<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.asatupro.com/</link>
        <description>situs berita akurat dari sumber terpercaya</description>
        <lastBuildDate>Fri, 30 Oct 2026 00:56:57 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemuda Harus Mampu Melahirkan Gagasan Dan Tindakan Nyata</guid>
            <pubDate>Thu, 29 Oct 2026 12:12:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemuda Harus Mampu Melahirkan Gagasan Dan Tindakan Nyata]]></title>
            <description><![CDATA[Pemuda Harus Mampu Melahirkan Gagasan Dan Tindakan Nyata]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>,<a class="c_primary" href="https://www.asatupro.com">asatupro.com</a>-</b>Kalangan akademisi dan aktivis mahasiswa mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan memperkuat daya kritis generasi muda di tengah polarisasi yang dipicu media sosial. Pemuda juga dituntut mampu melahirkan gagasan dan tindakan nyata untuk menghadapi tantangan menuju <a href="https://www.asatupro.com/tag/indonesia-emas-2045/" target="_blank">Indonesia Emas 2045</a>.</p><p>Hal itu mengemuka dalam diskusi bertajuk "Menyongsong Seabad <a href="https://www.asatupro.com/tag/sumpah-pemuda/" target="_blank">Sumpah Pemuda</a> dan Tantangan Ruang Gema: Polarisasi Pemuda dan Merawat Persatuan di Era Algoritma" di <a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>, yang dipandu Rafael Sinaga, SH, dengan menghadirkan sejumlah akademisi dan aktivis kepemudaan antara lain, Akademisi A. Fattah Lubis, S.Sos, MIP, Komda <a href="https://www.asatupro.com/tag/pmkri-sumut-nad/" target="_blank">PMKRI Sumut-NAD</a>, Sirdo Sagala, SH, Ketua Agitasi dan Diplomasi Politik Viva Voce, Kristoporus Simamora, S.Sos dan Ketua Presidium PMKRI Cabang <a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>, Nicola Simarmata, S.Sos,</p><p>Akademisi USU, A. Fattah Lubis, S.Sos, MIP dalam pemaparannya menjelaskan, <a href="https://www.asatupro.com/tag/sumpah-pemuda/" target="_blank">Sumpah Pemuda</a> 1928 lahir dari kesadaran generasi muda untuk mengesampingkan perbedaan latar belakang dan bersatu memperjuangkan cita-cita kebangsaan.</p><p><img src="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/10/b73ce398c39f506af761d2277d853a92_IMG-20261029-WA0208.jpg">Namun, menurutnya, tantangan pemuda saat ini berbeda. Ketergantungan pada gawai dan media sosial dinilai perlu diimbangi dengan kebiasaan membaca, kepekaan sosial, serta kemampuan menindaklanjuti gagasan menjadi tindakan nyata.</p><p>"Jangan sampai kita hanya menyalahkan instansi dan pemerintah tanpa merefleksikan diri sendiri. Pemuda harus mampu menindaklanjuti gagasan yang dimiliki," ujarnya. Ia juga mengingatkan generasi muda agar selektif menggunakan media sosial.</p><p>Senada, Komda <a href="https://www.asatupro.com/tag/pmkri-sumut-nad/" target="_blank">PMKRI Sumut-NAD</a>, Sirdo Sagala, SH, menegaskan persatuan menjadi landasan utama lahirnya <a href="https://www.asatupro.com/tag/sumpah-pemuda/" target="_blank">Sumpah Pemuda</a>. Semangat tersebut perlu terus dijaga, terutama dalam menghadapi bonus demografi menuju <a href="https://www.asatupro.com/tag/indonesia-emas-2045/" target="_blank">Indonesia Emas 2045</a>.</p><p>Menurutnya, ada tiga hal yang harus diperkuat pemuda dalam menghadapi perkembangan zaman, yakni kesadaran diri, keberanian, dan kemampuan melahirkan karya nyata.</p><p>"Persatuan harus dibangun dari perasaan, keresahan, dan penderitaan yang sama. Sebagai generasi muda, kita juga harus menghadirkan tindakan konkret untuk memperjuangkan keadilan," katanya.</p><p>Sirdo turut mengajak pemuda mengambil peran di tengah masyarakat dan bergandengan tangan menyukseskan berbagai program kepemudaan, termasuk Rapat Kerja Nasional (<a href="https://www.asatupro.com/tag/rakernas/" target="_blank">Rakernas</a>) PMKRI Sanctus Thomas Aquinas yang akan digelar di <a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> dalam waktu dekat.</p><p>Sementara itu, Ketua Agitasi Diplomasi Politik Viva Voce, Kristoporus, S.Sos, menyoroti pengaruh algoritma terhadap dinamika politik dan pembentukan opini publik. Menurutnya, penguasaan data dan kemampuan mengendalikan arus informasi dapat memengaruhi arah kekuasaan.</p><p>Ia menjelaskan, fenomena yang dikenal sebagai algokrasi memperlihatkan bagaimana algoritma semakin berperan dalam mengatur distribusi informasi dan membentuk perhatian publik. Dalam situasi tersebut, konten menjadi salah satu instrumen aktor politik untuk membangun citra dan memengaruhi persepsi masyarakat.</p><p>Karena itu, Kristoporus mendorong perluasan ruang diskusi agar pemuda memiliki perspektif lebih luas dan tidak mudah menerima informasi secara mentah. "Jadikan media sosial sebagai teman yang baik agar kita tetap kritis," ujarnya.</p><p><img src="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/10/9fc3d7152ba9336a670e36d0ed79bc43_IMG-20261029-WA0205.jpg">Ketua Presidium PMKRI Cabang <a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>, Nicola Simarmata, S.Sos, menambahkan bahwa paparan informasi di media sosial berpotensi memperlebar perpecahan di tengah masyarakat. Untuk itu, mahasiswa harus terus merawat nasionalisme dan menghidupkan kembali nilai-nilai <a href="https://www.asatupro.com/tag/sumpah-pemuda/" target="_blank">Sumpah Pemuda</a>.</p><p>Ia menilai peringatan <a href="https://www.asatupro.com/tag/sumpah-pemuda/" target="_blank">Sumpah Pemuda</a> tidak semestinya berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi harus menjadi momentum refleksi untuk memperkuat persatuan. Terutama, dalam mencapai nilai "<a href="https://www.asatupro.com/tag/bonum-communae/" target="_blank">Bonum Communae</a>" sebuah kebaikan bersama yang harus digagas dan diimplementasikan secara bersama.</p><p>Nicola juga mengajak organisasi kepemudaan melakukan evaluasi internal serta memberikan kesempatan yang setara kepada seluruh anggota untuk berpartisipasi. Ia menegaskan jangan sampai sebuah gagasan dan perwujudannya berhenti pada sekat-sekat perbedaan.</p><p>Diskusi tersebut berlangsung interaktif dengan munculnya pertanyaan dari dua orang peserta, Luis dan Ardiansyah yang menanyakan, mengenai cara mewujudkan persatuan di kalangan mahasiswa dan langkah konkret untuk memperoleh keadilan.</p><p>Para narasumber menekankan bahwa persatuan membutuhkan lebih dari sekadar seruan. Generasi muda perlu memperkuat literasi digital, menjaga solidaritas, berani menyampaikan gagasan, serta menghadirkan karya dan tindakan nyata bagi masyarakat. (Red/Tim)</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/10/_8272_Pemuda-Harus-Mampu-Melahirkan-Gagasan-Dan-Tindakan-Nyata.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.asatupro.com/medan/4041/pemuda-harus-mampu-melahirkan-gagasan-dan-tindakan-nyata/</link>
            <author><![CDATA[zulham]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">BPK Ungkap Retribusi Sampah DLH Medan Tanpa Kuitansi, Celah Dugaan Pungli dan Kebocoran PAD Disorot</guid>
            <pubDate>Thu, 29 Oct 2026 11:11:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[BPK Ungkap Retribusi Sampah DLH Medan Tanpa Kuitansi, Celah Dugaan Pungli dan Kebocoran PAD Disorot]]></title>
            <description><![CDATA[BPK Ungkap Retribusi Sampah DLH Medan Tanpa Kuitansi, Celah Dugaan Pungli dan Kebocoran PAD Disorot]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>,<a class="c_primary" href="https://www.asatupro.com">asatupro.com</a>-</b>Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (<a href="https://www.asatupro.com/tag/bpk/" target="_blank">BPK</a>) terkait pemungutan Retribusi Pelayanan Kebersihan di Dinas Lingkungan Hidup (<a href="https://www.asatupro.com/tag/dlh/" target="_blank">DLH</a>) <a href="https://www.asatupro.com/tag/kota-medan/" target="_blank">Kota </a><a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> yang tidak selalu disertai kuitansi resmi memunculkan dugaan serius terhadap transparansi dan pengawasan penerimaan daerah.</p><p>Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) <a href="https://www.asatupro.com/tag/bpk/" target="_blank">BPK</a>, hasil uji petik terhadap 10 wajib retribusi (WR) di Kecamatan <a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> Belawan menunjukkan bahwa kuitansi pembayaran tidak selalu diberikan, terutama kepada warga penghuni rumah tinggal. Bukti pembayaran disebut hanya diberikan apabila diminta oleh wajib retribusi.</p><p>Kondisi ini membuka celah penyimpangan. Jika uang retribusi dipungut tanpa bukti resmi, bagaimana masyarakat dapat memastikan uang tersebut benar-benar disetorkan ke kas daerah, bukan disalahgunakan oleh oknum?</p><p>Lemahnya tertib administrasi tersebut berpotensi menimbulkan kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan memunculkan dugaan pungutan liar.</p><p>Bahkan, dugaan penyalahgunaan kewenangan maupun manipulasi data wajib retribusi perlu ditelusuri lebih dalam oleh aparat penegak hukum.</p><p>Temuan <a href="https://www.asatupro.com/tag/bpk/" target="_blank">BPK</a> ini tidak boleh dianggap sekadar persoalan teknis. Pemerintah <a href="https://www.asatupro.com/tag/kota-medan/" target="_blank">Kota </a><a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> melalui <a href="https://www.asatupro.com/tag/dlh/" target="_blank">DLH</a> dan aparat pengawasan internal harus menelusuri kesesuaian antara uang yang dipungut petugas, bukti pembayaran, catatan penerimaan, dan setoran ke kas daerah.</p><p>Jika ditemukan selisih atau aliran dana yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, aparat penegak hukum patut melakukan pemeriksaan sesuai kewenangannya.</p><p>Publik berhak mengetahui apakah persoalan ini sebatas kelemahan administrasi atau terdapat praktik penyimpangan yang merugikan keuangan daerah.</p><p>Dugaan pungli dan <a href="https://www.asatupro.com/tag/kkn/" target="_blank">KKN</a> harus dibuktikan melalui pemeriksaan menyeluruh, bukan dibiarkan menjadi celah yang berpotensi merugikan masyarakat dan PAD <a href="https://www.asatupro.com/tag/kota-medan/" target="_blank">Kota </a><a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>.</p><p>Terpisah, Kepala Inspektorat <a href="https://www.asatupro.com/tag/kota-medan/" target="_blank">Kota </a><a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>, Erfin Fachrur Razi, yang dikonfirmasi terkait temuan tersebut, hingga berita ini diterbitkan belum memberikan tanggapan. Hal serupa juga dilakukan <a href="https://www.asatupro.com/tag/kepala-dinas-lingkungan-hidup-kota-medan/" target="_blank">Kepala Dinas Lingkungan Hidup </a><a href="https://www.asatupro.com/tag/kota-medan/" target="_blank">Kota </a><a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>, <a href="https://www.asatupro.com/tag/melvi-marlabayana/" target="_blank">Melvi Marlabayana</a>, yang belum memberikan jawaban atas konfirmasi yang disampaikan. Keduanya kompak bungkam atas pertanyaan temuan <a href="https://www.asatupro.com/tag/bpk/" target="_blank">BPK</a> tersebut.</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/10/_6011_BPK-Ungkap-Retribusi-Sampah-DLH-Medan-Tanpa-Kuitansi--Celah-Dugaan-Pungli-dan-Kebocoran-PAD-Disorot.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.asatupro.com/medan/4040/bpk-ungkap-retribusi-sampah-dlh-medan-tanpa-kuitansi-celah-dugaan-pungli-dan-kebocoran-pad-disorot/</link>
            <author><![CDATA[zulham]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Deklarasi KABSU 28 Oktober 2026: Ironi Buruh Kebun di Tengah Gemerlapnya Industri Sawit Nasional</guid>
            <pubDate>Wed, 28 Oct 2026 21:49:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Deklarasi KABSU 28 Oktober 2026: Ironi Buruh Kebun di Tengah Gemerlapnya Industri Sawit Nasional]]></title>
            <description><![CDATA[Medan, asatupro.com  Sejumlah serikat buruh dan serikat pekerja (SB/SP) yang memberikan perhatian pada nasib buruh perkebunan kelapa sawit ]]></description>
            <content><![CDATA[<b>Medan, asatupro.com</b> - Sejumlah serikat buruh dan serikat pekerja (SB/SP) yang memberikan perhatian pada nasib buruh perkebunan kelapa sawit mendeklarasikan pembentukan Koalisi Advokasi <a href="https://www.asatupro.com/tag/buruh-sawit/" target="_blank">Buruh Sawit</a> Sumatera Utara (KABSU) di Jl. Beringin, Kompleks Wartawan, Medan, Rabu (28/10/2026) siang.</p><p>Adapun SB/SP yang mendeklarasikan KABSU tersebut adalah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Federasi Serikat <a href="https://www.asatupro.com/tag/buruh-perkebunan/" target="_blank">Buruh Perkebunan</a> Indonesia (<a href="https://www.asatupro.com/tag/f-serbundo/" target="_blank">F-SERBUNDO</a>), Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Federasi Serikat Pekerja Nasional (<a href="https://www.asatupro.com/tag/spn/" target="_blank">SPN</a>) Sumut, DPP Serikat Buruh Medan Independen (<a href="https://www.asatupro.com/tag/sbmi/" target="_blank">SBMI</a>) Sumut, dan DPD Gerakan Serikat Buruh Indonesia (<a href="https://www.asatupro.com/tag/gsbi/" target="_blank">GSBI</a>) Sumut.</p><p>"Deklarasi KABSU pada 28 Oktober ini bukan tanpa sebab. Momentum peringatan Sumpah Pemuda menjadi pengingat dan pengikat bagi kami untuk memperjuangkan nasib buruh perkebunan kelapa sawit di Sumut," kata Herwin Nasution, Ketua Umum DPP <a href="https://www.asatupro.com/tag/f-serbundo/" target="_blank">F-SERBUNDO</a>, kepada para wartawan.</p><p>Saat itu, pria yang akrab disapa Masdon dan sudah puluhan tahun mendampingi buruh perkebunan ini didampingi oleh Lorent Aritonang (Sekjen <a href="https://www.asatupro.com/tag/f-serbundo/" target="_blank">F-SERBUNDO</a>), Mince Simatupang (<a href="https://www.asatupro.com/tag/spn/" target="_blank">SPN</a>), Ahmadsyah (<a href="https://www.asatupro.com/tag/gsbi/" target="_blank">GSBI</a>), Suhib Nurido (<a href="https://www.asatupro.com/tag/sbmi/" target="_blank">SBMI</a>), dan sejumlah aktivis buruh lainnya.</p><p>Masdon bercerita, industri sawit nasional diawali dari Sumut, sudah berjalan lebih 100 tahun, dan dalam belasan tahun terakhir mampu menyumbangkan puluhan miliar Dolar AS atau ratusan triliun rupiah untuk devisa negara.</p><p>"Namun di sinilah letak ironisnya industri sawit nasional: gemerlap dan berkontribusi besar bagi ekonomi nasional, tetapi di saat yang sama kondisi buruh sawit terus diabaikan," urai Masdon </p><p>Mirisnya, ujar alumni Fakultas Hukum (FH) Universitas HKBP Nomensen (UHN) ini, ketertindasan buruh perkebunan sawit ini berlangsung sejak era kolonialisme <a href="https://www.asatupro.com/tag/belanda/" target="_blank">Belanda</a> dan hingga saat ini.</p><p>"Apa problem buruh kebun yang ada sejak ratusan tahun lalu hingga saat ini? Soal gaji, soal tekanan premi, isu pelecehan buruh perempuan, isu pekerja anak, soal keselamatan kerja," timpal Ahmadsyah yang duduk di sebelah Masdon.</p><p>"Banyak lagi kalau mau kita sebutkan satu per satu. Tapi semua itu terus berlangsung hingga saat ini," sambung Ahmadsyah lagi dengan nada geram.</p><br><img src="https://www.asatupro.com/cdn/uploads/images/202610/_8159_.jpg"><br></p><br>Dia menuding, untuk urusan perburuhan, pemerintah terlalu terpaku pada isu buruh manufaktur yang umumnya banyak di perkotaan, tetapi abai terhadap nasib buruh perkebunan yang ada di desa-desa.<br></p><hr><br>"Buruh kebun itu tinggal di perkebunan, terisolir, sinyal hape enggak ada. Akses apapun sangat minim, sehingga sulit untuk dideteksi kesejahteraan buruh kebun itu sendiri," ujar Ahmadsyah.</p><p>Sementara itu Suhib Nurido bilang, kondisi buruk para buruh sawit itulah yang membuat KABSU hadir, termasuk dengan mengadvokasi melalui pendekatan legalistik ke negara.</p><p>"Dalam hal ini ke pemerintah provinsi (Pemprov) dan DPRD Sumut, melalui pembentukan peraturan daerah (<a href="https://www.asatupro.com/tag/perda/" target="_blank">Perda</a>) mengenai buruh sawit," kata dia.</p><p>Harapannya, sambung dia lagi, perda mengenai buruh sawit di tingkat provinsi akan menjadi pendorong bagi pembentukan perda sejenis di tingkat kabupaten sentra sawit di Sumut.</p><p>"Serta diharapkan menular ke provinsi sentra sawit lainnya, untuk kemudian  berujung pada perubahan UU Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan yang kita ketahui lebih banyak berbicara tentang buruh manufaktur," harap Suhib Nurido.</p><p>Dia menyebutkan, apa yang mereka beberkan soal buruh perkebunan berdasarkan hasil advokasi, pendampingan, kajian, riset, atau pun seminar yang melibatkan berbagai pihak terkait.</p><br><img src="https://www.asatupro.com/cdn/uploads/images/202610/_7244_.jpg"><br></p><br>Termasuk, kata dia, melibatkan pakar dari USU, Pemprov dalam hal ini Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sumut, dan pihak lainnya sejak beberapa tahun yang lalu</p><hr>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/10/_7846_Deklarasi-KABSU-28-Oktober-2026--Ironis-Buruh-Kebun-di-Tengah-Gemerlapnya-Industri-Sawit-Nasional.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.asatupro.com/perkebunan/4038/deklarasi-kabsu-28-oktober-2026-ironi-buruh-kebun-di-tengah-gemerlapnya-industri-sawit-nasional/</link>
            <author><![CDATA[hendrik]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">KPPU Dorong Koperasi Desa Merah Putih Perkuat Ekonomi Desa Tanpa Menutup Ruang UMKM Lokal</guid>
            <pubDate>Wed, 28 Oct 2026 21:35:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[KPPU Dorong Koperasi Desa Merah Putih Perkuat Ekonomi Desa Tanpa Menutup Ruang UMKM Lokal]]></title>
            <description><![CDATA[Jakarta,asatupro.comPengoperasian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) perlu diikuti dengan tata kelola usaha yang memastikan manfaa]]></description>
            <content><![CDATA[<b>Jakarta,<a class="c_primary" href="https://www.asatupro.com">asatupro.com</a>-</b>Pengoperasian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) perlu diikuti dengan tata kelola usaha yang memastikan manfaat program dirasakan secara luas oleh masyarakat, termasuk petani, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta koperasi yang telah berkembang di <a href="https://www.asatupro.com/tag/desa/" target="_blank">desa</a> dan kelurahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) men<a href="https://www.asatupro.com/tag/dorong/" target="_blank">dorong</a> agar penguatan KDKMP berjalan seiring dengan terjaganya persaingan usaha yang sehat dan kemitraan yang adil.Pemerintah pada Oktober 2026 mengintensifkan pemantauan operasionalisasi KDKMP di 10.070 titik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Seiring dengan langkah tersebut, KPPU menilai penting untuk memastikan bahwa kesiapan operasional koperasi juga diikuti oleh model bisnis yang berkelanjutan, hubungan usaha yang saling menguntungkan, serta kesempatan yang wajar bagi pelaku usaha lokal untuk berpartisipasi dalam kegiatan <a href="https://www.asatupro.com/tag/ekonomi/" target="_blank">ekonomi</a> <a href="https://www.asatupro.com/tag/desa/" target="_blank">desa</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perhatian tersebut telah disampaikan KPPU melalui Saran dan Pertimbangan kepada Presiden Republik Indonesia Nomor 99/K/S/VII/2026 tertanggal 21 Juli 2026 mengenai implementasi kebijakan KDKMP dan perlindungan koperasi. Dalam saran tersebut, KPPU mengapresiasi kebijakan pemerintah untuk mem<a href="https://www.asatupro.com/tag/perkuat/" target="_blank">perkuat</a> <a href="https://www.asatupro.com/tag/ekonomi/" target="_blank">ekonomi</a> kerakyatan melalui koperasi, sekaligus menyampaikan perlunya pengaturan lebih lanjut agar implementasinya tetap memperhatikan prinsip persaingan usaha yang sehat dan kemitraan yang adil.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;KPPU memandang bahwa perlindungan koperasi perlu dilaksanakan secara proporsional. Kebijakan yang bertujuan mem<a href="https://www.asatupro.com/tag/perkuat/" target="_blank">perkuat</a> kelembagaan koperasi sebaiknya tidak secara otomatis membatasi ruang usaha pelaku usaha lain, terutama UMKM dan koperasi lokal yang selama ini telah melayani kebutuhan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kejelasan pengaturan diperlukan agar tujuan pemberdayaan <a href="https://www.asatupro.com/tag/ekonomi/" target="_blank">ekonomi</a> <a href="https://www.asatupro.com/tag/desa/" target="_blank">desa</a> dapat tercapai tanpa menciptakan hambatan persaingan yang tidak diperlukan.Prinsip tersebut juga perlu ditempatkan dalam konteks hukum persaingan usaha. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 memberikan pengecualian tertentu bagi kegiatan usaha koperasi yang bertujuan melayani anggotanya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, pengecualian itu tidak dapat dipahami sebagai pembebasan mutlak bagi seluruh kegiatan usaha koperasi dari prinsip persaingan usaha yang sehat. Kegiatan yang menjangkau pihak di luar anggota atau berlangsung dalam pasar yang lebih luas tetap perlu memperhatikan ketentuan yang berlaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sisi lain, KPPU melihat ruang besar bagi KDKMP untuk menjadi penggerak <a href="https://www.asatupro.com/tag/ekonomi/" target="_blank">ekonomi</a> lokal melalui kemitraan yang terbuka. Koperasi dapat berperan sebagai pembeli atau offtaker hasil produksi petani dan peternak, mengonsolidasikan produk lokal, menghubungkan produsen dengan pasar yang lebih luas, serta mendukung distribusi kebutuhan pokok masyarakat.</p><br></p><hr>Model tersebut dapat meningkatkan nilai tambah produk <a href="https://www.asatupro.com/tag/desa/" target="_blank">desa</a> sekaligus memperluas akses pasar bagi pelaku usaha setempat.Kemitraan juga dapat dikembangkan melalui kerja sama dengan UMKM, koperasi yang telah ada, serta pelaku usaha menengah dan besar, antara lain dalam pemasaran dan distribusi produk, pengembangan rantai pasok, pembiayaan bersama, pelatihan sumber daya manusia, dan inovasi produk. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan pengaturan yang transparan dan adil, KDKMP dapat mem<a href="https://www.asatupro.com/tag/perkuat/" target="_blank">perkuat</a> kapasitas <a href="https://www.asatupro.com/tag/ekonomi/" target="_blank">ekonomi</a> <a href="https://www.asatupro.com/tag/desa/" target="_blank">desa</a> tanpa harus menyingkirkan usaha yang telah tumbuh di dalamnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Penguatan KDKMP dan pemberian kesempatan berusaha yang adil bukanlah dua tujuan yang saling bertentangan. Keduanya dapat berjalan bersama apabila didukung aturan yang jelas, model bisnis yang sesuai dengan kebutuhan lokal, serta kemitraan yang terbuka dansaling menguntungkan. Yang perlu kita <a href="https://www.asatupro.com/tag/dorong/" target="_blank">dorong</a> adalah ekosistem <a href="https://www.asatupro.com/tag/ekonomi/" target="_blank">ekonomi</a> <a href="https://www.asatupro.com/tag/desa/" target="_blank">desa</a> yang semakin kuat, bukan persaingan yang tidak perlu di antara pelaku usaha,&quot; ujar Gopprera Panggabean, Ketua KPPU.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;KPPU juga memandang bahwa hubungan antara KDKMP dan ritel modern tidak harus selalu bersifat saling menggantikan. Dengan pembagian peran dan model bisnis yang tepat, KDKMP dapat berfokus pada pengumpulan dan penyaluran produk pertanian maupun hasil produksi <a href="https://www.asatupro.com/tag/desa/" target="_blank">desa</a>, sementara pelaku usaha ritel menjalankan kegiatan usahanya sesuai dengan kebutuhan konsumen. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pola yang saling melengkapi dapat membuka lebih banyak jalur pemasaran, memperluas pilihan masyarakat, dan memberikan manfaat bagi produsen maupun konsumen.Oleh karenanya, penguatan KDKMP perlu disertai dengan pengaturan kemitraan yang jelas, pembagian peran yang proporsional, serta evaluasi terhadap dampaknya bagi pelaku usaha lokal. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah dan pemangku kepentingan dapat memastikan bahwa partisipasi UMKM dan koperasi yang sudah ada tetap terbuka, sementara KDKMP memperoleh kesempatan untuk berkembang sebagai bagian dari ekosistem <a href="https://www.asatupro.com/tag/ekonomi/" target="_blank">ekonomi</a> <a href="https://www.asatupro.com/tag/desa/" target="_blank">desa</a>.Dengan saran dan pertimbangan tersebut, KPPU men<a href="https://www.asatupro.com/tag/dorong/" target="_blank">dorong</a> agar pembangunan <a href="https://www.asatupro.com/tag/ekonomi/" target="_blank">ekonomi</a> kerakyatan dapat berjalan seiring dengan prinsip persaingan usaha yang sehat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Keberhasilan KDKMP pada akhirnya tidak hanya ditentukan oleh jumlah koperasi yang terbentuk atau gerai yang beroperasi, tetapi juga oleh kemampuannya mem<a href="https://www.asatupro.com/tag/perkuat/" target="_blank">perkuat</a> usaha masyarakat, meningkatkan nilai tambah produk lokal, memperluas akses pasar, dan memberikan manfaat nyata bagi konsumen.**</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/10/_7722_KPPU-Dorong-Koperasi-Desa-Merah-Putih-Perkuat-Ekonomi-Desa-Tanpa-Menutup-Ruang-UMKM-Lokal.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.asatupro.com/ekonomi/4037/kppu-dorong-koperasi-desa-merah-putih-perkuat-ekonomi-desa-tanpa-menutup-ruang-umkm-lokal/</link>
            <author><![CDATA[lase]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">KPPU Dorong Evaluasi Perda Ritel  Lombok Tengah Untuk Jaga Kepastian  Usaha dan Persaingan Sehat</guid>
            <pubDate>Wed, 28 Oct 2026 20:51:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[KPPU Dorong Evaluasi Perda Ritel  Lombok Tengah Untuk Jaga Kepastian  Usaha dan Persaingan Sehat]]></title>
            <description><![CDATA[Jakarta,asatupro.comEvaluasi Peraturan Daerah Kabupaten Lombok Tengah Nomor 7 Tahun 2021 tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Rakyat, Pusat]]></description>
            <content><![CDATA[<b>Jakarta,<a class="c_primary" href="https://www.asatupro.com">asatupro.com</a>-</b>Evaluasi Peraturan Daerah Kabupaten Lombok Tengah Nomor 7 Tahun 2021 tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Rakyat, Pusat Perbelanjaan, dan Toko Swalayan menjadi momentum untuk memastikan bahwa upaya melindungi pasar rakyat berjalan seiring dengan kepastian hukum dan persaingan usaha yang sehat. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menilai penataan toko swalayan perlu didasarkan pada aturan yang jelas, objektif, dan proporsional agar tidak menutup kesempatan pelaku usaha untuk berkembang.Dalam saran dan pertimbangannya kepada Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, KPPU menyoroti sejumlah ketentuan dalam Perda tersebut yang berpotensi membatasi jumlah pelaku usaha, menciptakan perlakuan berbeda, serta menghambat masuknya pelaku usaha baru.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Ketentuan mengenai jarak antartoko, jarak dengan pasar rakyat, rasio jumlah toko berdasarkan penduduk, dan persyaratan penyesuaian bagi usaha yang telah beroperasi perlu di<a href="https://www.asatupro.com/tag/evaluasi/" target="_blank">evaluasi</a> dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap persaingan, konsumen, dan iklim investasi daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perhatian terhadap persoalan ini semakin relevan setelah Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah menghentikan sementara operasional 25 gerai <a href="https://www.asatupro.com/tag/ritel/" target="_blank">ritel</a> modern pada Mei 2026 karena persoalan kepatuhan terhadap Perda tersebut. Gerai-gerai itu kemudian dilaporkan kembali beroperasi. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perkembangan tersebut menunjukkan pentingnya memastikan bahwa penegakan peraturan tidak hanya bertujuan mencapai ketertiban, tetapi juga memberikan kepastian mengenai status usaha, persyaratan yang harus dipenuhi, dan mekanisme penyesuaian yang dapat ditempuh pelaku usaha.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;KPPU memahami bahwa penataan pasar rakyat, pusat perbelanjaan, dan toko swalayan merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga keberlangsungan <a href="https://www.asatupro.com/tag/perda/" target="_blank">perda</a>gangan tradisional serta memberi ruang bagi usaha kecil.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Namun, tujuan tersebut perlu dicapai melalui kebijakan yang tepat sasaran. Pembatasan jarak dan jumlah gerai yang tidak didukung kajian memadai berpotensi mengurangi jumlah pelaku usaha, mempersempit pilihan masyarakat, serta melemahkan tekanan persaingan yang men<a href="https://www.asatupro.com/tag/dorong/" target="_blank">dorong</a> pelaku usaha meningkatkan kualitas layanan dan menawarkan harga yang kompetitif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam analisis kebijakan menggunakan Daftar Periksa Kebijakan Persaingan Usaha (DPKPU), KPPU mengidentifikasi potensi persoalan pada ketentuan yang mengatur rasio jumlah minimarket, jarak antargerai, serta masa penyesuaian bagi pelaku usaha yang telah beroperasi sebelum Perda berlaku. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketentuan tersebut perlu ditelaah agar tidak menimbulkan hambatan masuk yang tidak diperlukan atau memberikan perlakuan berbeda kepada pelaku usaha berdasarkan kriteria yang kurang jelas.KPPU juga menyoroti pentingnya kepastian hukum bagi pelaku usaha yang telah memperoleh izin secara sah.</p><br></p><hr>Perubahan persyaratan penataan usaha perlu disertai kejelasan mengenai masa transisi, mekanisme penyesuaian, dan tahapan penegakan aturan. Penutupan usaha sebaiknya tidak menjadi pilihan yang diterapkan secara otomatis tanpa terlebih dahulu memastikan dasar hukum, status perizinan, serta kesempatan yang proporsional bagi pelaku usaha untuk memenuhi ketentuan yang berlaku.<br></p><br>&quot;Perlindungan pasar rakyat dan persaingan usaha yang sehat bukanlah dua tujuan yang harus dipertentangkan. Pemerintah daerah dapat menjaga keberlangsungan pasar tradisional sekaligus memberikan kepastian dan kesempatan berusaha yang adil apabila kebijakan penataan disusun berdasarkan kajian yang memadai, kriteria yang transparan, serta penerapan aturan yang proporsional,&quot; ujar Gopprera Panggabean, Ketua KPPU.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut KPPU, <a href="https://www.asatupro.com/tag/evaluasi/" target="_blank">evaluasi</a> Perda perlu dilakukan dengan memperjelas hubungan antara ketentuan penataan toko swalayan dan dokumen tata ruang daerah, termasuk Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Kejelasan tersebut penting agar penentuan lokasi usaha memiliki dasar yang terukur dan dapat dipahami oleh seluruh pihak. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah daerah juga perlu memastikan bahwa mekanisme perizinan dan penataan usaha menggunakan kriteria yang objektif, transparan, nondiskriminatif, dan akuntabel.Di sisi lain, dampak kebijakan tidak dapat dinilai hanya dari keberhasilan menertibkan lokasi usaha. Pemerintah daerah juga perlu mempertimbangkan konsekuensi terhadap kesempatan kerja, pendapatan pelaku usaha, kepastian investasi, serta pilihan dan akses masyarakat terhadap barang kebutuhan sehari-hari. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Persaingan yang sehat memberikan insentif bagi pelaku usaha untuk memperbaiki layanan, menjaga kualitas produk, dan menawarkan harga yang kompetitif. Karena itu, kebijakan penataan perlu dirancang agar tujuan perlindungan pasar rakyat tercapai tanpa menimbulkan pembatasan yang tidak proporsional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;KPPU merekomendasikan agar Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah meng<a href="https://www.asatupro.com/tag/evaluasi/" target="_blank">evaluasi</a> ketentuan Perda Nomor 7 Tahun 2021 beserta implementasinya, dengan memperjelas dasar penataan dan pembatasan usaha, menjamin kepastian status pelaku usaha yang telah berizin, serta mengutamakan mekanisme penyesuaian yang proporsional. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Evaluasi berkala juga diperlukan untuk memastikan bahwa kebijakan tetap sesuai dengan perkembangan struktur pasar, kebutuhan masyarakat, kepentingan konsumen, dan peluang bagi usaha mikro dan kecil untuk berkembang.Sebagai bagian dari pelaksanaan kewenangannya memberikan saran dan pertimbangan terhadap kebijakan pemerintah, KPPU men<a href="https://www.asatupro.com/tag/dorong/" target="_blank">dorong</a> agar proses <a href="https://www.asatupro.com/tag/evaluasi/" target="_blank">evaluasi</a> Perda tersebut menghasilkan pengaturan yang mampu menyeimbangkan kepentingan pasar rakyat, pelaku usaha, pekerja, dan konsumen. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penataan usaha yang baik bukan semata-mata mengatur siapa yang boleh membuka toko dan di mana usaha dapat dijalankan, melainkan juga memastikan bahwa aturan diterapkan secara adil, memberikan kepastian hukum, dan mendukung iklim usaha yang kompetitif.KPPU akan memantau pelaksanaan saran dan pertimbangan tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui <a href="https://www.asatupro.com/tag/evaluasi/" target="_blank">evaluasi</a> kebijakan yang berlandaskan prinsip persaingan usaha yang sehat, diharapkan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah dapat memperkuat perlindungan pasar rakyat tanpa mengurangi kesempatan berusaha yang adil maupun manfaat persaingan bagi masyarakat.**]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/10/_9516_KPPU-Dorong-Evaluasi-Perda-Ritel--Lombok-Tengah-Untuk-Jaga-Kepastian--Usaha-dan-Persaingan-Sehat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.asatupro.com/hukrim/4036/kppu-dorong-evaluasi-perda-ritel-lombok-tengah-untuk-jaga-kepastian-usaha-dan-persaingan-sehat/</link>
            <author><![CDATA[lase]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dari Live TikTok ke Sel Tahanan, Konten Kreator di Medan Jadi Tersangka Dugaan Penistaan Yesus</guid>
            <pubDate>Wed, 28 Oct 2026 16:16:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dari Live TikTok ke Sel Tahanan, Konten Kreator di Medan Jadi Tersangka Dugaan Penistaan Yesus]]></title>
            <description><![CDATA[Dari Live TikTok ke Sel Tahanan, Konten Kreator di Medan Jadi Tersangka Dugaan Penistaan Yesus]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>,<a class="c_primary" href="https://www.asatupro.com">asatupro.com</a>-</b>Direktorat Reserse Siber <a href="https://www.asatupro.com/tag/polda-sumatera-utara/" target="_blank">Polda Sumatera Utara</a> menetapkan konten kreator berinisial <a href="https://www.asatupro.com/tag/rdlg/" target="_blank">RDLG</a> sebagai tersangka dugaan penistaan agama setelah diduga melontarkan pernyataan yang menghina Yesus saat melakukan siaran langsung atau live streaming di <a href="https://www.asatupro.com/tag/tiktok/" target="_blank">TikTok</a>.</p><p>Polisi mengungkapkan, perbuatan tersebut diduga dilatarbelakangi kekecewaan tersangka terhadap kondisi ekonomi yang tak kunjung membaik. Selain itu, <a href="https://www.asatupro.com/tag/rdlg/" target="_blank">RDLG</a> disebut kecewa karena tidak lagi eksis sebagai konten kreator di media sosial.</p><p><a href="https://www.asatupro.com/tag/rdlg/" target="_blank">RDLG</a> ditetapkan sebagai tersangka pada Selasa (27/10/2026), setelah ditangkap di rumahnya di Jalan Bunga Mawar, Kecamatan <a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> Selayang, Kota <a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>, sekitar pukul 01.30 WIB.</p><p>Direktur Reserse Siber Polda Sumut, Kombes Pol Bayu Wicaksono, mengatakan penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik melakukan penyelidikan terhadap aktivitas akun <a href="https://www.asatupro.com/tag/tiktok/" target="_blank">TikTok</a> milik <a href="https://www.asatupro.com/tag/rdlg/" target="_blank">RDLG</a>, yakni <a href="https://www.asatupro.com/tag/j-ritmandarwin29/" target="_blank">j@ritmandarwin29</a>.</p><p><img src="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/10/cedebb6e872f539bef8c3f919874e9d7_IMG-20261029-WA0181.jpg">"Ancaman hukumannya lima tahun penjara," kata Bayu dalam konferensi pers di Polda Sumut, Rabu (28/10/2026).</p><p><a href="https://www.asatupro.com/tag/rdlg/" target="_blank">RDLG</a> disangkakan melanggar Pasal 301 ayat (1) atau Pasal 300 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, terkait dugaan perbuatan yang bersifat permusuhan, ujaran kebencian, atau diskriminasi terhadap agama atau kelompok.</p><p>Penyidik juga telah melakukan penahanan terhadap tersangka selama 20 hari, terhitung sejak 27 Oktober 2026.</p><p><b>Berawal dari <a href="https://www.asatupro.com/tag/patroli-siber/" target="_blank">Patroli Siber</a></b></p><p>Bayu menjelaskan, kasus tersebut terungkap setelah tim Ditressiber Polda Sumut melakukan patroli siber dan menemukan aktivitas siaran langsung pada akun <a href="https://www.asatupro.com/tag/tiktok/" target="_blank">TikTok</a> milik tersangka.</p><p>Temuan itu kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan hingga polisi mendatangi kediaman <a href="https://www.asatupro.com/tag/rdlg/" target="_blank">RDLG</a> untuk melakukan penangkapan.</p><p>Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tersangka mengakui telah menyampaikan perkataan yang dinilai tidak pantas dan diduga menistakan agama ketika melakukan siaran langsung melalui akun pribadinya.</p><p>"Yang bersangkutan memang mengakui menyampaikan kata-kata yang tidak pantas, yang menista suatu agama tertentu. Menyebut nama yang seharusnya kita agungkan, tetapi malah dinistakan," ujar Bayu.</p><p><b>Diduga Dilatarbelakangi Kekecewaan Ekonomi</b></p><p>Polisi menyebut persoalan ekonomi menjadi salah satu latar belakang tindakan yang dilakukan <a href="https://www.asatupro.com/tag/rdlg/" target="_blank">RDLG</a>. Menurut Bayu, tersangka mengaku kecewa karena kesulitan ekonomi yang dialaminya tidak kunjung terselesaikan.</p><p>Di sisi lain, <a href="https://www.asatupro.com/tag/rdlg/" target="_blank">RDLG</a> yang sebelumnya beraktivitas sebagai konten kreator disebut tidak lagi memiliki eksistensi seperti sebelumnya. Kekecewaan tersebut kemudian disampaikan melalui media sosial.</p><p>"<a href="https://www.asatupro.com/tag/rdlg/" target="_blank">RDLG</a> menyampaikan kekecewaan karena masalah ekonomi yang tidak kunjung selesai. Kebetulan dia juga tadinya seorang konten kreator, tetapi sudah tidak eksis lagi. Kekecewaan itu kemudian disampaikan di media sosial <a href="https://www.asatupro.com/tag/tiktok/" target="_blank">TikTok</a>," tutur Bayu.</p><p>Menurut polisi, tersangka melakukan siaran langsung menggunakan telepon genggam yang dipasang pada tripod di depan rumahnya.</p><p>Dalam pengungkapan kasus ini, penyidik turut menyita sejumlah barang bukti, antara lain telepon genggam, tripod, serta pakaian yang dikenakan tersangka ketika membuat konten tersebut.</p><p>"Dalam penyelidikan, kami juga menemukan beberapa barang bukti, yakni handphone, tripod, dan pakaian yang digunakan saat membuat konten," imbuh Bayu.</p><p><b>Polisi Sebut Tidak Ada Indikasi Gangguan Kejiwaan</b></p><p>Bayu juga menjelaskan bahwa selama menjalani pemeriksaan, <a href="https://www.asatupro.com/tag/rdlg/" target="_blank">RDLG</a> dinilai dapat menjawab pertanyaan penyidik dengan lancar. Polisi turut meminta keterangan dari masyarakat di sekitar tempat tinggal tersangka.</p><p>Berdasarkan pemeriksaan tersebut, Bayu menyatakan pihaknya tidak menemukan indikasi gangguan kejiwaan pada <a href="https://www.asatupro.com/tag/rdlg/" target="_blank">RDLG</a>.</p><p>"Selama kami melakukan pemeriksaan, kondisinya normal. Tanya jawab dijawab dengan lancar. Wawancara kami dengan masyarakat sekitar juga menunjukkan hal yang sama. Jadi, tidak ada indikasi kelainan jiwa," katanya.</p><p>Pernyataan tersebut merupakan penjelasan pihak kepolisian berdasarkan pemeriksaan yang mereka lakukan.</p><p><b>Permintaan Maaf Tidak Menghentikan Proses Hukum</b></p><p>Terkait video klarifikasi dan permintaan maaf yang telah dibuat <a href="https://www.asatupro.com/tag/rdlg/" target="_blank">RDLG</a>, Bayu menegaskan bahwa hal tersebut merupakan hak tersangka. Namun, menurutnya, permintaan maaf tidak serta-merta menghapus proses hukum apabila unsur tindak pidana dinilai telah terpenuhi.</p><p>"Kami melakukan penyelidikan dan unsur perbuatannya terpenuhi. Terkait permintaan maaf, itu haknya. Namun, secara perbuatan, dugaan penistaan agama tersebut dinilai telah memenuhi unsur," jelas Bayu.</p><p>Bayu menambahkan, berdasarkan keterangan yang diperoleh penyidik, tersangka menganut agama yang sama dengan agama yang diduga dihina dalam siaran langsung tersebut. Polisi menyebut tindakan itu berkaitan dengan kekecewaan tersangka terhadap persoalan ekonomi yang dihadapinya.</p><p><b>Kasus Sempat Viral di <a href="https://www.asatupro.com/tag/media-sosial/" target="_blank">Media Sosial</a></b></p><p>Sebelum penetapan tersangka, pemilik akun <a href="https://www.asatupro.com/tag/tiktok/" target="_blank">TikTok</a> Ritman Marbun telah diamankan oleh tim Ditressiber Polda Sumut pada Senin (26/10/2026) malam.</p><p>Aksi siaran langsung yang diduga memuat penghinaan terhadap Yesus tersebut sebelumnya viral di media sosial. Dalam video yang beredar, <a href="https://www.asatupro.com/tag/rdlg/" target="_blank">RDLG</a> juga disebut menyatakan tidak takut dipenjara atas perkataannya.</p><p>Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, sebelumnya membenarkan bahwa pemilik akun tersebut telah diamankan untuk menjalani proses hukum terkait dugaan penistaan agama.</p><p>"Untuk proses hukumnya, saat ini yang bersangkutan diamankan atau diproses di Direktorat Siber <a href="https://www.asatupro.com/tag/polda-sumatera-utara/" target="_blank">Polda Sumatera Utara</a>," ujar Ferry, Selasa (27/10/2026).</p><p>Dengan penetapan tersangka dan penahanan tersebut, proses hukum terhadap <a href="https://www.asatupro.com/tag/rdlg/" target="_blank">RDLG</a> kini berlanjut. Penyidik masih menangani perkara berdasarkan dugaan tindak pidana yang disangkakan, sementara pembuktian lebih lanjut akan mengikuti proses hukum yang berlaku. (Red)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/10/_7364_Dari-Live-TikTok-ke-Sel-Tahanan--Konten-Kreator-di-Medan-Jadi-Tersangka-Dugaan-Penistaan-Yesus.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.asatupro.com/hukrim/4039/dari-live-tiktok-ke-sel-tahanan-konten-kreator-di-medan-jadi-tersangka-dugaan-penistaan-yesus/</link>
            <author><![CDATA[zulham]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Hari Sumpah Pemuda ke-98, Menpora Ajak Pemuda Dairi Bangun Indonesia dengan Pengabdian Nyata</guid>
            <pubDate>Wed, 28 Oct 2026 15:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Hari Sumpah Pemuda ke-98, Menpora Ajak Pemuda Dairi Bangun Indonesia dengan Pengabdian Nyata]]></title>
            <description><![CDATA[Hari Sumpah Pemuda ke98, Menpora Ajak Pemuda Dairi Bangun Indonesia dengan Pengabdian Nyata]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Dairi,<a class="c_primary" href="https://www.asatupro.com">asatupro.com</a>&mdash;<a href="https://www.asatupro.com/tag/wakil-bupati-dairi/" target="_blank">Wakil Bupati Dairi</a> Wahyu Daniel Sagala bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada Upacara Peringatan Hari <a href="https://www.asatupro.com/tag/sumpah-pemuda/" target="_blank">Sumpah Pemuda</a><a href="https://www.asatupro.com/tag/ke-98/" target="_blank">ke-98</a> Tahun 2026 di <a href="https://www.asatupro.com/tag/kabupaten-dairi/" target="_blank">Kabupaten Dairi</a>, Rabu (28/10/2026) di Halaman Kantor Bupati Dairi.</p><p>Dalam upacara tersebut, Wabup membacakan sambutan resmi <a href="https://www.asatupro.com/tag/menteri-pemuda-dan-olahraga/" target="_blank">Menteri Pemuda dan Olahraga</a> RI, Erick Thohir.</p><p>Dalam sambutan Menpora yang dibacakan Wabup, disampaikan bahwa 98 tahun yang lalu, para pemuda Indonesia telah mengikrarkan sebuah janji yang menyatukan perbedaan, menguatkan perjuangan, dan melahirkan tekad untuk berdiri sebagai satu bangsa: Indonesia.</p><p>"Hari ini, semangat itu harus terus hidup. Bukan hanya dalam ingatan kita, tetapi dalam karakter setiap generasi penerus bangsa," ujar Wahyu membacakan sambutan Menpora.</p><p>Menpora menegaskan, untuk membangun Indonesia yang maju, kemajuan sejati tidak hanya diukur dari gedung yang menjulang tinggi, teknologi yang canggih, atau kekayaan yang berlimpah. Kemajuan sejati dimulai dari manusia, dari karakter, dari hati yang mencintai tanah air, dari jiwa yang tidak menyerah, dan dari kepedulian terhadap sesama.</p><p>"Karena itu, kita harus membentuk generasi masa depan yang patriotik, gigih, dan berempati," lanjutnya.</p><p>Patriotik artinya mencintai Indonesia bukan hanya dengan kata-kata, tetapi dengan pengabdian dan tindakan nyata. Gigih yaitu tidak menyerah ketika menghadapi kesulitan, tidak runtuh ketika mengalami kegagalan, dan tidak berhenti berjuang sebelum memberikan yang terbaik bagi bangsa. Sementara berempati yaitu tidak hanya memikirkan keberhasilan diri sendiri, tetapi juga merasakan kesulitan saudaranya.</p><p>"Sebab patriotisme tanpa kepedulian akan kehilangan maknanya, kegigihan tanpa nurani akan kehilangan arahnya. Dan kemajuan tanpa kemanusiaan bukanlah kemajuan yang sesungguhnya," tegasnya.</p><p>Di akhir sambutan, Menpora berpesan kepada para pemuda Indonesia untuk bermimpi setinggi langit dan bekerja sekeras mungkin.</p><p>"Jadilah manusia yang kuat, tetapi jangan kehilangan kelembutan hati. Jadilah generasi yang berani memimpin, tetapi juga bersedia melayani. Generasi yang mampu berdiri tegak untuk bangsanya, sekaligus mengulurkan tangan kepada sesamanya," pesannya.</p><p>"Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, saya ucapkan: Selamat Hari <a href="https://www.asatupro.com/tag/sumpah-pemuda/" target="_blank">Sumpah Pemuda</a><a href="https://www.asatupro.com/tag/ke-98/" target="_blank">ke-98</a> Tahun 2026! Mari kita bangun generasi yang patriotik dalam pengabdian, gigih dalam perjuangan, dan berempati dalam kemanusiaan. Sebab masa depan bangsa bukan hanya sesuatu yang akan kita temui. Masa depan adalah sesuatu yang sedang kita bangun bersama. Salam Pemuda!" tutup sambutan Menpora yang dibacakan Wabup.</p><p>Upacara berlangsung khidmat dengan nuansa keberagaman budaya. Sejumlah pelajar tampil mengenakan pakaian adat dari berbagai suku di Indonesia, serta pembacaan naskah <a href="https://www.asatupro.com/tag/sumpah-pemuda/" target="_blank">Sumpah Pemuda</a> oleh pemuda Dairi.</p><p>Turut hadir dalam upacara tersebut Sekretaris Daerah <a href="https://www.asatupro.com/tag/kabupaten-dairi/" target="_blank">Kabupaten Dairi</a> Surung Charles Lamhot Bantjin, Forkopimda <a href="https://www.asatupro.com/tag/kabupaten-dairi/" target="_blank">Kabupaten Dairi</a>, para Asisten, Staf Ahli, pimpinan OPD, serta jajaran ASN Pemkab Dairi dan pelajar.</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/10/_3656_Hari-Sumpah-Pemuda-ke-98--Menpora-Ajak-Pemuda-Dairi-Bangun-Indonesia-dengan-Pengabdian-Nyata.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.asatupro.com/nasional/4031/hari-sumpah-pemuda-ke98-menpora-ajak-pemuda-dairi-bangun-indonesia-dengan-pengabdian-nyata/</link>
            <author><![CDATA[tumpal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Hari Ketiga Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Tilang Naik 46 Persen</guid>
            <pubDate>Wed, 28 Oct 2026 14:14:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Hari Ketiga Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Tilang Naik 46 Persen]]></title>
            <description><![CDATA[Hari Ketiga Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Tilang Naik 46 Persen]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.asatupro.com/tag/pekanbaru/" target="_blank">Pekanbaru</a>,<a class="c_primary" href="https://www.asatupro.com">asatupro.com</a>-</b>Penindakan pelanggaran lalu lintas dalam <a href="https://www.asatupro.com/tag/operasi-patuh-lancang-kuning-2026/" target="_blank">Operasi Patuh Lancang Kuning 2026</a> di <a href="https://www.asatupro.com/tag/provinsi-riau/" target="_blank">Provinsi Riau</a> menunjukkan peningkatan pada hari ketiga pelaksanaan. Berdasarkan data Ditlantas Polda Riau, jumlah penindakan melalui tilang meningkat 46 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025, sedangkan pemberian teguran naik 36 persen.</p><p>Operasi yang berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026, tersebut merupakan upaya Polda Riau untuk meningkatkan disiplin pengguna jalan, menekan angka kecelakaan, serta mewujudkan lalu lintas yang tertib, aman, dan berkeselamatan.</p><p>Pada Rabu (28/10/2026), personel Direktorat Lalu Lintas Polda Riau terus mengintensifkan pengawasan dan pelayanan di sejumlah ruas jalan. Kegiatan meliputi pengaturan, penjagaan, pengawalan, patroli, edukasi keselamatan, hingga penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas.</p><p>Pengawasan diprioritaskan pada titik rawan kecelakaan (<a href="https://www.asatupro.com/tag/black-spot/" target="_blank">black spot</a>), lokasi rawan gangguan lalu lintas (<a href="https://www.asatupro.com/tag/trouble-spot/" target="_blank">trouble spot</a>), kawasan sekolah, persimpangan, pasar, serta jalan arteri yang berpotensi mengalami kemacetan maupun kecelakaan.</p><p>Berdasarkan data penindakan, jumlah tilang meningkat dari 370 kali pada periode yang sama tahun 2025 menjadi 541 kali pada 2026. Angka tersebut bertambah 171 penindakan atau sekitar 46 persen. Sementara itu, jumlah teguran naik dari 650 menjadi 881, bertambah 231 penindakan atau sekitar 36 persen.</p><p>Peningkatan tersebut menjadi bahan evaluasi bagi jajaran Ditlantas Polda Riau untuk memperkuat pengawasan dan meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan berlalu lintas. Penegakan hukum tetap dilaksanakan secara profesional dan proporsional, dengan mengedepankan pencegahan serta edukasi kepada pengguna jalan.</p><p>Selain penindakan, petugas juga melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi pengemudi angkutan orang dan barang, khususnya terkait kelelahan, konsentrasi, dan kebugaran. Pemeriksaan visual kendaraan serta ramp check bersama Dinas Perhubungan dan instansi terkait turut dilakukan untuk memastikan kelayakan kendaraan dan pemenuhan standar keselamatan.</p><p>Upaya pencegahan kecelakaan diperkuat melalui pembinaan kepada perusahaan otobus, operator angkutan dan logistik, serta mitra transportasi. Ditlantas Polda Riau juga memutakhirkan pemetaan lokasi rawan kecelakaan dan gangguan lalu lintas dengan memanfaatkan data IRSMS, hasil observasi, dan temuan di lapangan.</p><p>Pemeriksaan turut mencakup kondisi infrastruktur jalan, mulai dari rambu, marka, penerangan, genangan air, lubang jalan, hingga perlintasan. Hasil pemantauan menjadi dasar penyampaian rekomendasi penanganan kepada instansi berwenang.</p><p>Di sisi lain, petugas melakukan penanganan terhadap hambatan arus lalu lintas, seperti kendaraan mogok, parkir yang mengganggu, dan genangan air. Apabila diperlukan, penataan maupun rekayasa lalu lintas sementara dilakukan melalui koordinasi dengan pemangku kepentingan terkait.</p><p>Pemantauan melalui K3I, RTMC, dan e-Turjawali juga dioptimalkan untuk mendukung deteksi dini, mempercepat respons terhadap gangguan lalu lintas, serta memastikan penanganan di lapangan berjalan secara terkoordinasi.</p><p>Dirlantas Polda Riau Kombes Pol. Gathut Bowo Supriyono, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa <a href="https://www.asatupro.com/tag/operasi-patuh-lancang-kuning-2026/" target="_blank">Operasi Patuh Lancang Kuning 2026</a> tidak semata-mata berorientasi pada penindakan, tetapi juga mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan dan budaya dalam berkendara.</p><p>"Penegakan hukum merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat. Namun, tujuan yang lebih penting adalah membangun kesadaran bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Kami terus mengedepankan edukasi, pencegahan, dan penindakan secara profesional untuk menekan angka kecelakaan serta fatalitas korban di wilayah Riau," tegasnya.</p><p>Gathut juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam membentuk perilaku tertib berlalu lintas sejak dini. Menurutnya, orang tua memiliki tanggung jawab untuk membimbing dan mengawasi anak-anak, baik di rumah maupun di lingkungan tempat tinggal.</p><p>"Kami berharap para orang tua aktif mengingatkan anak-anak tentang pentingnya mematuhi aturan lalu lintas. Pastikan mereka menggunakan helm berstandar SNI saat berkendara sepeda motor, tidak mengendarai kendaraan sebelum memenuhi persyaratan usia dan memiliki SIM, serta memahami risiko dari perilaku berkendara yang tidak aman," ujarnya.</p><p>Ia menambahkan, keteladanan orang tua dan kepedulian masyarakat sangat diperlukan untuk mencegah pelanggaran, khususnya yang melibatkan anak-anak dan remaja. Kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat diharapkan mampu membangun kebiasaan berlalu lintas yang aman dan bertanggung jawab.</p><p>Melalui <a href="https://www.asatupro.com/tag/operasi-patuh-lancang-kuning-2026/" target="_blank">Operasi Patuh Lancang Kuning 2026</a>, Ditlantas Polda Riau berkomitmen mengintegrasikan pengawasan, edukasi, pencegahan, penegakan hukum, dan pelayanan kepada masyarakat guna mewujudkan keselamatan berlalu lintas yang berkelanjutan di <a href="https://www.asatupro.com/tag/provinsi-riau/" target="_blank">Provinsi Riau</a>.</p><p>Polisi Bersama Masyarakat, Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman, dan Berkeselamatan. (***)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/10/_4811_Hari-Ketiga-Operasi-Patuh-Lancang-Kuning-2026--Tilang-Naik-46-Persen.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.asatupro.com/daerah/4034/hari-ketiga-operasi-patuh-lancang-kuning-2026-tilang-naik-46-persen/</link>
            <author><![CDATA[zulham]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Lapas Bangkinang Perkuat Semangat Persatuan dan Pengabdian</guid>
            <pubDate>Wed, 28 Oct 2026 12:12:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Lapas Bangkinang Perkuat Semangat Persatuan dan Pengabdian]]></title>
            <description><![CDATA[Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke98, Lapas Bangkinang Perkuat Semangat Persatuan dan Pengabdian]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.asatupro.com/tag/bangkinang/" target="_blank">Bangkinang</a>,<a class="c_primary" href="https://www.asatupro.com">asatupro.com</a>-</b>Lapas Kelas IIA <a href="https://www.asatupro.com/tag/bangkinang/" target="_blank">Bangkinang</a> melaksanakan upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 dengan khidmat sebagai momentum untuk memperkuat semangat persatuan, nasionalisme, dan pengabdian bagi bangsa. Upacara dipimpin oleh Janico Alwendi, dengan Kepala Lapas Kelas IIA <a href="https://www.asatupro.com/tag/bangkinang/" target="_blank">Bangkinang</a>, Alexander Lisman Putra, bertindak sebagai inspektur upacara. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh petugas Lapas, peserta magang Kementerian Ketenagakerjaan (<a href="https://www.asatupro.com/tag/kemnaker/" target="_blank">Kemnaker</a>), serta perwakilan warga binaan.</p><p>Dalam upacara tersebut, Alexander Lisman Putra membacakan naskah sambutan <a href="https://www.asatupro.com/tag/menteri-pemuda-dan-olahraga-republik-indonesia/" target="_blank">Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia</a> pada peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 yang mengusung tema "Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia." Sambutan tersebut menegaskan pentingnya melanjutkan semangat perjuangan para pemuda yang telah mengikrarkan persatuan pada 28 Oktober 1928 sebagai landasan untuk bersama-sama membangun Indonesia yang maju.</p><p>Melalui sambutan tersebut, seluruh peserta diajak untuk memahami bahwa kemajuan bangsa berawal dari karakter, semangat pengabdian, dan kepedulian terhadap sesama.</p><p>Nilai patriotik diwujudkan melalui kecintaan terhadap tanah air dan kontribusi nyata, kegigihan tercermin dalam semangat untuk terus belajar dan memberikan yang terbaik, sedangkan empati menjadi landasan dalam membangun kebersamaan serta mempererat persaudaraan.</p><p>Sejalan dengan pesan tersebut, Alexander mengajak seluruh petugas, peserta magang <a href="https://www.asatupro.com/tag/kemnaker/" target="_blank">Kemnaker</a>, dan warga binaan untuk menjadikan nilai-nilai Sumpah Pemuda sebagai inspirasi dalam kehidupan sehari-hari.</p><p>Kepada peserta magang, ia berpesan agar terus mengembangkan potensi, memperluas wawasan, dan membangun integritas sebagai bekal untuk meraih masa depan serta memberikan kontribusi positif bagi bangsa.</p><p>Kepada seluruh petugas, ia mengajak untuk senantiasa memberikan pengabdian terbaik dengan profesionalisme dan tanggung jawab. Sementara itu, warga binaan didorong untuk terus mengembangkan diri, mengikuti program pembinaan dengan semangat, serta menumbuhkan optimisme dalam mempersiapkan masa depan.</p><p><a href="https://www.asatupro.com/tag/peringatan-hari-sumpah-pemuda-ke-98/" target="_blank">Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98</a> ini menjadi pengingat bahwa semangat kebangsaan dapat diwujudkan oleh setiap individu melalui tindakan nyata, kerja keras, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.</p><p>Lapas Kelas IIA <a href="https://www.asatupro.com/tag/bangkinang/" target="_blank">Bangkinang</a> berkomitmen untuk terus menumbuhkan nilai-nilai persatuan dan kebersamaan sebagai bagian dari pelaksanaan tugas pemasyarakatan serta pembinaan yang berorientasi pada perubahan positif.</p><p>Patriotik dalam pengabdian, gigih dalam berkarya, dan berempati dalam kebersamaan. Bersama, kita kuatkan persatuan untuk Indonesia yang lebih maju!</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/10/_3111_Peringati-Hari-Sumpah-Pemuda-Ke-98--Lapas-Bangkinang-Perkuat-Semangat-Persatuan-dan-Pengabdian.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.asatupro.com/daerah/4035/peringati-hari-sumpah-pemuda-ke98-lapas-bangkinang-perkuat-semangat-persatuan-dan-pengabdian/</link>
            <author><![CDATA[zulham]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wabup Wahyu Sagala Lantik DPC PIKI Dairi 2026-2031, Jadikan Masa Bakti Periode Berkarya</guid>
            <pubDate>Tue, 27 Oct 2026 18:18:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wabup Wahyu Sagala Lantik DPC PIKI Dairi 2026-2031, Jadikan Masa Bakti Periode Berkarya]]></title>
            <description><![CDATA[Wabup Wahyu Sagala Lantik DPC PIKI Dairi 20262031, Jadikan Masa Bakti Periode Berkarya]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Dairi,<a class="c_primary" href="https://www.asatupro.com">asatupro.com</a>&mdash;Bupati Dairi Ir. Vickner Sinaga yang diwakili Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala menghadiri pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (<a href="https://www.asatupro.com/tag/piki/" target="_blank">PIKI</a>) <a href="https://www.asatupro.com/tag/kabupaten-dairi/" target="_blank">Kabupaten Dairi</a> periode <a href="https://www.asatupro.com/tag/2026-2031/" target="_blank">2026-2031</a>, Selasa (27/10/2026) di Balai Budaya Sidikalang.</p><p>Acara pelantikan berlangsung khidmat dengan mengusung tema "Melangkah dengan Harapan yang Kokoh" (Amsal 23:18).</p><p>Dalam sambutannya mewakili Bupati Dairi, Wabup Wahyu Daniel Sagala mengucapkan selamat dan sukses atas dilantiknya kepengurusan baru DPC <a href="https://www.asatupro.com/tag/piki/" target="_blank">PIKI</a> Dairi. Ia menegaskan, pelantikan ini bukan sekadar pengukuhan kepengurusan, melainkan awal dari tanggung jawab dan pengabdian untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, daerah, bangsa dan negara.</p><p>"<a href="https://www.asatupro.com/tag/piki/" target="_blank">PIKI</a> merupakan wadah yang memiliki potensi besar dalam menghimpun pemikiran, pengetahuan, serta kepedulian para cendekiawan Kristen untuk menjawab berbagai tantangan kehidupan bermasyarakat dan berbangsa," ujar Wahyu.</p><p>Wahyu mengajak <a href="https://www.asatupro.com/tag/piki/" target="_blank">PIKI</a> untuk menyatukan potensi, gagasan dan kepedulian guna mewujudkan <a href="https://www.asatupro.com/tag/kabupaten-dairi/" target="_blank">Kabupaten Dairi</a> yang semakin maju, masyarakat yang semakin sejahtera, serta pembangunan yang berkelanjutan.</p><p>"Kepada seluruh pengurus yang sudah dilantik, saya berpesan agar menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab. Bangun kepengurusan yang solid, terbuka terhadap gagasan baru, dan mampu menghadirkan program kerja yang menjawab kebutuhan nyata masyarakat. Jadikan masa bakti <a href="https://www.asatupro.com/tag/2026-2031/" target="_blank">2026-2031</a> sebagai periode yang meninggalkan karya dan kontribusi, bukan sekadar catatan kepengurusan saja," pintanya.</p><p>Sementara itu, Ketua DPC <a href="https://www.asatupro.com/tag/piki/" target="_blank">PIKI</a> Dairi terpilih, Delphi Masdiana Ujung, S.H., M.Si., menyampaikan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan titik awal untuk menghadirkan kerja nyata yang bermanfaat bagi masyarakat. <a href="https://www.asatupro.com/tag/piki/" target="_blank">PIKI</a>, katanya, harus mampu mengambil peran sebagai mitra strategis Pemerintah <a href="https://www.asatupro.com/tag/kabupaten-dairi/" target="_blank">Kabupaten Dairi</a>, TNI-Polri, lembaga adat, dan pimpinan gereja.</p><p>"Keberhasilan dan keberlanjutan karya <a href="https://www.asatupro.com/tag/piki/" target="_blank">PIKI</a> di <a href="https://www.asatupro.com/tag/kabupaten-dairi/" target="_blank">Kabupaten Dairi</a> ada di tangan kita bersama. Mari kita melangkah bersama, menjadi garam dan terang di tengah-tengah masyarakat sesuai visi, misi, dan platform organisasi," ujar Delphi.</p><p>Delphi memaparkan tiga agenda prioritas kepengurusan baru <a href="https://www.asatupro.com/tag/piki/" target="_blank">PIKI</a> Dairi <a href="https://www.asatupro.com/tag/2026-2031/" target="_blank">2026-2031</a>, yakni: Pertama, mendukung pemberantasan narkoba dan judi online (judol). Kedua, mendorong pemberdayaan UMKM yang inklusif. Ketiga, memperkuat ekonomi dan investasi daerah.</p><p>Prosesi pelantikan dipimpin oleh Sekretaris DPD <a href="https://www.asatupro.com/tag/piki/" target="_blank">PIKI</a> Sumatera Utara, Pdt. L. Stevenson Kumenit, didampingi Bendahara DPD <a href="https://www.asatupro.com/tag/piki/" target="_blank">PIKI</a> Sumut, Bertha M. Silalahi.</p><p>Dalam struktur kepengurusan periode 2026&ndash;2031, Delphi Masdiana Ujung dipercaya sebagai Ketua, Freddy Sinaga sebagai Sekretaris, dan Rosianty Pasaribu sebagai Bendahara.</p><p>Kegiatan turut dihadiri Ketua DPRD Dairi Sabam Sibarani, mewakili Kadis Perindag Sumut Ika Dora Florentina Ginting, mewakili Kapolres Dairi Iptu Kornel Situmorang, mewakili Kajari Dairi Ade Sinaga, Ketua Dewan Penasehat <a href="https://www.asatupro.com/tag/piki/" target="_blank">PIKI</a><a href="https://www.asatupro.com/tag/kabupaten-dairi/" target="_blank">Kabupaten Dairi</a> Ir. Parlemen Sinaga, Kadis Kominfo Dairi Desi Sianturi, serta pemateri seminar umum Ir. Yualiani Siregar, Dr. Abdul Roni Angkat (via zoom), Dr. Rustam Effendy Nainggolan (via zoom) dan Fatimah Boangmanalu.</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/10/_1533_Wabup-Wahyu-Sagala-Lantik-DPC-PIKI-Dairi-2026-2031--Jadikan-Masa-Bakti-Periode-Berkarya.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.asatupro.com/daerah/4032/wabup-wahyu-sagala-lantik-dpc-piki-dairi-20262031-jadikan-masa-bakti-periode-berkarya/</link>
            <author><![CDATA[tumpal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Diduga Diserang Usai Antar Doni Pacek ke Rumah Sakit, AS Nyaris Kehilangan Nyawa</guid>
            <pubDate>Tue, 27 Oct 2026 17:17:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Diduga Diserang Usai Antar Doni Pacek ke Rumah Sakit, AS Nyaris Kehilangan Nyawa]]></title>
            <description><![CDATA[Diduga Diserang Usai Antar Doni Pacek ke Rumah Sakit, AS Nyaris Kehilangan Nyawa]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.asatupro.com/tag/deli-serdang/" target="_blank">Deli Serdang</a>,<a class="c_primary" href="https://www.asatupro.com">asatupro.com</a>-</b>Menolong sesama manusia seharusnya menjadi perbuatan mulia, bukan justru berujung pada ancaman kehilangan nyawa. Namun, peristiwa memilukan yang menimpa seorang warga berinisial <a href="https://www.asatupro.com/tag/as/" target="_blank">AS</a> kini menyisakan luka mendalam sekaligus pertanyaan besar tentang rasa aman dan penegakan hukum.</p><p><a href="https://www.asatupro.com/tag/as/" target="_blank">AS</a>, yang disebut merupakan kerabat almarhum <a href="https://www.asatupro.com/tag/doni-pacek/" target="_blank">Doni Pacek</a>, diduga menjadi korban penyerangan brutal setelah berupaya menolong <a href="https://www.asatupro.com/tag/doni-pacek/" target="_blank">Doni Pacek</a> yang sebelumnya mengalami penembakan dan membawanya ke <a href="https://www.asatupro.com/tag/rumah-sakit-mitra-sehat/" target="_blank">Rumah Sakit Mitra Sehat</a>.</p><p>Berdasarkan keterangan yang disampaikan pihak keluarga, <a href="https://www.asatupro.com/tag/as/" target="_blank">AS</a> diduga diserang ketika hendak meninggalkan rumah sakit. Dalam peristiwa tersebut, <a href="https://www.asatupro.com/tag/as/" target="_blank">AS</a> dilaporkan mengalami luka tembak dengan tujuh proyektil yang disebut bersarang di tubuhnya, serta luka akibat senjata tajam.</p><p>Tujuh peluru dan luka bacokan bukan perkara sepele. Ini adalah peristiwa serius yang harus diusut secara menyeluruh, profesional, dan transparan.</p><p><b>KELUARGA KORBAN MENUNTUT KEADILAN</b></p><p>Pihak keluarga <a href="https://www.asatupro.com/tag/as/" target="_blank">AS</a>, melalui istrinya yang berinisial IS, telah melaporkan kejadian tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (<a href="https://www.asatupro.com/tag/spkt/" target="_blank">SPKT</a>) <a href="https://www.asatupro.com/tag/polda-sumatera-utara/" target="_blank">Polda Sumatera Utara</a>. Dalam laporan itu, keluarga menduga adanya tindak pidana serius, termasuk dugaan pembunuhan berencana. Dugaan tersebut harus diuji melalui penyelidikan dan penyidikan berdasarkan bukti-bukti yang sah.</p><p>Keluarga mengaku terpukul atas kejadian yang menimpa <a href="https://www.asatupro.com/tag/as/" target="_blank">AS</a>. Niat untuk membantu seseorang yang sedang membutuhkan pertolongan medis semestinya tidak berakhir dengan penderitaan dan ancaman terhadap keselamatan jiwa.</p><p><img src="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/10/c45147dee729311ef5b5c3003946c48f_IMG-20261027-WA0014.jpg">Atas kejadian tersebut, keluarga meminta <a href="https://www.asatupro.com/tag/polda-sumatera-utara/" target="_blank">Polda Sumatera Utara</a> tidak tinggal diam. Mereka mendesak agar seluruh pihak yang diduga terlibat diperiksa, para pelaku ditangkap apabila bukti telah mencukupi, serta siapa pun yang diduga menjadi pengendali atau otak di balik penyerangan itu diungkap berdasarkan hasil penyidikan.</p><p>"Kami meminta keadilan untuk <a href="https://www.asatupro.com/tag/as/" target="_blank">AS</a>. Dia berusaha menolong kerabatnya yang menjadi korban penembakan, tetapi justru dirinya sendiri mengalami serangan yang sangat serius. Kami ingin perkara ini diusut sampai tuntas. Jangan hanya pelaku di lapangan yang dicari, tetapi siapa pun yang terbukti merencanakan, memerintahkan, atau terlibat harus dimintai pertanggungjawaban sesuai hukum," demikian tuntutan yang ingin disuarakan pihak keluarga.</p><p><b>PH KORBAN: JANGAN BERHENTI PADA PELAKU LAPANGAN</b></p><p>Sidik S.H. M.H dan Faisal S.H yang merupakan Penasihat hukum (PH) korban bersama keluarga mendesak <a href="https://www.asatupro.com/tag/polda-sumatera-utara/" target="_blank">Polda Sumatera Utara</a> untuk menangani perkara ini secara serius, objektif, dan tanpa pandang bulu.</p><p>Menurut pihak korban, penyidik perlu mendalami seluruh rangkaian peristiwa, mulai dari penembakan terhadap almarhum <a href="https://www.asatupro.com/tag/doni-pacek/" target="_blank">Doni Pacek</a>, tindakan <a href="https://www.asatupro.com/tag/as/" target="_blank">AS</a> ketika membawa korban ke rumah sakit, hingga dugaan penyerangan terhadap <a href="https://www.asatupro.com/tag/as/" target="_blank">AS</a> setelah berada di rumah sakit.</p><p><img src="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/10/31fefc0e570cb3860f2a6d4b38c6490d_IMG-20261027-WA0008.jpg">Keterangan saksi, rekaman kamera pengawas apabila tersedia, hasil pemeriksaan medis, barang bukti proyektil, serta bukti lain yang relevan perlu ditelusuri untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi dan siapa saja yang bertanggung jawab.</p><p>Pihak korban juga meminta penyidik mendalami dugaan keterlibatan kelompok yang disebut dalam keterangan keluarga, termasuk dugaan yang diarahkan kepada seseorang berinisial FA dan pihak-pihak lain. Namun, dugaan tersebut harus dibuktikan melalui proses hukum dan tidak boleh dianggap sebagai kesimpulan sebelum ada hasil penyidikan yang sah.</p><p>"Kami mendesak agar penegakan hukum tidak berhenti pada penangkapan pelaku lapangan. Apabila ditemukan bukti yang cukup mengenai pihak yang merencanakan, menyuruh, membantu, atau turut serta dalam tindak pidana ini, seluruhnya harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Tidak boleh ada pihak yang kebal hukum," demikian sikap tegas yang dapat disampaikan PH korban.</p><p><b>POLDA SUMUT HARUS MENJAWAB TUNTUTAN KEADILAN</b></p><p>Peristiwa ini bukan sekadar persoalan antara pihak-pihak yang saling mengenal. Ketika seseorang mengalami serangan bersenjata yang mengakibatkan luka serius, negara melalui aparat penegak hukum berkewajiban memastikan perkara tersebut ditangani secara sungguh-sungguh.</p><p>Keluarga korban membutuhkan kepastian hukum, bukan sekadar janji. Mereka membutuhkan penyelidikan yang transparan, perlindungan bagi korban dan saksi, serta perkembangan penanganan perkara yang jelas sesuai ketentuan hukum.</p><p><a href="https://www.asatupro.com/tag/polda-sumatera-utara/" target="_blank">Polda Sumatera Utara</a> diharapkan segera mendalami laporan tersebut, mengidentifikasi seluruh pihak yang terlibat berdasarkan alat bukti, dan mengambil tindakan hukum yang diperlukan terhadap siapa pun yang terbukti melakukan tindak pidana.</p><p>Jangan sampai keberanian seseorang untuk menolong sesama justru membuat keluarganya harus hidup dalam ketakutan dan ketidakpastian.</p><p>Keadilan harus ditegakkan. Fakta harus diungkap. Siapa pun yang terbukti bertanggung jawab harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.</p><p>Keluarga dan penasihat hukum <a href="https://www.asatupro.com/tag/as/" target="_blank">AS</a> menegaskan bahwa mereka akan terus memperjuangkan keadilan melalui jalur hukum dan meminta agar kasus ini mendapat perhatian serius dari <a href="https://www.asatupro.com/tag/polda-sumatera-utara/" target="_blank">Polda Sumatera Utara</a>.</p><p><b>HUKUM HARUS BERDIRI TEGAK. KEKER<a href="https://www.asatupro.com/tag/as/" target="_blank">AS</a>AN TIDAK BOLEH DIBIARKAN. DAN KEADILAN BAGI KORBAN TIDAK BOLEH DIABAIKAN</b>. (Red/Tim)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/10/_2201_Diduga-Diserang-Usai-Antar-Doni-Pacek-ke-Rumah-Sakit--AS-Nyaris-Kehilangan-Nyawa.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.asatupro.com/peristiwa/4029/diduga-diserang-usai-antar-doni-pacek-ke-rumah-sakit-as-nyaris-kehilangan-nyawa/</link>
            <author><![CDATA[zulham]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Lapas Pasir Pangarayan Sambut Audit Kinerja Inspektorat Jenderal Terkait Penanganan Overcapacity dan Overcrowding</guid>
            <pubDate>Tue, 27 Oct 2026 16:16:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Lapas Pasir Pangarayan Sambut Audit Kinerja Inspektorat Jenderal Terkait Penanganan Overcapacity dan Overcrowding]]></title>
            <description><![CDATA[Lapas Pasir Pangarayan Sambut Audit Kinerja Inspektorat Jenderal Terkait Penanganan Overcapacity dan Overcrowding]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.asatupro.com/tag/pasir-pangarayan/" target="_blank">Pasir Pangarayan</a>,<a class="c_primary" href="https://www.asatupro.com">asatupro.com</a>-</b>Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB <a href="https://www.asatupro.com/tag/pasir-pangarayan/" target="_blank">Pasir Pangarayan</a> menyambut kedatangan Tim Inspektorat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam rangka pelaksanaan Audit Kinerja atas Penanganan <a href="https://www.asatupro.com/tag/overcapacity/" target="_blank">Overcapacity</a> dan <a href="https://www.asatupro.com/tag/overcrowding/" target="_blank">Overcrowding</a>, Selasa (27/10/2026).</p><p>Kegiatan audit yang berlangsung di <a href="https://www.asatupro.com/tag/lapas-pasir-pangarayan/" target="_blank">Lapas </a><a href="https://www.asatupro.com/tag/pasir-pangarayan/" target="_blank">Pasir Pangarayan</a> tersebut dipimpin oleh Pengendali Teknis R. Eri Irawan dan Ketua Tim Firman Septa Firdaus bersama anggota tim Inspektorat Jenderal.</p><p>Kepala Lapas Kelas IIB <a href="https://www.asatupro.com/tag/pasir-pangarayan/" target="_blank">Pasir Pangarayan</a>, <a href="https://www.asatupro.com/tag/efendi-p--purba/" target="_blank">Efendi P. Purba</a>, menyambut baik kedatangan tim audit dan menyatakan kesiapan jajaran <a href="https://www.asatupro.com/tag/lapas-pasir-pangarayan/" target="_blank">Lapas </a><a href="https://www.asatupro.com/tag/pasir-pangarayan/" target="_blank">Pasir Pangarayan</a> dalam mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.</p><p>Menurutnya, audit kinerja merupakan bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemasyarakatan, khususnya dalam penanganan permasalahan kapasitas hunian yang menjadi tantangan di berbagai lapas dan rumah tahanan.</p><p>"Kami menyambut baik pelaksanaan audit kinerja ini sebagai bentuk evaluasi dan pengawasan terhadap penyelenggaraan pemasyarakatan. Kami berharap melalui kegiatan ini, dapat diperoleh masukan dan rekomendasi yang konstruktif untuk meningkatkan kinerja serta mengoptimalkan penanganan overcapacity dan overcrowding di <a href="https://www.asatupro.com/tag/lapas-pasir-pangarayan/" target="_blank">Lapas </a><a href="https://www.asatupro.com/tag/pasir-pangarayan/" target="_blank">Pasir Pangarayan</a>," ujar <a href="https://www.asatupro.com/tag/efendi-p--purba/" target="_blank">Efendi P. Purba</a>.</p><p>Ia menambahkan, pihaknya berkomitmen untuk terus mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan secara profesional, akuntabel, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.</p><p>Pelaksanaan audit kinerja ini diharapkan dapat menjadi sarana evaluasi terhadap langkah-langkah penanganan overcapacity dan overcrowding sekaligus mendorong peningkatan efektivitas tata kelola pemasyarakatan.</p><p>Melalui kegiatan tersebut, <a href="https://www.asatupro.com/tag/lapas-pasir-pangarayan/" target="_blank">Lapas </a><a href="https://www.asatupro.com/tag/pasir-pangarayan/" target="_blank">Pasir Pangarayan</a> terus berupaya memperkuat komitmen dalam mewujudkan penyelenggaraan pemasyarakatan yang semakin baik, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan.</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/10/_9113_Lapas-Pasir-Pangarayan-Sambut-Audit-Kinerja-Inspektorat-Jenderal-Terkait-Penanganan-Overcapacity-dan-Overcrowding.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.asatupro.com/daerah/4028/lapas-pasir-pangarayan-sambut-audit-kinerja-inspektorat-jenderal-terkait-penanganan-overcapacity-dan-overcrowding/</link>
            <author><![CDATA[zulham]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Cek Jadwalnya! Penerimaan Bintara PK TNI AD Gelombang I TA 2027 Dibuka, Gratis dan Bisa Daftar Pakai KTP Mana Saja</guid>
            <pubDate>Tue, 27 Oct 2026 15:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Cek Jadwalnya! Penerimaan Bintara PK TNI AD Gelombang I TA 2027 Dibuka, Gratis dan Bisa Daftar Pakai KTP Mana Saja]]></title>
            <description><![CDATA[Cek Jadwalnya! Penerimaan Bintara PK TNI AD Gelombang I TA 2027 Dibuka, Gratis dan Bisa Daftar Pakai KTP Mana Saja]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>,<a class="c_primary" href="https://www.asatupro.com">asatupro.com</a>-</b>Kesempatan bergabung menjadi prajurit TNI Angkatan Darat kembali terbuka. <a href="https://www.asatupro.com/tag/tni-ad/" target="_blank">TNI AD</a> resmi membuka penerimaan Bintara Prajurit Karier (PK) Gelombang I Tahun Anggaran 2027.</p><p>Pendaftaran telah dibuka sejak 1 Oktober 2026 dan dijadwalkan berlangsung hingga 13 Januari 2027. Proses pendaftaran dapat diakses secara daring (<a href="https://www.asatupro.com/tag/online/" target="_blank">online</a>) maupun langsung (<a href="https://www.asatupro.com/tag/offline/" target="_blank">offline</a>).</p><p>Informasi ini menjadi peluang besar bagi putra-putri terbaik bangsa yang ingin meniti karier sebagai prajurit <a href="https://www.asatupro.com/tag/tni-ad/" target="_blank">TNI AD</a>. Namun, calon peserta diimbau memperhatikan tahapan dan batas waktu pendaftaran agar tidak kehilangan kesempatan.</p><p>Berdasarkan informasi resmi, proses penerimaan diawali dengan pendaftaran <a href="https://www.asatupro.com/tag/online/" target="_blank">online</a> maupun <a href="https://www.asatupro.com/tag/offline/" target="_blank">offline</a> mulai 1 Oktober 2026 hingga 13 Januari 2027.</p><p>Setelah mendaftar, calon peserta wajib mengikuti tahapan validasi yang berlangsung sampai 15 Januari 2027. Sementara itu, pelaksanaan seleksi dijadwalkan mulai 15 Oktober 2026 hingga 22 Januari 2027.</p><p>Bagi masyarakat <a href="https://www.asatupro.com/tag/sumatera-utara/" target="_blank">Sumatera Utara</a> yang memilih mendaftar secara langsung, panitia menyediakan tujuh lokasi pelayanan, yakni:<p>1.  Ajendam I/Bukit Barisan di <a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a><br>2.  Kodim 0205/Tanah Karo<br>3.  Ajenrem 023/Kawal Samudera di Sibolga<br>4.  Ajenrem 022/Pantai Timur di Pematangsiantar<br>5.  Kodim 0209/Labuhan Batu di Rantauprapat<br>6.  Kodim 0212/Tapanuli Selatan di Padangsidimpuan<br>7.  Kodim 0213/Nias di Gunungsitoli</p><p>Calon peserta juga dapat memperoleh informasi melalui Babinsa di wilayah masing-masing atau menghubungi Call Center Spersdam di nomor 08217810062.</p><p>Untuk pendaftaran daring, masyarakat dapat mengakses situs resmi rekrutmen <a href="https://www.asatupro.com/tag/tni-ad/" target="_blank">TNI AD</a> melalui <a href="https://www.asatupro.com/tag/https:--ad-rekrutmen-tni-mil-id/" target="_blank">https://ad.rekrutmen-tni.mil.id</a>.</p><p>Salah satu poin penting yang perlu menjadi perhatian calon peserta adalah ketentuan biaya. Panitia menegaskan bahwa seluruh proses penerimaan tidak dipungut biaya apapun.</p><p>"Pendaftaran penerimaan <a href="https://www.asatupro.com/tag/bintara-pk-tni-ad/" target="_blank">Bintara PK </a><a href="https://www.asatupro.com/tag/tni-ad/" target="_blank">TNI AD</a> Gelombang I Tahun Anggaran 2027 gratis atau tanpa dipungut biaya," demikian penegasan dalam informasi penerimaan tersebut.</p><p>Selain itu, ada kabar baik bagi calon peserta dari luar daerah. Pendaftar tidak dibatasi berdasarkan wilayah penerbitan KTP. Artinya, pendaftar dapat menggunakan KTP dari wilayah mana saja, sehingga kesempatan ini terbuka luas bagi masyarakat dari berbagai daerah.</p><p>Meski jadwal pendaftaran masih cukup panjang, calon peserta diminta tidak menunda. Pasalnya, pendaftaran <a href="https://www.asatupro.com/tag/online/" target="_blank">online</a> maupun <a href="https://www.asatupro.com/tag/offline/" target="_blank">offline</a> serta validasi dapat ditutup sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya apabila kuota telah terpenuhi.</p><p>Oleh karena itu, calon peserta disarankan segera memeriksa persyaratan resmi dan menyelesaikan proses administrasi melalui jalur resmi untuk menghindari penipuan yang mengatasnamakan rekrutmen <a href="https://www.asatupro.com/tag/tni-ad/" target="_blank">TNI AD</a>. (Red/Tim)</p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/10/_3421_Cek-Jadwalnya--Penerimaan-Bintara-PK-TNI-AD-Gelombang-I-TA-2027-Dibuka--Gratis-dan-Bisa-Daftar-Pakai-KTP-Mana-Saja.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.asatupro.com/nasional/4030/cek-jadwalnya-penerimaan-bintara-pk-tni-ad-gelombang-i-ta-2027-dibuka-gratis-dan-bisa-daftar-pakai-ktp-mana-saja/</link>
            <author><![CDATA[zulham]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">HUT ke-9, IMO-Indonesia Tegaskan Pentingnya Kualitas Pemberitaan</guid>
            <pubDate>Tue, 27 Oct 2026 14:20:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[HUT ke-9, IMO-Indonesia Tegaskan Pentingnya Kualitas Pemberitaan]]></title>
            <description><![CDATA[Jakarta,asatupro.comKetua Umum Ikatan Media Online (IMO) Indonesia, Yakub F. Ismail, menekankan pentingnya peran pers dalam mencerdaskan ke]]></description>
            <content><![CDATA[<b>Jakarta,<a class="c_primary" href="https://www.asatupro.com">asatupro.com</a>-</b>Ketua Umum Ikatan Media Online (IMO) Indonesia, Yakub F. Ismail, menekankan pentingnya peran pers dalam mencerdaskan kehidupan berbangsa melalui pemberitaan yang kredibel, objektif, dan bertanggung jawab. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pesan itu disampaikan sebagai pengingat di momen peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-9 IMO- Indonesia yang jatuh pada 27 Oktober 2026 dengan mengusung tagline &quot;Mencerdaskan Kehidupan Berbangsa dengan <a href="https://www.asatupro.com/tag/pemberitaan/" target="_blank">Pemberitaan</a> yang Benar dan Berimbang&quot;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pernyataannya, Yakub mengatakan bahwa momentum sembilan tahun perjalanan IMO- Indonesia ini merupakan manifestasi dari konsistensi organisasi dalam mendorong profesionalisme media online di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Media memang sejatinya tidak sekadar berperan menyampaikan informasi kepada khalayak, melainkan memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan bahwa setiap informasi yang disajikan harus memenuhi kaidah dan prinsip akurasi, keberimbangan, dan kepentingan masyarakat," katanya di Kebayoran Lama, Jakarta, Selasa (27/10).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Pers Profesional, Fondasi Mencerdaskan Publik*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yakub memandang bahwa tantangan dunia pers dewasa ini tidak lagi sekadar kecepatan memproduksi dan mendiseminmasi berita.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, tantangan paling besar juga menyangkut kemampuan dalam menjaga kualitas informasi di tengah derasnya arus digital yang membuat kebenaran informasi sulit divalidasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Belum lagi, persaingan antarmedia, penyebaran informasi yang belum terverifikasi, serta maraknya fenomea disinformasi dan hoaks, menuntut insan pers untuk semakin cermat, berhati-hati dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistik," ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam konteks itu, kata dia, tagline <a href="https://www.asatupro.com/tag/hut-ke-9/" target="_blank">HUT ke-9</a> <a href="https://www.asatupro.com/tag/imo-indonesia/" target="_blank">IMO-Indonesia</a> tentang "<a href="https://www.asatupro.com/tag/pemberitaan/" target="_blank">Pemberitaan</a> yang benar dan berimbang" merupakan fondasi penting dalam membangun masyarakat yang tidak sebatas melek informasi, tapi juga kritis, rasional, dan memiliki pemahaman yang utuh terhadap berbagai persoalan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Informasi yang akurat membantu masyarakat dalam mengambil keputusan secara tepat, sedangkan keberimbangan pemberitaan dapat memberi ruang bagi publik untuk memahami setiap duduk persoalan dari kacamata atau perspektif yang lebih beragam," tandasnya.</p><br></p><hr>Lebih lanjut, Yakub menyebut profesionalisme pers bukan sebatas urusan kepatuhan terhadap aturan, melainkan juga menyangkut komitmen untuk menempatkan kepentingan publik di atas kepentingan sesaat. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Media yang dipercaya masyarakat tentu media yang mampu menyuguhkan informasi secara jernih, tidak bias, utuh, serta memberikan ruang yang proporsional bagi pihak-pihak yang berkaitan dengan suatu peristiwa atau perkara," imbuhnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Memperkuat Peran dan Tanggung Jawab Media*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Memasuki usia ke-9, IMO- Indonesia memiliki momentum penting untuk terus memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mendorong peningkatan kapasitas media anggota di berbagai daerah. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Disadari atau tidak, menurut Yakub, perkembangan media digital memberikan peluang besar bagi media online untuk menjangkau masyarakat sampai ke berbagai pelosok.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, kata di, peluang tersebut harus diimbangi dengan penguatan kapasitas dan kualitas sumber daya manusianya agar tata kelola perusahaan pers, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan teknologi tanpa mengabaikan prinsip-prinsip jurnalistik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Bagi saya, keberadaan organisasi media memiliki arti strategis dalam membangun ekosistem pers yang sehat. Organisasi, dalam hal ini IMO, bukan sekadar wadah berhimpun bagi perusahaan media, tetapi juga berperan dalam memperkuat solidaritas, meningkatkan kapasitas profesional, serta mendorong tumbuhnya kesadaran kolektif mengenai pentingnya menjaga marwah dan kepercayaan publik terhadap pers," ucapnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yakub menyatakan bahwa dalam melaksanakan peran tersebut, IMO Indonesia diharapkan terus menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan yang konstruktif antara media, masyarakat, pemerintah, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Hubungan tersebut perlu dibangun melalui komunikasi yang terbuka, penghormatan terhadap independensi pers, sekaligus kesadaran bersama bahwa informasi yang berkualitas merupakan salah satu kebutuhan mendasar dalam kehidupan demokrasi," tukasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Demikian, ia menilai peringatan <a href="https://www.asatupro.com/tag/hut-ke-9/" target="_blank">HUT ke-9</a> ini sekaligus menjadi pengingat bahwa keberhasilan media, utamanya media-media online atau digital tidak cukup diukur dari jumlah pembaca, luas jangkauan distribusi, atau kecepatan publikasi. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Sebaliknya, yang perlu diperhatikan adalah kredibilitas, integritas, dan manfaat informasi bagi masyarakat merupakan ukuran penting yang menentukan keberlanjutan sebuah media," pungkasnya.ril**</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/10/_5980_HUT-ke-9--IMO-Indonesia-Tegaskan-Pentingnya-Kualitas-Pemberitaan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.asatupro.com/nasional/4027/hut-ke9-imoindonesia-tegaskan-pentingnya-kualitas-pemberitaan/</link>
            <author><![CDATA[lase]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polda Riau Berikan Pendampingan Psikologis kepada Keluarga Korban Pembunuhan di Siak</guid>
            <pubDate>Tue, 27 Oct 2026 13:13:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polda Riau Berikan Pendampingan Psikologis kepada Keluarga Korban Pembunuhan di Siak]]></title>
            <description><![CDATA[Polda Riau Berikan Pendampingan Psikologis kepada Keluarga Korban Pembunuhan di Siak]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.asatupro.com/tag/sungai-apit/" target="_blank">Sungai Apit</a>,<a href="https://www.asatupro.com/tag/siak/" target="_blank">Siak</a>,<a class="c_primary" href="https://www.asatupro.com">asatupro.com</a>-</b>Kepolisian Daerah (<a href="https://www.asatupro.com/tag/polda/" target="_blank">Polda</a>) Riau melalui Bagian <a href="https://www.asatupro.com/tag/psikolog/" target="_blank">Psikolog</a>i Biro SDM (Bagpsi Ro SDM) menunjukkan kepedulian mendalam terhadap keluarga korban dugaan tindak pidana pembunuhan, Sdri. Farida Hanum. Tim <a href="https://www.asatupro.com/tag/psikolog/" target="_blank">Psikolog</a>i <a href="https://www.asatupro.com/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Riau mendatangi langsung rumah duka yang berlokasi di Jalan Gajahmada, Kelurahan <a href="https://www.asatupro.com/tag/sungai-apit/" target="_blank">Sungai Apit</a>, Kecamatan <a href="https://www.asatupro.com/tag/sungai-apit/" target="_blank">Sungai Apit</a>, Kabupaten <a href="https://www.asatupro.com/tag/siak/" target="_blank">Siak</a>, pada Selasa (27/10/2026) sore sekitar pukul 16.30 WIB.</p><p>​Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh AKBP Dr. Winarko, M.Psi., bersama jajaran tim psikologi <a href="https://www.asatupro.com/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Riau, yaitu Pembina Artha Riana N, S.Psi., M.M. (<a href="https://www.asatupro.com/tag/psikolog/" target="_blank">Psikolog</a>), Iptu Oki Mahendra, S.Psi., Iptu Dony Prasetya, M.Psi., dan Brigadir M. Ravi Khan, S.Psi. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut <a href="https://www.asatupro.com/tag/kapolsek-sungai-apit/" target="_blank">Kapolsek </a><a href="https://www.asatupro.com/tag/sungai-apit/" target="_blank">Sungai Apit</a>, AKP Albert Suryadi Sitompul, S.H.</p><p>​Kedatangan rombongan disambut hangat oleh pihak keluarga korban, di antaranya H. Khairani selaku abang kandung korban, serta Wayan Rona dan Rosmela yang merupakan anak-anak dari almarhumah Sdri. Farida Hanum.</p><p>​AKBP Dr. Winarko menyampaikan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memberikan psychological first aid (penanganan awal psikologis) serta pendampingan moral dan emosional kepada keluarga yang ditinggalkan.</p><p>Langkah ini diharapkan dapat membantu meringankan trauma dan beban emosional keluarga dalam menghadapi masa-masa sulit pascakejadian tragis tersebut.</p><p>​"Kami hadir untuk memberikan dukungan moral dan pendampingan psikologis agar pihak keluarga diberikan kekuatan serta ketabahan dalam melewati masa duka ini," ujar perwakilan tim di lokasi.</p><p>​Rangkaian kegiatan pendampingan psikologis ini berlangsung hingga pukul 17.15 WIB. Seluruh proses kunjungan berjalan dengan aman, lancar, dan penuh suasana kondusif.</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/10/_8039_Polda-Riau-Berikan-Pendampingan-Psikologis-kepada-Keluarga-Korban-Pembunuhan-di-Siak.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.asatupro.com/daerah/4033/polda-riau-berikan-pendampingan-psikologis-kepada-keluarga-korban-pembunuhan-di-siak/</link>
            <author><![CDATA[zulham]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ibu Rumah Tangga di Siak Ditemukan Tewas, Anak Kandung yang Merupakan Anggota Polri Diamankan</guid>
            <pubDate>Tue, 27 Oct 2026 09:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ibu Rumah Tangga di Siak Ditemukan Tewas, Anak Kandung yang Merupakan Anggota Polri Diamankan]]></title>
            <description><![CDATA[Ibu Rumah Tangga di Siak Ditemukan Tewas, Anak Kandung yang Merupakan Anggota Polri Diamankan]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.asatupro.com/tag/siak/" target="_blank">Siak</a>,<a class="c_primary" href="https://www.asatupro.com">asatupro.com</a>-</b>Seorang ibu rumah tangga berinisial FH (64) ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten <a href="https://www.asatupro.com/tag/siak/" target="_blank">Siak</a>, Selasa (27/10/2026) sekitar pukul 06.00 WIB. Diduga, pelaku pembunuhan tersebut adalah anak kandungnya sendiri, WP (37), yang merupakan anggota <a href="https://www.asatupro.com/tag/polri/" target="_blank">Polri</a> bertugas di <a href="https://www.asatupro.com/tag/biddokkes-polda-riau/" target="_blank">Biddokkes Polda Riau</a> (sedang dalam status perawatan medis).</p><p>Peristiwa tragis ini pertama kali terungkap ketika seorang saksi, Afrina Ramayana Daulay, merasa curiga setelah terduga pelaku keluar rumah sekitar pukul 06.30 WIB. Saat itu, WP sempat mengatakan kepada saksi bahwa ibunya sedang "tidur dengan nyaman", lalu langsung pergi meninggalkan lokasi dengan tergesa-gesa.</p><p>​Sebelum kabur, WP sempat mendatangi tetangga untuk meminta uang tunai dan meminta tolong diantarkan ke kawasan Pasar Sungai Apit.</p><p>​Rasa curiga yang mendalam membuat saksi dan warga sekitar memberanikan diri untuk memeriksa kondisi di dalam rumah korban. Karena pintu tidak terkunci, saksi masuk dan menemukan korban yang merupakan pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) sudah tak bernyawa dalam kondisi telungkup di atas kasur ruang televisi dengan ceceran darah di sekitar tubuh dan pakaiannya.</p><p>​<b>Penangkapan Cepat dan Barang Bukti</b></p><p>​Warga setempat segera melaporkan kejadian tersebut ke <a href="https://www.asatupro.com/tag/polsek-sungai-apit/" target="_blank">Polsek Sungai Apit</a>. Personel kepolisian yang menerima laporan langsung bergerak cepat melakukan pengamanan dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).</p><p>​Tak butuh waktu lama, sekira pukul 07.30 WIB, polisi mendapat informasi dari seorang sopir travel mengenai keberadaan WP di sekitar Jalan Hang Tuah, Kelurahan Sungai Apit. Petugas langsung melakukan penangkapan dan membawanya ke Mapolsek Sungai Apit.</p><p>​Dari olah TKP, polisi mengamankan sejumlah barang bukti penting, di antaranya:</p><ol><li>1 bilah pisau berbercak darah dengan gagang berwarna hijau.</li><li>​1 bilah pisau lipat berbercak darah.</li><li>​1 buah tas ransel warna hitam dan 1 buah tas tangan merek Aidebam.</li><li>​Perhiasan milik korban berupa 1 buah gelang emas dan sepasang anting emas.</li></ol><p>​<b>Proses Hukum dan Observasi Kejiwaan</b></p><p>​Saat ini, jajaran kepolisian telah menyelesaikan olah TKP, mengautopsi jenazah korban, serta mengirim barang bukti ke Laboratorium Forensik (<a href="https://www.asatupro.com/tag/labfor/" target="_blank">Labfor</a>). Sementara itu, terduga pelaku WP telah dikirim ke Biddokkes untuk menjalani observasi kejiwaan mengingat status perawatannya sebelumnya.</p><p>​Atas perbuatannya, terduga pelaku disangkakan melanggar Pasal 458 ayat (2) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (<a href="https://www.asatupro.com/tag/kuhp/" target="_blank">KUHP</a>) tentang tindak pidana pembunuhan. Kasus ini kini dalam penanganan penuh oleh Polres <a href="https://www.asatupro.com/tag/siak/" target="_blank">Siak</a> dan <a href="https://www.asatupro.com/tag/polsek-sungai-apit/" target="_blank">Polsek Sungai Apit</a>.</p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/10/_202_Ibu-Rumah-Tangga-di-Siak-Ditemukan-Tewas--Anak-Kandung-yang-Merupakan-Anggota-Polri-Diamankan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.asatupro.com/hukrim/4026/ibu-rumah-tangga-di-siak-ditemukan-tewas-anak-kandung-yang-merupakan-anggota-polri-diamankan/</link>
            <author><![CDATA[zulham]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Operasi Perjudian Tembak Ikan &quot;Yepta&quot; Diduga Kebal Hukum: Nekat Buka Kembali di Samping Sekolah Yapim Situnggaling, Karo!</guid>
            <pubDate>Tue, 27 Oct 2026 07:07:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Operasi Perjudian Tembak Ikan "Yepta" Diduga Kebal Hukum: Nekat Buka Kembali di Samping Sekolah Yapim Situnggaling, Karo!]]></title>
            <description><![CDATA[Operasi Perjudian Tembak Ikan Yepta Diduga Kebal Hukum Nekat Buka Kembali di Samping Sekolah Yapim Situnggaling, Karo!]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.asatupro.com/tag/karo/" target="_blank">Karo</a>,<a class="c_primary" href="https://www.asatupro.com">asatupro.com</a>-</b>Keberadaan gelanggang perjudian tembak ikan berkedok ketangkasan di wilayah Kabupaten <a href="https://www.asatupro.com/tag/karo/" target="_blank">Karo</a> kembali mencoreng dunia pendidikan dan meresahkan masyarakat. Praktik haram yang di kelolah oleh nama yang berinisial <a href="https://www.asatupro.com/tag/yepta/" target="_blank">Yepta</a>, yang berlokasi tepat di samping kompleks lembaga pendidikan Yapim Situngaling, diduga beroperasi kembali dengan bebas setelah sempat tutup beberapa hari akibat viral di media sosial.</p><p>Nekatnya para pengelola membuka kembali lokasi maksiat ini di radius yang sangat dekat dengan lingkungan sekolah memicu kemerahan publik. Tindakan ini dinilai sebagai bentuk pelecehan terang-terangan terhadap norma agama, hukum, dan masa depan generasi bangsa.</p><p>Berdasarkan informasi, perjudian ini diduga kuat dikendalikan atau dimiliki oleh oknum TNI berinisial/panggilan "<a href="https://www.asatupro.com/tag/danru/" target="_blank">Danru</a>" selaku pengendali utama.</p><p>Peran "<a href="https://www.asatupro.com/tag/yepta/" target="_blank">Yepta</a>" disebut-sebut berperan sebagai kaki tangan sipil sekaligus koordinator lapangan yang mengatur operasional harian di lokasi.</p><p>​<b>Tantangan Terbuka Bagi APH dan Pemerintah</b></p><p>​Meskipun sempat menjadi sorotan publik dan menuai kecaman luas, para pengelola perjudian tersebut tampaknya tidak memiliki rasa gentar sedikit pun terhadap hukum yang berlaku di Republik Indonesia.</p><p>​<b>Ancaman Nyata bagi Generasi Muda:</b> Beroperasinya lokasi perjudian di sebelah sekolah berpotensi besar merusak mental dan moral para pelajar Yapim Situngaling yang setiap hari berlalu-lalang di sekitar lokasi.</p><p>​<b>Dugaan Pembiaran:</b> Kembali beroperasinya tempat ini memunculkan pertanyaan besar di tengah masyarakat: Apakah ada oknum-oknum tertentu yang membekingi bisnis ilegal ini sehingga merasa kebal hukum?</p><p>​<b>Peringatan Keras dan Konsekuensi Hukum</b></p><p>​Kepada para pemilik, pengelola, dan siapapun yang terlibat di balik operasional perjudian tembak ikan <a href="https://www.asatupro.com/tag/yepta/" target="_blank">Yepta</a>, aparat penegak hukum (APH) bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (<a href="https://www.asatupro.com/tag/forkopimda/" target="_blank">Forkopimda</a>) didesak untuk tidak tinggal diam.</p><p>Berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia:</p><p>​Pasal 303 KUHP tentang Perjudian: Jelas mengancam para pelaku penyelenggara perjudian dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun atau denda jutaan rupiah.</p><p>​Undang-Undang Perlindungan Anak: Setiap orang yang dengan sengaja menempatkan, membiarkan, atau melibatkan anak ke dalam situasi yang membahayakan moral dan mental (seperti lingkungan perjudian) dapat dijerat pidana berat.</p><p>​<b>Desakan Tindakan Tegas Tanpa Kompromi</b></p><p>​Masyarakat <a href="https://www.asatupro.com/tag/karo/" target="_blank">Karo</a> dan para pemerhati pendidikan mendesak agar:</p><p>​<a href="https://www.asatupro.com/tag/kapolres-tanah-karo/" target="_blank">Kapolres Tanah </a><a href="https://www.asatupro.com/tag/karo/" target="_blank">Karo</a> dan jajarannya segera turun tangan menggerebek dan menutup secara permanen lokasi perjudian tersebut tanpa tebang pilih.</p><p>​Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.asatupro.com/tag/karo/" target="_blank">Karo</a> melalui Satpol PP bertindak tegas menegakkan Peraturan Daerah (<a href="https://www.asatupro.com/tag/perda/" target="_blank">Perda</a>) ketertiban umum dan perlindungan anak.</p><p>​Segala bentuk bentuk bekingan atau pelindungan oknum terhadap tempat perjudian ini harus dibongkar dan diproses secara hukum secara transparan.</p><p>​Jika aparat penegak hukum terus bersikap lamban, maka masyarakat bersama elemen mahasiswa dan tokoh adat tidak akan tinggal diam untuk mengambil langkah-langkah konstitusional demi menyelamatkan masa depan anak-anak <a href="https://www.asatupro.com/tag/karo/" target="_blank">Karo</a> dari pengaruh buruk perjudian.</p><p><b>Desakan Keras: Masyarakat Minta Pomdam I/BB dan Polda Sumut Bertindak!</b></p><p>​Mengingat adanya dugaan keterlibatan oknum aparat militer dalam melindungi atau mengendalikan bisnis ilegal ini, masyarakat mendesak agar Pomdam I/Bukit Barisan dan <a href="https://www.asatupro.com/tag/polda-sumatera-utara/" target="_blank">Polda Sumatera Utara</a> segera turun tangan secara langsung.</p><p>​Publik menilai pembiaran ini sebagai ancaman serius bagi masa depan generasi muda dan tatanan sosial di Kabupaten <a href="https://www.asatupro.com/tag/karo/" target="_blank">Karo</a>. Aparat berwenang dituntut tidak pandang bulu untuk segera menggerebek, menutup permanen, dan menyeret seluruh pihak, baik oknum militer berinisial "<a href="https://www.asatupro.com/tag/danru/" target="_blank">Danru</a>" maupun koordinator lapangan bernama "<a href="https://www.asatupro.com/tag/yepta/" target="_blank">Yepta</a>" ke meja hijau demi tegaknya hukum dan keadilan.</p><p><p></p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/10/_9975_Operasi-Perjudian-Tembak-Ikan--quot-Yepta-quot--Diduga-Kebal-Hukum--Nekat-Buka-Kembali-di-Samping-Sekolah-Yapim-Situngaling--Karo-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.asatupro.com/hukrim/4024/operasi-perjudian-tembak-ikan-quotyeptaquot-diduga-kebal-hukum-nekat-buka-kembali-di-samping-sekolah-yapim-situnggaling-karo/</link>
            <author><![CDATA[zulham]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Lapas Pasir Pangarayan Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026</guid>
            <pubDate>Tue, 27 Oct 2026 06:06:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Lapas Pasir Pangarayan Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026]]></title>
            <description><![CDATA[Lapas Pasir Pangarayan Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.asatupro.com/tag/pasir-pangarayan/" target="_blank">Pasir Pangarayan</a>,<a class="c_primary" href="https://www.asatupro.com">asatupro.com</a>-</b>Lembaga Pemasyarakatan (<a href="https://www.asatupro.com/tag/lapas/" target="_blank">Lapas</a>) Kelas IIB <a href="https://www.asatupro.com/tag/pasir-pangarayan/" target="_blank">Pasir Pangarayan</a> menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 yang dilaksanakan di halaman <a href="https://www.asatupro.com/tag/polres-rokan-hulu/" target="_blank">Polres Rokan Hulu</a>, Senin (26/10/2026).</p><p>Kepala <a href="https://www.asatupro.com/tag/lapas/" target="_blank">Lapas</a> Kelas IIB <a href="https://www.asatupro.com/tag/pasir-pangarayan/" target="_blank">Pasir Pangarayan</a>, <a href="https://www.asatupro.com/tag/efendi-p--purba/" target="_blank">Efendi P. Purba</a>, diwakili oleh Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Adm. Kamtib), Moch. Subhan Zakaria, untuk mengikuti kegiatan apel tersebut.</p><p>Apel gelar pasukan dipimpin langsung oleh Kapolres Rokan Hulu, AKBP Emil Eka Putra. Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 dalam rangka mendukung terciptanya ketertiban dan keselamatan berlalu lintas di wilayah Kabupaten Rokan Hulu.</p><p>Kehadiran perwakilan <a href="https://www.asatupro.com/tag/lapas/" target="_blank">Lapas</a><a href="https://www.asatupro.com/tag/pasir-pangarayan/" target="_blank">Pasir Pangarayan</a> merupakan bentuk dukungan terhadap sinergi antarinstansi, khususnya dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing instansi di Kabupaten Rokan Hulu.</p><p>Kalapas <a href="https://www.asatupro.com/tag/pasir-pangarayan/" target="_blank">Pasir Pangarayan</a>, <a href="https://www.asatupro.com/tag/efendi-p--purba/" target="_blank">Efendi P. Purba</a>, melalui Kasi Adm. Kamtib Moch. Subhan Zakaria, menyampaikan bahwa koordinasi dan sinergi antarinstansi merupakan hal penting dalam mendukung terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif di tengah masyarakat.</p><p>"Melalui kegiatan ini, kami berharap sinergi dan koordinasi antarinstansi semakin kuat. <a href="https://www.asatupro.com/tag/lapas/" target="_blank">Lapas</a><a href="https://www.asatupro.com/tag/pasir-pangarayan/" target="_blank">Pasir Pangarayan</a> mendukung upaya bersama dalam mewujudkan keamanan, ketertiban, serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi peraturan lalu lintas," ujarnya.</p><p>Melalui keikutsertaan dalam kegiatan tersebut, <a href="https://www.asatupro.com/tag/lapas/" target="_blank">Lapas</a> Kelas IIB <a href="https://www.asatupro.com/tag/pasir-pangarayan/" target="_blank">Pasir Pangarayan</a> berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan instansi terkait demi mendukung terciptanya kondisi wilayah Rokan Hulu yang aman dan kondusif.<p></p>#<a href="https://www.asatupro.com/tag/lapas/" target="_blank">Lapas</a>PasirPangarayan #OperasiPatuhLancangKuning2026 #Pemasyarakatan #Kemenimipas #SinergiAntarinstansi<br><p></p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/10/_4042_Lapas-Pasir-Pangarayan-Hadiri-Apel-Gelar-Pasukan-Operasi-Patuh-Lancang-Kuning-2026.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.asatupro.com/daerah/4022/lapas-pasir-pangarayan-hadiri-apel-gelar-pasukan-operasi-patuh-lancang-kuning-2026/</link>
            <author><![CDATA[zulham]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polres Karo Bungkam: Judi Tembak Ikan Diduga Backing Oknum TNI Kian Berani Beroperasi Terang-Terangan</guid>
            <pubDate>Mon, 26 Oct 2026 18:18:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polres Karo Bungkam: Judi Tembak Ikan Diduga Backing Oknum TNI Kian Berani Beroperasi Terang-Terangan]]></title>
            <description><![CDATA[Polres Karo Bungkam Judi Tembak Ikan Diduga Backing Oknum TNI Kian Berani Beroperasi TerangTerangan]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.asatupro.com/tag/karo/" target="_blank">Karo</a>,<a class="c_primary" href="https://www.asatupro.com">asatupro.com</a>-</b>Praktik perjudian jenis mesin tembak ikan bukannya surut, melainkan kian merajalela dan beroperasi makin terang-terangan di sejumlah titik wilayah Kabupaten <a href="https://www.asatupro.com/tag/karo/" target="_blank">Karo</a>, Sumatera Utara. Ironisnya, kendati sudah berulang kali dilaporkan warga ke pihak kepolisian, aktivitas haram ini justru terkesan kebal hukum dan makin menjamur hingga merusak tatanan sosial masyarakat setempat.</p><p>Kehadiran arena judi yang beroperasi bebas dari siang hingga malam hari ini telah memicu keputusasaan di tengah masyarakat. Perjudian tersebut tidak hanya menjerat usia produktif, tetapi juga kaum ibu hingga warga lanjut usia (lansia) di Tanah <a href="https://www.asatupro.com/tag/karo/" target="_blank">Karo</a>.</p><p><img src="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/10/07e1cd7dca89a1678042477183b7ac3f_Screenshot_20261026-201355_Gallery.jpg">​"Sudah dilaporkan berkali-kali, bahkan sudah pernah dibuat aksi demonstrasi, tapi tidak ada perubahan sama sekali. Rasanya percuma lapor ke polisi kalau malah makin ramai begini," cetus warga bermarga Ginting dan Tarigan dengan nada kecewa saat diwawancarai wartawan, Senin (26/10/2026).</p><p><b>Diduga Milik Oknum <a href="https://www.asatupro.com/tag/tni/" target="_blank">TNI</a>, Dijalankan Kaki Tangan Sipil</b></p><p>​Informasi yang dihimpun di lapangan mengungkapkan bahwa jaringan bisnis mesin judi tembak ikan ini diduga kuat dibackup dan dimiliki oleh oknum anggota <a href="https://www.asatupro.com/tag/tni/" target="_blank">TNI</a> berinisial AT.</p><p>​Namun, guna mengelabui hukum dan menyamarkan operasional harian di lapangan, bisnis judi tersebut dijalankan oleh sejumlah warga sipil yang bertindak sebagai kaki tangan dan koordinator lokasi, yakni <b>Yepta</b>, <b>Deni S</b>, dan <b>Rivan</b>.</p><p>​Pola pengoperasian yang memanfaatkan warga sipil sebagai &#039;tameng&#039; ini disinyalir sengaja diterapkan agar bisnis haram tersebut tetap berjalan mulus tanpa tersentuh tindakan tegas aparat penegak hukum.</p><p>​<b>Dampak Sosial Mengkhawatirkan: Resahkan Ibu-Ibu dan Lansia</b></p><p>​Praktik perjudian ini tidak lagi bersembunyi. Berdasarkan rekaman video yang beredar, arena judi berlokasi di tempat-tempat yang sangat mudah diakses publik. Terlihat sejumlah lansia perempuan (nini-nini dan nande-nande) ikut duduk berjam-jam memutarkan uang mereka di meja judi tembak ikan.</p><p>​Kondisi ini memicu kekhawatiran serius terkait kehancuran ekonomi tingkat rumah tangga serta merosotnya moral masyarakat akar rumput di Tanah <a href="https://www.asatupro.com/tag/karo/" target="_blank">Karo</a> akibat lilitan utang judi.</p><p>​<b>Aparat Penegak Hukum Masih Bungkam</b></p><p>​Meskipun bukti video aktivitas perjudian yang memperlihatkan keterlibatan lansia hingga dugaan nama-nama pengelolanya telah beredar luas, pihak Polres Tanah <a href="https://www.asatupro.com/tag/karo/" target="_blank">Karo</a> belum juga mengambil langkah konkret.</p><p><img src="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/10/2a79ea27c279e471f4d180b08d62b00a_Screenshot_20261026-184958_Gallery.jpg">​Hingga berita kedua ini diturunkan, jajaran Polres Tanah <a href="https://www.asatupro.com/tag/karo/" target="_blank">Karo</a> belum memberikan keterangan resmi maupun respons saat dikonfirmasi awak media terkait maraknya lokasi perjudian tersebut.</p><p>Redaksi masih membuka ruang klarifikasi bagi Kapolres Tanah Karo dan pihak terkait untuk memberikan penjelasan guna melengkapi informasi dan menjaga keberimbangan pemberitaan.</p><p>​Masyarakat kini mendesak pimpinan yang lebih tinggi, baik <a href="https://www.asatupro.com/tag/polda-sumatera-utara/" target="_blank">Polda Sumatera Utara</a> maupun <a href="https://www.asatupro.com/tag/kodam-i-bukit-barisan/" target="_blank">Kodam I/Bukit Barisan</a> (<a href="https://www.asatupro.com/tag/pomdam-i-bb/" target="_blank">Pomdam I/BB</a>), untuk turun langsung memberantas mafia perjudian di Tanah <a href="https://www.asatupro.com/tag/karo/" target="_blank">Karo</a> dan menindak tegas seluruh oknum yang terlibat, baik dari unsur aparat maupun kaki tangan sipilnya.</p><p></p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/10/_7703_Polres-Karo-Bungkam--Judi-Tembak-Ikan-Diduga-Backing-Oknum-TNI-Kian-Berani-Beroperasi-Terang-Terangan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.asatupro.com/hukrim/4019/polres-karo-bungkam-judi-tembak-ikan-diduga-backing-oknum-tni-kian-berani-beroperasi-terangterangan/</link>
            <author><![CDATA[zulham]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">AJUDAN Silaturahmi ke Kodim 0201 Medan, Perkuat Sinergi Berantas Judi dan Narkoba</guid>
            <pubDate>Mon, 26 Oct 2026 16:16:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[AJUDAN Silaturahmi ke Kodim 0201 Medan, Perkuat Sinergi Berantas Judi dan Narkoba]]></title>
            <description><![CDATA[AJUDAN Silaturahmi ke Kodim 0201 Medan, Perkuat Sinergi Berantas Judi dan Narkoba]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>,<a class="c_primary" href="https://www.asatupro.com">asatupro.com</a></b>Dewan Pimpinan Pusat Anti Judi Anti Narkoba (DPP <a href="https://www.asatupro.com/tag/ajudan/" target="_blank">AJUDAN</a>) bersilaturahmi dengan Komandan <a href="https://www.asatupro.com/tag/kodim-0201-medan/" target="_blank">Kodim 0201 </a><a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> Letkol Inf Fernando Batubara di Kantor <a href="https://www.asatupro.com/tag/kodim-0201-medan/" target="_blank">Kodim 0201 </a><a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>, Jalan Pengadilan Nomor 8, Kelurahan Petisah Tengah, Senin (26/10/2026).</p><p>Pertemuan itu membahas penguatan sinergi masyarakat dan aparat dalam mencegah serta memberantas perjudian dan peredaran narkoba.</p><p>Fernando mendorong <a href="https://www.asatupro.com/tag/ajudan/" target="_blank">AJUDAN</a> memperluas sosialisasi hingga tingkat desa dan kelurahan untuk melindungi generasi muda dari pengaruh judi dan narkoba. Ia juga berharap <a href="https://www.asatupro.com/tag/ajudan/" target="_blank">AJUDAN</a> menjadi wadah aspirasi masyarakat terkait persoalan tersebut.</p><p>Ketua Umum <a href="https://www.asatupro.com/tag/ajudan/" target="_blank">AJUDAN</a> Jefri H. Manik mengatakan organisasinya dibentuk oleh masyarakat dan berkomitmen mendorong pemberantasan judi serta narkoba. Menurut dia, kedua persoalan itu dapat merusak generasi muda, kehidupan, dan ketahanan keluarga.</p><p>Pertemuan tersebut menekankan pentingnya kolaborasi masyarakat, aparat pertahanan, dan penegak hukum untuk mempersempit peredaran narkoba serta praktik perjudian.</p><p>Rombongan <a href="https://www.asatupro.com/tag/ajudan/" target="_blank">AJUDAN</a> dipimpin Jefri H. Manik, didampingi Sekretaris Jenderal Jhon Merdeka, Wakil Ketua Umum Shandy Hutapea, S.H., Ketua Serikandi DPP Bunda Erni, dan sejumlah pengurus.</p><p><a href="https://www.asatupro.com/tag/ajudan/" target="_blank">AJUDAN</a> mengundang Dandim 0201 <a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> untuk memberikan arahan dalam deklarasi organisasi yang dijadwalkan berlangsung pada Desember 2026.</p><p><a href="https://www.asatupro.com/tag/kodim-0201-medan/" target="_blank">Kodim 0201 </a><a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> juga menyampaikan ucapan selamat ulang tahun pertama kepada DPP <a href="https://www.asatupro.com/tag/ajudan/" target="_blank">AJUDAN</a>. Organisasi itu diharapkan terus berperan dalam mendukung pemberantasan perjudian dan narkoba.</p><p><a href="https://www.asatupro.com/tag/ajudan/" target="_blank">AJUDAN</a> mengusung semangat "<a href="https://www.asatupro.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> Bersih, Indonesia Bermartabat dan Bermoral" untuk mendorong terciptanya lingkungan yang aman dan melindungi generasi penerus bangsa.</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.asatupro.com/uploads/images/2026/10/_3036_AJUDAN-Silaturahmi-ke-Kodim-0201-Medan--Perkuat-Sinergi-Berantas-Judi-dan-Narkoba.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.asatupro.com/medan/4025/ajudan-silaturahmi-ke-kodim-0201-medan-perkuat-sinergi-berantas-judi-dan-narkoba/</link>
            <author><![CDATA[zulham]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>