangunan ludes terbakar.</p><p>Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak meninggalkan anak kecil sendirian di rumah tanpa pengawasan orang dewasa dan memastikan kompor serta instalasi listrik dalam keadaan aman sebelum meninggalkan rumah.</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/09/_2296_TRAGIS--KEBAKARAN-DI-BELAKANG-PENGINAPAN-CENDRAWASIH-SIDIKALANG--BALITA-4-5-TAHUN-MENINGGAL-DUNIA.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.asatupro.com/peristiwa/3809/tragis-kebakaran-di-belakang-penginapan-cendrawasih-sidikalang-balita-45-tahun-meninggal-dunia/</link>
            <author><![CDATA[tumpal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ketimpangan Dua Kawasan Disorot KADIN Sumut, Minta Pemprov Lakukan Ini</guid>
            <pubDate>Fri, 25 Sep 2026 09:52:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ketimpangan Dua Kawasan Disorot KADIN Sumut, Minta Pemprov Lakukan Ini]]></title>
            <description><![CDATA[Medan, asatupro.com  Ketimpangan pembangunan antara wilayah pantai timur dan wilayah pantai barat tetap menjadi persoalan bagi pemerintah p]]></description>
            <content><![CDATA[<b>Medan, asatupro.com </b>- Ketimpangan pembangunan antara wilayah pantai timur dan wilayah pantai barat tetap menjadi persoalan bagi pemerintah provinsi (Pemprov) Sumatera Utara sejak dahulu hingga sekarang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal itu diungkapkan oleh Ketua Kamar Dagang dan Industri (<a href="https://www.asatupro.com/tag/kadin/" target="_blank">KADIN</a>) <a href="https://www.asatupro.com/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a>, Firsal Dida Mutyara, dalam acara Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) yang digelar hibrid di Hotel Adi Mulia, Kamis (24/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan tersebut dihadiri oleh para pengurus <a href="https://www.asatupro.com/tag/kadin/" target="_blank">KADIN</a> dari berbagai kabupaten dan kota di <a href="https://www.asatupro.com/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a>, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi <a href="https://www.asatupro.com/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a> Timur Tumanggor, dan mantan Gubernur <a href="https://www.asatupro.com/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a> H. Tengku Erry Nuradi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertumbuhan ekonomi <a href="https://www.asatupro.com/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a>, ujar pria yang akrab disapa Did. Ini, masih terkonsentrasi di kawasan Medan dan Pantai Timur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara di wilayah Pantai Barat, Tapanuli, serta Kepulauan Nias masih tertinggal dari aspek infrastruktur, konektivitas, dan akses pasar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk itu Dida menyampaikan sejumlah solusi agar ketimpangan ini bisa diminimalisir, seperti perlunya pembangunan infrastruktur, menghapus Ketergantungan terhadap bahan mentah, serta lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk persoalan infrastruktur, Komisaris Bank <a href="https://www.asatupro.com/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a> ini bilang beban berat yang selama ini harus ditanggung oleh dunia usaha akibat tingginya biaya logistik. <br></p><hr><br>Berdasarkan catatan Kadin, komponen biaya logistik di <a href="https://www.asatupro.com/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a> saat ini melonjak hingga mencapai angka sekitar 30 persen dari total harga produk..&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kondisi tersebut diperparah oleh buruknya infrastruktur dasar, khususnya kualitas jalan provinsi serta jalan kabupaten dan kota yang belum memadai. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Akibat tingginya biaya distribusi ini, produk lokal kesulitan untuk bersaing di pasaran dan dikhawatirkan membuat para pengusaha daerah hanya menjadi penonton di rumah sendiri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu dirinya menilai Rapimprov sangat penting dan menjadi momentum strategis bagi para pelaku usaha untuk menyuarakan berbagai tantangan krusial di daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam forum itu Dida juga mengatakan <a href="https://www.asatupro.com/tag/kadin/" target="_blank">KADIN</a> <a href="https://www.asatupro.com/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a> secara tegas meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk memberikan dukungan nyata kepada dunia usaha &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Juga, tambahnya lagi, memberikan kepastian  hukum dan usaha guna mendongkrak pertumbuhan ekonomi serta mewujudkan pemerataan pembangunan yang berkeadilan di seluruh kabupaten dan kota.<br></p><hr>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/09/_2385_Ketimpangan-Dua-Kawasan-Disorot-KADIN-Sumut--Minta-Pemprov-Lakukan-Ini.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.asatupro.com/ekonomi/3807/ketimpangan-dua-kawasan-disorot-kadin-sumut-minta-pemprov-lakukan-ini/</link>
            <author><![CDATA[hendrik]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">IPAL PKS Air Batu PTPN IV Regional 2 Beroperasi Normal</guid>
            <pubDate>Fri, 25 Sep 2026 09:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[IPAL PKS Air Batu PTPN IV Regional 2 Beroperasi Normal]]></title>
            <description><![CDATA[Kisaran, asatupro.com  Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Air Batu PTPN IV Regional 2 di Kecamatan Air Batu]]></description>
            <content><![CDATA[<b>Kisaran, asatupro.com</b> &ndash; Instalasi Pengolahan Air Limbah (<a href="https://www.asatupro.com/tag/ipal/" target="_blank">IPAL</a>) Pabrik <a href="https://www.asatupro.com/tag/kelapa-sawit/" target="_blank">Kelapa Sawit</a> (<a href="https://www.asatupro.com/tag/pks/" target="_blank">PKS</a>) <a href="https://www.asatupro.com/tag/air-batu/" target="_blank">Air Batu</a> PTPN IV Regional 2 di Kecamatan <a href="https://www.asatupro.com/tag/air-batu/" target="_blank">Air Batu</a>, Kabupaten Asahan, berada dalam kondisi normal. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tidak terdapat gangguan ataupun kebocoran yang menyebabkan air limbah mengalir ke sungai seperti isu yang belakangan beredar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Kepala Bagian Sekretariat dan Hukum PTPN IV Regional 2, Muhammad Ridho Nasution, pengecekan dilakukan sebagai bagian dari pengawasan perusahaan terhadap area operasional. Sesuai hasil pemeriksaan, proses pengolahan limbah berlangsung sebagaimana mestinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;<a href="https://www.asatupro.com/tag/ipal/" target="_blank">IPAL</a> dalam kondisi normal dan tidak ditemukan kebocoran. Jadi berdasarkan pengecekan di lapangan, tidak ada aliran air limbah dari instalasi yang menyebabkan pencemaran ke sungai,&quot; ujar Ridho kepada awak media, Kamis (24/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Ridho, sistem pengelolaan limbah <a href="https://www.asatupro.com/tag/pks/" target="_blank">PKS</a> <a href="https://www.asatupro.com/tag/air-batu/" target="_blank">Air Batu</a> menerapkan metode Land Application. Metode ini mampu mengubah limbah sawit menjadi pupuk organik yang bagus untuk tanaman. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Air limbah yang dihasilkan juga dianalisis secara periodik setiap bulan melalui pihak yang berkompeten, yakni Mutu Agung Lestari dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Asahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain pengawasan berkala, <a href="https://www.asatupro.com/tag/pks/" target="_blank">PKS</a> <a href="https://www.asatupro.com/tag/air-batu/" target="_blank">Air Batu</a> juga menempatkan operator limbah untuk memantau kondisi <a href="https://www.asatupro.com/tag/ipal/" target="_blank">IPAL</a> setiap hari. Hasil pantauan kemudian dilaporkan secara realtime kepada manajemen. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Jadi ada pengawasan harian dan ada pula pemeriksaan secara berkala. Kami menjalankan keduanya untuk memastikan pengelolaan limbah tetap berada dalam kondisi semestinya,&quot; kata Ridho.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Corporate Communication PTPN IV Regional 2, Maktal Kunto Aji, Perusahaan berkomitmen untuk selalu berkontribusi dan memberikan manfaat ekonomi tanpa sedikitpun mengabaikan aspek lingkungan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Komitmen itu dibuktikan dengan banyak hal. Misalnya keseriusan Perusahaan dalam mengelola limbah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Komitmen ini menjadi bagian dari upaya PTPN IV Regional 2 dalam menjaga keberlanjutan usaha, kelestarian lingkungan dan hubungan yang baik dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional,&quot; ujar Aji.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aji mengatakan, <a href="https://www.asatupro.com/tag/pks/" target="_blank">PKS</a> <a href="https://www.asatupro.com/tag/air-batu/" target="_blank">Air Batu</a> adalah unit operasional PTPN IV Regional 2 yang telah melalui proses audit dan resertifikasi Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) serta mematuhi kewajiban regulasi nasional Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO). <br></p><hr><br>Artinya, <a href="https://www.asatupro.com/tag/pks/" target="_blank">PKS</a> <a href="https://www.asatupro.com/tag/air-batu/" target="_blank">Air Batu</a> memiliki standar-standar tertentu yang mesti dipatuhi. Tak terkecuali dalam segi pengelolaan limbah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami memastikan proses pengelolaan limbah berjalan normal, sistem pengawasan tetap dilakukan dan operasional Perusahaan mengikuti ketentuan yang berlaku,&quot; kata Aji.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lebih lanjut, Aji mengarap dukungan dari semua elemen masyarakat agar PTPN IV Regional 2 bisa terus berkembang. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi Perusahaan, setiap kritik dan saran merupakan bentuk kepedulian dan motivasi untuk membantu lebih sukses lagi pada masa mendatang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan masyarakat selama ini. Mari kita berdoa bersama agar PTPN IV Regional 2 semakin sukses sehingga dapat berkontribusi lebih besar lagi untuk negara,&quot; ujar Aji.<br></p><hr>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/09/_5510_IPAL-PKS-Air-Batu-PTPN-IV-Regional-2-Beroperasi-Normal.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.asatupro.com/perkebunan/3806/ipal-pks-air-batu-ptpn-iv-regional-2-beroperasi-normal/</link>
            <author><![CDATA[hendrik]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Masyarakat Percaya terhadap ITSI Medan, Ini Indikasinya</guid>
            <pubDate>Fri, 25 Sep 2026 08:24:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Masyarakat Percaya terhadap ITSI Medan, Ini Indikasinya]]></title>
            <description><![CDATA[Medan, asatupro.com  Tingkat kepercayaan masyarakat dan kalangan orangtua terhadap Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI) Medan, baik ya]]></description>
            <content><![CDATA[<b>Medan, asatupro.com</b> - Tingkat kepercayaan masyarakat dan kalangan orangtua terhadap Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI) Medan, baik yang terkait proses pendidikan maupun daya serap ke industri pascakuliah, terhitung sangat tinggi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua Yayasan Pendidikan Perkebunan Yogyakarta (YPPY), <a href="https://www.asatupro.com/tag/sosiawan-hary-kustanto/" target="_blank">Sosiawan Hary Kustanto</a> SE, mengungkapkan hal itu saat berpidato dalam acara penutupan Pekan Orientasi dan Studi Perkebunan (Posbun) ITSI 2026, yang diselenggarakan di lapangan kampus tersebut Jalan Willem Iskander, Medan, Kamis (24/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan itu dihadiri oleh lebih 200 peserta, termasuk para petinggi kampus <a href="https://www.asatupro.com/tag/itsi-medan/" target="_blank">ITSI Medan</a> seperti Wakil Rektor I Eka Bobby Febrianto SP MSi, Wakil Rektor II Febriana Roosmawati SE MSc AkCA, serta Wakil Rektor III Ika Ucha Pradifta Rangkuti SST MSi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Para tokoh sawit juga nampak hadir yakni H. Mino Lesmana dari Gabungan Pengusaha <a href="https://www.asatupro.com/tag/kelapa-sawit/" target="_blank">Kelapa Sawit</a> Indonesia (GAPKI) Sumut dan H. Gus Dalhari Harahap selaku Ketua DPD Asosiasi Petani <a href="https://www.asatupro.com/tag/kelapa-sawit/" target="_blank">Kelapa Sawit</a> Indonesia (APKASINDO) Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sisi lain, kehadiran Gubernur Sumut Bobby Nasution diwakilkan kepada Staf Ahli Gubernur Sumatera Utara Bidang Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur, dan Pemberdayaan Masyarakat, IrAlfi Syahriza ST MEngSc.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kata <a href="https://www.asatupro.com/tag/sosiawan-hary-kustanto/" target="_blank">Sosiawan Hary Kustanto</a>,  indikasi kepercayaan masyarakat terhadap <a href="https://www.asatupro.com/tag/itsi-medan/" target="_blank">ITSI Medan</a> sangat jelas dan gamblang terlihat, seperti tingkat sebaran penerimaan mahasiswa baru yang terus meluas dan berasal dari berbagai provinsi di Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Tahun ajaran 2026 ini saja sebaran penerimaan mahasiswa <a href="https://www.asatupro.com/tag/itsi-medan/" target="_blank">ITSI Medan</a> berasal dari 15 provinsi, termasuk yang berasal dari sentra perkebunan sawit," kata dia &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di samping itu, <a href="https://www.asatupro.com/tag/sosiawan-hary-kustanto/" target="_blank">Sosiawan Hary Kustanto</a> bilang indikator lainnya adalah jumlah penerimaan mahasiswa baru yang meningkat dari tahun sebelumnya yakni 746 orang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Hal ini menegaskan tingkat kepercayaan masyarakat dan orangtua terhadap ITSI semakin tinggi," ucap <a href="https://www.asatupro.com/tag/sosiawan-hary-kustanto/" target="_blank">Sosiawan Hary Kustanto</a> lagi.</p><br><img src="https://www.asatupro.com/cdn/uploads/images/202609/_911_.JPG"><br></p><br>Menurutnya, perkembangan ini menunjukkan kalau <a href="https://www.asatupro.com/tag/itsi-medan/" target="_blank">ITSI Medan</a> bukan hanya tempat menuntut ilmu yang fokus pada industri kelapa sawit, namun juga telah menjadi miniatur Indonesia.<br></p><hr><br>"Karena <a href="https://www.asatupro.com/tag/itsi-medan/" target="_blank">ITSI Medan</a> berhasil mempertemukan keberagaman dan bersatu dalam kebhinekaan  siap menyambut Indonesia Emas," ungkap <a href="https://www.asatupro.com/tag/sosiawan-hary-kustanto/" target="_blank">Sosiawan Hary Kustanto</a> kembali.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;ITSI yang dinaungi YPPY, jelasnya, mempunya visi misi untuk mengabdikan dan mendedikasikan diri demi pengembangan industri kelapa sawit nasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di samping itu juga fokus pada peningkatan kualitas pendidikan tinggi bidang perkebunan untuk melahirkan lulusan dan sumber daya manusia (SDM) unggul, berintegritas, profesional dan memiliki daya saing global. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal ini, katanya, juga sejalan program Asta Cita Presiden RI dan tujuan Indonesia Emas 2045 dan itu terlihat dari keberadaan empat program utama yang diterapkan di <a href="https://www.asatupro.com/tag/itsi-medan/" target="_blank">ITSI Medan</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Yakni peningkatan kualitas pendidikan, pemenuhan sarana prasarana, peningkatan tata kelola dan perluasan networking dengan semua stakeholder," tambah <a href="https://www.asatupro.com/tag/sosiawan-hary-kustanto/" target="_blank">Sosiawan Hary Kustanto</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Juga, sambungnya kembali, fokus dengan pembekalan akademik, bangun link and match sehingga lulusan siap tampil di dunia kerja dan industri. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di antaranya kebanggaan itu ia sampaikan, sudah banyak lulusan ITSI yang diserap perusahaan perkebunan dan lainnya hingga tingkat nasional bahkan luar negeri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepercayaan yang tinggi oleh masyarakat dan para orangtua diharap jadi pemacu ITSI memberikan layanan pendidikan tinggi fokus perkebunan lebih baik. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui pengenalan kampus bertajuk Posbun ini, dikenalkan dunia akademik, pembentukan karakter, disiplin dan mental. Juga sebagai isyarat agar menyelesaikan studi dengan baik serta wujud bakti kepada orangtua.</p><br><img src="https://www.asatupro.com/cdn/uploads/images/202609/_1712_.JPG"><br></p><br>Sementara itu Staf Ahli Gubernur Sumatera Utara Bidang Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur, dan Pemberdayaan Masyarakat, Ir Alfi Syahriza ST MEngSc menyampaikan, saat ini perkembangan industri sawit khususnya di Sumut begitu pesat. <br></p><hr><br>Karena itu, Alfi mengatakan, hal itu memerlukan SDM yang adaptif, disiplin, berintegritas dan siap mengabdi demi kemajuan industri sawit di Tanah Air. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Maka dari itu, <a href="https://www.asatupro.com/tag/alfi-syahrizal/" target="_blank">Alfi Syahrizal</a> melihat <a href="https://www.asatupro.com/tag/itsi-medan/" target="_blank">ITSI Medan</a> punya peran strategis menjadi penggerak kemajuan masyarakat Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di antaranya sebagai penyuluh pertanian, pendampingan desa dan petani hingga menggerakkan hilirisasi industri kelapa sawit. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Sinergi dengan perguruan tinggi ini diharap menjadi motor pembangunan daerah dan bentuk kontribusi ITSI secara nyata dalam sektor perkebunan khususnya di Sumut," ujarnya &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebelumnya Rektor <a href="https://www.asatupro.com/tag/itsi-medan/" target="_blank">ITSI Medan</a>, Dr <a href="https://www.asatupro.com/tag/purjianto/" target="_blank">Purjianto</a> SE MM, mengatakan tingkat kepercayaan dari berbagai pihak dan lembaga dalam proses pemberian beasiswa juga meningkat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, tidak heran kalau kemudian <a href="https://www.asatupro.com/tag/purjianto/" target="_blank">Purjianto</a> menyampaikan terimakasih yang setulus-tulusnya kepada lembaga terkait yang memberikan beasiswa kepada mahasiswa <a href="https://www.asatupro.com/tag/itsi-medan/" target="_blank">ITSI Medan</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tak tanggung-tanggung, ungkap <a href="https://www.asatupro.com/tag/purjianto/" target="_blank">Purjianto</a>, <a href="https://www.asatupro.com/tag/itsi-medan/" target="_blank">ITSI Medan</a> diketahui merupakan salah satu penerima beasiswa pendidikan dengan kuota cukup banyak. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di antaranya, jelas Rektor, untuk tahun ini 300 orang sebagai penerima beasiswa dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) yang ada di bawah naungan Direktorat Jenderal&#039; Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan (Kemenkeu).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lalu, 30 orang penerima program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah dari pemerintah dan puluhan lainnya sebagai penerima beasiswa dari perusahaan perkebunan ternama di Indonesia.</p><br><img src="https://www.asatupro.com/cdn/uploads/images/202609/_4668_.jpg"><br></p><br>Secara umum, Rektor Pujianto bilang jumlah para penerima berbagai beasiswa terus  meningkat dari tahun sebelumnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;</p><hr>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/09/_1237_Masyarakat-Percaya-terhadap-ITSI-Medan--Ini-Indikasinya.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.asatupro.com/perkebunan/3805/masyarakat-percaya-terhadap-itsi-medan-ini-indikasinya/</link>
            <author><![CDATA[hendrik]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gelapkan Uang Perusahaan Hampir Rp 500 Juta, Mantan Karyawan Suruh Polisi Takuti Pengusaha</guid>
            <pubDate>Fri, 25 Sep 2026 07:07:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gelapkan Uang Perusahaan Hampir Rp 500 Juta, Mantan Karyawan Suruh Polisi Takuti Pengusaha]]></title>
            <description><![CDATA[Gelapkan Uang Perusahaan Hampir Rp 500 Juta, Mantan Karyawan Suruh Polisi Takuti Pengusaha]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.asatupro.com/tag/bireuen/" target="_blank">Bireuen</a>,<a class="c_primary" href="https://www.asatupro.com">asatupro.com</a>-</b>Oknum pengusaha pembibitan benur asal <a href="https://www.asatupro.com/tag/bireuen/" target="_blank">Bireuen</a>, <a href="https://www.asatupro.com/tag/herizal/" target="_blank">Herizal</a>, mengaku mendapat perlakuan yang dinilainya berlebihan dari sejumlah anggota Unit Direktorat Reserse Kriminal Umum (<a href="https://www.asatupro.com/tag/ditreskrimum/" target="_blank">Ditreskrimum</a>) Polres <a href="https://www.asatupro.com/tag/bireuen/" target="_blank">Bireuen</a> terkait laporan yang dibuat mantan pekerjanya, <a href="https://www.asatupro.com/tag/sayuti/" target="_blank">Sayuti</a>.</p><p><a href="https://www.asatupro.com/tag/herizal/" target="_blank">Herizal</a> menyebut persoalan tersebut bermula ketika pada 15 September 2026, keponakannya berinisial RN memberitahukan bahwa sejumlah polisi mendatanginya untuk mencari keberadaan <a href="https://www.asatupro.com/tag/herizal/" target="_blank">Herizal</a>.</p><p>Menurutnya,  polisi tersebut menyampaikan bahwa mereka mencari dirinya terkait laporan <a href="https://www.asatupro.com/tag/sayuti/" target="_blank">Sayuti</a>. Ia kemudian sempat berkomunikasi melalui telepon dengan seorang anggota Polres <a href="https://www.asatupro.com/tag/bireuen/" target="_blank">Bireuen</a> bernama Aipda Aprianto yang disebut bertugas di unit kriminal umum.</p><p><img src="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/09/96da2f590cd7246bbde0051047b0d6f7_Screenshot_20260925-131632_Gallery.jpg">Dalam percakapan tersebut, <a href="https://www.asatupro.com/tag/herizal/" target="_blank">Herizal</a> mengaku diminta datang ke Polres <a href="https://www.asatupro.com/tag/bireuen/" target="_blank">Bireuen</a> untuk menemui <a href="https://www.asatupro.com/tag/sayuti/" target="_blank">Sayuti</a>. Namun, ia mempertanyakan maksud pemanggilan tersebut karena mengaku tidak menerima surat panggilan resmi.<p>"Saya sempat bertanya tujuan pemanggilan saya untuk menemui <a href="https://www.asatupro.com/tag/sayuti/" target="_blank">Sayuti</a> dalam urusan apa. Saat itu dikatakan untuk membuat laporan kembali terkait penggelapan dana. Saya menolak," kata <a href="https://www.asatupro.com/tag/herizal/" target="_blank">Herizal</a> berdasarkan keterangannya.</p><p><a href="https://www.asatupro.com/tag/herizal/" target="_blank">Herizal</a> juga mengaku mendapat ancaman dan intimidasi  dari Aprianto yang  akan melakukan penjemputan paksa apabila dirinya tidak datang ke Polres <a href="https://www.asatupro.com/tag/bireuen/" target="_blank">Bireuen</a>. Ia mengaku merasa tertekan karena anggota kepolisian disebut terus menghubungi keponakannya agar dirinya segera datang ke kantor polisi.</p><p>Kondisi tersebut, kata <a href="https://www.asatupro.com/tag/herizal/" target="_blank">Herizal</a>, membuat aktivitas dan pekerjaannya di Medan terganggu. Ia akhirnya kembali ke <a href="https://www.asatupro.com/tag/bireuen/" target="_blank">Bireuen</a> pada 17 September 2026.</p><p>Persoalan kemudian memuncak pada 23 September 2026. <a href="https://www.asatupro.com/tag/herizal/" target="_blank">Herizal</a> mengaku sekitar delapan orang yang mengaku sebagai anggota kepolisian mendatangi lokasi peternakan sapi miliknya sebelum kemudian menuju rumah sekaligus kantor pribadinya.</p><p>Menurut <a href="https://www.asatupro.com/tag/herizal/" target="_blank">Herizal</a>, sejumlah orang tersebut memeriksa kendaraan karyawan yang berada di depan rumah serta melakukan pemeriksaan terhadap kantor dan kendaraan tersebut.</p><p>"Saya saat itu tidak berada di lokasi karena sedang mengantar rekan bisnis dari perusahaan pembibitan asal Tangerang ke tempat penginapannya," ujarnya.</p><p><a href="https://www.asatupro.com/tag/herizal/" target="_blank">Herizal</a> mengatakan dirinya kemudian dihubungi karyawan yang berada di lokasi. Dalam komunikasi tersebut, ia mengaku sempat berbicara dengan seorang polisi bernama Azhari yang disebut sebagai Kanit Reskrimum.</p><p><a href="https://www.asatupro.com/tag/herizal/" target="_blank">Herizal</a> mengklaim Azhari meminta dirinya datang ke Polres <a href="https://www.asatupro.com/tag/bireuen/" target="_blank">Bireuen</a> dan menyebut akan dilakukan penangkapan secara paksa apabila tidak memenuhi permintaan tersebut.</p><p>Ia juga mempertanyakan surat penangkapan yang menurutnya memiliki sejumlah kejanggalan. <a href="https://www.asatupro.com/tag/herizal/" target="_blank">Herizal</a> mengaku meminta izin untuk merekam percakapan tersebut.</p><p>"Dia mengatakan silakan merekam karena surat penangkapan itu sudah ditandatangani Kanit dan Kasat Reskrim Polres <a href="https://www.asatupro.com/tag/bireuen/" target="_blank">Bireuen</a>," kata <a href="https://www.asatupro.com/tag/herizal/" target="_blank">Herizal</a>.</p><p><img src="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/09/c8ffe9a587b126f152ed3d89a146b445_Screenshot_20260925-131632_Gallery.jpg"><a href="https://www.asatupro.com/tag/herizal/" target="_blank">Herizal</a> juga mengaku melihat rekaman <a href="https://www.asatupro.com/tag/cctv/" target="_blank">CCTV</a> yang memperlihatkan sejumlah orang berupaya masuk ke rumahnya. Upaya tersebut, menurut dia, dicegah oleh karyawannya.</p><p>Kejadian itu disebut membuat anggota keluarganya ketakutan. Bahkan, <a href="https://www.asatupro.com/tag/herizal/" target="_blank">Herizal</a> mengatakan anaknya sempat menangis ketika menghubunginya melalui telepon karena melihat sejumlah orang datang mencari ayahnya. <a href="https://www.asatupro.com/tag/herizal/" target="_blank">Herizal</a> mengaku kemudian diminta menyerahkan diri dalam waktu tiga hari.</p><p>Di sisi lain, <a href="https://www.asatupro.com/tag/herizal/" target="_blank">Herizal</a> menyatakan dirinya justru merupakan pihak yang dirugikan dalam perkara dugaan penggelapan dana perusahaan yang melibatkan <a href="https://www.asatupro.com/tag/sayuti/" target="_blank">Sayuti</a>.</p><p>Ia menyebut memiliki dokumen berupa surat pernyataan, somasi dan perjanjian pelunasan dana yang menurutnya menjadi bukti adanya kewajiban <a href="https://www.asatupro.com/tag/sayuti/" target="_blank">Sayuti</a> kepada perusahaan.</p><p>Dalam surat somasi yang ditunjukkan <a href="https://www.asatupro.com/tag/herizal/" target="_blank">Herizal</a>, perusahaan mencantumkan nilai kewajiban <a href="https://www.asatupro.com/tag/sayuti/" target="_blank">Sayuti</a> sebesar hampir Rp 500 juta .</p><p>Surat tersebut menyebut <a href="https://www.asatupro.com/tag/sayuti/" target="_blank">Sayuti</a> sebelumnya telah membuat surat pernyataan terkait penagihan hasil penjualan benur atau bibit udang Vaname kepada konsumen serta hutang pribadi kepada perusahaan.</p><p>Dalam somasi itu, perusahaan menyatakan <a href="https://www.asatupro.com/tag/sayuti/" target="_blank">Sayuti</a> telah melakukan wanprestasi karena tidak menyelesaikan kewajibannya sesuai pernyataan yang telah dibuat.</p><p>Perusahaan kemudian memberikan waktu paling lambat 20 hari sejak somasi diterima untuk melakukan pelunasan. Apabila kewajiban tersebut tidak dipenuhi, perusahaan menyatakan akan menempuh proses hukum pidana maupun perdata serta menuntut ganti rugi materiil dan immateriil.</p><p>Selain surat somasi, terdapat pula surat pernyataan yang disebut dibuat dan ditandatangani <a href="https://www.asatupro.com/tag/sayuti/" target="_blank">Sayuti</a>. Dalam dokumen tersebut tercantum pengakuan mengenai kewajiban pembayaran kepada perusahaan dengan nilai yang berbeda, yakni Rp969.746.320.</p><p>Dalam surat pernyataan itu juga disebutkan bahwa <a href="https://www.asatupro.com/tag/sayuti/" target="_blank">Sayuti</a> menyerahkan satu unit mobil <a href="https://www.asatupro.com/tag/toyota-avanza/" target="_blank">Toyota Avanza</a> nomor polisi BL 7674 tahun 2013 kepada <a href="https://www.asatupro.com/tag/herizal/" target="_blank">Herizal</a> selaku pemilik perusahaan sebagai jaminan sampai seluruh kewajibannya kepada perusahaan dilunasi.</p><p><a href="https://www.asatupro.com/tag/herizal/" target="_blank">Herizal</a> menilai dokumen-dokumen tersebut semestinya menjadi bagian dari penanganan perkara yang lebih menyeluruh.</p><p>Ia juga membantah pernah melakukan pelanggaran hukum terhadap <a href="https://www.asatupro.com/tag/sayuti/" target="_blank">Sayuti</a> dan mengatakan dirinya tidak pernah menerima pemanggilan secara langsung maupun tertulis sebagai saksi atau terlapor atas laporan yang dibuat <a href="https://www.asatupro.com/tag/sayuti/" target="_blank">Sayuti</a>. Atas dugaan penculikan sampai penganiayaan.</p><p>Meski <a href="https://www.asatupro.com/tag/herizal/" target="_blank">Herizal</a> sempat emosi, namun ia tak pernah melakukan penganiayaan atau penculikan seperti yang dituduhkan <a href="https://www.asatupro.com/tag/sayuti/" target="_blank">Sayuti</a>. <a href="https://www.asatupro.com/tag/herizal/" target="_blank">Herizal</a> menduga, laporan yang dibuat <a href="https://www.asatupro.com/tag/sayuti/" target="_blank">Sayuti</a> di Polres <a href="https://www.asatupro.com/tag/bireuen/" target="_blank">Bireuen</a> tak berdasar dan tak jelas. Ia menduga itu hanya akal-akalan <a href="https://www.asatupro.com/tag/sayuti/" target="_blank">Sayuti</a> untuk menakut-nakuti dirinya saja.</p><p>Atas kejadian tersebut, <a href="https://www.asatupro.com/tag/herizal/" target="_blank">Herizal</a> meminta Kapolda Aceh Irjen Pol Rudi Setiawan dan <a href="https://www.asatupro.com/tag/kapolri-jenderal-polisi-listyo-sigit-prabowo/" target="_blank">Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo</a> memberikan perhatian serta menindaklanjuti dugaan tindakan yang menurutnya dilakukan sejumlah oknum anggota Polres <a href="https://www.asatupro.com/tag/bireuen/" target="_blank">Bireuen</a>.</p><p><a href="https://www.asatupro.com/tag/herizal/" target="_blank">Herizal</a> secara khusus menyebut Unit Reskrimum Polres <a href="https://www.asatupro.com/tag/bireuen/" target="_blank">Bireuen</a> dan Kasat Reskrim Polres <a href="https://www.asatupro.com/tag/bireuen/" target="_blank">Bireuen</a> AKP Dedi Miswar dalam pengaduannya. (Red/Tim)</p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/09/_4148_Gelapkan-Uang-Perusahaan-Hampir-Rp-500-Juta--Mantan-Karyawan-Suruh-Polisi-Takuti-Pengusaha.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.asatupro.com/peristiwa/3808/gelapkan-uang-perusahaan-hampir-rp-500-juta-mantan-karyawan-suruh-polisi-takuti-pengusaha/</link>
            <author><![CDATA[zulham]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Belasan Juta Hektar Kebun Sawit Butuh SDM Unggul, ITSI Siap Berperan</guid>
            <pubDate>Thu, 24 Sep 2026 21:12:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Belasan Juta Hektar Kebun Sawit Butuh SDM Unggul, ITSI Siap Berperan]]></title>
            <description><![CDATA[Medan, asatupro.com  Indonesia memiliki belasan juta hektar (Ha) perkebunan kelapa sawit dan harus dikelola secara baik dan berkelanjutan a]]></description>
            <content><![CDATA[<b>Medan, asatupro.com</b> - Indonesia memiliki belasan juta hektar (Ha) perkebunan kelapa sawit dan harus dikelola secara baik dan berkelanjutan agar memberikan manfaat yang besar bagi umat manusia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Agar hal tersebut bisa terlaksana, maka Indonesia membutuhkan ratusan, bahkan ribuan, sumber daya manusia (<a href="https://www.asatupro.com/tag/sdm/" target="_blank">SDM</a>) yang unggul dan berkompeten, demi tercapainya industri dan perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Dan <a href="https://www.asatupro.com/tag/itsi-medan/" target="_blank">ITSI Medan</a> telah dan siap berperan untuk hal tersebut," kata <a href="https://www.asatupro.com/tag/rektor/" target="_blank">Rektor</a> Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI) Medan, Dr <a href="https://www.asatupro.com/tag/purjianto/" target="_blank">Purjianto</a> SE MM, di Medan, Kamis (24/9)2026) pagi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dia menyampaikan hal itu ketika berpidato dalam acara penutupan Pekan Orientasi dan Studi Perkebunan (Posbun) ITSI 2026 yang diselenggarakan di lapangan kampus tersebut di Jalan Willem Iskander, dan dihadiri oleh lebih 200 peserta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan itu dihadiri oleh para petinggi kampus seperti Wakil <a href="https://www.asatupro.com/tag/rektor/" target="_blank">Rektor</a> I Eka Bobby Febrianto SP MSi, Wakil <a href="https://www.asatupro.com/tag/rektor/" target="_blank">Rektor</a> II Febriana Roosmawati SE MSc AkCA, serta Wakil <a href="https://www.asatupro.com/tag/rektor/" target="_blank">Rektor</a> III Ika Ucha Pradifta Rangkuti SST MSi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Para tokoh sawit juga nampak hadir yakni H. Mino Lesmana dari Gabungan Pengusaha <a href="https://www.asatupro.com/tag/kelapa-sawit/" target="_blank">Kelapa Sawit</a> Indonesia (GAPKI) Sumut dan H. Gus Dalhari Harahap selaku Ketua DPD Asosiasi Petani <a href="https://www.asatupro.com/tag/kelapa-sawit/" target="_blank">Kelapa Sawit</a> Indonesia (APKASINDO) Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sisi lain, kehadiran Gubernur Sumut Bobby Nasution diwakilkan kepada Staf Ahli Gubernur Sumatera Utara Bidang Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur, dan Pemberdayaan Masyarakat, IrAlfi Syahriza ST MEngSc.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.asatupro.com/tag/purjianto/" target="_blank">Purjianto</a> mengatakan hal itu dengan percaya diri karena faktanya ITSI memang adalah kampus vokasi yang fokus pada pengembangan industri perkebunan kelapa sawit. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia tegaskan, saat ini Indonesia punya lebih dari 16 juta hektare lahan sawit dikelola BUMN perkebunan, perusahaan swasta dan perkebunan rakyat. Tentu dengan luasan lahan itu membutuhkan <a href="https://www.asatupro.com/tag/sdm/" target="_blank">SDM</a> yang tidak sedikit.</p><br><img src="https://www.asatupro.com/cdn/uploads/images/202609/_4668_.jpg"><br></p><br>"ITSI yang dulu bernama Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian dan Perkebunan (STIPAP), telah berkontribusi dalam penyediaan lulusan atau <a href="https://www.asatupro.com/tag/sdm/" target="_blank">SDM</a> dan concern sesuai kebutuhan industri sawit," ujar <a href="https://www.asatupro.com/tag/purjianto/" target="_blank">Purjianto</a>.<br></p><hr><br>ITSI, sambungnya lagi, sejak dulu juga konsisten menjalankan konsep link and match, semua lulusan sudah melewati uji kompetensi sesuai prodi (program diploma) masing-masing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan demikian, ujar pria yang berasal dari Tebing Tinggi ini, diyakini <a href="https://www.asatupro.com/tag/sdm/" target="_blank">SDM</a> lulusan <a href="https://www.asatupro.com/tag/itsi-medan/" target="_blank">ITSI Medan</a> bisa mengisi dan bersaing dalam memenuhi keinginan industri, sesuai kebutuhan perusahaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di bawah naungan Yayasan Pendidikan Perkebunan Yogyakarta (YPPY) dan binaan holding perkebunan nasional, lanjut <a href="https://www.asatupro.com/tag/rektor/" target="_blank">Rektor</a>, ITSI kini memiliki sekitar 2.500 mahasiswa tersebar di enam prodi dan satu program magister yang baru diresmikan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Beberapa prodi juga telah meraih akreditasi unggul, dengan kolaborasi ke depan semua prodi ditargetkan unggul," tambah <a href="https://www.asatupro.com/tag/rektor/" target="_blank">Rektor</a> Pujianto dengan nada bangga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.asatupro.com/tag/rektor/" target="_blank">Rektor</a> juga menegaskan, eksistensi ITSI turut berkontribusi membangun Sumatera Utara dengan fokus pada pengembangan industri kelapa sawit. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Termasuk mempunyai banyak desa binaan di tiga kabupaten sentra perkebunan kelapa sawit, yakni  Deli Serdang, Serdang Bedagai (Sergai), dan Batubara, &lt;/p&gt; &lt;p&gt;ITSI terus mendampingi masyarakat khususnya petani agar bisa meningkatkan kualitas produksi dan pendapatan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Sharing knowledge ini umumnya dikemas dalam kegiatan pengabdian masyarakat oleh para akademisi ITSI," ucap <a href="https://www.asatupro.com/tag/purjianto/" target="_blank">Purjianto</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Senada itu, <a href="https://www.asatupro.com/tag/rektor/" target="_blank">Rektor</a> menegaskan siap terus bersinergi dengan pemerintah provinsi Pemprov Sumut agar semakin berperan dalam peningkatan ekonomi masyarakat sebagai upaya dukung pembangunan di Sumut.</p><br><img src="https://www.asatupro.com/cdn/uploads/images/202609/_3638_.JPG"><br></p><br>746 mahasiswa baru di enam prodi strata S-I dan D-IV ini, ditambah puluhan mahasiswa baru program magister merupakan peningkatan 25 persen penerimaan mahasiswa dari tahun sebelumnya. <br></p><hr><br>"Terima kasih kepada para orangtua yang mempercayakan pendidikan anak di ITSI. Juga terima kasih kepada lembaga terkait yang memberikan beasiswa kepada mahasiswa ITSI," ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tak tanggung, ITSI diketahui merupakan salah satu penerima beasiswa pendidikan dengan kuota cukup banyak. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di antaranya, jelas rektor, untuk tahun ini 300 orang sebagai penerima beasiswa dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) yang ada di bawah naungan Direktorat Jenderal&#039; Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan (Kemenkeu).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lalu, 30 orang penerima program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah dari pemerintah dan puluhan lainnya sebagai penerima beasiswa dari perusahaan perkebunan ternama di Indonesia. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Secara umum, <a href="https://www.asatupro.com/tag/rektor/" target="_blank">Rektor</a> Pujianto bilang jumlah para penerima berbagai beasiswa terus  meningkat dari tahun sebelumnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam Posbun 2026 ini, lanjut <a href="https://www.asatupro.com/tag/rektor/" target="_blank">Rektor</a> ITSI, ratusan mahasiswa baru dikenalkan dunia akademik, tata kelola kampus dan industri sawit.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Juga diberikan pembekalan materi dari Yonif 121/MK tentang nilai Pancasila, pencegahan kekerasan, anti-narkoba, pembentukan kedisiplinan dan cinta Tanah Air, karakter baik dan akhlak mulia. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal ini melalui bantuan pelatih, mahasiswa baru menampilkan berbagai pertunjukkan dan atraksi memukau di lapangan.</p><br><img src="https://www.asatupro.com/cdn/uploads/images/202609/_740_.JPG"><br></p><br>Di antaranya aksi bela diri massal, halang rintang, simulasi asisten kebun, tarian kreasi dan lainnya.<br></p><hr>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/09/_7603_Belasan-Juta-Hektar-Kebun-Sawit-Butuh-SDM-Unggul--ITSI-Siap-Berperan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.asatupro.com/perkebunan/3804/belasan-juta-hektar-kebun-sawit-butuh-sdm-unggul-itsi-siap-berperan/</link>
            <author><![CDATA[hendrik]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">RESES DI BINTANG HULU SIDIKALANG, ALFRIANSYAH UJUNG INGATKAN WARGA JAUHI JUDOL, SERAP KELUHAN PUPUK HINGGA JALAN SEKOLAH RUSAK</guid>
            <pubDate>Thu, 24 Sep 2026 17:17:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[RESES DI BINTANG HULU SIDIKALANG, ALFRIANSYAH UJUNG INGATKAN WARGA JAUHI JUDOL, SERAP KELUHAN PUPUK HINGGA JALAN SEKOLAH RUSAK]]></title>
            <description><![CDATA[RESES DI BINTANG HULU SIDIKALANG, ALFRIANSYAH UJUNG INGATKAN WARGA JAUHI JUDOL, SERAP KELUHAN PUPUK HINGGA JALAN SEKOLAH RUSAK]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.asatupro.com/tag/dairi/" target="_blank">Dairi</a>,<a class="c_primary" href="https://www.asatupro.com">asatupro.com</a>-</b>Anggota <a href="https://www.asatupro.com/tag/dprd-provinsi-sumatera-utara/" target="_blank">DPRD Provinsi Sumatera Utara</a> Fraksi PDI Perjuangan Dapil XI (Kabupaten <a href="https://www.asatupro.com/tag/dairi/" target="_blank">Dairi</a>, Pakpak Bharat dan Karo), <a href="https://www.asatupro.com/tag/alfriansyah/" target="_blank">Alfriansyah</a> Ujung, ST menggelar <a href="https://www.asatupro.com/tag/reses-i/" target="_blank">Reses I</a> Tahun Sidang III Tahun 2026-2027, Kamis (24/9/2026) di Kelurahan Bintang Hulu, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten <a href="https://www.asatupro.com/tag/dairi/" target="_blank">Dairi</a>.</p><p>Dalam reses yang dihadiri Lurah Bintang Hulu, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Dinas Pertanian dan Ratusan warga tersebut, <a href="https://www.asatupro.com/tag/alfriansyah/" target="_blank">Alfriansyah</a> tidak hanya menyerap aspirasi, namun juga memberikan pesan tegas terkait bahaya <a href="https://www.asatupro.com/tag/judi-online/" target="_blank">Judi Online</a> (<a href="https://www.asatupro.com/tag/judol/" target="_blank">Judol</a>) dan pentingnya ketaatan membayar pajak untuk mendukung program Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.</p><p>"Untuk orangtua dan anak-anak kami, saya ingatkan agar tidak bermain <a href="https://www.asatupro.com/tag/judi-online/" target="_blank">Judi Online</a> (<a href="https://www.asatupro.com/tag/judol/" target="_blank">Judol</a>). Banyak keluarga hancur karena <a href="https://www.asatupro.com/tag/judol/" target="_blank">Judol</a>. Saya juga berharap kita semua mendukung program pemerintah Sumut agar taat membayarkan pajak," ujar <a href="https://www.asatupro.com/tag/alfriansyah/" target="_blank">Alfriansyah</a> di hadapan warga.</p><p>Sesi dialog berlangsung hangat. Berbagai persoalan krusial disampaikan warga:</p><ol><li>Kepala Sekolah SDN Bintang Hulu, Elvina Simbolon mengeluhkan akses jalan masuk ke sekolah sepanjang 200 meter yang rusak. Ia juga meminta pemasangan paving blok karena ruang belajar lebih tinggi dari halaman sekolah dan membutuhkan jaringan internet untuk mendukung program belajar mengajar.</li><li>Esron Helon Tampubolon, pengurus kelompok tani memohon bantuan dan dukungan dalam bertani serta pengurusan Prona.</li><li>Bapak Bintang, petani, mengeluhkan hilangnya Pupuk SP36 di pasaran yang sangat dibutuhkan petani.</li></ol><p>Menanggapi hal tersebut, <a href="https://www.asatupro.com/tag/alfriansyah/" target="_blank">Alfriansyah</a> langsung memberikan jawaban dan solusi konkret.</p><p>"Untuk Ibu Kepsek SD Negeri Bintang Hulu, saya akan berkoordinasi dengan kawan-kawan <a href="https://www.asatupro.com/tag/dprd-dairi/" target="_blank">DPRD </a><a href="https://www.asatupro.com/tag/dairi/" target="_blank">Dairi</a> dan <a href="https://www.asatupro.com/tag/bupati-dairi/" target="_blank">Bupati </a><a href="https://www.asatupro.com/tag/dairi/" target="_blank">Dairi</a> untuk perbaikan jalan 200 meter dan paving blok. Sementara untuk pemasangan tiang Telkom / jaringan internet saya akan koordinasikan langsung ke pihak Telkom," jawabnya.</p><p>Terkait bantuan kelompok tani, <a href="https://www.asatupro.com/tag/alfriansyah/" target="_blank">Alfriansyah</a> meminta agar segera memberikan proposal kelompok tani kepada stafnya, Jefrat Manik. "Namun jangan berkecil hati kalau hanya ada beberapa yang bisa realisasi, karena anggaran terbatas," jelasnya.</p><p>Sementara untuk pupuk SP36, ia menjelaskan kendalanya adalah anggaran yang tidak cukup. "Namun sudah pernah kita koordinasikan dengan Pupuk Indonesia dan memintakan untuk dihadirkan kembali Pupuk SP36."</p><p>Pada sesi kedua reses, <a href="https://www.asatupro.com/tag/alfriansyah/" target="_blank">Alfriansyah</a> menghadirkan langsung Kios Pupuk UD Agata untuk menjelaskan persoalan pupuk di lapangan.</p><p>Pihak UD Agata menjelaskan, kelangkaan pupuk pada bulan Januari lalu terjadi karena banjir bandang di Lhokseumawe menurut keterangan dari Pihak Pupuk Indonesia. Untuk penyaluran pupuk di Bintang Hulu sendiri sudah mencapai 53 persen.</p><p>Menanggapi itu, <a href="https://www.asatupro.com/tag/alfriansyah/" target="_blank">Alfriansyah</a> mengingatkan tegas kepada kios pupuk agar menyampaikan ke pihak Pupuk Indonesia supaya sisa pupuk disalurkan paling lama tidak lewat dari bulan Oktober 2026.</p><p>"Jangan sampai petani kita menjerit karena pupuk tidak ada saat musim tanam. Sisa pupuk harus tuntas sebelum bulan 10," tegas <a href="https://www.asatupro.com/tag/alfriansyah/" target="_blank">Alfriansyah</a> Ujung.</p><p>Reses yang berlangsung di bawah tenda dengan spanduk bertuliskan "<a href="https://www.asatupro.com/tag/reses-i/" target="_blank">Reses I</a> Tahun Sidang III Tahun 2026-2027 Anggota <a href="https://www.asatupro.com/tag/dprd-provinsi-sumatera-utara/" target="_blank">DPRD Provinsi Sumatera Utara</a>" tersebut berjalan lancar dan penuh antusiasme warga.</p><p>Turut hadir Lurah Bintang Hulu, tokoh masyarakat, <a href="https://www.asatupro.com/tag/ppl-dinas-pertanian/" target="_blank">PPL Dinas Pertanian</a>, tokoh adat, dan tokoh pemuda.</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/09/_960_RESES-DI-BINTANG-HULU-SIDIKALANG--ALFRIANSYAH-UJUNG-INGATKAN-WARGA-JAUHI-JUDOL--SERAP-KELUHAN-PUPUK-HINGGA-JALAN-SEKOLAH-RUSAK.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.asatupro.com/daerah/3802/reses-di-bintang-hulu-sidikalang-alfriansyah-ujung-ingatkan-warga-jauhi-judol-serap-keluhan-pupuk-hingga-jalan-sekolah-rusak/</link>
            <author><![CDATA[zulham]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kamar Khusus dan Miras Ditemukan Ombudsman, MIO Indonesia Dorong Evaluasi Menyeluruh Lapas Cibinong</guid>
            <pubDate>Thu, 24 Sep 2026 14:14:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kamar Khusus dan Miras Ditemukan Ombudsman, MIO Indonesia Dorong Evaluasi Menyeluruh Lapas Cibinong]]></title>
            <description><![CDATA[Kamar Khusus dan Miras Ditemukan Ombudsman, MIO Indonesia Dorong Evaluasi Menyeluruh Lapas Cibinong]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.asatupro.com/tag/jakarta/" target="_blank">Jakarta</a>,<a class="c_primary" href="https://www.asatupro.com">asatupro.com</a>-</b>Pimpinan Pusat Media Independen Online (MIO) Indonesia menyampaikan dukungan dan apresiasi terhadap langkah <a href="https://www.asatupro.com/tag/ombudsman/" target="_blank">Ombudsman</a> Republik Indonesia yang melakukan inspeksi mendadak dan menemukan adanya fasilitas khusus di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.8</p><p>Temuan <a href="https://www.asatupro.com/tag/ombudsman/" target="_blank">Ombudsman</a> mengenai keberadaan sejumlah fasilitas yang disebut menyerupai hunian, termasuk fasilitas kamar, ruang tamu, televisi, kulkas, dapur serta temuan minuman beralkohol, dinilai perlu ditindaklanjuti secara serius melalui pemeriksaan yang menyeluruh dan transparan.</p><p>Ketua Umum <a href="https://www.asatupro.com/tag/mio-indonesia/" target="_blank">MIO Indonesia</a>, AYS Prayogie, menegaskan bahwa fungsi pengawasan <a href="https://www.asatupro.com/tag/ombudsman/" target="_blank">Ombudsman</a> merupakan bagian penting dalam memastikan pelayanan publik dan tata kelola pemasyarakatan berjalan sesuai ketentuan.</p><p>"<a href="https://www.asatupro.com/tag/mio-indonesia/" target="_blank">MIO Indonesia</a> mengapresiasi dan mendukung langkah <a href="https://www.asatupro.com/tag/ombudsman/" target="_blank">Ombudsman</a> RI yang turun langsung melakukan pemeriksaan dan mengungkap temuan di <a href="https://www.asatupro.com/tag/lapas-cibinong/" target="_blank">Lapas Cibinong</a>. Ini merupakan bentuk pengawasan yang penting agar tata kelola pemasyarakatan dapat berjalan secara transparan, akuntabel dan berkeadilan," ujar AYS dalam keterangannya di <a href="https://www.asatupro.com/tag/jakarta/" target="_blank">Jakarta</a>, Kamis (24/9/2026).</p><p>Menurut AYS, temuan tersebut tidak semestinya berhenti pada penertiban atau pembongkaran fasilitas yang ditemukan.</p><p>Hal yang jauh lebih penting, kata dia, adalah mengungkap bagaimana fasilitas khusus tersebut dapat tersedia di lingkungan lapas, bagaimana mekanisme penggunaannya, siapa yang memiliki kewenangan memberikan akses, serta apakah terdapat transaksi atau pembayaran sebagaimana keterangan yang disampaikan dalam pemeriksaan <a href="https://www.asatupro.com/tag/ombudsman/" target="_blank">Ombudsman</a>.</p><p><b>MIO Desak Dirjenpas Lakukan Sidak</b></p><p>Atas dasar itu, <a href="https://www.asatupro.com/tag/mio-indonesia/" target="_blank">MIO Indonesia</a> meminta Direktur Jenderal Pemasyarakatan melakukan inspeksi mendadak dan pemeriksaan menyeluruh sebagai tindak lanjut atas temuan <a href="https://www.asatupro.com/tag/ombudsman/" target="_blank">Ombudsman</a> RI.</p><p>AYS menilai pemeriksaan lapangan penting dilakukan agar seluruh informasi dapat diverifikasi secara objektif dan tidak berhenti pada laporan administratif.</p><p>"Dirjenpas harus turun langsung. Jangan hanya menunggu laporan dari jajaran di bawah. Lakukan sidak dan periksa secara menyeluruh. Kalau ada dugaan pelanggaran, telusuri berdasarkan bukti dan fakta," tegas AYS.</p><p>Ia meminta pemeriksaan mencakup seluruh aspek yang berkaitan dengan keberadaan fasilitas khusus tersebut, mulai dari asal-usul fasilitas, mekanisme pengelolaan dan penggunaannya, aspek pengamanan, administrasi, hingga kemungkinan adanya transaksi atau pungutan apabila hal tersebut terbukti dalam pemeriksaan.</p><p>"Kalau memang ditemukan pelanggaran, tentu harus ada tindakan sesuai ketentuan. Tetapi kalau ada informasi yang setelah diverifikasi ternyata tidak terbukti, publik juga harus diberikan penjelasan. Prinsipnya harus transparan dan objektif," kata AYS.</p><p><b>Jangan Berhenti pada Pembongkaran</b></p><p><a href="https://www.asatupro.com/tag/mio-indonesia/" target="_blank">MIO Indonesia</a> berpandangan bahwa pembongkaran fasilitas khusus, apabila memang dinyatakan tidak sesuai ketentuan, merupakan bagian dari tindakan korektif.</p><p>Namun, tindakan tersebut tidak boleh menghilangkan kebutuhan untuk mengetahui akar persoalan.</p><p>"Jangan sampai persoalannya selesai hanya karena bangunannya dibongkar. Yang harus dijawab adalah bagaimana fasilitas itu bisa ada, bagaimana pengawasannya, siapa yang bertanggung jawab, dan apakah ada mekanisme tertentu yang memungkinkan warga binaan mendapatkan layanan khusus," ujar AYS.</p><p>Menurutnya, jawaban atas pertanyaan tersebut penting untuk memastikan persoalan serupa tidak kembali terjadi, baik di <a href="https://www.asatupro.com/tag/lapas-cibinong/" target="_blank">Lapas Cibinong</a> maupun di lembaga pemasyarakatan lainnya.</p><p><b>Dukung <a href="https://www.asatupro.com/tag/ombudsman/" target="_blank">Ombudsman</a>, Kawal Tindak Lanjut</b></p><p><a href="https://www.asatupro.com/tag/mio-indonesia/" target="_blank">MIO Indonesia</a> menegaskan dukungannya terhadap fungsi pengawasan <a href="https://www.asatupro.com/tag/ombudsman/" target="_blank">Ombudsman</a> RI sekaligus mendorong kementerian dan jajaran <a href="https://www.asatupro.com/tag/direktorat-jenderal-pemasyarakatan/" target="_blank">Direktorat Jenderal Pemasyarakatan</a> melakukan tindak lanjut secara profesional.</p><p>AYS juga mengingatkan bahwa temuan <a href="https://www.asatupro.com/tag/ombudsman/" target="_blank">Ombudsman</a> harus menjadi pintu masuk pemeriksaan, bukan dasar untuk melakukan penghakiman terhadap individu atau pihak tertentu sebelum seluruh proses verifikasi selesai.</p><p>"Kami mendukung <a href="https://www.asatupro.com/tag/ombudsman/" target="_blank">Ombudsman</a>. Kami juga mendukung langkah pemerintah untuk melakukan pemeriksaan. Tetapi semuanya harus berdasarkan fakta, bukti dan ketentuan hukum. Jangan ada yang ditutup-tutupi, tetapi jangan pula ada pihak yang langsung dinyatakan bersalah sebelum pemeriksaan selesai," tegasnya.</p><p><a href="https://www.asatupro.com/tag/mio-indonesia/" target="_blank">MIO Indonesia</a> menilai keterbukaan dalam penanganan temuan tersebut penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemasyarakatan.</p><p><b><a href="https://www.asatupro.com/tag/mio-indonesia/" target="_blank">MIO Indonesia</a>: Publik Berhak Mendapat Kepastian</b></p><p>Sebagai organisasi yang mewadahi perusahaan-perusahaan media berbasis online dari berbagai daerah di Indonesia, <a href="https://www.asatupro.com/tag/mio-indonesia/" target="_blank">MIO Indonesia</a> memandang keterbukaan informasi dan pengawasan publik sebagai bagian penting dalam kehidupan demokrasi serta penyelenggaraan pemerintahan yang akuntabel.</p><p>Karena itu, <a href="https://www.asatupro.com/tag/mio-indonesia/" target="_blank">MIO Indonesia</a> mendorong hasil pemeriksaan terhadap <a href="https://www.asatupro.com/tag/lapas-cibinong/" target="_blank">Lapas Cibinong</a> nantinya dapat disampaikan kepada publik secara proporsional sesuai ketentuan yang berlaku.</p><p>"Publik tidak membutuhkan spekulasi. Publik membutuhkan fakta dan kepastian. Karena itu, kami meminta temuan <a href="https://www.asatupro.com/tag/ombudsman/" target="_blank">Ombudsman</a> dikawal sampai tuntas melalui pemeriksaan yang objektif, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan," kata AYS.</p><p><a href="https://www.asatupro.com/tag/mio-indonesia/" target="_blank">MIO Indonesia</a> berharap kasus tersebut menjadi momentum bagi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan serta <a href="https://www.asatupro.com/tag/direktorat-jenderal-pemasyarakatan/" target="_blank">Direktorat Jenderal Pemasyarakatan</a> untuk melakukan evaluasi terhadap tata kelola, pengawasan dan standar pelayanan di lingkungan lembaga pemasyarakatan.</p><p>"Ini bukan sekadar persoalan fasilitas atau bangunan. Ini menyangkut tata kelola, kesetaraan perlakuan dan kepercayaan publik. Karena itu, kami mendorong Dirjenpas turun langsung dan memastikan seluruh temuan <a href="https://www.asatupro.com/tag/ombudsman/" target="_blank">Ombudsman</a> diperiksa sampai tuntas," pungkas AYS Prayogie, SH. (*/)</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/09/_2965_Kamar-Khusus-dan-Miras-Ditemukan-Ombudsman--MIO-Indonesia-Dorong-Evaluasi-Menyeluruh-Lapas-Cibinong.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.asatupro.com/nasional/3803/kamar-khusus-dan-miras-ditemukan-ombudsman-mio-indonesia-dorong-evaluasi-menyeluruh-lapas-cibinong/</link>
            <author><![CDATA[zulham]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">PB KAMI Tegas Tolak Acara Miras Chivas Regal di Ancol</guid>
            <pubDate>Thu, 24 Sep 2026 10:10:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PB KAMI Tegas Tolak Acara Miras Chivas Regal di Ancol]]></title>
            <description><![CDATA[PB KAMI Tegas Tolak Acara Miras Chivas Regal di Ancol]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.asatupro.com/tag/jakarta/" target="_blank">Jakarta</a>,<a class="c_primary" href="https://www.asatupro.com">asatupro.com</a>-</b>Ketua Umum Pengurus Besar Komunitas Aktivis Muda <a href="https://www.asatupro.com/tag/indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> (<a href="https://www.asatupro.com/tag/pb-kami/" target="_blank">PB KAMI</a>), <a href="https://www.asatupro.com/tag/sultoni/" target="_blank">Sultoni</a> menyatakan penolakan tegas terhadap rencana acara yang dikaitkan dengan merek minuman keras (Miras) Chivas Regal di kawasan <a href="https://www.asatupro.com/tag/ancol/" target="_blank">Ancol</a>, <a href="https://www.asatupro.com/tag/jakarta/" target="_blank">Jakarta</a> Utara yang dijadwalkan berlangsung pada 31 Oktober 2026.</p><p><a href="https://www.asatupro.com/tag/sultoni/" target="_blank">Sultoni</a> menilai, rencana kegiatan tersebut perlu mendapat perhatian serius karena <a href="https://www.asatupro.com/tag/ancol/" target="_blank">Ancol</a> merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang berada dalam ekosistem Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI <a href="https://www.asatupro.com/tag/jakarta/" target="_blank">Jakarta</a> dan memiliki tanggung jawab untuk turut menjaga norma agama serta norma sosial di tengah masyarakat.</p><p>"<a href="https://www.asatupro.com/tag/ancol/" target="_blank">Ancol</a> merupakan BUMD milik Pemprov DKI <a href="https://www.asatupro.com/tag/jakarta/" target="_blank">Jakarta</a>. Untuk itu, selain menjalankan fungsi bisnis dan pariwisata, tentu harus memperhatikan norma yang hidup di tengah masyarakat," kata <a href="https://www.asatupro.com/tag/sultoni/" target="_blank">Sultoni</a>, Kamis (24/9/2026).</p><p><img src="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/09/5f93f983524def3dca464469d2cf9f3e_IMG-20260924-WA0142.jpg">Menurutnya, pengelolaan kawasan wisata juga harus mempertimbangkan aspek perlindungan masyarakat, khususnya generasi muda dari pengaruh Miras atau minuman beralkohol.</p><p>Ketua Umum DPP Pemuda Lumbung Informasi Rakyat (<a href="https://www.asatupro.com/tag/lira/" target="_blank">LIRA</a>) periode 2026-2031 ini meminta agar seluruh pihak terkait memastikan kegiatan yang berlangsung di kawasan <a href="https://www.asatupro.com/tag/ancol/" target="_blank">Ancol</a> tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang dianut masyarakat.</p><p>"Harus menjadi perhatian adalah bagaimana kita melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari pengaruh minuman keras. Jangan sampai kawasan yang seharusnya menjadi ruang rekreasi justru menjadi tempat kegiatan yang menimbulkan keresahan," terangnya.</p><p>Ia menginginkan, agar PT Pembangunan Jaya <a href="https://www.asatupro.com/tag/ancol/" target="_blank">Ancol</a> mengevaluasi kembali hubungan kerja sama dengan pihak ketiga apabila terdapat perjanjian yang memungkinkan penyelenggaraan kegiatan tersebut.</p><p><a href="https://www.asatupro.com/tag/sultoni/" target="_blank">Sultoni</a> menegaskan, jika dalam perjanjian terdapat ketentuan yang dapat menjadi dasar penyelenggaraan acara tersebut, para pihak perlu segera melakukan adendum agar kegiatan yang bertentangan dengan norma agama dan norma sosial tidak dilaksanakan.</p><p>"Kalau memang ada perjanjian dengan pihak ketiga, saya meminta segera dilakukan adendum. Ketentuannya harus jelas agar tidak ada kegiatan yang bertentangan dengan norma agama dan norma sosial masyarakat," jelasnya.</p><p><a href="https://www.asatupro.com/tag/sultoni/" target="_blank">Sultoni</a> mengingatkan agar pihak-pihak yang memiliki kewenangan dalam proses perizinan untuk tidak memberikan izin terhadap rencana acara tersebut.<p>"Saya meminta kepada seluruh pihak yang memiliki kewenangan mengeluarkan izin, baik Dinas Parekraf, Dinas PM-PTSP maupun kepolisian, untuk tidak memberikan izin terhadap acara itu," terangnya.</p><p><a href="https://www.asatupro.com/tag/sultoni/" target="_blank">Sultoni</a> menuturkan, kondisi tersebut tidak boleh menghilangkan tanggung jawab seluruh pihak untuk memastikan setiap kegiatan di kawasan <a href="https://www.asatupro.com/tag/ancol/" target="_blank">Ancol</a> tetap memperhatikan kepentingan masyarakat dan ketentuan yang berlaku.</p><p>"Jangan hanya melihat persoalan ini dari sisi bisnis atau kontrak. Ada kepentingan masyarakat yang juga harus diperhatikan. Seluruh pihak harus mengambil langkah sesuai kewenangan masing-masing," pungkasnya.</p><p>Sebelumnya, Direktur Utama PT Pembangunan Jaya <a href="https://www.asatupro.com/tag/ancol/" target="_blank">Ancol</a> Tbk, Syahmudrian Lubis menyampaikan, penyelenggara acara yang dijadwalkan pada 31 Oktober 2026 tersebut belum memperoleh izin dan proses perizinannya masih berjalan.</p><p>Dalam audiensi dengan perwakilan masyarakat <a href="https://www.asatupro.com/tag/jakarta/" target="_blank">Jakarta</a> Utara, pihak <a href="https://www.asatupro.com/tag/ancol/" target="_blank">Ancol</a> juga menyampaikan adanya keterikatan kontraktual dengan pengelola lokasi yang menjadi tempat rencana kegiatan tersebut.</p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/09/_8499_PB-KAMI-Tegas-Tolak-Acara-Miras-Chivas-Regal-di-Ancol.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.asatupro.com/nasional/3801/pb-kami-tegas-tolak-acara-miras-chivas-regal-di-ancol/</link>
            <author><![CDATA[zulham]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Teknologi Undhira Pangkas Waktu Produksi Kentang Mustofa dari 45 Menit Jadi 5 Menit</guid>
            <pubDate>Wed, 23 Sep 2026 09:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Teknologi Undhira Pangkas Waktu Produksi Kentang Mustofa dari 45 Menit Jadi 5 Menit]]></title>
            <description><![CDATA[Teknologi Undhira Pangkas Waktu Produksi Kentang Mustofa dari 45 Menit Jadi 5 Menit]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.asatupro.com/tag/badung/" target="_blank">Badung</a>, <a href="https://www.asatupro.com/tag/bali/" target="_blank">Bali</a>,<a class="c_primary" href="https://www.asatupro.com">asatupro.com</a>-</b>Teknologi tepat guna yang diterapkan Universitas Dhyana Pura (<a href="https://www.asatupro.com/tag/undhira/" target="_blank">Undhira</a>) memberikan perubahan signifikan terhadap proses produksi kentang mustofa di <a href="https://www.asatupro.com/tag/umkm-dapoer-melon/" target="_blank">UMKM Dapoer Melon</a>, <a href="https://www.asatupro.com/tag/badung/" target="_blank">Badung</a>, <a href="https://www.asatupro.com/tag/bali/" target="_blank">Bali</a>.</p><p>Melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (<a href="https://www.asatupro.com/tag/pkm/" target="_blank">PKM</a>), <a href="https://www.asatupro.com/tag/undhira/" target="_blank">Undhira</a> membantu pelaku UMKM mengatasi sejumlah persoalan produksi, mulai dari proses pengirisan kentang, minyak berlebih setelah penggorengan, hingga keterbatasan daya simpan produk.</p><p><b>Perubahan paling mencolok terjadi pada proses pengirisan.</b></p><p>Sebelumnya, untuk mengiris 1 kilogram kentang secara manual, <a href="https://www.asatupro.com/tag/umkm-dapoer-melon/" target="_blank">UMKM Dapoer Melon</a> membutuhkan waktu sekitar 45 menit. Setelah menggunakan mesin pengiris kentang otomatis yang diberikan melalui program <a href="https://www.asatupro.com/tag/pkm/" target="_blank">PKM</a>, waktu tersebut dipangkas menjadi hanya sekitar 5 menit.</p><p><img src="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/09/b73ce398c39f506af761d2277d853a92_Screenshot_20260923-121645_Gallery.jpg">Artinya, proses pengirisan menjadi jauh lebih cepat sekaligus menghasilkan potongan yang lebih seragam.</p><p>Efisiensi tersebut tidak hanya menghemat waktu dan tenaga, tetapi juga membuka peluang bagi UMKM untuk meningkatkan kapasitas produksinya.</p><p>Teknologi kemudian diterapkan pada tahap penggorengan. Tim <a href="https://www.asatupro.com/tag/pkm/" target="_blank">PKM</a><a href="https://www.asatupro.com/tag/undhira/" target="_blank">Undhira</a> memberikan spinner untuk mengurangi minyak yang masih menempel pada kentang setelah digoreng.</p><p>Penggunaan alat tersebut membantu menghasilkan kentang mustofa yang lebih kering dan renyah serta tidak terlalu berminyak. Konsistensi kualitas produk pun lebih mudah dijaga.</p><p><b>Persoalan daya simpan juga menjadi perhatian.</b></p><p>Sebelum menggunakan mesin kemasan vakum, produk kentang mustofa Dapoer Melon hanya mampu bertahan sekitar satu minggu. Setelah menggunakan teknologi tersebut, daya simpan produk dapat diperpanjang hingga sekitar dua bulan.</p><p>Kemasan vakum membantu mengurangi paparan udara terhadap produk sehingga kualitas kentang mustofa dapat dipertahankan lebih lama.</p><p>Tak hanya soal ketahanan produk, kemasan yang lebih rapi juga memberikan nilai tambah dari sisi tampilan dan pemasaran.</p><p>Pendampingan <a href="https://www.asatupro.com/tag/undhira/" target="_blank">Undhira</a> turut menyentuh aspek pelabelan. Label produk yang sebelumnya masih terbatas diperbaiki agar lebih informatif sehingga konsumen mendapatkan informasi yang lebih jelas mengenai produk.</p><p>Ketua Tim <a href="https://www.asatupro.com/tag/pkm/" target="_blank">PKM</a><a href="https://www.asatupro.com/tag/undhira/" target="_blank">Undhira</a>, Dr. nat. techn. Ida Bagus Agung Yogeswara, S.TP., M.Sc., mengatakan teknologi yang diberikan memang dirancang berdasarkan persoalan yang dihadapi langsung oleh mitra.</p><p>"Teknologi yang diberikan dirancang untuk menjawab kendala utama yang dihadapi mitra, mulai dari lamanya proses pengirisan, minyak pada produk setelah penggorengan, hingga keterbatasan daya simpan.</p><p>Dengan penerapan alat tersebut, diharapkan proses produksi menjadi lebih efisien dan kualitas kentang mustofa semakin baik," ujarnya.</p><p>Menurut Yogeswara, teknologi tepat guna bagi UMKM tidak semata-mata berkaitan dengan kecepatan produksi. Lebih dari itu, teknologi harus mampu membantu meningkatkan kualitas dan daya saing produk.</p><p>Program tersebut melibatkan tiga dosen, yakni Ida Bagus Agung Yogeswara sebagai ketua, bersama I Gusti Ayu Wita Kusumawati, S.Si., M.Sc. dan Putu Wida Gunawan, S.Si., M.Cs.</p><p>Kegiatan juga melibatkan mahasiswa Edo Karisma, Reineldis Nini Salu, dan Yadi Kabukut Pangga Leo.</p><p>Keterlibatan mahasiswa dan dosen menjadi bagian dari upaya <a href="https://www.asatupro.com/tag/undhira/" target="_blank">Undhira</a> menghubungkan pengetahuan akademik dengan kebutuhan konkret masyarakat dan pelaku UMKM.</p><p>Pemilik <a href="https://www.asatupro.com/tag/umkm-dapoer-melon/" target="_blank">UMKM Dapoer Melon</a>, Ni Komang Sukerni, mengapresiasi bantuan peralatan dan pendampingan yang diberikan.</p><p>"Bantuan alat-alat ini sangat berguna dalam proses produksi kami, sehingga proses produksi menjadi lebih efektif dan efisien. Terima kasih kepada <a href="https://www.asatupro.com/tag/lppm/" target="_blank">LPPM</a> Universitas Dhyana Pura atas bantuan dan dukungannya kepada <a href="https://www.asatupro.com/tag/umkm-dapoer-melon/" target="_blank">UMKM Dapoer Melon</a>," ungkapnya.</p><p>Bagi Dapoer Melon, kehadiran mesin pengiris, spinner, dan mesin kemasan vakum memberikan perubahan pada alur produksi. Pekerjaan yang sebelumnya membutuhkan waktu dan tenaga lebih besar kini dapat dilakukan dengan lebih efisien.</p><p>Program ini sekaligus menunjukkan bagaimana penerapan teknologi sederhana dan sesuai kebutuhan dapat memberikan dampak langsung terhadap aktivitas produksi UMKM.</p><p>Program <a href="https://www.asatupro.com/tag/pkm/" target="_blank">PKM</a> tersebut didanai oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (<a href="https://www.asatupro.com/tag/lppm/" target="_blank">LPPM</a>) Universitas Dhyana Pura melalui Kontrak Penugasan Pelaksanaan Program Kemitraan Masyarakat Hibah Internal Perguruan Tinggi Universitas Dhyana Pura Tahun Anggaran 2026 Nomor 001/UNDHIRA-<a href="https://www.asatupro.com/tag/lppm/" target="_blank">LPPM</a>/<a href="https://www.asatupro.com/tag/pkm/" target="_blank">PKM</a>-I/2026.</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/09/_7415_Teknologi-Undhira-Pangkas-Waktu-Produksi-Kentang-Mustofa-dari-45-Menit-Jadi-5-Menit.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.asatupro.com/pendidikan/3800/teknologi-undhira-pangkas-waktu-produksi-kentang-mustofa-dari-45-menit-jadi-5-menit/</link>
            <author><![CDATA[zulham]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ketua DPRD VS Ketua Bapemperda, Palu Diketuk Sebelum Banua Siregar Bacakan Laporan Ranperda</guid>
            <pubDate>Tue, 22 Sep 2026 20:20:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ketua DPRD VS Ketua Bapemperda, Palu Diketuk Sebelum Banua Siregar Bacakan Laporan Ranperda]]></title>
            <description><![CDATA[Padangsidimpuan, Asatupro.com  Sidang Paripurna DPRD Kota Padangsidimpuan mendadak memanas usai Wali Kota membacakan pengantar Rancangan ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Padangsidimpuan, Asatupro.com </b>&ndash; Sidang Paripurna DPRD Kota Padangsidimpuan, Selasa (22/9/2026), mendadak memanas usai Wali Kota membacakan pengantar Rancangan Perubahan KUA dan PPAS Kota Padangsidimpuan Tahun Anggaran 2026.</p><p>Sidang kemudian dilanjutkan dengan agenda keputusan tingkat II terhadap empat Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) serta Pansus tingkat II. Tiga di antaranya sebelumnya telah dibahas oleh Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Padangsidimpuan di Hotel Grand Antares Medan pada 4&ndash;6 Agustus 2026.</p><p>Namun, sebelum laporan hasil pembahasan<a href="https://www.asatupro.com/tag/-bapemperda/" target="_blank"> Bapemperda</a> disampaikan Ketua<a href="https://www.asatupro.com/tag/-bapemperda/" target="_blank"> Bapemperda</a>,<a href="https://www.asatupro.com/tag/-banua-siregar/" target="_blank"> Banua Siregar</a>, Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan,<a href="https://www.asatupro.com/tag/-sri-fitrah-munawaroh-nasution/" target="_blank"> Sri Fitrah Munawaroh Nasution</a>, justru mengetukkan palu dan menyatakan agenda tingkat II Ranperda dikembalikan kepada Badan Musyawarah (Banmus).</p><p>"Rapat paripurna dewan yang terhormat, untuk tingkat II Ranperda kita kembalikan ke Badan Musyawarah," ucap Sri Fitrah sembari mengetukkan palu.</p><p>Keputusan tersebut langsung menuai interupsi dari anggota<a href="https://www.asatupro.com/tag/-bapemperda/" target="_blank"> Bapemperda</a>,<a href="https://www.asatupro.com/tag/-h--apriyadi-harahap/" target="_blank"> H. Apriyadi Harahap</a>. Ia mempertanyakan dasar pengambilan keputusan tersebut lantaran menurutnya rapat belum dibuka untuk memasuki agenda keputusan Ranperda.</p><p>"Rapat belum dibuka, kenapa langsung Banmus? Kenapa diputuskan Banmus sementara rapat belum dibuka. Lucu Ketua Dewan ini," celetuk H. Apriyadi saat mencoba menyampaikan interupsi.</p><p>Namun, interupsi tersebut tidak ditanggapi Ketua DPRD. Sri Fitrah justru meninggalkan ruang sidang setelah mengetukkan palu.</p><p>Saat meninggalkan ruang sidang, Sri Fitrah sempat menghampiri<a href="https://www.asatupro.com/tag/-h--apriyadi-harahap/" target="_blank"> H. Apriyadi Harahap</a> dan menyampaikan bahwa agenda rapat telah disebutkan sebelumnya.</p><p>"Di judul tadi saya sudah sampaikan apa rapat paripurna kita hari ini," ujar Sri Fitrah kepada H. Apriyadi.</p><p>Sementara itu, suasana berbeda terlihat di ruang sidang setelah Ketua DPRD meninggalkan ruangan. Awak media kemudian mencoba meminta penjelasan kepada Ketua<a href="https://www.asatupro.com/tag/-bapemperda/" target="_blank"> Bapemperda</a>,<a href="https://www.asatupro.com/tag/-banua-siregar/" target="_blank"> Banua Siregar</a>, terkait keputusan pengembalian agenda Ranperda ke Banmus.</p><p>Banua mengaku akan membangun komunikasi dengan Ketua DPRD. Ia menyebut sebelumnya telah berupaya mengangkat tangan untuk menyampaikan interupsi agar pembahasan Ranperda yang telah dilakukan sebelumnya dapat dilanjutkan dengan penyampaian laporan.</p><p>"Kita akan bangun komunikasi dengan Ketua DPRD. Intinya saya tadi sudah angkat tangan, mencoba interupsi, supaya pembahasan Ranperda yang kemarin dilanjutkan untuk menyampaikan laporan empat Ranperda," ujar Banua.</p><p>Ketika ditanya apakah keputusan Ketua DPRD yang mengembalikan agenda tingkat II Ranperda ke Banmus telah sesuai dengan tata tertib (tatib) rapat paripurna, Banua memilih belum memberikan penilaian.</p><p>Ia mengatakan pihaknya akan terlebih dahulu melakukan komunikasi dengan Ketua DPRD terkait langkah selanjutnya.</p><p>"Kita tunggu aja ya, kita tunggu aja komunikasinya dengan Ketua. Karena beliau ngajak ketemu kan ini untuk musyawarah. Gimana langkah berikut untuk waktunya dalam membacakan laporan," ujar Banua mengakhiri wawancara dengan awak media, kemudian meninggalkan ruang sidang untuk memenuhi panggilan Ketua DPRD dan bertemu di ruang Sekretaris Dewan (Sekwan). (MN)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/09/_6956_Ketua-DPRD-VS-Ketua-Bapemperda--Palu-Diketuk-Sebelum-Banua-Siregar-Bacakan-Laporan-Ranperda.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.asatupro.com/daerah/3799/ketua-dprd-vs-ketua-bapemperda-palu-diketuk-sebelum-banua-siregar-bacakan-laporan-ranperda/</link>
            <author><![CDATA[mahmud]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">BUPATI DAIRI DI RPP PEMUDA PANCASILA, JAUHI JUDI ONLINE DAN NARKOBA, JADI PELOPOR DI TENGAH MASYARAKAT</guid>
            <pubDate>Tue, 22 Sep 2026 19:19:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[BUPATI DAIRI DI RPP PEMUDA PANCASILA, JAUHI JUDI ONLINE DAN NARKOBA, JADI PELOPOR DI TENGAH MASYARAKAT]]></title>
            <description><![CDATA[BUPATI DAIRI DI RPP PEMUDA PANCASILA, JAUHI JUDI ONLINE DAN NARKOBA, JADI PELOPOR DI TENGAH MASYARAKAT]]></description>
            <content><![CDATA[<p><a href="https://www.asatupro.com/tag/dairi/" target="_blank">Dairi</a>,<a class="c_primary" href="https://www.asatupro.com">asatupro.com</a>&mdash;<a href="https://www.asatupro.com/tag/bupati-dairi/" target="_blank">Bupati </a><a href="https://www.asatupro.com/tag/dairi/" target="_blank">Dairi</a> Ir. Vickner Sinaga dan Wakil <a href="https://www.asatupro.com/tag/bupati-dairi/" target="_blank">Bupati </a><a href="https://www.asatupro.com/tag/dairi/" target="_blank">Dairi</a> Wahyu Daniel Sagala menegaskan komitmennya terhadap pemberantasan Judi Online (Judol) dan Narkoba di Kabupaten <a href="https://www.asatupro.com/tag/dairi/" target="_blank">Dairi</a>.</p><p>Penegasan itu disampaikan saat menghadiri Rapat Pemilihan Pengurus (RPP) Pimpinan Anak Cabang (PAC) <a href="https://www.asatupro.com/tag/pemuda-pancasila/" target="_blank">Pemuda Pancasila</a> (PP) Kabupaten <a href="https://www.asatupro.com/tag/dairi/" target="_blank">Dairi</a> untuk wilayah Kecamatan <a href="https://www.asatupro.com/tag/sidikalang/" target="_blank">Sidikalang</a>, Sitinjo dan Parbuluan, Selasa (22/9/2026) di Balai Budaya <a href="https://www.asatupro.com/tag/sidikalang/" target="_blank">Sidikalang</a>.</p><p>Bupati Vickner dalam sambutannya menilai <a href="https://www.asatupro.com/tag/pemuda-pancasila/" target="_blank">Pemuda Pancasila</a> adalah organisasi yang kuat dan hebat yang melahirkan banyak tokoh dan pemuda sukses.</p><p>"Banyak orang-orang hebat di organisasi ini, untuk itu kami meminta agar organisasi ini terus dikembangkan dan lahirkan generasi penerus yang dapat berkarya serta berkontribusi untuk masyarakat," ujar Vickner.</p><p>Lebih lanjut, Vickner secara khusus mengingatkan seluruh kader agar tidak terjerumus dalam judi online dan narkoba.</p><p>"Banyak keluarga yang rusak oleh Judol serta narkoba keluarga, untuk itu, hindari dan jaga keutuhan keluarga. <a href="https://www.asatupro.com/tag/pemuda-pancasila/" target="_blank">Pemuda Pancasila</a> harus mampu menjadi pelopor ditengah-tengah masyarakat <a href="https://www.asatupro.com/tag/dairi/" target="_blank">Dairi</a>," tegasnya.</p><p>Senada dengan Bupati, Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) <a href="https://www.asatupro.com/tag/pemuda-pancasila/" target="_blank">Pemuda Pancasila</a> Kabupaten <a href="https://www.asatupro.com/tag/dairi/" target="_blank">Dairi</a>, Sabam Sibarani, S.Sos, MM menegaskan bahwa masuk menjadi anggota PP tidak mudah dan harus bersih dari narkoba.</p><p>"Kepada rekan semuanya, masuk ke dalam organisasi ini bukanlah hal yang mudah, artinya tidak bisa asal masuk ke organisasi ini, namun harus melalui proses dan tahapan. Untuk itu jaga nama baik organisasi ini, jauhi narkoba, jika ada yang coba-coba untuk memakai barang haram ini, kita tidak akan mentolerir dan membantu," ucap Sabam.</p><p>Sabam juga meminta seluruh kader <a href="https://www.asatupro.com/tag/pemuda-pancasila/" target="_blank">Pemuda Pancasila</a> dari tingkat Desa, Kecamatan hingga Kabupaten untuk kompak mendukung penuh program dan kebijakan Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.asatupro.com/tag/dairi/" target="_blank">Dairi</a>.</p><p>"Bupati dan Wakil Bupati adalah orang yang kita dukung pada saat Pilkada, untuk itu kita harus dukung seluruh program dan kebijakan yang dilakukan pemerintah kita," pintanya.</p><p>Dalam kegiatan tersebut, <a href="https://www.asatupro.com/tag/pemuda-pancasila/" target="_blank">Pemuda Pancasila</a> juga menunjukkan kepedulian sosial dengan memberikan santunan kepada 50 orang anak yatim dan piatu di <a href="https://www.asatupro.com/tag/dairi/" target="_blank">Dairi</a>.</p><p>Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Majelis Pimpinan Wilayah <a href="https://www.asatupro.com/tag/pemuda-pancasila/" target="_blank">Pemuda Pancasila</a> Sumatera Utara yang diwakili Ketua BP2C wilayah 4, Roy Nainggolan, Anggota DPRD Sumut Alfriansyah Ujung, perwakilan Kapolres <a href="https://www.asatupro.com/tag/dairi/" target="_blank">Dairi</a>, perwakilan Kajari <a href="https://www.asatupro.com/tag/dairi/" target="_blank">Dairi</a> dan seluruh kader <a href="https://www.asatupro.com/tag/pemuda-pancasila/" target="_blank">Pemuda Pancasila</a> Kabupaten <a href="https://www.asatupro.com/tag/dairi/" target="_blank">Dairi</a>.</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/09/_1302_BUPATI-DAIRI-DI-RPP-PEMUDA-PANCASILA--JAUHI-JUDI-ONLINE-DAN-NARKOBA--JADI-PELOPOR-DI-TENGAH-MASYARAKAT.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.asatupro.com/daerah/3798/bupati-dairi-di-rpp-pemuda-pancasila-jauhi-judi-online-dan-narkoba-jadi-pelopor-di-tengah-masyarakat/</link>
            <author><![CDATA[tumpal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">SHM Diduga Terbit di Atas HGU Aktif, Kejatisu Terkesan Lamban: Formapera Siap Turun Aksi dan Bawa ke Kejagung</guid>
            <pubDate>Tue, 22 Sep 2026 18:18:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[SHM Diduga Terbit di Atas HGU Aktif, Kejatisu Terkesan Lamban: Formapera Siap Turun Aksi dan Bawa ke Kejagung]]></title>
            <description><![CDATA[SHM Diduga Terbit di Atas HGU Aktif, Kejatisu Terkesan Lamban Formapera Siap Turun Aksi dan Bawa ke Kejagung]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.asatupro.com/tag/deli-serdang/" target="_blank">Deli Serdang</a>,<a class="c_primary" href="https://www.asatupro.com">asatupro.com</a>-</b>&lrm;Pengaduan dugaan praktik jual beli aset negara di Desa Tadukan Raga, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten <a href="https://www.asatupro.com/tag/deli-serdang/" target="_blank">Deli Serdang</a>, kini menjadi sorotan. Laporan yang disampaikan Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Swadaya Masyarakat Forum Masyarakat Pemantau Negara <a href="https://www.asatupro.com/tag/sumatera-utara/" target="_blank">Sumatera Utara</a> (DPW LSM Formapera Sumut) ke Kejaksaan Tinggi <a href="https://www.asatupro.com/tag/sumatera-utara/" target="_blank">Sumatera Utara</a> (<a href="https://www.asatupro.com/tag/kejatisu/" target="_blank">Kejatisu</a>) memunculkan tanda tanya besar terkait proses penanganannya.</p><p>&lrm;Kasus ini berkaitan dengan dugaan terbitnya Sertifikat Hak Milik (<a href="https://www.asatupro.com/tag/shm/" target="_blank">SHM</a>) dan Surat Keterangan (SK) Camat di atas lahan berstatus Hak Guna Usaha (HGU) yang masih aktif. Jika benar, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan konflik hukum sekaligus kerugian negara.</p><p>&lrm;Ketua DPW LSM Formapera Sumut, Bambang Syahputra, menilai penanganan laporan yang mereka sampaikan terkesan lamban dan tidak transparan. Ia menegaskan, laporan tersebut bukan sekadar dugaan biasa, melainkan persoalan serius yang menyangkut aset negara.</p><p>&lrm;"Ini bukan sekadar laporan. Jika dugaan ini benar, maka ada potensi kerugian negara. Kami berharap penanganannya dilakukan secara terbuka dan profesional," ujar Bambang kepada awak media, Selasa (22/9/2026).</p><p>&lrm;Lebih lanjut, Bambang menyatakan pihaknya tidak menutup kemungkinan akan melakukan aksi massa sebagai bentuk tekanan publik. Bahkan, Formapera Sumut akan membawa persoalan ini ke <a href="https://www.asatupro.com/tag/kejaksaan-agung/" target="_blank">Kejaksaan Agung</a> untuk mendapatkan perhatian lebih lanjut.</p><p>&lrm;"Kami siap membawa persoalan ini ke tingkat pusat agar mendapat atensi. Kami juga mendorong adanya evaluasi terhadap kinerja pihak-pihak terkait jika penanganannya tidak menunjukkan perkembangan," tegasnya.</p><p>&lrm;Sementara itu, pihak <a href="https://www.asatupro.com/tag/kejatisu/" target="_blank">Kejatisu</a> melalui bagian intelijen disebut telah memanggil dan meminta keterangan dari pelapor serta sejumlah saksi. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi yang disampaikan kepada publik terkait perkembangan penanganan kasus tersebut.</p><p>&lrm;Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media kepada pihak terkait juga belum mendapat respons. Kondisi ini semakin memunculkan pertanyaan publik mengenai sejauh mana keseriusan penanganan kasus tersebut.</p><p>&lrm;Kasus ini pun diharapkan dapat diusut secara transparan dan akuntabel, guna memastikan kepastian hukum serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum. (Red/Tim)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/09/_3113_SHM-Diduga-Terbit-di-Atas-HGU-Aktif--Kejatisu-Terkesan-Lamban--Formapera-Siap-Turun-Aksi-dan-Bawa-ke-Kejagung.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.asatupro.com/peristiwa/3797/shm-diduga-terbit-di-atas-hgu-aktif-kejatisu-terkesan-lamban-formapera-siap-turun-aksi-dan-bawa-ke-kejagung/</link>
            <author><![CDATA[zulham]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">HARIMAU SUMATERA MUNCUL DI KUTA SAGA, CAMAT KERAJAAN BERSAMA BKSDA, TNI/POLRI PASANG KAMERA TRAP DAN SIAGA JAGA WARGA</guid>
            <pubDate>Tue, 22 Sep 2026 17:17:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[HARIMAU SUMATERA MUNCUL DI KUTA SAGA, CAMAT KERAJAAN BERSAMA BKSDA, TNI/POLRI PASANG KAMERA TRAP DAN SIAGA JAGA WARGA]]></title>
            <description><![CDATA[HARIMAU SUMATERA MUNCUL DI KUTA SAGA, CAMAT KERAJAAN BERSAMA BKSDA, TNI/POLRI PASANG KAMERA TRAP DAN SIAGA JAGA WARGA]]></description>
            <content><![CDATA[<p>PAKPAK BHARAT,<a class="c_primary" href="https://www.asatupro.com">asatupro.com</a><b>&mdash;</b>Kehadiran raja hutan, <a href="https://www.asatupro.com/tag/harimau-sumatera/" target="_blank">Harimau Sumatera</a> (Panthera tigris sumatera) di Desa <a href="https://www.asatupro.com/tag/kuta-saga/" target="_blank">Kuta Saga</a>, Kecamatan <a href="https://www.asatupro.com/tag/kerajaan/" target="_blank">Kerajaan</a>, Kabupaten Pakpak Bharat membuat Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat bergerak cepat.</p><p>Plt. Camat <a href="https://www.asatupro.com/tag/kerajaan/" target="_blank">Kerajaan</a> Sondang M. Berutu, SE memastikan, pihaknya bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (<a href="https://www.asatupro.com/tag/bksda/" target="_blank">BKSDA</a>), TNI/Polri, Yayasan Tangguh Hutan Khatulistiwa, COP, Pemerintah Desa dan masyarakat terus melakukan pemantauan intensif di lokasi.</p><p>Peristiwa ini bermula pada Kamis, 17 September 2026. Pihak kecamatan menerima laporan adanya jejak-jejak harimau di kawasan perladangan Sulampak, Desa <a href="https://www.asatupro.com/tag/kuta-saga/" target="_blank">Kuta Saga</a>. Di hari yang sama, hewan buas yang dilindungi tersebut dilaporkan memangsa seekor sapi milik warga.</p><p>"Kejadiannya bermula pada Kamis (17 September) kemarin, kami menerima laporan adanya jejak-jejak harimau di kawasan perladangan Sulampak, Desa <a href="https://www.asatupro.com/tag/kuta-saga/" target="_blank">Kuta Saga</a>, di hari yang sama ternyata hewan ini telah memangsa seekor sapi milik warga," ujar Sondang M. Berutu.</p><p>Untuk memastikan pergerakan satwa langka tersebut, tim gabungan langsung memasang beberapa kamera tersembunyi (kamera trap) di beberapa titik yang diduga menjadi jalur perlintasan harimau, termasuk memantau bangkai sapi yang ditinggalkan.</p><p>Sondang mengungkapkan, keberadaan harimau tersebut sempat terekam kamera pengintai ketika kembali mendatangi bangkai sapi yang ditinggalkan sebelumnya. Namun setelah penelusuran selama beberapa hari, keberadaannya tidak lagi ditemukan di sekitar lokasi.</p><p>"Terkait hal ini kami sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten, <a href="https://www.asatupro.com/tag/bksda/" target="_blank">BKSDA</a>, Kepolisian dan juga TNI. Upaya yang kami lakukan pada dasarnya adalah mencegah korban, baik itu dari masyarakat jangan sampai ada korban, serta juga mencegah supaya jangan ada pihak-pihak tertentu yang mencoba membunuh hewan ini, bagaimanapun, hewan ini sangat dilindungi," tegasnya.</p><p><a href="https://www.asatupro.com/tag/harimau-sumatera/" target="_blank">Harimau Sumatera</a> adalah satu-satunya subspesies harimau asli Indonesia yang masih bertahan. Dua saudaranya, harimau bali dan harimau jawa telah punah. Satwa endemik Pulau Sumatera ini berstatus Kritis (Critically Endangered) dengan populasi liar tersisa hanya sekitar 400 hingga 500 ekor.</p><p>Sebagai predator puncak rantai makanan, keberadaannya sangat krusial untuk menjaga keseimbangan ekosistem hutan, termasuk mengendalikan populasi babi hutan dan satwa herbivora.</p><p>Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih terus siaga melakukan patroli dan edukasi kepada warga untuk tidak beraktivitas sendirian di ladang dan tidak melakukan upaya perburuan.</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/09/_2167_HARIMAU-SUMATERA-MUNCUL-DI-KUTA-SAGA--CAMAT-KERAJAAN-BERSAMA-BKSDA--TNI-POLRI-PASANG-KAMERA-TRAP-DAN-SIAGA-JAGA-WARGA.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.asatupro.com/peristiwa/3795/harimau-sumatera-muncul-di-kuta-saga-camat-kerajaan-bersama-bksda-tnipolri-pasang-kamera-trap-dan-siaga-jaga-warga/</link>
            <author><![CDATA[tumpal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ratusan Media Siber Sumut Siap Bergabung di SMSI</guid>
            <pubDate>Tue, 22 Sep 2026 16:16:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ratusan Media Siber Sumut Siap Bergabung di SMSI]]></title>
            <description><![CDATA[Ratusan Media Siber Sumut Siap Bergabung di SMSI]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>,<a class="c_primary" href="https://www.asatupro.com">asatupro.com</a>-</b>Ratusan perusahaan media siber di Sumatera Utara menyatakan siap bergabung dengan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI). Keputusan ini didasari keyakinan bahwa SMSI merupakan organisasi yang kompeten, profesional, berintegritas, serta telah resmi menjadi konstituen <a href="https://www.asatupro.com/tag/dewan-pers/" target="_blank">Dewan Pers</a>.</p><p>Para pemilik (<a href="https://www.asatupro.com/tag/owner/" target="_blank">owner</a>) media siber di Sumut menaruh kepercayaan tinggi kepada organisasi yang dipimpin oleh Ketua Umum Firdaus ini, mengingat banyaknya program nasional yang terbukti dapat diimplementasikan secara nyata hingga ke tingkat daerah.</p><p>Pernyataan tersebut disampaikan oleh Pendiri sekaligus mantan Penasihat <a href="https://www.asatupro.com/tag/smsi-sumut/" target="_blank">SMSI Sumut</a>, <a href="https://www.asatupro.com/tag/khairul-muslim/" target="_blank">Khairul Muslim</a>, bersama Bambang Sri Kurniawan selaku mantan pengurus <a href="https://www.asatupro.com/tag/smsi-sumut/" target="_blank">SMSI Sumut</a> sekaligus Sekretaris SMSI <a href="https://www.asatupro.com/tag/deli-serdang/" target="_blank">Deli Serdang</a>, di <a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>, Selasa (22/9/2026).</p><p>​Saat ini, para pemilik media siber tengah mempersiapkan berkas pendaftaran. Kendati demikian, mereka masih mempertanyakan mekanisme resmi terkait syarat dan tata cara pendaftaran&mdash;apakah proses pendaftaran dilakukan melalui pengurus <a href="https://www.asatupro.com/tag/smsi-sumut/" target="_blank">SMSI Sumut</a> atau langsung ke <a href="https://www.asatupro.com/tag/smsi-pusat/" target="_blank">SMSI Pusat</a>.</p><p>​Pasalnya, hingga saat ini belum ada pengumuman atau pemberitahuan resmi terkait pembukaan penerimaan anggota baru SMSI. Berdasarkan informasi yang beredar, perusahaan media siber yang ingin bergabung diwajibkan mendaftar melalui pengurus SMSI tingkat provinsi (<a href="https://www.asatupro.com/tag/smsi-sumut/" target="_blank">SMSI Sumut</a>).</p><p>Meski demikian, para pemilik media siber menyatakan memilih bersabar dan menunggu pengumuman resmi dari <a href="https://www.asatupro.com/tag/smsi-sumut/" target="_blank">SMSI Sumut</a> sebelum menyerahkan berkas pendaftaran mereka.<p></p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/09/_6739_Ratusan-Media-Siber-Sumut-Siap-Bergabung-di-SMSI.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.asatupro.com/nasional/3794/ratusan-media-siber-sumut-siap-bergabung-di-smsi/</link>
            <author><![CDATA[zulham]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Lebih 4.000 Ton Beras dari Jatim Dikirim ke Sumut</guid>
            <pubDate>Tue, 22 Sep 2026 15:25:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Lebih 4.000 Ton Beras dari Jatim Dikirim ke Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[Medan, asatupro.com  Lebih 4.000 ton beras dari Provinsi Jawa Timur (Jatim)  dikirim ke Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dan diterima oleh p]]></description>
            <content><![CDATA[<b>Medan, asatupro.com</b> - Lebih 4.000 ton beras dari Provinsi <a href="https://www.asatupro.com/tag/jawa-timur/" target="_blank">Jawa Timur</a> (Jatim)  dikirim ke Provinsi <a href="https://www.asatupro.com/tag/sumatera-utara/" target="_blank">Sumatera Utara</a> (Sumut) dan diterima oleh pihak Badan Urusan Logistik (BULOG) kantor wilayah (Kanwil) setempat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.asatupro.com/tag/budi-cahyanto/" target="_blank">Budi Cahyanto</a> selaku <a href="https://www.asatupro.com/tag/pimpinan-wilayah/" target="_blank">Pimpinan Wilayah</a> (Pimwil) Sumut menyebutkan, total beras yang dikirim dari Jatim sebanyak 4.434 ton dan ditujukan untuk memperkuat cadangan pangan pemerintah sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Penambahan stok tersebut untuk memenuhi program bantuan pangan dan penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke pasar," ujar <a href="https://www.asatupro.com/tag/budi-cahyanto/" target="_blank">Budi Cahyanto</a> kepada para wartawan  di Medan, Senin (21/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Budi mengatakan, program bantuan pangan direncanakan kembali pada alokasi Oktober hingga Desember 2026 dengan sasaran sekitar 1,73 juta keluarga penerima manfaat (KPM).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut dia, kebutuhan beras untuk program tersebut mencapai sekitar 52.000 ton, sehingga tambahan pasokan dari Jatim diperlukan untuk memperkuat ketersediaan stok di gudang Bulog Sumut.</p><br><img src="https://www.asatupro.com/cdn/uploads/images/202609/_2566_.jpg"><br></p><br>"Sehingga kekurangan stok di gudang ditambah dengan adanya pasokan dari Jatim. Ke depan akan menyusul dari Jakarta sebanyak 6.500 ton," kata dia.<br></p><hr><br>Budi menyebutkan Bulog Sumut juga menjaga ketersediaan stok beras di gudang sebanyak 41.235 ton untuk mendukung penyaluran bantuan pangan alokasi Juli hingga September 2026 serta program SPHP.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menambahkan tambahan pasokan tersebut turut memperkuat cadangan pangan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Sumut hingga akhir 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Untuk itu, kami meyakini stok beras di Sumut dalam kondisi aman, baik untuk program SPHP maupun bantuan pangan," ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bulog Sumut memastikan harga beras SPHP tetap mengacu pada harga eceran tertinggi (HET), yakni Rp13.100 per kilogram (Kg).</p><hr>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/09/_1719_Lebih-4-000-Ton-Beras-dari-Jatim-Dikirim-ke-Sumut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.asatupro.com/nusantara/3793/lebih-4000-ton-beras-dari-jatim-dikirim-ke-sumut/</link>
            <author><![CDATA[hendrik]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>